Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Analisis Dampak Mengenai Lingkungan dalam Mewujudkan Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Ega Saputra; Nida Annisa; Muhammad Rizky; Cahya Darmawan
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 4 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i4.1375

Abstract

Rapid infrastructure development in Indonesia poses significant environmental risks, necessitating effective control instruments like the Environmental Impact Assessment (AMDAL). This study analyzes the strategic role of AMDAL in supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly regarding water security, sustainable cities, climate action, and ecosystem conservation. Using a qualitative method with a literature review approach, this research evaluates regulations and academic sources from 2020 to 2025. The findings reveal that AMDAL serves as a critical preventive tool that aligns industrial activities with SDG 6, SDG 11, SDG 13, SDG 14, and SDG 15 through the internalization of ecological costs and strict mitigation hierarchies. Furthermore, AMDAL functions as an essential baseline data source for government monitoring. However, the study identifies substantial barriers to implementation, including a deficit in meaningful public participation, weak law enforcement that renders AMDAL a mere administrative formality, and regulatory dynamics post-Job Creation Law (UUCK) which shifted to a risk-based approach. The study concludes that while AMDAL is theoretically robust as a safeguard for sustainability, its practical implementation requires strengthening in transparency and supervision to effectively bridge economic interests with ecological preservation.
Peran Geografi Pembangunan dalam Pengembangan Ekonomi di Kota Tasikmalaya Laeliyah, Sari Muna; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.3.2.23440

Abstract

Pembangunan ekonomi perkotaan merupakan proses multidimensional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pemerataan kesejahteraan, pengurangan ketimpangan spasial, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks tersebut, Geografi Pembangunan (Development Geography) menawarkan kerangka analisis yang menempatkan ruang sebagai faktor aktif dalam proses pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Geografi Pembangunan dalam pengembangan ekonomi Kota Tasikmalaya dengan menekankan analisis distribusi spasial aktivitas ekonomi, peran infrastruktur, serta implikasi kebijakan pembangunan berbasis wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan dengan pembangunan ekonomi perkotaan dan tata ruang wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Tasikmalaya terkonsentrasi pada pusat kota dan koridor transportasi utama, sementara wilayah pinggiran masih didominasi oleh UMKM rumah tangga dengan keterbatasan akses infrastruktur. Infrastruktur fisik dan digital berperan sebagai spatial enabler yang mendorong mobilitas ekonomi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing UMKM. Namun, konsentrasi pembangunan yang tidak merata berpotensi memperlebar ketimpangan spasial apabila tidak diimbangi dengan kebijakan berbasis wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Geografi Pembangunan penting dalam merumuskan strategi pengembangan ekonomi Kota Tasikmalaya yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui penguatan konektivitas, pengembangan kluster ekonomi lokal, serta integrasi kebijakan ekonomi dan penataan ruang.
Peranan Geografi dalam Identifikasi Potensi Sumber Daya dan Pusat Pertumbuhan Lokal di Tasikmalaya Putri, Mila Aulia; Zahra, Ardiyanti; Azka, Raisa Aulia; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11211

Abstract

Pengembangan wilayah Tasikmalaya menghadapi tantangan berupa pemanfaatan potensi lokal yang belum optimal, keterbatasan infrastruktur, dan perencanaan tata ruang yang kurang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran geografi dalam mengidentifikasi potensi sumber daya serta menentukan pusat pertumbuhan lokal melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah teori pusat pertumbuhan, teori tempat sentral, teori basis ekonomi, serta berbagai penelitian mengenai potensi geografis, sosial ekonomi, dan infrastruktur wilayah Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tasikmalaya memiliki potensi fisik berupa air terjun, danau, pesisir, dan kondisi agroklimat, serta potensi sosial ekonomi yang mencakup industri kreatif, usaha masyarakat, perikanan, dan komoditas perkebunan. Temuan lain memperlihatkan bahwa penentuan pusat pertumbuhan dipengaruhi oleh konektivitas, ketersediaan fasilitas, kapasitas sumber daya manusia, serta kebijakan spasial yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kajian ini menghasilkan model konseptual pertumbuhan lokal yang memadukan potensi wilayah, aktor pembangunan, dan arah kebijakan sebagai dasar perencanaan strategis. Kesimpulannya, pendekatan geografis berperan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang terarah, adaptif, dan berbasis potensi lokal guna memperkuat pusat pertumbuhan di Tasikmalaya.
Upaya Penerapan Konsep Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan di Daerah Perkotaan Masripah, Siti Nurlaili; Azzahra, Asri Ulannisa; Rohman, Aulia; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Regional Planning Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Regional Planning Vol 8 No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c0mc2084

Abstract

Pertumbuhan pesat di daerah perkotaan menghadirkan sejumlah masalah lingkungan, termasuk polusi, berkurangnya area terbuka hijau, dan ketidakaturan dalam penggunaan lahan. Maka dari itu, penting untuk menerapkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan guna menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan keberlangsungan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di area perkotaan serta mengenali hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan cara meneliti berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan masih ada inkonsistensi dalam pelaksanaan RTRW dan RDTR, ketidakmerataan distribusi serta fungsi ruang terbuka hijau, serta kurangnya efisiensi integrasi transportasi dengan penggunaan lahan. Selain itu, efektivitas kebijakan ruang sangat dipengaruhi oleh kekuatan alat kontrol, koordinasi antara pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan regulasi, pengembangan kapasitas institusi, digitalisasi sistem perizinan berbasis tata ruang, dan kerjasama antara berbagai pihak untuk mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
Analisis Literatur Tentang Pengaruh Limbah Domestik Terhadap Indeks Keanekaragaman Ikan di Perairan Tawar Tropis Asia Tenggara Esta Rendra RS; Cahya Darmawan
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan tekanan limbah domestik terhadap ekosistem perairan tawar tropis di Asia Tenggara telah menjadi perhatian serius dalam kajian ekologi akuatik kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis literatur ilmiah terkait pengaruh limbah domestik terhadap indeks keanekaragaman ikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Dari 309 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 10 literatur memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara komprehensif. Hasil sintesis mengungkapkan bahwa parameter polutan utama meliputi detergen, beban nutrien berlebih, BOD, COD, dan logam berat yang secara sinergis memicu eutrofikasi, penurunan oksigen terlarut, serta kerusakan organ vital ikan. Danau-danau tropis berskala kecil dengan kapasitas asimilasi terbatas menunjukkan tingkat kerentanan tertinggi terhadap akumulasi polutan. Faktor moderator berupa intensitas penggunaan lahan, variabilitas musiman, dan ketiadaan infrastruktur pengolahan limbah yang memadai terbukti memperparah laju degradasi keanekaragaman hayati akuatik. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan limbah domestik berbasis watershed dan pemantauan ekologis berkelanjutan sebagai strategi mitigasi utama.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN SEBARAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Stiyadi, Sony; Amrullah, Muhammad Adib; Nadhif Ranasuria, Muhammad; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 4 No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v4i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran objek wisata di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat analisis spasial. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan untuk mencatat koordinat, elevasi, dan kondisi objek wisata, wawancara singkat dengan masyarakat dan pengelola wisata, serta studi kepustakaan sebagai pendukung analisis. Data spasial diperoleh menggunakan GPS Garmin 65S, sedangkan peta dasar seperti batas administrasi dan jaringan jalan diunduh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Seluruh data kemudian diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 untuk menghasilkan peta sebaran lima objek wisata utama, yaitu Situ Lengkong, Situ Ciater, Bukit Baros, Curug 7 Cibolang, dan Situs Cidehem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIG mampu menyajikan informasi lokasi wisata secara akurat dan memberikan gambaran pola persebaran yang bermanfaat untuk melihat potensi serta hubungan spasial antarobjek wisata. Pemetaan yang dihasilkan dapat dijadikan dasar dalam perencanaan pengembangan pariwisata, terutama terkait peningkatan fasilitas, aksesibilitas, dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan, sehingga pengembangan pariwisata di Kecamatan Panjalu dapat dilakukan lebih terarah dan berbasis data.