Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Inovasi Filter Air (INFIAR) Terhadap Nilai pH, Bakteri, Besi dan Kekeruhan Aryudi, Mohamad; Ramdani, Meida Laely; Setiyabudi, Ragil; Suparti, Sri
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.13022

Abstract

Air bersih yang memenuhi standar kualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang kesehatan. Di Desa Cibangkong, air sumur masih mengandung zat besi, berbau, berwarna, keruh, dan mengandung partikel pasir, sementara akses air bersih dari PAM belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas inovasi filtrasi air (INFIAR) dalam meningkatkan kualitas air sumur berdasarkan parameter pH, bakteri Coliform, kadar besi (Fe), dan kekeruhan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan teknik consecutive sampling. Sampel diambil dari satu sumur yang memiliki kualitas air terburuk. Air diuji sebelum dan sesudah difiltrasi menggunakan media zeolit, karbon aktif, pasir malang, dan pasir silika. Hasil uji laboratorium menunjukkan penurunan jumlah bakteri Coliform dari 108 CFU/100 ml menjadi 0 CFU/100 ml. Nilai pH air stabil dari 7,35 menjadi 7,32. Kadar besi menurun dari 1,17 mg/L menjadi 0,44 mg/L, dan kekeruhan berkurang dari 13,20 NTU menjadi 4,55 NTU. INFIAR efektif dalam menurunkan kadar bakteri Coliform dan menjaga stabilitas pH air. Namun, kadar besi dan kekeruhan masih belum memenuhi standar baku air bersih. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas INFIAR dalam meningkatkan kualitas air secara menyeluruh.
Pengaruh Latihan Core Stability Exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis (TUGT) Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Sosial Sudagaran Kabupaten Banyumas Tripriliana, Bayu Putra dwigusti; Ramdani, Meida Laely
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i7.14215

Abstract

Lansia mengalami penurunan keseimbangan akibat penurunan kekuatan otot dan stamina menurun yang menimbulkan gangguan berjalan, mempertahankan posisi postural sehingga meningkatkan resiko jatuh pada lansia. Kejadian jatuh pada lansia merupakan suatu masalah utama yang sering dialami lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan core stability exersice terhadap keseimbangan dinamis penurunan resiko jatuh pada lansia di Panti Sosial Sudagaran Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre eksperimental one group pretest postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden. Analisa bivariat menggunakan uji statistik wilcoxon ranked test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan cores stability exercise terhadap keseimbangan dinamis penurunan resiko jatuh lansia dengan nilai p-value 0.000<0.05. Saran bagi responden sebaiknya memperhatikan aktivitas yang tidak memicu gangguan-gangguan yang berhubungan dengan keseimbangan serta disarankan untuk melakukan latihan core stability exercise untuk mengurangi risiko jatuh.
Pengaruh Pemberian Cuka Sari Apel Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 Salamah, Tri Ayu Nida; Isnaini, Nur; Handayani, Diyah Yulistika; Ramdani, Meida Laely
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51223

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah kondisi kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan menjadi salah satu fokus utama dalam Pengelolaan kadar. Cuka sari apel memiliki potensi dalam menurunkan kadar glukosa darah melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin dan pengaturan metabolisme glukosa. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pemberian cuka sari apel terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Desain penelitian ini adalah quasi- eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group design. Sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dibagi menjadi dua kelompok: 20 responden kelompok intervensi yang menerima cuka sari apel bersama obat diabetes, dan 20 responden kelompok kontrol yang hanya menerima obat diabetes. Pemberian cuka sari apel dilakukan selama 7 hari dengan dosis 15 ml yang dilarutkan dalam air dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cuka sari apel secara di Uji Mann-Whitney tidak signifikan dengan nilai signifikasinya 0.317, namun jika di lihat dari kedua kelompok menggunakan kadar gula darah kelompok intervensi menunjukkan bahwa gula darah puasa mengalami penurunan. Cuka sari apel terbukti efektif sebagai terapi tambahan untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita DM tipe 2, memberikan alternatif pengobatan yang lebih terjangkau dan alami dalam pengelolaan penyakit ini. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Cuka Sari Apel, Kadar Gula Darah
Fatherlessness as a Risk Factor for Suicide among Nursing Students in Indonesia: An Attachment Theory Perspective Karimatunnisa, Fatin; Ramdani, Meida Laely; Estria, Suci Ratna; Riyaningrum, Wahyu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51946

Abstract

Suicide is the third leading cause of death among young people worldwide. Contributing  factors including family dysfunction and weak parent–child attachment. One prominent issue is the loss of a father’s role, either physically or emotionally, known as fatherlessness. This condition can hinder emotional regulation and increase vulnerability to mental health problems. Nursing students represent a high-risk group due to academic and clinical pressures. This study aimed to analyze the relationship between the level of fatherlessness and suicide risk among nursing students based on attachment theory. A quantitative cross-sectional design was used with 351 respondents selected through purposive sampling. The instruments included the Nurturant Father Involvement and Reported Father Involvement scales to measure fatherlessness, and the Suicide Behavior Questionnaire Revised (SBQ-R) to assess suicide risk. Results showed a significant relationship between fatherlessness and suicide risk (p < 0.001) with a moderate strength of association (Cramer’s V = 0,273). These findings emphasize that secure attachment as a protective factor for emotional well-being and highlight of paternal involvement as part of preventive efforts to reduce suicide risk among nursing students. Practical implications include educational institutions conducting family-based mental health screenings and educating on fathers’ caregiving importance to prevent suicide
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis Kontak pada Penambang Pasir di Sungai Citanduy Kabupaten Cilacap Rizal Maulana Firdaus; Nur Isnaeni; Isna Hikmawati; Meida Laely Ramdani
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i4.5911

Abstract

Contact dermatitis is a common inflammatory skin condition caused by exposure to irritants and allergens. The occupational type is the most frequent form, often affecting the hands and face due to direct exposure. This study aimed to identify factors associated with the occurrence of contact dermatitis among sand miners working in the Citanduy River, Cilacap Regency. Using a case-control design, data were collected from 60 sand miners selected through purposive sampling, a non-probability technique based on the researcher’s knowledge of the population.The findings showed that work duration had no significant relationship with contact dermatitis (P=0.127; OR=3.250). Personal hygiene was significantly associated with the condition (P=0.00; OR=16.429), indicating that poor hygiene greatly increases risk. The use of personal protective equipment (PPE) was not significantly related (P=0.19; OR=4.125). Occupational history showed a strong and significant association (P=0.00; OR=17.376), suggesting that previous job exposure contributes to dermatitis. No significant relationship was found between allergy history and contact dermatitis (P=0.333; OR=2.364). Meanwhile, a history of skin disease was significantly associated (P=0.002; OR=6.909), meaning workers with prior skin problems were more vulnerable.In conclusion, work duration, PPE use, and allergy history were not significantly associated with contact dermatitis. However, personal hygiene, occupational history, and previous skin disease were key contributing factors. These findings emphasize the importance of improving hygiene and monitoring workers with a history of skin conditions to reduce the risk of contact dermatitis among sand miners.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media KODE “Komik Demam Dengue” terhadap Pengetahuan Anak SD tentang Pencegahan DBD Nugraha, Arya Dwi; Ramdani, Meida Laely; Hikmawati, Isna
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jrkm.2025.28706

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan angka kejadian 41,4% per 100.000 penduduk dan angka kematian 0,78%. Anak usia 5-14 tahun sangat rentan, menyumbang sekitar 34% kasus dan kematian DBD.Penularan sering terjadi di lingkungan sekolah, karena nyamuk Aedes aegypti aktif menggigit saat anak-anak beraktivitas. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan sejak dini di sekolah sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah penyebaran DBD. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh pendidikan  kesehatan dengan media KODE “Komik Demam Dengue” terhadap pengetahuan anak SD tentang pencegahan  DBD.Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test with control group design. Penelitian dilakukan di MI Islamiyah Karangpetir dan MI Al-Islam Karangpetir, melibatkan 100 siswa sebebagai responden. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan Uji Mann-Whitney dan uji Wilcoxon.Hasil: Setelah intervensi dengan media komik, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan. Nilai rata-rata pengetahuan kelompok intervensi meningkat sebesar 2,1 poin yaitu dari nilai 6,24 menjadi 8,34. Pada kelompok kontrol nilai rata-rata adalah 7,22. Hasil Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan p-value 0,001 antara kelompok intervensi dan kontrol. Uji Wilcoxon dilakukan untuk mengetahui pengaruh media komik terhadap pengetahuan pada kelompok intervensi dan hasilnya nilai p-value 0,001.Simpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media KODE "Komik Demam Dengue" sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak SD mengenai pencegahan DBD. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Pendidikan Kesehatan, Komik