Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Prilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat Berbasis Video dan Media Sosial; Studi Kasus Penanganan Stunting H, Haeril; Aksir, Muh. Ilham; Anwar, Nur Indah Atifah; Mappanyukki, Andi Atssam; Akkase, Arfandi
Jurnal KOMET Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 1 Nomor 2, Oktobe
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i2.25

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) mencakup berbagai tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan individu dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Tantangan utama dalam menyebarkan informasi mengenai PHBS dan pencegahan stunting adalah terbatasnya akses informasi di daerah terpencil atau dengan literasi rendah. Untuk mengatasi hal ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui edukasi PHBS dan pencegahan stunting menggunakan media sosial, yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pencegahan masalah kesehatan tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatoris dengan melibatkan 30 orang masyarakat Kabupaten Polman. Kegiatan terdiri dari observasi, diskusi kelompok, identifikasi masalah, dan pemberian solusi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai PHBS dan stunting masih rendah, dengan skor rata-rata di bawah 50%. Setelah mengikuti edukasi melalui media sosial, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata mencapai 80%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media sosial dalam menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan relevan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penggunaan media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, namun edukasi harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diimbangi dengan pendekatan lain untuk mencapai perubahan perilaku yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari
PkM Pemberdayaan Masyarakat dan Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat: Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan yang Sehat dan Bermakna Aksir, Muh. Ilham; Juhanis, Juhanis; Sudirman, Akbar; Haeril, Haeril; Hasmyati, Hasmyati
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.17342

Abstract

Changes in people's lifestyles are challenges and opportunities in efforts to improve quality of life and sustainability. People tend to shift to simpler, more sustainable and healthier lifestyles. Modern lifestyle changes, including unhealthy diets, lack of physical activity, and exposure to unhealthy environments, have led to an increase in non-communicable diseases such as obesity, diabetes, cardiovascular disease, and respiratory diseases. This condition indicates the need to change lifestyle to become healthier and more sustainable. Some problems occur due to lack of public awareness and understanding, limited infrastructure and access, social and economic disparities, program sustainability, and unstable behavior changes. In an effort to overcome the problems that have been raised, the solutions that will be implemented are continuous outreach and education, strengthening infrastructure and access, community empowerment, cultural and local context-based approaches, capacity development of partners and workforce, sustainability plans, and monitoring and evaluation. routine. Furthermore, community service activities are carried out using workshop and socialization methods with the results of increasing community awareness, changing lifestyles, increasing the level of community health, community empowerment, reducing environmental impacts, increasing social welfare, increasing community involvement, disseminating knowledge and experience, and quality of life.
Counseling Education as an Effort to Improve Mental Health Literacy among University Students Asram, Ani; Aksir, Muh. Ilham; Ichsania, Nurul; Rahayu, Yuli; Ilmi, Nurul
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v3i1.59

Abstract

Abstrak Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu prioritas di tingkat global maupun nasional, namun pemanfaatan layanan konseling di kalangan mahasiswa Indonesia masih sangat rendah akibat stigma sosial, miskonsepsi, dan rendahnya literasi kesehatan mental. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa melalui edukasi konseling yang terstruktur dengan pendekatan pembelajaran aktif. Kegiatan dilaksanakan terhadap 55 mahasiswa program studi kesehatan masyarakat menggunakan tiga metode terintegrasi: ceramah interaktif, diskusi kelompok terbuka, dan brainstorming partisipatif berbasis sticky notes. Evaluasi dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui observasi partisipasi, analisis konten respons sticky notes, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi (tingkat partisipasi aktif lebih dari 50%) serta teridentifikasinya lima tema utama persepsi mahasiswa, yaitu: stigma dan rasa malu, miskonsepsi tentang konseling, kurangnya pengetahuan prosedural, kekhawatiran kerahasiaan, dan harapan terhadap aksesibilitas layanan. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa pergeseran pemahaman mahasiswa terhadap konseling dari layanan eksklusif untuk gangguan berat menjadi hak dan kebutuhan dasar kesehatan mental. Direkomendasikan agar institusi pendidikan tinggi melembagakan program edukasi serupa secara berkala dan memperkuat aksesibilitas layanan konseling kampus. Abstract Student mental health is a priority issue both globally and nationally, yet the use of counseling services among Indonesian university students remains very low due to social stigma, misconceptions, and low mental health literacy. This community service activity aims to improve students' mental health literacy through structured counseling education using an active learning approach. The activity was conducted with 55 public health students using three integrated methods: interactive lectures, open group discussions, and participatory sticky-notes brainstorming. Evaluation was conducted descriptively and qualitatively through participation observation, content analysis of sticky-notes responses, and participant reflection. The results showed high enthusiasm (active participation rate of over 50%) and identified five main themes of student perceptions: stigma and shame, misconceptions about counseling, lack of procedural knowledge, confidentiality concerns, and expectations for service accessibility. The activity had a positive impact by shifting students' understanding of counseling from an exclusive service for severe disorders to a basic right and need for mental health. It is recommended that higher education institutions institutionalize similar education programs periodically and strengthen the accessibility of campus counseling services.