Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Al-Irsyad Melalui LKPD Berbasis Realistic Mathematics Education pada Materi Statistika intan permatasari; Andika Setyo Budi Lestari; Fuat
Al Banin : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): AL BANIN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran statistika di sekolah dasar yang cenderung konvensional dapat mengakibatkan siswa kurang memahami konsep pengumpulan dan penyajian data. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dapat dilakukan dengan mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKPD) pada mata pelajaran statistika berbasis pendekatan Realistics Mathematics Education (RME). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan LKPD berbasis Realistics Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan hasil belajar statistika siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan model one group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VI SD Al-Irsyad dengan menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari wawancara, angket, dan tes yang meliputi pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pretest diperoleh nilai rata-rata sebesar 50,83. Sedangkan hasil posttest meningkat menjadi 86,67. Perhitungan N-Gain menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa mencapai 0,728 yang termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase ketuntasan 91,67%. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis Pendidikan Matematika Realistik (RME) efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa.
Empowering Special Needs Children: Community Outreach for Inclusive Mathematics Education Surya Sari Faradiba; Sunismi; Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi; Fuat
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i3.80816

Abstract

This study is motivated by the low quality of mathematics learning for students with special needs caused by the need for teaching materials tailored to their needs and the limitations of teachers in using inclusive learning strategies. This study aims to analyze the effectiveness of a community service initiative designed to improve mathematics learning for students with special needs in SLB. This study used a developmental research method with a pretest-posttest design on one group of research subjects, involving teachers and students with special needs as test subjects. The program involved 20 students and 4 teachers. The results show the initiative's effectiveness in improving math education for special needs students. Data collection was conducted through observation, interviews, and questionnaires, while the instruments used included observation guidelines, interview sheets, and questionnaires for teachers and students. The collected data were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques and paired t-tests to measure changes in teachers' understanding and skills and improvements in students' motivation and learning outcomes. This study concludes that inclusive education interventions based on special learning aids effectively overcome learning barriers for students with special needs. The implication of this study is the need for further development in teacher training and the provision of specialized teaching materials to support inclusive education in all schools.
Analisis Langkah Kecil, Berdampak Besar Melalui 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia Berlianti, Siti Amelia; Fuat; Afifah, Ani; Nisa', Choirun
Jurnal Ilmiah BioSmart (JIBS) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah BioSmart
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jibs.v11i1.5090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam pembentukan karakter disiplin siswa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 25 dokumen ilmiah terbitan tahun 2021–2025 yang relevan dengan topik pendidikan karakter anak, pembiasaan perilaku positif, serta peran guru dan orang tua. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebiasaan bangun pagi dan tidur tepat waktu merupakan aspek yang paling sulit diterapkan oleh anak, sedangkan kebiasaan berolahraga cenderung lebih mudah dilakukan karena terintegrasi dengan aktivitas sekolah. Penelitian juga menemukan keterkaitan antara pembiasaan beribadah dengan peningkatan disiplin waktu anak. Keberhasilan implementasi program ini dipengaruhi oleh sinergi antara peran guru, orang tua, dan lingkungan sosial anak yang mendukung pembiasaan positif secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter disiplin anak membutuhkan strategi terintegrasi yang melibatkan aspek fisik, psikis, sosial, dan spiritual secara konsisten di lingkungan sekolah dan keluarga.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Mazia Khilwa Imani; Fuat; Ani Afifah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v6ed1b31

Abstract

Matematika memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kehidupan manusia, karena diterapkan dalam berbagai aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika adalah komunikasi matematis, yaitu cara siswa menyampaikan dan memahami gagasan matematika secara lisan, tertulis, maupun melalui media lain seperti gambar, tabel, diagram, rumus, dan demonstrasi. Untuk itu, kemampuan komunikasi matematis yang baik sangat penting bagi siswa. Selain itu, literasi digital juga menjadi keterampilan yang sangat penting di era digital ini. Literasi digital mencakup kemampuan untuk memanfaatkan, mengevaluasi, dan menerapkan informasi yang diperoleh dari sumber digital dengan cara yang aman dan efektif. Hal ini tidak hanya melibatkan keterampilan dalam menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan untuk mengeksplorasi dan menyaring informasi secara kritis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan bagaimana teknologi digital dapat mendukung pembelajaran matematika dan bagaimana literasi digital berperan dalam proses ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memiliki peran yang sangat signifikan dalam pembelajaran matematika, namun variasi kemampuan literasi digital siswa menunjukkan bahwa hanya menyediakan akses ke teknologi saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan pembelajaran. Dibutuhkan pendekatan yang lebih terarah dan terstruktur untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan literasi digital mereka, agar dapat memanfaatkan teknologi secara efektif. Dengan dukungan yang memadai, siswa diharapkan dapat memaksimalkan pemahaman dan penerapan konsep matematika melalui pemanfaatan teknologi secara optimal.
PENGEMBANGAN MATHPOLY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI KPK DAN FPB Zahirah, Inneke Najmah; Fuat; Khoiri, Miftahul; Aini, Ika Nurul; A'yunina, Qurratul
JP2MS Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.2.169-180

Abstract

Rendahnya motivasi belajar pada siswa sekolah dasar dalam memahami materi KPK dan FPB masih menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan Mathpoly, sebuah media pembelajaran interaktif berbasis permainan yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi belajar, wawancara dengan guru, serta dokumentasi selama proses pengembangan dan uji coba media. Validasi media dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli soal. Hasil validasi dari ahli materi dan media menunjukkan bahwa Mathpoly tergolong layak digunakan. Uji coba terhadap siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor angket motivasi, partisipasi aktif selama pembelajaran, serta respon positif dari siswa terhadap media yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, Mathpoly terbukti valid dan efektif sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam memahami materi KPK dan FPB.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EKSPLORASI VARIASI TERMINOLOGI DALAM PENELITIAN KESALAHAN MATEMATIKA Artika Andriyanti; Fuat; Andika Setyo Budi Lestari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1887

Abstract

Kesalahan matematika merupakan fenomena umum dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian tentang kesalahan matematika telah banyak dilakukan, namun masih terdapat ketidakseragaman dalam penggunaan terminologi. Variasi terminologi dapat mempengaruhi hasil penelitian dan interpretasi data, sehingga perlu dilakukan eksplorasi untuk mengidentifikasi dan memahami variasi terminologi yang digunakan dalam penelitian kesalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi variasi terminologi yang digunakan dalam penelitian kesalahan matematika melalui penelitian Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode SLR untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menganalisis artikel penelitian yang relevan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang kompleks antara berbagai terminologi seperti kesalahan, miskonsepsi, kesulitan, hambatan, dan kegagalan dalam pembelajaran matematika. Variasi terminologi tidak hanya mencerminkan perbedaan penggunaan bahasa, tetapi juga menunjukkan perbedaan perspektif, kerangka teori, dan fokus penelitian yang bervariasi di antara peneliti. Pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara berbagai terminologi ini sangat penting dalam upaya merumuskan definisi operasional yang jelas, konsisten, dan komprehensif. Dengan demikian, penelitian di bidang kesalahan matematika dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan komparatif. Selain itu, pemahaman yang baik tentang variasi terminologi juga akan membantu dalam merancang instrumen penelitian yang lebih valid dan reliabel, serta dalam menginterpretasikan hasil penelitian secara lebih akurat. Dengan kata lain, melalui pemetaan variasi terminologi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam membangun landasan yang lebih kokoh bagi penelitian lebih lanjut di bidang kesalahan matematika.
Analisis Pemodelan Matematis Dalam Pembelajaran Matematika Siswa SMPN 4 Kota Pasuruan Fitriyah, Lailatul; Fuat; Khoiri, Miftahul
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.882

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk memahami proses proses pemodelan matematis siswa dalam pembelajaran matematika melalui soal cerita. Soal cerita mengharuskan siswa menerjemahkan informasi verbal ke model matematika seperti persamaan atau fungsi, yang merupakan keterampilan dasar pemodelan matematis. Pemodelan matematis sendiri adalah proses menggunakan matematika untuk merepresentasikan dan menganalisis fenomena nyata secara sederhana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa belum mampu menjalankan tahapan pemodelan secara utuh dan sistematis. Permasalahan utama terletak pada kurangnya pemahaman konsep matematika dan rendahnya literasi matematika, khususnya dalam memahami soal cerita dan mengidentifikasi informasi penting untuk dirumuskan secara matematis. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa meskipun siswa dapat mengidentifikasi variabel dan membuat model, banyak yang belum mampu menjalankan seluruh langkah pemodelan dengan tepat. Hal ini menekankan pentingnya penguatan konsep dan literasi matematis dalam pembelajaran pemodelan.
Analisis Siswa Dalam Mengatasi Kecemasan Matematis Terhadap Pemecahan Masalah Di Tinjau Dari Teori Polya Nisa’, Fatma Zahrotun; Fuat; Afifah, Ani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.982

Abstract

Kecemasan matematis merupakan faktor yang dapat menghambat kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika, khususnya yang membutuhkan penalaran sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana siswa mengatasi kecemasan tersebut berdasarkan langkah-langkah Polya: memahami masalah, merencanakan, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini dilakukan di MTs Yayasan Tarbiyah Islam Nguling. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VIII B yang mengikuti tes pemecahan masalah, di mana tiga siswa dengan gejala kecemasan dipilih untuk wawancara mendalam. Instrumen penelitian mencakup tes berbasis langkah-langkah Polya, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan siswa muncul pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meskipun demikian, siswa memilikicara mengatasi diri, seperti menenangkan diri, membaca ulang soal, menghubungkan dengan konsep yang dikuasai, serta mencari bantuan dari teman atau guru. Dapat disimpulkan bahwa cara pengendalian diri ini mampu membantu siswa menyelesaikan soal sesuai dengan tahapan Polya meskipun kecemasan matematis memengaruhi proses pemecahan masalah mereka.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERDASARKAN TEORI APOS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Ayu Devi Utama Sari; Fuat; Keto Susanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qygt4q66

Abstract

Setiap siswa memiliki proses kognitif yang berbeda dalam menyelesaikan masalah matematis. Perbedaan tersebut dapat terlihat secara nyata ketika siswa dihadapkan pada permasalahan matematis yang menuntut pemahaman konsep yang mendalam, kemampuan memilih dan menerapkan strategi penyelesaian yang tepat, serta ketekunan dalam melalui setiap tahapan pemecahan masalah. Perbedaan proses berpikir ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh karakter dan daya juang siswa dalam menghadapi kesulitan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan Teori APOS yang ditinjau dari tipe Adversity Quotient (AQ). Subjek penelitian dikelompokkan ke dalam tiga tipe AQ, yaitu climber, camper, dan quitter. Analisis data dilakukan melalui teknik pengkodean menggunakan perangkat lunak NVivo guna mengidentifikasi dan mengkaji tahapan kognitif siswa secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe climber memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang tinggi, yang ditandai dengan kemampuannya mencapai tahap skema dalam Teori APOS. Sebaliknya, siswa dengan tipe camper dan quitter menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang relatif rendah karena hanya mampu berada pada tahap aksi. Selain itu, siswa dengan tipe quitter cenderung memiliki motivasi belajar yang rendah dan mudah menyerah ketika menghadapi permasalahan matematis yang menantang.