Claim Missing Document
Check
Articles

Effect Of Complementary Therapy On Hypertension Patients: Systematic Review Al Ihksan Agus; Wa Ode Sri Asnaniar; Rizqy Iftitah Alam; Haeril Amir
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i2.855

Abstract

The research was conducted using the method literature review. The literature review examines various research reports published in journals with the same focus. jurnal studies related to complementary therapies in patients with hypertension, international journal using Pubmed database, derect Science, Wiley, and DOAJ. The keywords used are "Hypertension AND Complementary Therapy". After filtering according to the research criteria, 8 journals that are relevant and worthy of review are obtained. The most effective use of therapy among the elderly is therapy using herbal medicine because herbal therapy is easy to reach and cheap and can even be obtained free of charge around the neighborhood. However, as it is known that hypertension is one of the diseases related to the circulatory system so that the elderly still need conventional therapy to assist in controlling blood pressure and exercise therapy or holistic therapy
Modern Wound Care Using Cadexomer Iodine 0,9% Dressing in the Granulation Process of a Grade 4 Diabetic Foot Ulcer: Case Study Safitri, Della; Mappanganro, Andi; Amir, Haeril; Asnaniar, Wa Ode Sri
An Idea Nursing Journal Vol. 4 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v4i02.462

Abstract

Diabetic foot ulcers are a serious complication of diabetes mellitus that require comprehensive management to prevent further adverse outcomes. This study aimed to evaluate the effect of modern wound management using 0.9% cadexomer iodine on the granulation process in a grade 4 diabetic foot ulcer. A case study was conducted involving a 54-year-old male patient, referred to as Mr. “Z,” who received 0.9% cadexomer iodine as part of his wound care intervention three times per week. The findings demonstrated an increase in granulation tissue of up to 75% as measured by the Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) during the treatment period. The use of 0.9% cadexomer iodine was found to be effective in enhancing granulation tissue formation and promoting wound healing in diabetic foot ulcers.
Effectiveness of Metcovasin Modern Dressing on Grade II Diabetic Ulcers: A Case Study Ananda, Ribi; Amir, Haeril; Asnaniar, Waode Sri; Nurwahidah, Nurwahidah
An Idea Nursing Journal Vol. 4 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v4i02.456

Abstract

Diabetic foot ulcers are among the most common complications experienced by individuals with diabetes mellitus, primarily caused by neuropathy (nerve cell damage). This study aimed to evaluate the effectiveness of modern alginate Metcovasin dressing in managing Grade 2 diabetic foot ulcers with impaired skin integrity. A case study design was employed. The intervention involved the application of modern alginate Metcovasin dressing for wound care in a patient with a Grade 2 diabetic ulcer at the ETN Centre Clinic in Makassar. The study was conducted on a single respondent. After establishing the nursing diagnosis, a wound care plan using modern alginate Metcovasin dressing was implemented once a week. Following the first week of treatment, notable improvements were observed, including reduced exudate (approximately 10%) and increased pink epithelial tissue (55%). By the second visit, the wound showed further improvement, with no exudate present and approximately 75% epithelialization. Based on the findings and nursing care provided, this study concludes that the use of modern alginate Metcovasin dressing is effective in promoting the healing process of diabetic foot ulcers.  
PENERAPAN TERAPI BEKAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN MYALGIA DI KLINIKZEIN HOLISTIC MAKASSAR Indah Permata Asri; Wa Ode Sri Asnaniar; Samsualam Samsualam; Eliaty Paturungi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penanganan nyeri otot ini dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu metode non-farmakologis yang banyak digunakan adalah terapi bekam. Terapi bekam (cupping therapy) merupakan metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan digunakan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Terapi ini dilakukan dengan cara menempelkan cangkir khusus pada permukaan kulit untuk menciptakan tekanan negatif. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot dan membantu mengeluarkan toksin dari tubuh. Tujuan : Untuk mengetahui penerapan terapi bekam terhadap penurunan skala nyeri pada pasien myalgia di Klinik Zein Holistic Makassar. Metode : Studi kasus yang menggambarkan suatu temuan pada satu pasien yaitu Ny.K dengan diagnosa medis Myalgia. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu terapi bekam. Titik bekam yang digunakan berdasarkan sunnah yaitu Al-Kahil dan Al-Akhdain. Hasil Asuhan Keperawatan : Diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan    berdasarkan hasil pengkajian pada Ny.K yaitu nyeri kronis. Pemberian Tindakan perawatan myalgia yaitu pemberian terapi bekam dilakukan pada tanggal 20 April 2025 dan 12 Mei 2025 di Klinik Zein Holistic Makassar. Pada kunjungan pertama skala nyeri 5/10 dengan menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) setelah terapi bekam diterapkan menurun menjadi 3/10, pada kunjungan kedua  skala nyeri 3/10 menurun menjadi 2/10. Ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada pasien setelah dilakukan terapi bekam. Kesimpulan : Terapi bekam pada Ny. K dapat menurunkan skala akibat Myalgia.
PENERAPAN IODOSORB POWDER PADA PERAWATAN LUKA PASIEN POST SECTIO CAESARAE DI KLINIK GRIYA AFIAT MAKASSAR Wahyuni Ningsi; Nur Wahyuni Munir; Wa Ode Sri Asnaniar; Erna Marini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar ibu yang menjalani persalinan melalui operasi caesar biasanya dapat keluar dari rumah sakit dalam waktu tiga hingga lima hari pascaoperasi. Namun, proses pemulihan total memerlukan perawatan mandiri yang teratur di rumah serta pemantauan berkala oleh dokter kandungan selama kurang lebih satu bulan. Apabila luka tidak dirawat secara optimal, dapat terjadi gangguan pada penyembuhan luka operasi. Berbagai metode perawatan luka telah banyak dibahas, salah satunya adalah penggunaan iodosorb powder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perubahan dalam penerapan iodosorb powder pada perawatan luka pasien post-sectio caesarea di Klinik Griya Afiat Gowa kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif case report yang dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan, instrumen yang digunakan dalam menilai luka post SC yaitu dengan metode TIME (Tissue Managementm Inflamation Control  Moisture Blance Epitheal Edge), dengan hasil setelah tindakan perawatan luka pada hari pertama, didapatkan masih terdapat luka biofilm pada luka dengan hasil Granulasi (80%), Epitel (20%), dengan panjang luka 2,9, lebar 0,4 kedalaman 0,3, nyeri berkurang. Evaluasi setelah tindakan di hari kedua dengan hasil masih tampak adanya perkembang biakan biofilm pada bagian dalam luka namun sudah berkurang dengan hasil, Granulasi (60%), Epitel (40%) sudah tidak ada nyeri. Kesimpulan : Dengan ini bisa penulis simpulkan bahwa ada pengaruh yang baik terhadap penggunaan Iodosorb powder pada perawatan luka post Section Caesarae yang ditandai dengan penurunan ukuran luka dan penurunan granulasi sebanyak 20% pada luka.
PENERAPAN TERAPI BEKAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN  DI KLINIK ZEIN HOLISTIC MAKASSAR Nurhidayah Nurhidayah; Wa Ode Sri Asnaniar; Eliaty Paturungi; Nur Ilah Phadila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling sering dijumpai, terapi non-farmakologis seperti bekam telah digunakan secara luas sebagai pendekatan komplementer dalam manajemen nyeri. Untuk mengetahui pengaruh bekam terhadap penurunan skala nyeri pada penderita Low Back Pain. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada satu pasien. Intervensi terapi bekam dilakukan selama 15 menit. Titik bekam disebut titik Al-Akhda’ain dan Azh-zhahr dengan pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah terapi. Diagnosis keperawatan berdasarkan hasil pengkajian pada Ny.H yaitu nyeri akut. Implementasi yang diberikan adalah terapi bekam yang mana hasil evaluasi pada kunjungan pertama pada tanggal 18 Maret 2025 dengan skala nyeri 4 menurun menjadi 2 dan pada kunjungan kedua pada tanggal 10 April 2025 didapatkan skala nyeri 3 menurun menjadi 2. Terapi bekam efektif dalam membantu menurunkan skala nyeri pada pasien dengan keluhan Low Back Pain. Diharapkan terapi ini dapat menjadi salah satu pilihan intervensi komplementer dalam praktik keperawatan untuk manajemen nyeri.
PENERAPAN TERAPI BEKAM API PADA PASIEN DENGAN NYERI LUTUT DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPY KOTA MAKASSAR Alfira Pratiwi Jafar; Wa Ode Sri Asnaniar; Eliaty Paturungi; Nur Ilah Phadila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan olahraga sering kali terjadi cedera serta masih banyak masyarakat yang belum melakukan kegiatan olahraga dengan benar. Cedera yang berkaitan dengan olahraga adalah keadaan yang muncul karena gerakan yang berlebihan atau kecelakaan, yang mengakibatkan rasa sakit, panas, kemerahan, pembengkakan, serta gangguan fungsi pada otot, tendon,, sendi, dan tulang. Tujuan dari penelitian ini Untuk memperoleh gambaran tentang penerapan terapi Bekam Api Pada Pasien Nyeri Lutut di Klinik Zein Holistik Therapy di Kota Makassar. Dengan metode Studi kasus pada pasien nyeri lutut akibat cedera dengan Intervensi bekam api. Dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Al-Dzohril Qassim berdasarkan sunnah. Instrumen pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale. Setelah di berikan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri yaitu pemberian Bekam Api selama 1 x 30 menit pada klien dengan assessment teratasi dikarenakan nyeri berkurang. adanya penurunan skala nyeri dari pre bekam api skala 5 (sedang) post bekam api skala 3 (ringan) sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi bekam api efektif untuk menurunkan  nyeri pada pasien. Kesimpulan: Berdasarkan terapi bekam Api yang telah diberikan kepada klien untuk menurunkan skala nyeri yang diakibatkan oleh spasme otot mampu mengatasi masalah keperawatan tersebut. Kata Kunci: Bekam Api;Nyeri Akut;terapi komplementer  
PENERAPAN TERAPI BEKAM TERHADAP EFEKTIVITAS PENURUNAN TEKANAN DARAH DI KLINIK ZEIN HOLISTIK THERAPY KOTA MAKASSAR Nur Maya; Wa Ode Sri Asnaniar; Eliaty Paturungi; Nur Ilah Phadila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi dalam bahasa latin berasal dari dua kata yaitu hiper dan tension. Hiper adalah tekanan yang bersifat tinggi atau lebih, kemudian tension merupakan tensi. Tekanan darah tinggi atau sering dikenal dengan hipertensi adalah suatu keadaan dimana seorang mengalami peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg secara terus menerus dan frekuensinya berlangsung lama. Tujuan: Untuk memperoleh gambaran tentang penerapan terapi Bekam Terhadap Efektivitas Penurunan Tekanan Darah pada Pasien di Klinik Zein Holistik Therapy di Kota Makassar. Metode Penelitian :Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap pasien sebagai subjek yang menderita Tekanan Darah tinggi. Tekanan Darah tinggi digunakan untuk menilai subjek sesudah intervensi. Selain itu, data demografis dan karakteristik nyeri kepala, Ansietas juga dikumpulkan. Hasil Penelitian : Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi bekam secara signifikan menurunkan Tekanan Darah. Subjek yang menerima terapi bekam basah juga melaporkan Ansietas. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan terapi bekam terhadap efektivitas penurunan tekanan darah di Klinik Zein Holistik Theraphy dapat menjadi pilihan terapeutik yang efektif dalam pengelolaan penurunan tekanan darah. Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan kontrol yang lebih ketat, hasil ini memberikan dasar yang kuat untuk merekomendasikan terapi bekam sebagai bagian dari strategi pengobatan yang komprehensif untuk penurunan tekanan darah.
Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 2 - 5 Tahun Adiva Suci Chairunnisa; Samsualam; Wa Ode Sri Asnaniar; Nur Ilah Padhila; Sunarti
Window of Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v5i2.801

Abstract

The influence of knowledge on child development is very important because mothers have sufficient knowledge and high education will pay more attention to the development of their children. On the other hand, if the mother does not pay attention to the child's development and does not provide stimulation to its development, the child will experience developmental delays. using a descriptive research design conducted at PAUD Kb Permata Bunda Nambo Village from July to August 2022. The determination of the sample was carried out using a total sampling technique with a sample size of 38 respondents. Data analysis using univariate analysis for frequency distribution. The results of this study indicate that the majority of respondents have less knowledge as many as 9 respondents (23.7) and 29 respondents with good knowledge (76.3). Consisting of good gross motor development as many as 28 people (73.7%) who lacked as many as 10 people (26.3%), good fine motor skills as many as 24 people (63.2%) who lacked as many as 14 people (36.8 %), good language development as many as 22 people (57.9%) who lacked as many as 16 people (42.1%), good social development of children as many as 32 people (84.2%) who lacked 6 people (15, 8%). The conclusion of this study most of the respondents have a low level of knowledge on gross motor development, fine motor development, language development and social development in children. Suggestions are expected for all mothers who have children 2-5 years to further increase knowledge about child development stimulation.
The Effect Of Range Of Motion (ROM) Exercises On Sensory Function And Ankle Brachial Index In Diabetes Mellitus Patients At Tamamaung Health Center, Makassar Asnaniar, Wa Ode Sri; Abri, Putri Damayanti; Padhila, Nur Ilah; Ernasari, Ernasari
International Journal of Halal System and Sustainability https://jurnal.narotama.ac.id/https://www.spb.gba.gov.ar/campus/https://conference.trunojoyo.ac.id/https://ojs.ucp.edu.ar/https://libros.cimsur.unam.mx/https://ojs.stikesmucis.ac.id/http://medi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/injhss.v3i1.221

Abstract

The problem that often occurs in Diabetes Mellitus is peripheral neuropathy. Peripheral neuropathy can cause sensory sensations in the legs to decrease or even disappear. Flow disturbances in the legs could be detected by measuring the ankle brachial index (ABI), which measures the ratio of the systolic pressure in the arm to the systolic pressure of the lower leg. One of tnon-pharmacological therapy is lower range of motion (ROM). This study aimed to determine whether there is an effect of Range of Motion (ROM) exercise on sensory function and Ankle brachial Index in DM patients. This study was conducted in Tamamaung Health Center, Makassar. It used pre-experimental research method in the form of one-group pretest-posttest design. It was conducted with direct observation by the researchers. The research sample was 15 respondents at Tamamaung Health Center Makassar who met the criteria of inclusion. Analysis of the data used Wilcoxon Signed Ranks test and Paired Sample T-Test. Results of sufficient analysis showed the effect of range of motion exercise on the sensory function and Ankle brachial index in DM patients at Tamamaung Health Center, Makassar. The sensory function was tested using Wilcoxon Signed Ranks test and obtained the value of ρ = 0.001, indicating that value of ρ was smaller than α = 0.05. Thus, for the sensory function, Ha was accepted and H0 was rejected. In addition, the right ABI value was tested using Wilcoxon Signed Ranks Test and obtained the value of ρ = 0.001, while the left ABI value was tested using Paired Sample T Test and obtained the value of ρ = 0.000, indicating that the value of ρ was smaller than α = 0.05. It means that for ABI value, Ha was accepted and H0 was rejected. The results concludes that there is an effect of range of motion exercise on sensory function and Ankle brachial index in diabetes mellitus patients at Tamamaung Health Center, Makassar. It is recommended that there should be educational program and implementation of ROM exercises especially in diabetes mellitus patients.
Co-Authors A. Jasmine Haya Aqilah Patrianur A.Wahyuni Ristani AA Sudharmawan, AA Abd. Haris, Rizka Putri Yulianti Abri, Putri Damayanti Adiva Suci Chairunnisa Agus, Al Ihksan Agustini, Tutik Akbar Asfar Akbar Asfar Akbar, Akbar Asfar Al Ihksan Agus Al Ikhsan Agus Alfianti Djamil Alfira Pratiwi Jafar Amelia Hartika Rani Amir, Haeril Ananda, Ribi Andi Mappanganro Andi Mappanganro Armelia Sri Diah Safitri Asfar, Akbar Atmajaya, Dedy Brajakson Siokal Brajakson Siokal Della Safitri Djamil, Alfianti Efendy, Rahmat Eliaty Paturungi Emin, Wan Sulastri Erna Marini Ernasari, Ernasari Fatma Jama Firmansyah Firmansyah Haeril Amir Hamzah, Wardiah Haris, Asman Hikmawaty Rahman Idris, Fairus Prihatin Indah Permata Asri Jama, Fatma K, Heidi Lailan, Nur Alfiah Mappanganro, Andi Mardiah Marwan, Nurul Insaniyah Massi, Siti Hardianty MR, Rifka Riska Munir , Nur Wahyuni Muslimah Kurniawati napu, Lia afriani Nasruddin Syam Novitri Cahyani Marinda Nur Erna Marinir Nur Ilah Padhila Nur Ilah Phadila Nur Maya Nur Rahmah Nur Wahyuni Munir Nurhidayah Nurhidayah Nurliah Jafar Nurul Khafifah NURWAHIDAH NURWAHIDAH Nurwahyuni Munir Nurwijayanti Padhila, Nur Ilah Rahmat Hidayat Rahmawati Ramli Rahmi Sakir Ramla Tuanany Ratniwati S, Wa Ode Refika Septinia Basra Rizqy Iftitah Alam Safitri Ulandari Safitri, Della Safruddin Safruddin, Safruddin Sakir, Rahmi Samsualam, Samsualam Selpin, Selpin Sintawati Majid Siti Maghfirah Juniar N Djafar Sitti Zubaedah Bakhtiar Soamole, Rahayu Suchi Avnalurini Sharief Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Suhermi Suhermi Suhermi Suhermi, Suhermi Sunarti Sunarti Syahrul Syahrul Takdir Takdir, Takdir Taqiyah, Yusrah Tisna HS Sianu Tutik Agustini Ulfa Sulaiman Wahyuni Ningsi Wan Sulastri Emin Wan Sulastri Emin Wandalia Safitri La Ada WIDYASTUTI Widyastuti Widyastuti Wisdamayanti, Alvina Yeyen Amaliah Lestari Yusrah Taqiyah Yusrah Taqiyah Yusrah Taqyiah