Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Bekam Kering Terhadap Efektivitas Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dengan Low Back Pain di Klinik Zein Holistik Therapy Makassar A. Jasmine Haya Aqilah Patrianur; Samsualam; Mardiah; Wa Ode Sri Asnaniar
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2395

Abstract

Low back pain merupakan rasa nyeri yang muncul di bagian punggung bawah dan dapat disebabkan oleh gangguan pada otot, saraf, tulang, sendi, atau struktur lainnya di sekitar tulang belakang. Terapi bekam kering merupakan metode tradisional non-invasif yang menjadi salah satu intervensi komplementer nonfarmakologis yang bekerja melalui tekanan negatif untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi bekam kering dalam menurunkan skala nyeri pada pasien dengan low back pain. Penelitian ini merupakan studi kasus pada seorang pasien perempuan berusia 58 tahun yang mengalami nyeri punggung bawah. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa “nyeri akut”, perencanaan intervensi manajemen nyeri, implementasi terapi bekam kering sebanyak satu kali dalam tiga sesi, serta melakukan evaluasi kembali terhadap kondisi klinis pasien. Hasil asuhan keperawatan dengan skala nyeri pasien sebelum intervensi berada pada angka 5/10 (nyeri sedang), kemudian menurun menjadi 4/10 (nyeri sedang) setelah terapi bekam kering, dan seminggu pasca-intervensi dilaporkan nyeri menurun hingga 0 (tidak nyeri). Selain penurunan nyeri, pasien juga menunjukkan peningkatan kenyamanan, kemampuan mobilitas, dan kepuasan terhadap intervensi yang dilakukan. Terapi bekam kering terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien dengan low back pain. Intervensi ini memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan kenyamanan pasien, serta layak diterapkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan komplementer berbasis bukti.
PENERAPAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA PASIEN STROKE DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPY KOTA MAKASSAR Refika Septinia Basra; Samsualam Samsualam; Wa Ode Sri Asnaniar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan nyeri kronis yang signifikan, terutama pada fase pasca-serangan. Nyeri yang dirasakan pasien stroke dapat mengganggu proses rehabilitasi dan menurunkan kualitas hidup. Terapi bekam basah merupakan salah satu metode pengobatan komplementer yang diyakini mampu menurunkan intensitas nyeri melalui mekanisme antiinflamasi, peningkatan sirkulasi darah, dan pelepasan endorfin. Tujuan : mengevaluasi penerapan terapi bekam basah terhadap penurunan nyeri pada pasien stroke di Klinik Zein Holistik, Kota Makassar. Metode : Studi kasus yang menggambarkan suatu temuan pada satu pasien yaitu Ny.K dengan diagnose medis Stroke yang memiliki keluhan nyeri pada pinggang dan betis. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Azh-zhahr, Fakhd, Ruqbah, Saaq Iltiwa dan Zhohrul berdasarkan sunnah. Hasil Asuhan Keperawatan : Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari pre bekam basah skala 4 (sedang) post bekam basah skala 2 (ringan) sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi bekam basah efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien stroke. Kesimpulan : Terapi bekam pada Ny. K diharapkan dapat menurun skala nyerinya. Diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan dalam pengembangan topik secara berkelanjutan.
PENERAPAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPHY MAKASSAR Hikmawaty Rahman; Samsualam Samsualam; Wa Ode Sri Asnaniar; Eliaty Paturungi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang terjadi karena terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang tidak terkontrol yang dapat menimbulkan kematian. Ada berbagai macam cara untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, salah satunya dengan terapi bekam basah. Terapi bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe II di Klinik Zein Holistic Theraphy Makassar. Metode : Menggunakan desain studi kasus pada satu orang pasien Diabetes Mellitus. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Al-Akhda’in, Titik Al-Kaahil, Titik Al-Katifain, Azh-zhahr, dan titik Zhohrul Qodam. Instrumen pengukuran GDS menggunakan alat pengukur gula darah menggunakan strip (Glukometer). Hasil Penelitian : Terjadi penurunan kadar glukosa darah setelah terapi bekam basah yaitu dari GDS 210mg/dL menjadi GDS 200mg/dL. Sehingga dapat disimpulkan terapi bekam efektif untuk menurunkan  kadar glukosa darah. Kesimpulan : Terapi komplementer untuk membantu mengelola kadar gula darah
TERAPI RELAKSASI GENGGAM JARI UNTUK MENURUNKAN NYERI POST OPERASI Wa Ode Sri Asnaniar; Wan Sulastri Emin; Akbar Asfar; Samsualam Samsualam; Sudarman Sudarman; Yusrah Taqiyah; Novitri Cahyani Marinda; Muslimah Kurniawati; Tisna HS Sianu; Armelia Sri Diah Safitri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2816-2822

Abstract

Rasa nyeri pasca operasi paling sering dialami oleh sebagian besar pasien yang menjalani prosedur pembedahan. Kontrol nyeri pasca operasi memainkan peran penting dalam memfasilitasi pemulihan pasien ke fungsi normal dan mengurangi kejadian efek fisiologis dan psikologis yang merugikan terkait dengan nyeri akut yang tidak terkontrol. Manajemen nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko menjadi nyeri lanjut atau nyeri kronis. Penatalaksanaan nyeri meliputi dua metode yaitu secara farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi non farmakologis yaitu Teknik relaksasi genggam jari atau finger hold dimana merupakan salah satu terapi non farmakologis yaitu relaksasi dengan menggenggam jari. Target utama dari pemberian Pendidikan Kesehatan ini berupa pasien di ruang bedah anyelir RS TK II Pelamonia Makassar terdapat banyak pasien pre op maupun pasien post op, yang tentunya harus dilakukan tindakan maupun edukasi mengenai nyeri pasca operasi dimana pada tahap ini Perawat memiliki peran penting dalam pengelolaan pasien yang menghadapi nyeri pasca operasi. Berdasarkan ini kami melakukan salah satu kegiatan Pendidikan Kesehatan berupa penyuluhan tentang terapi relaksasi genggam jari untuk meredakan nyeri post op. Hasil pelaksanaan tersampaikannya tujuan dari penyuluhan, Tersampaikan materi dengan baik dan sesuai dengan perencanaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan.
EFIKASI DIRI BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS: SELF-EFFICIENCY RELATED TO QUALITY OF LIFE OF CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS THAT ARE TAKING HEMODIALYSIS Wa Ode Sri Asnaniar; Sitti Zubaedah Bakhtiar; Safruddin Safruddin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patients with chronic kidney failure lose kidney function so the body loses its ability to maintain metabolism, fluid and electrolyte balance. This causes physical problems in patients due to illnesses experienced, such as shortness, edema, anorexia and so forth. Patients not only experience physical problems, but psychological problems that can affect the decline in the quality of life of patients. One factor that can optimize the quality of life of patients undergoing hemodialysis is self-efficacy. This study aims to determine the relationship of self-efficacy with the quality of life of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis at the Hospital in Makassar City. The study design uses analytic surveys using a cross-sectional approach. Sampling in this study used a total sampling technique with a sample size of 30 respondents using the Chi-Square statistical test with a significance level α less than 0.05. Statistical test results showed that of 30 patients, there were 20 patients who had high self-efficacy and good quality of life, and from 10 patients who had low self-efficacy there were 1 (10%) people who had good quality of life and 9 (90 %) people have a poor quality of life with a value of ρ = 0,000 (ρ less than 0.05) which means there is a relationship between self-efficacy and the quality of life of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 12-36 BULAN DI PUSKESMAS TAMAMAUNG MAKASSAR Soamole, Rahayu; Asnaniar, Wa Ode Sri; Taqiyah, Yusrah; Sharief, Suchi Avnalurini
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 2 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.017 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i2.6803

Abstract

Exclusive breastfeeding is breastfeeding a pure baby, where the baby is only given breast milk for 6 months without additional fluids or other foods. The benefits of breastfeeding have been documented worldwide, but only 39% of children under 6 months get exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and language development of children aged 12-36 months in the Work Area of Makassar Tamamaung Health Center. The research design used was an analytic survey with a cross sectional study approach. This study uses purposive sampling with a sample size of 40 respondents. Relationship test was conducted using Chi-Square statistical test with a significance level of α = <0.05.The results showed that there was a relationship between exclusive breastfeeding and children's language development in the work area of the Tamamaung Makassar Public Health Center (ρ = 0.021).Based on the results of the study, it showed that there was a relationship between exclusive breastfeeding and the development of children's language in the Tamamaung Makassar Health Center Work Area. For this reason, it is suggested to the relevant parties to provide intensive counseling to mothers, especially to young mothers who have children about the importance of exclusive breastfeeding for child growth and development.
Modern Wound Care Using Cadexomer Iodine 0,9% Dressing in the Granulation Process of a Grade 4 Diabetic Foot Ulcer: Case Study Della Safitri; Andi Mappanganro; Haeril Amir; Wa Ode Sri Asnaniar
An Idea Nursing Journal Vol. 4 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v4i02.462

Abstract

Diabetic foot ulcers are a serious complication of diabetes mellitus that require comprehensive management to prevent further adverse outcomes. This study aimed to evaluate the effect of modern wound management using 0.9% cadexomer iodine on the granulation process in a grade 4 diabetic foot ulcer. A case study was conducted involving a 54-year-old male patient, referred to as Mr. “Z,” who received 0.9% cadexomer iodine as part of his wound care intervention three times per week. The findings demonstrated an increase in granulation tissue of up to 75% as measured by the Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) during the treatment period. The use of 0.9% cadexomer iodine was found to be effective in enhancing granulation tissue formation and promoting wound healing in diabetic foot ulcers.
Effect of Applying Ointment to Diabetic Ulcer before Modern Dressing : A Case Study Siti Maghfirah Juniar N Djafar; Wa Ode Sri Asnaniar; Haeril Amir; Nur Wahyuni Munir
An Idea Nursing Journal Vol. 5 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v5i01.602

Abstract

Background: Diabetic ulcer is a chronic complication of diabetes mellitus,characterized by open wounds on the feet due to neuropathy, angiopathy, and decreased immunity, which impair healing and increase the risk of infection and amputation. Objective: This case study aims to describe the nursing care process and evaluate the effectiveness of ointment as a modern dressing in the healing of grade 1 diabetic ulcers. Methods: The study employed a case study approach using the nursing process (assessment, diagnosis, intervention, implementation, evaluation). The subject was a patient with a grade 1 diabetic ulcer at Clinic in Makassar City from August 6 to 11, 2025. Data were collected through interviews, direct observation, physical examination, and medical record review. The main intervention was wound care using epithelial ointment, patient education, blood glucose control, and wound monitoring. Evaluation was performed at each visit by assessing wound size, granulation, epithelialization, necrosis, exudate, and signs of infection. Results: On August 6, 2025, the wound measured 2.0 × 1.8 cm, with approximately 50% granulation, 20% epithelialization, 10% necrosis, and mild exudate. After care until August 11, 2025, granulation increased to ±70%, epithelialization to ±30%, necrosis decreased to <5%, exudate was minimal, and no signs of infection were observed. Conclusion: The patient also reported reduced pain and increased comfort during care.
Determinan Fungsi Kognitif pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Nur Rahmah; Wa Ode Sri Asnaniar; Safruddin
Window of Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v7i1.1075

Abstract

Diabetics have a 2-6 times higher risk of developing blood clots which is one of the causes of cognitive dysfunction which can occur due to increased blood sugar levels in the body which can cause various complications in the blood vessels including the central nervous system. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between age, gender, blood sugar levels, duration of DM and cognitive function in patients with Type 2 DM. The research design used was analytic observational with a crosssectional approach. The sampling technique in this study was perpusive sampling with a total sample of 53 respondents. This study uses pearson correlation statistical tests and chi square. This study uses cognitive function measurement using MMSE (Mini Mental State Examination) scores. Statistical results showed that there was a relationship between age and cognitive function in Type 2 DM sufferers with value (p = 0,001), there was no relationship between gender and cognitive function with value (p = 0.597), there was a relationship between blood sugar levels and cognitive function with value (p = 0,001), there is a long-standing relationship with DM with cognitive function with value (p = 0,001). The conclusion of this study is that there is a significant correlation between age, blood sugar levels, duration of DM and cognitive function in people with Type 2 DM and there is no relationship between gender and cognitive function. Further research is needed by increasing variables, samples and using other methods so that it can be used as comparison material and more accurate results.
Pengaruh Pembalut Hidrogel terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat Dua di Klinik Griya Afiat Gowa Makassar Wandalia Safitri La Ada; Wa Ode Sri Asnaniar; Rahmawati Ramli; Nur Erna Marinir
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3698

Abstract

Luka bakar dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada kulit yang diakibatkan oleh adanya kontak dengan api, panas, kimia, elektrik dan radiasi. Terdapat beberapa alternatif yang dapat digunakan diantaranya menggunakan Hidrogel, Hydrogel mengandung struktur polimer yang mengikat air dalam jumlah besar, menjaga luka tetap lembab dan memberikan efek dingin yang meningkatkan kenyamanan pasien dan mempercepat proses penyembuhan luka bakar terutama luka bakarderajat II. Tujuan Penelitian:Pada penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dressing hidrogel pada proses penyembuhan luka bakar. Metode : studi kasus yang menjelajahi suatu masalah atau temuan yang terperinci studi ini dilakukan pada 1 klien yaitu Tn. A dengan masalah keperawatan yaitu nyeri akut dan integritas kulit. Hasil Asuhan Keperawatan : Setelah diberikan asuhan keperawatan dengan pemberian Dressing Hidrogel selama 1x2 jam selama 2 kalipertemuan pada klien, efektif untuk penyembuhan luka bakar derajat II. Kesimpulan : Bahwa perawatan luka denganmenggunakan Dressing Hidrogel efektif untuk penyebuhan Luka Bakar Derajat II.
Co-Authors A. Jasmine Haya Aqilah Patrianur A.Wahyuni Ristani AA Sudharmawan, AA Abd. Haris, Rizka Putri Yulianti Abri, Putri Damayanti Adiva Suci Chairunnisa Agus, Al Ihksan Agustini, Tutik Akbar Asfar Akbar Asfar Akbar, Akbar Asfar Al Ihksan Agus Al Ikhsan Agus Alfianti Djamil Alfira Pratiwi Jafar Amelia Hartika Rani Amir, Haeril Ananda, Ribi Andi Mappanganro Andi Mappanganro Armelia Sri Diah Safitri Asfar, Akbar Atmajaya, Dedy Brajakson Siokal Brajakson Siokal Della Safitri Djamil, Alfianti Efendy, Rahmat Eliaty Paturungi Emin, Wan Sulastri Erna Marini Ernasari, Ernasari Fatma Jama Firmansyah Firmansyah Haeril Amir Hamzah, Wardiah Haris, Asman Hikmawaty Rahman Idris, Fairus Prihatin Indah Permata Asri Jama, Fatma K, Heidi Lailan, Nur Alfiah Mappanganro, Andi Mardiah Marwan, Nurul Insaniyah Massi, Siti Hardianty MR, Rifka Riska Munir , Nur Wahyuni Muslimah Kurniawati napu, Lia afriani Nasruddin Syam Novitri Cahyani Marinda Nur Erna Marinir Nur Ilah Padhila Nur Ilah Phadila Nur Maya Nur Rahmah Nur Wahyuni Munir Nurhidayah Nurhidayah Nurliah Jafar Nurul Khafifah NURWAHIDAH NURWAHIDAH Nurwahyuni Munir Nurwijayanti Padhila, Nur Ilah Rahmat Hidayat Rahmawati Ramli Rahmi Sakir Ramla Tuanany Ratniwati S, Wa Ode Refika Septinia Basra Rizqy Iftitah Alam Safitri Ulandari Safitri, Della Safruddin Safruddin, Safruddin Sakir, Rahmi Samsualam, Samsualam Selpin, Selpin Sintawati Majid Siti Maghfirah Juniar N Djafar Sitti Zubaedah Bakhtiar Soamole, Rahayu Suchi Avnalurini Sharief Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Suhermi Suhermi Suhermi Suhermi, Suhermi Sunarti Sunarti Syahrul Syahrul Takdir Takdir, Takdir Taqiyah, Yusrah Tisna HS Sianu Tutik Agustini Ulfa Sulaiman Wahyuni Ningsi Wan Sulastri Emin Wan Sulastri Emin Wandalia Safitri La Ada WIDYASTUTI Widyastuti Widyastuti Wisdamayanti, Alvina Yeyen Amaliah Lestari Yusrah Taqiyah Yusrah Taqiyah Yusrah Taqyiah