Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Teknologi Tepat Guna Hydromodelling di SMK Perkapalan Hang Tuah Tanjung Uban Bintan untuk Mempersiapkan Kepribadian Unggul di Abad 21 Baihaque, Mohd Ridho; Raharja, Adyk Marga; Apriansyah, Firman; Nusyirwan, Deny; Prayetno, Eko; Yunianto, Anton Hekso; Putra, Risandi Dwirama
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.133-144

Abstract

The suitability of technology can only be assessed in the context of the overall process of social and economic development. Means of assessment include technology assessment where one examines the broad impact of a technology, and socio-economic opportunity analysis where one starts from social needs and looks for technological solutions. The integration and balance of different levels of technology is as important as the selection of individual technologies. Superior Engineers in the 21st Century do not design for the community, but design with the community and enable design by the community. With the right training and education, engineers can help change communities for the better by equipping community members to meet their own needs and implement their own design responses. Higher Education Institutions are present in society and have a very big role in building the nation, Higher Education also occupies a strategic position in making changes in society through the function of transforming Human Resources (HR), Science and Technology (IPTEK) and social through the implementation of Tridharma activities which includes education, research and community service. With this background, the Raja Ali Haji Maritime University Maritime Engineering Study Program carries out Community Service in the form of Appropriate Technology (TTG) training in the form of ship model making training or known as Hydromodelling at the Hang Tuah Tanjung Uban Naval Vocational School, Bintan, Riau Islands. The training stages include introducing maritime insight and technology, explaining ship parts and then providing training related to ship design and production. The training has received a good response from the school and the students showed enthusiasm in carrying out each stage of the training.
Production Process of Traditional Ship in Bintan-Indonesia Putra, Risandi Dwirama; Koto, J.
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 21 No 1 (2015): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36842/jomase.v21i1.444

Abstract

Indonesia is the world's largest archipelagic country in the world, demand for marine transportation is very important. Marine transport being very strategic because it plays a role in connecting one island to another island and marine transport is a tool for economic activity. Global industrialisation causes traditional shipyard less competitive, causing reduction in the number of traditional ships, which are urgently needed to support economic activity. Proper production management planning at the shipyard is expected to help improve the quality of traditional shipbuilding for competitive. This paper discusses current issues of traditional shipyards in Kepulauan Riau-Indonesia and implementation of IDEF models as tool for solving the problem by taking the following factors into account: concept design, perform preliminary design, contract design, detail design and building of ships.
Modelling Recurrence Motion on a Large Volume Semi-Submersible Putra, Risandi Dwirama; Koto, J.
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 31 No 1 (2016): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36842/jomase.v31i1.412

Abstract

This research described a study of recurrence motion on a volume submersible. Recurrence is the phenomenon in which a system of quasi-periodically returns to its initial conditions after undergoing some degree of evolution, this finding supports the theory of quasi determinism (QD) of sea waves. The research to determine recurrence characteristic of motion in the large volume of semisubmersible using computational methods of ANSYS® AQWA™. The motion was analyzed four types of different incident waves by using JONSWAP Spectrum and are generally regarded as a pure randomness in nature which interacts with the structure generating hydrodynamic motion. Responses of motion were performed for 3 hours, in which it was divided into 9 seed for each incident wave. Hs 7 meters Tp 12.7 sec, Hs and 7 meters Tp 13.5 sec, Hs 8 meters and Tp 12.7 sec, and Hs 8 meters and Tp 12.7 sec , recurrence occurred in the interval (to +635s, to +879) - (to+1774, +to2074), (to +1460, to+1635) - (to +5758, to +5933), (to +693, to+882) - ( to+1735, to+1924) and (to +792, to+992) - (to+1938, to+2138), respectively. Recurrence motion on a large volume semisubmersible support the to support the quasi determinism (QD) theory.
Keanekaragaman dan Kelimpahan Famili Chaetodontidae Serta Hubungannya dengan Tutupan Karang Hidup di Pulau Weh, Sabang Putra, Risandi Dwirama
Akuatiklestari Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i2.6407

Abstract

Ikan karang merupakan salah satu biota laut yang sangat sensitif terhadap perubahan ekosistem terumbu karang. Oleh karena itu, ada tidaknya spesies ikan karang tertentu dapat menggambarkan kondisi terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara keanekaragaman dan kelimpahan ikan Chaetodontidae dengan tutupan karang hidup di dua belas lokasi Pulau Weh, Sabang. Metode Sensus Visual Bawah Air digunakan untuk mengumpulkan data ikan karang. Data persentase tutupan karang hidup dikumpulkan dengan menggunakan metode Transek Foto Bawah Air. Hasil penelitian menemukan total 24 spesies ikan Chaetodontidae yang mewakili empat marga dengan jumlah individu yang tercatat pada saat pengamatan sebanyak 1.041 individu. Rata-rata kategori tutupan karang hidup di Pulau Weh, Sabang dalam kondisi cukup baik (31,255%). Ikan Chaetodontidae di Pulau Weh, Sabang termasuk dalam kategori  keanekaragaman rendah dengan rata-rata indeks keanekaragaman (H) = 2,059 serta kelimpahan rata-rata Ikan Chaetodontidae sebesar 2.479 (ind/ha). Terdapat korelasi yang lemah antara jumlah jenis Chaetodontidae dengan tutupan karang hidup dan juga antara kelimpahan Chaetodontidae dengan tutupan karang Pulau Weh, Sabang dengan nilai koefisien determinasi R2 regresi linier masing-masing sebesar 0,4299 dan 0,2522.
Implementasi Teknologi Irigasi Cerdas: Sistem Penyiraman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban dan Sprayer Pada Gapoktan Desa Gunung Lengkuas Ilva, Habrio; Dwirama Putra, Risandi; Abdul Alimun Karim; Cahya Rada, Dwi; Muhamad Zulfakar
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.138

Abstract

Petani Sayur di Desa Gunung Lengkuas masih menggunakan metode penyiraman manual yang kurang efisien dari segi waktu, tenaga, dan penggunaan air. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan penyiraman manual yang masih dilakukan oleh petani di Desa Gunung Lengkuas melalui implementasi sistem irigasi cerdas. Teknologi yang diperkenalkan adalah sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembaban tanah dan sprayer yang dikendalikan oleh mikrokontroler NodeMCU ESP8266 serta didukung panel surya sebagai sumber energi. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, perancangan alat, instalasi sistem, pelatihan mitra, dan evaluasi kinerja sistem. Kegiatan dilakukan secara tatap muka selama periode September hingga Desember 2024, bekerja sama dengan GAPOKTAN Desa Gunung Lengkuas sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan sistem mampu mengurangi penggunaan air hingga 30% serta menghemat waktu dan tenaga petani karena penyiraman dilakukan secara otomatis dan tepat waktu. Teknologi ini juga memberikan solusi yang ramah lingkungan dan hemat energi, karena memanfaatkan sumber daya terbarukan. Implementasi sistem irigasi cerdas ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pertanian, tetapi juga mendorong transformasi menuju pertanian berbasis teknologi.
Conversion of High Speed Landing Craft Boat for Passenger into High Speed Landing Craft Boat for Ambulance Prayetno, Eko; Verandi, Alde Vio; Uzri H.A, Islam; Putra, Risandi Dwirama; Nusyirwan, Deny
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i2.20550

Abstract

The Riau Archipelago is one of the provinces that geographically consist of 1700 islands surrounded by sea, both small and large, with a percentage of 98% sea and 2% land. So, to support the minimal health facilities on the Riau Archipelago, an Ambulance Boat is needed to mobilize patients to hospitals with better facilities. In this study, it aims to modify the design of the High Speed Landing Craft Boat Passenger to become an Ambulance Boat with a length of 12 m, a width of 3 m, a height of 1.2 m, and a draft of 0.6 m. Then perform technical calculations including hull shape coefficient analysis, stability, seakeeping, resistance, speed, ship power, and Motion Sickness Incidence (MSI) analysis. From MSI analysis with ISO 2631 parameters, the wave heading is divided into 5 sections: 00 (Following Seas), 450 (Stern Quartering Seas), 900 (Beam Seas), 1350 (Bow Quartering Seas), and 1800 (Head Seas). The value MSI is obtained after carrying out a comprehensive analysis, the results are depicted in the MSI chart for sea state 1 calm (0-0.1 m) and sea state 2 smooth (0.1-0.5 m) conditions with the following wave directions, waves coming from the side (beam seas), and waves coming from the front (head seas).
Pola Sebaran Suhu Permukaan Laut, Klorofil-A dan Arah Kecepatan Angin Berdasarkan Perbedaan Musim di Perairan Pulau Bintan Bagian Timur Putra, Risandi Dwirama; Prista, Dahlia Mei; Ritonga, Abdul Rahman; Siringoringo, Rikoh Manogar; Suhana, Mario Putra; Apdillah, Dony
Jurnal Kelautan Nasional Vol 19, No 3 (2024): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v19i3.10340

Abstract

Karakteristik oseanografi pada perairan Pulau Bintan bagian timur dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya pergerakan angin muson serta sirkulasi massa air laut sehingga berdampak terhadap fluktuasi pola sebaran konsentrasi klorofil-a dan Suhu Permukaan Laut (SPL). Kajian terkait pola sebaran SPL, klorofil-a dan Arah Kecepatan Angin didasarkan akibat adanya perbedaan musim. Penelitian ini dilaksanakan pada Febuari dengan pengambilan data lapangan pada bulan Oktober 2020 serta pengambilan data citra Aqua MODIS rata-rata bulanan 2017-2019. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pola sebaran SPL di perairan Pulau Bintan mengalami fluktuasi berdasarkan perbedaan musim, peningkatan SPL terjadi pada musim musim timur berkisar 29,88-30,53°C dan penurunan nilai SPL terjadi pada musim utara berkisar antara 28,48-28,51°C. Pada musim selatan nilai SPL di Pulau Bintan kembali mengalami peningkatan dengan nilai SPL sebesar 29,65-29,95°C sedangkan pada musim barat nilai SPL berkisar antara 29,74-30,33°C. Pola sebaran klorofil-a di perairan Pulau Bintan juga mengalami fluktuasi berdasarkan perbedaan musim dimana nilai konsentrasi klorofil-a mengalami peningkatan di musim selatan berkisar 0,74-1,32 mg/m3 dibandingkan dengan musim sebelumnya yaitu pada musim barat dengan besar nilai klorofil-a berkisar antara 0,45- 0,52 mg/m3. Nilai klorofil-a meningkat kembali pada musim utara berkisar antara 0,60 – 0,78 mg/m3, sedangkan untuk Musim timur konsentrasi klorofil-a berkisar 0,67-0,98 mg/m3. Pergerakan pola arah dan kecepatan angin di perairan Pulau Bintan didominasi oleh pergerakan angin muson, dimana kecepatan angin tertinggi terjadi pada musim utara.
ESTIMASI KANDUNGAN STOK KARBON PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN DOMPAK DAN BERAKIT, KEPULAUAN RIAU Hertyastuti, Putri Restu; Putra, Risandi Dwirama; Apriadi, Tri; Suhana, Mario Putra; Idris, Fadhliyah; Nugraha, Aditya Hikmat
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32199

Abstract

Salah satu peran penting ekosistem lamun yaitu sebagai penyerap karbon yang berasal dari atmosfer. Pulau Bintan merupakan salah satu pulau dengan hamparan padang lamun yang cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kandungan karbon pada padang lamun yang berasal dari seluruh jenis lamun dan sedimen yang berada di perairan Berakit dan Dompak Pulau Bintan. Penentuan potensi cadangan karbon dilakukan dengan melihat estimasi cadangan karbon di dalam sedimen dan biomassa lamun meliputi bagian atas (daun dan pelepah daun) dan bagian bawah lamun (rhizome dan akar). Pengukuran stok karbon pada sedimen lamun dilakukan dengan menggunakan metode pengabuan kering atau Loss on Ignation (LOI) dan kandungan karbon pada biomassa lamun diukur menggunakan metode konversi dengan konstanta. Hasil penelitian menunjukkan pada stasiun Berakit estimasi total cadangan karbon sedimen sebesar 91 Mg Corg ha-1 dan 10,58 Mg C/m2 untuk estimasi kandungan karbon lamun, sedangkan stasiun Dompak nilai estimasi total cadangan karbon pada sedimen berkisar103,80 Mg Corg ha-1 dan 3,34 Mg C/m2 untuk estimasi kandungan karbon bagian lamun. Kandungan karbon pada substrat dipengaruhi oleh komposisi sedimen dan kandungan karbon pada lamun dipengaruhi oleh kerapatan lamun.
Conversion of High Speed Landing Craft Boat for Passenger into High Speed Landing Craft Boat for Ambulance Eko Prayetno; Alde Vio Verandi; Islam Uzri H.A; Risandi Dwirama Putra; Deny Nusyirwan
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i2.4996

Abstract

The Riau Archipelago is one of the provinces that geographically consist of 1700 islands surrounded by sea, both small and large, with a percentage of 98% sea and 2% land. So, to support the minimal health facilities on the Riau Archipelago, an Ambulance Boat is needed to mobilize patients to hospitals with better facilities. In this study, it aims to modify the design of the High Speed Landing Craft Boat Passenger to become an Ambulance Boat with a length of 12 m, a width of 3 m, a height of 1.2 m, and a draft of 0.6 m. Then perform technical calculations including hull shape coefficient analysis, stability, seakeeping, resistance, speed, ship power, and Motion Sickness Incidence (MSI) analysis. From MSI analysis with ISO 2631 parameters, the wave heading is divided into 5 sections: 00 (Following Seas), 450 (Stern Quartering Seas), 900 (Beam Seas), 1350 (Bow Quartering Seas), and 1800 (Head Seas). The value MSI is obtained after carrying out a comprehensive analysis, the results are depicted in the MSI chart for sea state 1 calm (0-0.1 m) and sea state 2 smooth (0.1-0.5 m) conditions with the following wave directions, waves coming from the side (beam seas), and waves coming from the front (head seas).
Co-Authors Abdul Alimun Karim Abdul Rahman Ritonga Adih Adih Aditya Hikmat Nugraha Adrian, Dino Agung Dhamar Syakti Alde Vio Verandi Andi Bakia Askara Andri Irawan Ani Suryanti Anton Hekso Yunianto Apriansyah, Firman Arief Pratomo, Arief Asep Mulyono Asep Mulyono Bachtiar, Ibnu Kahfi Bukhari Bukhari Chandra Joei Koenawan Deah, A Dedy Kurniawan Desi Nurlianti Devia Hartono Puteri Dony Apdillah Dwi Septiani Putri Edwin Ghutowo Fadhliyah Idris Frensly Damianus Hukom Habrio Ilva YR Hasnarika, Hasnarika Herlanto Sihar Napitupulu Hertyastuti, Putri Restu Hidayah, Ricky Try Noer Hidayah, Ricky Try Noer I Wayan Eka Dharmawan I Wayan Eka Dharmawan I Wayan Nurjaya Ibnu Kahfi Bachtiar Ichsan, Rafiqul M Ichsan, Rafiqul M Ilham Antariksa Tasabaramo Islam Uzri H.A Ita Karlina Jaya, Yales Veva Jaya, Yales Veva Jumsurizal Jumsurizal Juraij Juraij Khairunnisa Khairunnisa Koto, J. Kurniawan Ramadhan Lubis Leica Febby Shafitri M Ramlan M, Mufti F Marga Raharja, Adyk Mario Putra Suhana MD Jayedul Islam MD Jayedul Islam Muhamad Muliadi Muhammad Abrar Muhammad Abrar Muhammad Abrar Muhammad Abrar Muhd Ridho Baihaque Munthe, Masri Ginting Munthe, Masri Ginting Muta Ali Khalifa Ni Wayan Purnama Sari Ni Wayan Purnamasari Ni Wayan Purnamsari Ni Wayan Purnamsari Nusyirwan, Deny Nyoman M N Natih Oksto Ridho Sianturi Petrus Christianus Makatipu Pradipta Agustina, Pradipta Prayetno, Eko Prayetno, Eko Prista, Dahlia Mei Rada, Dwi Cahya Reski Putri Handayani Ricky Try Noer Hidayah Rikoh Manogar Siringoringo Rikoh Manogar Siringoringo Rikoh Manogar Siringoringo Rikoh Manogar Siringoringo Rikoh Manogar Siringoringo Ritonga, Abdul Rahman Rizki Abdullah Rumapea, Meyliana Anastasya Sapta Nugraha Saputra, H Sarmada, Iqbal Faiz Sarmada, Iqbal Faiz Satria Agust SATRIYAS ILYAS Sinta Junia Wulandari Soedrajad Haryo Adji Soedrajad Haryo Adji Susi Rahmawati Susi Rahmawati T. Ersti Yulika Sari Tri Apriadi Tri Nur Cahyo Try Febrianto Udhi E Hernawan Udhi E Hernawan Verandi, Alde Vio