Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 4 IDANOGAWO Iman Kristiani Harefa; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9542

Abstract

ABSTRACT The quality of education is strongly influenced by learning processes that encourage active student engagement. Teacher-centered instruction at SMP Negeri 4 Idanogawo has contributed to the low learning motivation of seventh-grade students. This study aims to analyze the effectiveness of the role-playing technique in enhancing students’ learning motivation. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design (pretest–posttest control group design). The sample consisted of 32 students divided into an experimental class and a control class. Data were collected using a learning motivation questionnaire that had met validity and reliability requirements and were analyzed using the N-gain test to measure the level of improvement in motivation. The findings revealed that the experimental class achieved an average N-gain score of 0.68, categorized as moderate to high (effective), while the control class obtained an N-gain score of 0.29, categorized as low (ineffective). This difference indicates that the implementation of the role-playing technique resulted in a more significant increase in learning motivation compared to conventional instruction. Therefore, the role-playing technique is recommended as an alternative instructional strategy to enhance students’ learning motivation in junior high schools. ABSTRAK Mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru di SMP Negeri 4 Idanogawo berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik role playing dalam memperkuat motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (pretest–posttest control group design). Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji N-gain untuk mengukur tingkat peningkatan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain kelas eksperimen sebesar 0,68 yang berada pada kategori sedang–tinggi (efektif), sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai N-gain sebesar 0,29 yang berada pada kategori rendah (tidak efektif). Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknik role playing memberikan peningkatan motivasi belajar yang lebih signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, teknik role playing dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk mendukung peningkatan motivasi belajar siswa di sekolah menengah pertama.
EFEKTIVITAS SOLUTION FOCUSED BRIEF THERAPY (SFBT) UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA DI SMK NEGERI 1 LOLOMATUA Nurven Intan Sari Ndruru; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9543

Abstract

ABSTRACT Academic procrastination is a tendency to delay completing tasks despite being aware of its negative impact on learning outcomes, and it remains a significant issue among students at SMK Negeri 1 Lolomatua, affecting academic achievement and learning discipline. Although various counseling approaches have been implemented to address this behavior, experimental studies specifically examining the effectiveness of Solution Focused Brief Therapy (SFBT) in vocational school settings remain limited, highlighting the need for more measurable and context-specific investigation. This study aimed to examine the effectiveness of SFBT in reducing students’ academic procrastination. The research employed a quasi-experimental design using a Pretest–Posttest Control Group Design involving 30 students selected purposively and proportionally assigned to experimental and control groups, where the experimental group received structured SFBT counseling sessions focusing on strength identification, goal setting, and solution formulation, while the control group received no intervention. Data were analyzed using an independent samples t-test at a 0.05 significance level after meeting the prerequisite statistical assumptions. The results showed that the posttest mean score of the experimental group (77.73) was lower than that of the control group (87.73), with a t-value of 3.12 and p < 0.05, indicating a statistically significant difference. These findings confirm that SFBT is an effective strength-based, brief, and practical intervention for reducing academic procrastination in vocational school contexts and is relevant for implementation in school counseling services. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan menunda penyelesaian tugas meskipun menyadari dampak negatifnya terhadap hasil belajar dan masih menjadi permasalahan nyata pada siswa SMK Negeri 1 Lolomatua sehingga memengaruhi capaian akademik serta kedisiplinan belajar. Meskipun berbagai pendekatan konseling telah diterapkan untuk mengatasi perilaku tersebut, penelitian eksperimental yang secara khusus menguji efektivitas Solution Focused Brief Therapy (SFBT) pada konteks sekolah kejuruan masih terbatas, sehingga diperlukan kajian yang lebih terukur dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas SFBT dalam menurunkan prokrastinasi akademik siswa. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan model Pretest–Posttest Control Group Design terhadap 30 siswa yang dipilih secara purposive dan dibagi secara proporsional ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol, di mana kelompok eksperimen memperoleh layanan konseling SFBT melalui sesi terstruktur yang menekankan identifikasi kekuatan, penetapan tujuan, dan perumusan solusi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05 setelah memenuhi asumsi prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen (77,73) lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (87,73) dengan nilai t hitung 3,12 dan p < 0,05, yang menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa SFBT efektif sebagai intervensi berbasis kekuatan yang singkat dan aplikatif dalam menurunkan prokrastinasi akademik di sekolah kejuruan serta relevan untuk diimplementasikan dalam layanan bimbingan dan konseling.
PENGARUH KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 2 GIDO Magdalena Mey Lianta Debora Gulo; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9544

Abstract

ABSTRACT This study is grounded in the importance of peer conformity in shaping adolescents’ academic behavior at the junior high school level, where peer group pressure may function adaptively or maladaptively toward academic achievement. The focus of this research is to analyze the effect of peer conformity on students’ academic achievement at SMP Negeri 2 Gido. The study employed a quantitative approach using an explanatory correlational design, which is methodologically more appropriate than the term causal-comparative because the study examines the relationship and direction of influence between variables without manipulating treatment conditions. The sample consisted of 30 students from class VIII-C selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had met validity and reliability requirements. Data analysis included prerequisite tests (normality, homogeneity, and linearity) followed by simple linear regression to examine the predictive relationship model between variables. The results indicate that peer conformity has a negative and significant effect on academic achievement (p = 0.015 < 0.05), meaning that the higher the conformity to non-academic group norms, the lower the students’ academic performance. These findings highlight the importance of strengthening a positive academic culture and fostering constructive peer group dynamics as preventive strategies to enhance students’ academic achievement. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran konformitas teman sebaya dalam membentuk perilaku akademik remaja pada jenjang sekolah menengah pertama, di mana tekanan kelompok dapat berdampak adaptif maupun maladaptif terhadap capaian belajar. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konformitas teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional eksplanatori, yang secara metodologis lebih tepat dibandingkan istilah kausal komparatif karena penelitian ini menguji hubungan dan arah pengaruh antarvariabel tanpa manipulasi perlakuan. Sampel berjumlah 30 siswa kelas VIII-C yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji prasyarat (normalitas, homogenitas, dan linearitas) serta regresi linear sederhana sebagai teknik untuk menguji model hubungan prediktif antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi belajar (p = 0,015 < 0,05), yang berarti semakin tinggi konformitas pada norma kelompok non-akademik maka semakin rendah capaian belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya akademik positif dan pembinaan dinamika kelompok sebaya sebagai strategi preventif dalam meningkatkan prestasi belajar.
PERBEDAAN KONSEP DIRI PESERTA DIDIK SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DAN LAYANAN INFORMASI Hadirat Waruwu; Famahato Lase; Hosianna Rodearni Damanik; Justin Foera-era Lase
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10764

Abstract

ABSTRACT This study is motivated by the importance of developing students’ self-concept as one of the key factors supporting academic success and social adjustment in the school environment. However, there are still students with low self-concept who require appropriate guidance and counseling interventions. This study aims to examine the differences in students’ self-concept before and after being provided with content mastery services and information services at UPTD SMP Negeri 3 Mandrehe. This study employs a mixed-method approach with a sequential explanatory design, which integrates quantitative data supported by qualitative data to strengthen the interpretation of the findings using purposive random sampling techniques. The research variables include self-concept as the dependent variable, and content mastery services and information services as the independent variables. Data were collected using a questionnaire. The data were analyzed by comparing pre-test and post-test scores to determine the effectiveness of the interventions. The results show that the average self-concept score of students increased from 67.37 to 110.25 (very high category) after the content mastery service, while in the information service it increased from 71.29 to 111.16 (very high category). These findings indicate that both services are effective in significantly improving students’ self-concept. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan konsep diri siswa sebagai salah satu faktor penunjang keberhasilan belajar dan penyesuaian sosial di lingkungan sekolah. Namun, masih ditemukan siswa dengan konsep diri yang rendah sehingga memerlukan intervensi layanan bimbingan dan konseling yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsep diri siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan penguasaan konten dan layanan informasi di UPTD SMP Negeri 3 Mandrehe. Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan desain sequential explanatory, yaitu penggabungan data kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif untuk memperkuat interpretasi hasil penelitian dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling. Variabel penelitian meliputi konsep diri sebagai variabel dependen, serta layanan penguasaan konten dan layanan informasi sebagai variabel independen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Hasil penelitian dianalisis melalui perbandingan skor sebelum dan sesudah perlakuan untuk melihat efektivitas layanan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsep diri siswa sebelum dan sesudah layanan penguasaan konten meningkat dari 67,37 menjadi 110,25 dengan kriteria sangat tinggi, sedangkan pada layanan informasi meningkat dari 71,29 menjadi 111,16 dengan kriteria sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa kedua layanan tersebut efektif dalam meningkatkan konsep diri siswa secara signifikan.
Pengaruh Layanan Informasi Karir Terhadap Pemilihan Karir Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 MandrehE Indah Krisda Gulo; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2358

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of career information services on career choice. This study uses an approach positivism-quantitative.  Data collection was carried out by distributing questionnaires. The research location was carried out at SMK Negeri 1 Mandrehe. The population in this study was class XI with the research sample being class XI AKL.  The analysis technique in this research uses the T test which is carried out by comparing the difference in values mean pre test (before treatment) and value post test (after being given treatment). The results of the T test show a significance value of 0.000 ≤ 0.05, which means that career information services for career selection are classified as effective, with a value of mean pre test 62.74 while the value mean post test 99.80 with difference mean amounting to 37,333. So this research shows that career information services influence students' career choices.
Penguatan Kompetensi Petugas Unit Layanan Disabilitas dalam Asesmen Vokasional dan Penyusunan Rekomendasi Layanan Ketenagakerjaan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Strengthening Disability Services Unit Staff Competence in Vocational Assessment and Recommendation Development for Inclusive Employment Services for Persons with Disabilities Justin Foera-era Lase; Destin Ricardo Lase; Famahato Lase
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.50

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh perlunya penguatan kapasitas petugas Unit Layanan Disabilitas dalam memberikan layanan ketenagakerjaan inklusif bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam melakukan asesmen vokasional berbasis potensi, menyusun profil pencari kerja yang profesional, serta merumuskan rekomendasi layanan ketenagakerjaan yang tepat. Kegiatan dilaksanakan pada Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli dengan pendekatan interactive learning. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, studi kasus, simulasi wawancara, role play, praktik langsung, refleksi, dan umpan balik. Materi pelatihan mencakup konsep asesmen vokasional, identifikasi minat dan keterampilan, kebutuhan akomodasi yang layak, penggunaan formulir profil pencari kerja disabilitas, serta penyusunan rekomendasi layanan inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada seluruh indikator kompetensi. Kegiatan ini juga menghasilkan formulir asesmen dan rekomendasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Implikasinya, pelatihan berbasis praktik mampu memperkuat layanan ketenagakerjaan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada potensi penyandang disabilitas.
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Problem Based Learning Terhadap Kesulitan Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Hiliduho Heli Seniman Zebua; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9570

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan belajar siswa yang ditunjukkan melalui rendahnya partisipasi dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri, kesulitan menyelesaikan tugas, serta ketergantungan terhadap arahan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan belajar siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning, menganalisis pengaruh layanan terhadap kesulitan belajar, serta mengidentifikasi tingkat penurunan kesulitan belajar setelah pemberian layanan. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest terhadap 30 siswa kelas VII-A yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesulitan belajar 20 butir dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, dan paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesulitan belajar mengalami penurunan dari 20,267 pada pretest menjadi 7,355 pada posttest, dengan selisih sebesar 12,912 poin. Analisis N-Gain menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,63 atau 63,00% yang termasuk kategori sedang dengan tingkat efektivitas cukup efektif. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,010 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesulitan belajar sebelum dan sesudah pemberian layanan. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap penurunan kesulitan belajar siswa dan dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengatasi hambatan dalam proses belajar.
Pengaruh Layanan Penguasaan Konten dan Teknik Self-Management  Dalam Meningkatkan Disiplin Diri Peserta Didik di SMP Negeri 2 Lotu Sebastiana Jeffi Lase; Famahato Lase; Hosianna Rodearni Damanik; Justin Foera-era Lase
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan penguasaan konten dan teknik Self-Management terhadap disiplin diri peserta didik di SMP Negeri 2 Lotu, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 peserta didik kelas VIII B yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala disiplin diri dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta regresi linear berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata disiplin diri peserta didik meningkat dari 38,21 pada pretest menjadi 84,48 pada posttest. Secara parsial, layanan penguasaan konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin diri dengan nilai = 6,564 dan signifikansi 0,000, sedangkan teknik Self-Management juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai = 3,621 dan signifikansi 0,001. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap disiplin diri dengan nilai  = 21,578 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,615 menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten dan teknik Self-Management secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 61,5% terhadap disiplin diri peserta didik. Dengan demikian, layanan penguasaan konten yang dipadukan dengan teknik Self-Management dapat menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam meningkatkan disiplin diri peserta didik.
Co-Authors Aldi Januari Zai April Rahmad Jaya Laoli Bawamenewi, Sri Kasih Elviana Boroli Telaumbanua Damanik, Hosianna R. Damanik, Hosianna Rodearni Debora Gulo, Magdalena Mey Lianta Destin Ricardo Lase Dwi Elfi Notalenta Gea Elizama Zebua Elizama Zebua Elphisman Zendrato Famahato Famahato Lase Famahato Lase Famahato Lase Famahato Lase Febri Prasetia Zega Fitri Yuliani Gulo Gea, Cicit Asjelita Gea, Pebriana Resta Giawa, Lisda Yanti Gulo, Desti Krisdayanti Gulo, Mei Novita Sarwidar Gulo, Mirsiarni Gulo, Piterman Hadirat Waruwu Halawa, Yatisama Harefa, Iman Kristiani Heli Seniman Zebua Hia, Restui Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Iman Kristiani Harefa Indah Berkat Tini Gea Indah Berkat Tini Gea Indah Krisda Gulo Junie Krisna Mendrofa Kerisman Harefa Kharisman Hulu Kristiani Zega Kristina Laia Kristina Laia Laia, Kristina Laoli, Erni Lase, Erika Lase, Ersa Penyabar Lase, Famahato Lase, Famahato Lase Lase, Murniati Lase, Ukiran Lina Favourita Lombu, Chris Stevany Magdalena Mey Lianta Debora Gulo Midar Kristiani Zega Mondang Munthe Murniati Lase Ndruru, Nurven Intan Sari Ningsih Rahman Zebua Nurven Intan Sari Ndruru Piterman Gulo Rini Hartini RA Rivaldo Sastriawan Gulo Rodearni Damanik, Hosianna Rufina Zagoto Sebastiana Jeffi Lase Sukur Darman Gulo TELAUMBANUA, FADILMAN Telaumbanua, Indah Karya M. Telaumbanua, Vivid Anggreni Tini Gea, Indah Berkat Ukiran Lase Waruwu, Katarius Irfan Rahmat Yatisama Halawa Zebua, Eka Triningsih Zebua, Elizama