Budiawan, Raden Yusuf Sidiq
Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa Dan Seni, Universitas PGRI Semarang

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Variasi Bahasa: Bentuk Nama Tanaman di Kalangan Masyarakat Indonesia Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Eka Desy Oktaviani
Sasindo Vol 7, No 1 (2019): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v7i1.15239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa dalam bentuk nama tanaman di kalangan masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penyediaan data pada penelitian ini menggunakan teknik rekam kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil analisis data mengenai variasi bahasa bentuk nama tanaman ditemukan dua puluh lima data yang termasuk bentuk variasi bahasa tanaman hias. Variasi bahasa dari bentuk kata ditemukan tiga data. Variasi bahasa bentuk frasa ditemukan enam data. Serta variasi bahasa bentuk idiom ditemukan sebanyak dua puluh dua data. Variasi bahasa semantik makna leksikal terdapat sepuluh data sedangkan makna asosiatif terdapat dua puluh satu data. Variasi bahasa referen terdapat lima belas acuan yang meliputi acuan berdasarkan hewan, orang, bentuk ombak, mata uang, nama lampu, kota, bagian wajah, keberuntungan, warna, kelompok, rukun islam, tata surya, nama benda, waktu dan alas kaki.Berdasarkan hal tersebut variasi bahasa bentuk nama tanaman di kalangan masyarakat Indonesia banyak yang termasuk dalam variasi bahasa bentuk idiom, meskipun beberapa data terdapat kesamaan pada bentuk variasi bahasa berdasarkan makna.
KESANTUNAN DALAM KOMUNIKASI PADA RANAH KELUARGA Mukhlis Mukhlis; Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Siti Ulfiyani; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11000

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi kesantunan dalam komunikasi pada ranah keluarga melalui survei. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui pendistribusian angket, baik angket tertutup maupun angket terbuka, pada anggota penggerak PKK se-Kecamatan Ngaliyan. Hasil yang diperoleh adalah bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa dalam komunikasi yang terjadi dalam keluarga, kesantunan merupakan hal yang penting. Ditemukan pula bahwa dalam pandangan responden kedua orang tua, termasuk juga anak-anak, memegang peranan yang sama dalam mengkondisikan kondisi komunikasi yang baik.
Penggunaan Nama Kafe di Semarang dan Daya Pragmatik Penyertanya Vega Yuni Setyani; Siswanto PHM; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11241

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan nama kafe di Semarang dan daya pragmatik penyertanya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan penggunaan nama kafe dari segi bentuk bahasa yang didominasi tingkat frasa yang dipenggaruhi oleh frasa bahasa Inggris (MD), jenis bahasa yang didominasi oleh bahasa Indonesia dan makna bahasa yang banyak menggunakan makna kehidupan serta ditemukan daya pragmatik dalam kategori kuat, sedang dan lemah.
Framing Analysis on the News of Taliban in Indonesian Online Media Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Vradyna Ashary Utomo
SUAR BETANG Vol 18, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Balai Bahasa Kalimantan Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/surbet.v18i1.439

Abstract

This research aims to describe how CNN Indonesia, Tribunnews.com, and Kompas.com structure their coverage of the Taliban in Indonesia. This study is descriptive-qualitative in nature. Data were collected using the documentation method through the note-taking technique, namely by listening to reports about the Taliban on the CNN Indonesia, Tribunnews.com, and Kompas.com websites, then recording the findings and analyzing them by adopting the Pan and Kosicki analysis model. The results of the study show that those three online media arrange news information in an inverted pyramid structure with an orderly and complete scheme. The comparison of those media can be seen in the theme of the news that is presented about the Taliban, including the impact or consequences of the rule of the Taliban in Afghanistan, the policies or system of the Taliban government in Afghanistan, and the efforts made by the Taliban to have their government recognized immediately. The framing results from those media eventually resulted in a different direction of view, including CNN Indonesia wanting to give a negative view of the Taliban, Tribunnews.com indirectly directing that the Taliban is still a radical group with cruel rules, and Kompas.com being a media that runs its media with balance.Abstrak     Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana CNN Indonesia, Tribunnews.com, dan Kompas.com menyusun liputan mereka tentang Taliban di Indonesia. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi melalui teknik simak catat, yaitu mendengarkan laporan tentang Taliban di laman CNN Indonesia, Tribunnews.com, dan Kompas.com, kemudian mencatat temuan data dan dianalisis dengan mengadopsi model analisis Pan dan Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga media daring tersebut menyusun informasi berita dengan struktur piramida terbalik dengan skema yang disusun secara teratur dan lengkap. Perbandingan ketiga media daring tersebut tampak pada tema pemberitaan yang dibawakan mengenai Taliban, di antaranya dampak atau akibat dari kekuasaan Taliban di Afghanistan, kebijakan atau sistem pemerintahan Taliban di Afghanistan dan upaya yang dilakukan Taliban agar pemerintahannya segera diakui. Hasil framing dari ketiga media massa itu pun akhirnya menghasilkan perbedaan arah pandangan. CNN Indonesia ingin memberi pandangan negatif terhadap Taliban, Tribunnews.com secara tidak langsung mengarahkan bahwa Taliban masih merupakan kelompok radikal dengan peraturannya yang kejam dan Kompas.com menjadi media yang menjalankan medianya dengan seimbang.
Integration of the use of “Nasi Tumpeng” in the teaching of BIPA as one of Indonesian local cultural wisdom Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.694 KB) | DOI: 10.30998/jh.v1i1.28

Abstract

This study aimed to describe the potential of teaching BIPA integrated with rice cone as a philosophical and cultural wisdom Indonesia. Integrating learning with cultural language is intended to provide an understanding of culture that refers to the ability to choose the form of the language according to the sociocultural context in communication Indonesian. This qualitative descriptive study begins with the collection of data with the literature search techniques and in-depth interviews. Data analysis stage starts with observation data to identify the values of local wisdom in rice cone and the potential for BIPA learning that can be integrated with one of the traditional Indonesian cuisine. Presentation of the results of the data analysis described formally and informally. This study shows that rice cone store various life values of form and composition, such as a character close to nature, surrender to God, tolerance, respect, love art, prudence, togetherness, harmony helpful to others, religious, self-controlled , surrender, simple, stoic, strong, and resilient. Rice cone can also be integrated in a cultural learning, speaking, listening, writing, reading, and vocabulary with a variety of activities, such as cooking demonstrations, mini-paper, or a game with the flash cards, cue cards, jumbled paragraphs, jumbled sentences, jumbled words, etc.
Penerapan Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur pada Peserta Didik Kelas VII SMPN 3 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023 Dian Nitatalia Nitatalia; Ngatmini Ngatmini Ngatmini; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 1 (2023): TEKS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/teks.v8i1.15557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam pembelajaran teks prosedur pada peserta didik kelas VII SMPN 3 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif  yang didukung dengan data kuantitatif (campuran). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes yang berupa observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara formal dan informal. Hasil penerapan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran model Project Based Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran teks prosedur pada peserta  kelas VII SMPN 3 Jepara tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini didukung dari hasil pretest sebesar 70,35 mengalami peningkatan ke hasil posttest sebesar 92,5. Selain itu, hasil wawancara dan angket menunjukkan bahwa peserta didik mampu meningkatkan kerja sama antarsesama peserta didik, sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih kondusif. Model tersebut dapat membangkitkan kreativitas peserta didik dalam menulis teks prosedur, sehingga peserta didik menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan mampu membuat teks prosedur menjadi lebih baik lagi. Hasil observasi juga menunjukkan peserta didik aktif dan antusias selama pembelajaran berlangsung.Kata kunci: model Project Based Learning, penerapan, teks prosedur 
TINDAK TUTUR TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG TAHUN 2022 Indah Prasetyaning Wulan; Ika Septiana; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 1 (2023): TEKS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/teks.v8i1.15431

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan metode dokumentasi teknik rekam dan wujud suara sebagai sumber penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode natural. Hasil analisis data ditemukan tindak tutur lokusi terdapat tiga jenis tindak tutur yaitu tindak tutur lokusi deklaratif, imperatif, dan interogatif. Klasifikasi sebagai berikut yaitu tindak tutur deklaratif terdapat satu tuturan yaitu memberitahukan, tindak tutur imperatif terdapat tiga tuturan yaitu perintah, larangan dan desakan, tindak tutur interogatif terdapat satu tuturan yaitu bertanya. Hasil analisis data ditemukan tindak tutur ilokusi dalam penelitian terdapat lima jenis tindak tutur yaitu tindak tutur ilokusi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Klasifikasi sebagai berikut yaitu tindak tutur asertif terdapat dua tuturan yaitu menyatakan dan menegaskan, tindak tutur direktif terdapat empat tuturan yaitu memerintah, meminta, melarang, dan menganjurkan, komisif terdapat tuturan yaitu menawarkan, ekspresif terdapat tiga tuturan yaitu kesulitan, minta maaf, dan terima kasih, deklarasi terdapat satu tuturan yaitu memutuskan. Hasil analisis data ditemukan tindak tutur perlokusi dalam penelitian terdapat tujuh bentuk tindak tutur yaitu tindak tutur membuat lawan tutur melakukan sesuatu, mendorong, menakuti, menyenangkan, mengesankan, melegakan, dan menjengkelkan. Klasifikasi sebagai berikut yaitu tindak tutur membuat lawan tutur melakukan sesuatu terdapat dua tuturan yaitu memerintah dan mengajak. Kata Kunci: pragmatik, lokusi, ilokusi, perlokusi, tenaga kesehatan, tindak tutur.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Peristiwa Tutur Kompetisi Memasak Masterchef Indonesia Season 8 Ines Kaindi Astuti; Ngatmini Ngatmini; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16161

Abstract

The purpose of this study is to describe the types of code switching in the speech event of the Masterchef Indonesia cooking competition season 8, describe the types of code mixing in the speech event of the Masterchef Indonesia cooking competition season 8, and describe the factors that cause code switching and code mixing in the speech event of the Masterchef Indonesia season 8 cooking competition. The research method used is descriptive qualitative. The source of the data used in this study is speech events that occur in cooking competition shows on the Youtube channel MasterChef Indonesia and the data in this study are speeches from the jury and cooking participants of Masterchef Indonesia season 8. Data collection techniques in this study are watch techniques and note-taking techniques. The instrument in this research is the observation instrument. Data analysis techniques using insert and insert techniques. Presentation of the results of data analysis is done informally. Based on the results of the research conducted, found 44 speech data which are 6 internal code switching speech data, 13 external code switching speech data, 5 inner code mixing speech data, 18 outer code mixing speech data, and 2 hybrid code mixing speech data. The types of code switching is the form of a transition from Indonesian to a regional language or vice versa, from Indonesian to a foreign language, while the type of code mixing is the insertion of Indonesian, regional or foreign languages. ABSTRAK        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis alih kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8, mendeskripsikan jenis campur kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8 dan  mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah peristiwa tutur yang terjadi dalam tayangan kompetisi memasak pada saluran youtube MasterChef Indonesia dan data pada penelitian ini adalah tuturan dari dewan juri dan peserta memasak Masterchef Indonesia season 8. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak dan teknik catat. Instrument penelitian dalam penelitian ini yaitu instrument observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik lesap dan sisip. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 44 data tuturan yang merupakan 6 data tuturan alih kode intern, 13 data tuturan alih kode ekstern, 5 data tuturan campur kode ke dalam, 18 data tuturan campur kode ke luar dan 2 data tuturan campur kode campuran. Jenis alih kode berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa daerah atau sebaliknya, dari bahasa Indonesia ke bahasa asing sedangkan jenis campur kode berupa penyisipan bahasa Indonesia, bahasa daerah atau bahasa asing.
Campur Kode Tuturan Dalam Ceramah Gus Miftah pada Kanal Youtube Gus Miftah Official Windang Rakhmi Pertiwi; Asropah Asropah; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16169

Abstract

The study was conducted (1) describe the speech code mixing Gus Miftah, (2) describe code mixing factor of the speech code in the Miftah. The method used then if comes with a steady deskrip. Note and documentation thenique and data presentation thechniqhu using informal presentation technique using informal presentation technique. Research show a code mixing form called code mixing  it’s word, code mixing with pharase, and code mixing it’s clausa. A drape in sarong us Gus Mifttah is populer vocabulary use in society, pupose the speaker, living habits, wants look educated and influence of the speakers creates a sense humor. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bentuk campur kode tuturan dalam ceramah Gus Miftah, (2) Mendeskripsikan faktor campur kode tuturan dalam cermah Gus Miftah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik simak, teknik catat dan dokumentasi dan teknik penyajian data menggunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian menunjukkan bentuk campur kode yaitu campur kode berbentuk kata, campur kode berbentuk frasa dan campur kode berbentuk klausa.. Faktor penyebab terjadinya campur kode tuturan dalam ceramah Gus Miftah yaitu penggunaan kosa kata populer di dalam masyarakat, tujuan penutur, kebiasaan tempat tinggal, ingin terlihat terpelajar dan pengaruh penutur menciptakan rasa humor.
Evaluasi Pembelajaran BIPA di Kelas BIPA 3 KBRI Moscow Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16144

Abstract

The purpose of this research is to study how the Indonesian Language for Speakers of Other Languages (BIPA) learning program in BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow works, how learners respond to the lessons, and how the evaluation impacts improving the understanding and language skills of non-native learners. Involving seven BIPA learners in the BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow, a descriptive-qualitative method was used. Data were collected through documentation, interviews, and observation. The triangulation method was used to gain a complete understanding of learning evaluation. The results show that BIPA 3 learners at the Indonesian Embassy in Moscow are very interested in learning Indonesian. They show progress in reading, writing, listening, and speaking. However, learners develop differently, and some need to improve their skills in some areas. Overall, the learning evaluation of BIPA in the BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow has an important role in improving learners' language understanding and skills and helping to develop more effective learning programs.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana program pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di kelas BIPA 3 KBRI Moscow, bagaimana pemelajar menanggapi pelajaran, dan bagaimana evaluasi berdampak pada peningkatan pemahaman dan keterampilan berbahasa bagi pemelajar non-natif. Melibatkan tujuh pemelajar BIPA yang berada di kelas BIPA 3 di KBRI Moscow, metode deskriptif kualitatif digunakan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode triangulasi digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap tentang evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemelajar BIPA 3 di KBRI Moscow sangat tertarik untuk belajar bahasa Indonesia. Mereka menunjukkan kemajuan dalam membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Namun, pemelajar berkembang secara berbeda, dan beberapa perlu meningkatkan keterampilan mereka dalam beberapa area. Secara keseluruhan, evaluasi pembelajaran BIPA di kelas BIPA 3 KBRI Moscow memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbahasa pembelajar dan membantu mengembangkan program pembelajaran yang lebih efektif.