Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PAI DENGAN INTEGRASI QR CODE UNTUK AKSES KONTEN DIGITAL Dewanti, Asri Hajar; Andika, Joko; Tiara, Meza; Kurniawan, Kurniawan; Indrawari, Karliana
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pemanfaatan QR Code dalam pengembangan modul PAI berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menganalisis artikel jurnal, prosiding, dan karya ilmiah relevan dalam lima tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi QR Code dalam modul PAI mampu memperkaya sumber belajar, meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik, serta mendukung penguatan literasi digital dalam pembelajaran PAI. Meskipun demikian, efektivitas penerapan modul PAI berbasis QR Code dipengaruhi oleh kualitas konten digital, kesiapan literasi digital guru, dan ketersediaan sarana pendukung. Oleh karena itu, integrasi QR Code dalam modul PAI perlu dirancang secara terencana dan selaras dengan tujuan pembelajaran serta nilai-nilai pendidikan Islam.
Peran Guru Sebagai Figur Psikologis dalam Pengembangan Kematangan Berpikir dan Sosial Peserta Didik di Era Digital di MTS N 1 LEBONG Tiara, Meza; Hartini, Hartini; Idi Warsah, Idi Warsah; Prihantoro , Prihantoro
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1093

Abstract

Perkembangan teknologi digital memengaruhi kondisi psikologis dan sosial peserta didik di tingkat pendidikan menengah. Paparan media digital yang berlebihan berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kecanduan gawai, tekanan perbandingan sosial, menurunnya empati, serta lemahnya kemampuan reflektif dan pengendalian diri. Kondisi ini menuntut guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai figur psikologis yang mampu memberikan pendampingan emosional, bimbingan berpikir, dan keteladanan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai figur psikologis dalam membentuk kematangan berpikir dan kematangan sosial peserta didik di era digital serta mengkaji penerapan perspektif psikologi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lebong. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan dan Konseling, serta peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai figur psikologis melalui komunikasi empatik, penciptaan lingkungan belajar yang aman, pendekatan dialogis, serta keteladanan sikap. Peran tersebut berkontribusi pada peningkatan kematangan berpikir dan sosial peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital.