Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Platform Swerve Drive Modular untuk Robot Mobile Otonom Menggunakan ESP32 Alam, Bagus Aditama; Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan platform swerve drive modular untuk robot mobile otonom berbasis mikrokontroler ESP32, guna memungkinkan manuver omnidireksional yang presisi dalam lingkungan dinamis. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan kinematika invers untuk mengatur kecepatan dan arah sudut setiap roda secara independen. Validasi dilakukan melalui pengujian gerakan dasar serta analisis performa aktuator terhadap variasi kecepatan putar roda (RPM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan kecepatan linier maksimum sebesar 0,314 m/s pada 100 RPM, dengan error sudut rata-rata berada dalam rentang ±1,2° hingga ±2,7°. Grafik hubungan antara RPM dan error sudut menunjukkan adanya degradasi presisi pada kecepatan tinggi, yang menandakan keterbatasan respons servo dan sistem kontrol berbasis ESP32. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan efektif pada kecepatan rendah-menengah dan layak digunakan dalam aplikasi robotik otonom berskala kecil. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap desain platform robot modular yang ekonomis, fleksibel, dan adaptif, serta membuka peluang pengembangan lanjutan melalui integrasi kontrol prediktif dan sensor presisi tinggi.  Kata kunci:  swerve drive, robot otonom, ESP32, kinematika robot, kontrol motor.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pengiris Bawang Merah untuk Kelompok Tani Blimbing Jaya Desa Morobongo Mukhtar, Agus; Burhanuddin, Aan; Ma'mun, Hisyam; Androva, Althesa; Malik, Muchamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6232

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengolahan bawang merah di Kelompok Tani Blimbing Jaya, Desa Morobongo, Temanggung, yang selama ini terkendala metode pengirisan manual yang lambat (3-4 jam/50 kg) dan tidak seragam. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan penggunaan mesin pengiris bawang kapasitas 50 kg/jam melalui pendekatan partisipatif selama 2 hari, meliputi teori, praktik, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta (nilai post-test 83,2 vs pre-test 58,4; p<0,05), dengan 88% peserta mampu mengoperasikan mesin mandiri. Produktivitas meningkat 66% dalam 5 bulan (dari 180 kg menjadi 300 kg/bulan) dengan efisiensi waktu 10 kali lipat. Kendala utama berupa keterbatasan jumlah mesin (2 unit) dan infrastruktur listrik diatasi melalui sistem peminjaman kelompok. Kegiatan ini membuktikan efektivitas teknologi tepat guna berbasis pelatihan praktis dalam meningkatkan daya saing usaha tani skala kecil.
Teknologi Mesin Pengupas Kulit Kopi Merah Kering Berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Ekonomi Petani Kopi di Desa Morobongo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung Burhanuddin, Aan; Mukhtar, Agus; Fitriana, Siti; Malik, Muchamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.5023

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Blimbing Jaya di Desa Morobongo, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani kopi setempat melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi berbasis teknologi tepat guna. Mesin ini meningkatkan efisiensi dan kualitas pengolahan kopi, yang sangat penting bagi petani lokal yang menghadapi kendala dengan metode pengolahan manual tradisional. Kegiatan pelatihan meliputi keterampilan desain CAD, pengelasan, pembuatan rangka, perakitan, dan pengoperasian mesin pengupas, serta strategi pemasaran berbasis prinsip psikologi pemasaran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 30%, yang mengindikasikan dampak signifikan pada keterampilan teknis dan pemasaran mereka. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi dan kualitas produk kopi tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif bagi petani di pasar lokal maupun lebih luas, sehingga meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan ekonomi mereka.
Pelatihan Pengolahan Keripik Singkong Menggunakan Mesin Pengiris Dengan Dua Variasi Pisau Bagi UMKM Desa Morobongo Mukhtar, Agus; Burhanuddin, Aan; Margono, Margono; Malik, Muchamad; Arya Pranata, Dwi Yan Damar; Aditama, Bagus Alam; Androva, Althesa; Ma’mun, Hisyam; Haryono, Muhammad Budi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7431

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi keripik singkong yang dilakukan oleh UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan identifikasi masalah bahwa proses pengirisan singkong masih dilakukan secara manual yang mengakibatkan ketidakkonsistenan ketebalan, waktu produksi yang lama, dan daya saing produk yang rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan langsung kepada 20 pelaku UMKM selama satu hari penuh, dilanjutkan dengan evaluasi satu minggu setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris dengan dua variasi pisau (lurus tipis dan bergelombang) mampu mengurangi waktu pengirisan dari rata-rata 45 menit/kg menjadi 8-10 menit/kg. Sebanyak 92% peserta menyatakan kepuasan terhadap kemudahan operasi mesin dan kualitas hasil irisan. Hasil evaluasi produk menunjukkan bahwa irisan singkong dengan pisau lurus menghasilkan keripik yang lebih krispi dengan penggunaan minyak lebih hemat, sedangkan irisan bergelombang menghasilkan keripik dengan tekstur renyah dan daya tarik visual lebih tinggi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak pada peningkatan kapasitas produksi hingga 300% dan penurunan biaya produksi sebesar 15%. Implikasi dari pengabdian ini adalah penguatan kapasitas UMKM melalui adaptasi teknologi tepat guna yang terjangkau dan mudah dioperasikan, serta peningkatan variasi produk untuk memperluas pasar.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Keripik Singkong dengan Teknologi Mesin Pengiris bagi UMKM Morobongo Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan; Mukhtar, Agus; Margono, Margono; Alam, Bagus Aditama; Pranata, Dwi Yan Damar Arya; Ma’mun, Hisyam; Androva, Althesa; Haryono, Muhammad Budi; Safi'I, Muhamad; Jannah, Wardatul; Febriandyono, Muhammad Faesal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.648

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk keripik singkong UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Metode pelaksanaan meliputi observasi, persiapan, pelatihan (teori, demonstrasi, dan praktik), serta evaluasi. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dimana kapasitas produksi meningkat 300-400% (dari 2 kg menjadi 8-10 kg/hari), waktu produksi berkurang 78-82% (dari 45 menit menjadi 8-10 menit/kg), dan tingkat kerusakan bahan menurun hingga di bawah 3%. Evaluasi partisipatif mengungkap 92% peserta merasa puas dan 100% berkomitmen menerapkan teknologi ini secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya produksi sebesar 15% tetapi juga nilai jual produk sebesar 12%. Disimpulkan bahwa adopsi teknologi tepat guna berhasil memberdayakan UMKM, dengan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut pada aspek pemasaran, permodalan, dan pendampingan berkelanjutan.
Workshop Perawatan dan Perbaikan PLTS berbasis Limbah untuk Masyarakat RW 3 Kelurahan Bergaslor Safi'i, Muhamad; Febriyandyono, Muhammad Faesal; Jannah, Wardatul; Malik, Muchamad; Burhanudin, Aan; Mukhtar, Agus; Hermana, Rifki; Setyoadi, Yuris; Haryono, Muhammad Budi; Ma'mun, Hisyam; Androva, Althesa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8383

Abstract

Listrik merupakan sumber energi vital guna mendukung kegiatan masyarakat, dan pembangkit listrik tenaga surya menjadi topik hangat akhir-akhir ini. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berbasis limbah menjadi bahasan menarik. Namun masalah perawatan dan perbaikan pada instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berbasis limbah menemui kendala karena terbatasnya ilmu dan pengetahuan Mitra sehingga Tim Pengabdian kepada Masyarakat Teknik Mesin UPGRIS Semarang menawarkan solusi berupa kegiatan workshop dan pelatihan secara langsung guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah RT 6, RW 3, Kelurahan Bergaslor, Kabupaten Semarang dengan urutan kegiatan berupa workshop dan pelatihan langsung dengan tujuan mengatasi masalah yang dikeluhkan oleh mitra. Hasilnya workshop perawatan dan perbaikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berbasis limbah terbukti memberikan manfaat untuk Mitra dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang ditunjukkan dengan semua peserta (7 orang) terbukti dapat melaksanakan keguatan dengan baik. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan Mitra dan Masyarakat sekitar dalam mengatasi kerusakan instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berbasis limbah dengan baik. Hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa workshop perawatan dan perbaikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berbasis limbah memberikan dampak positif dan berpotensi dapat diaplikasikan secara luas di lapangan.
Mekanisme Kendali Hibrida Berbasis Internet of Things untuk Mitigasi Kekeruhan pada Kolam Lele (Clarias gariepinus) secara Intensif Aldyan Eka Permana; Muchamad Malik; Wardatul Jannah
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v5i1.397

Abstract

Intensification of catfish farming at high stocking density is often constrained by drastic water-quality degradation, including increased turbidity, which can trigger stress and mass mortality in commodities. This study aims to design and build an Internet of Things-based automatic catfish pond water turbidity control system to maintain water parameter stability according to quality standards in real-time. The research method applied is Research and Development, which includes microcontroller-based hardware design, optical turbidity sensor integration, and web-based monitoring interface development. The system uses an on-off control algorithm with a hysteresis technique to intelligently regulate the circulation pump's activation at a danger threshold of 50 Nephelometric Turbidity Units and a safe limit of 25 Nephelometric Turbidity Units. The main findings indicate that the system has a very fast dynamic response, with a sensor delay of less than 2 seconds. In maximum disturbance load testing, the device successfully restored water clarity in an average time of 165 seconds without actuator oscillation. This study concludes that integrating automatic control technology and remote monitoring effectively improves water quality management efficiency and mitigates the risk of harvest failure for farmers.
Optimizing Side Guard Angles on Multi-to-Single Conveyors to Minimize Infeed Stuck and Increase Overall Equipment Effectiveness Lusianawati; Muchamad Malik; Wardatul Jannah
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 13 No 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v13i01.14887

Abstract

Conveyor system efficiency is essential for maintaining smooth material flow in beverage manufacturing. At PT XYZ, frequent empty-can jamming (infeed stuck) in the multi-to-single conveyor section caused significant filler machine downtime and reduced production efficiency. This study investigated the effect of optimizing the side guard angle from 3° to 2° on reducing infeed stuck and improving Overall Equipment Effectiveness (OEE). Operational data were collected over five working days through direct observation, production reports, and angle measurements using a digital angle finder. Conveyor performance was evaluated using the availability, performance, and quality components of OEE. The results showed that reducing the side guard angle to 2° improved material flow by decreasing the average infeed stuck duration from 128.0 to 73.1 minutes. Product defects were reduced from 65 to 9 cans, while the production rate increased from 36,300 to 47,760 cans/h. Consequently, the OEE increased from 55.36% to 83.92%, representing an improvement of 28.56%. These findings demonstrate that optimizing the side guard angle effectively minimizes conveyor downtime and speed losses while enhancing production efficiency. The proposed adjustment provides a practical basis for standardizing conveyor setup to improve manufacturing productivity
Analisa Optimasi Parameter Sudut terhadap Reduksi Infeed stuck Empty Can pada Multi to single Conveyor di PT XYZ Lusiana Wati; Muchamad Malik; Wardatul Jannah
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Crankshaft Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v9i2.17393

Abstract

Efisiensi sistem conveyor merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran aliran material pada industri minuman. Namun, konfigurasi multi to single conveyor sering mengalami infeed stuck yang berdampak pada peningkatan downtime. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut side guard terhadap kejadian infeed stuck pada proses transfer empty can dengan menggunakan pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa sudut side guard sebesar 3° menyebabkan tingginya waktu infeed stuck mencapai 128 menit, sehingga menghasilkan nilai OEE yang rendah, yaitu 55,16%, serta performa lini yang tidak stabil. Optimasi sudut menjadi 1,91° terbukti mampu menurunkan infeed stuck sebesar 40,6% menjadi 76 menit, meningkatkan output produksi, menurunkan jumlah produk reject, dan menghasilkan nilai OEE sebesar 83,68%. Temuan ini menegaskan bahwa pengaturan sudut side guard merupakan parameter mekanis yang sangat krusial dalam meminimalkan gangguan aliran, meningkatkan stabilitas perpindahan material, serta mengoptimalkan efektivitas operasionalpada lini produksi berbasis conveyor.
Pengembangan dan Optimalisasi Mesin Incinerator untuk Meningkatkan Efektivitas Pengolahan Sampah di BUMDes Moroberkah Desa Mororejo Althesa Androva; Aan Burhanudin; Wardatul Jannah; Muchamad Malik; Agus Mukhtar; Muhammad Faesal Febriandyono; Muhamad Safi'i; Febby Fauziah; Rizky Muliani Dwi Ujianti
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 2 (2026): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i2.521

Abstract

The temporary closure of the final disposal site (landfill) for 1–2 days during holidays causes waste accumulation, which has become a concern among residents. BUMDes Moroberkah's waste management still relies on manual open burning, resulting in air pollution and scattered combustion residues. This community service program aimed to provide a solution by implementing appropriate technology in the form of an incinerator machine. The program was conducted in two stages: on-site machine testing, followed by unit handover and training for BUMDes management. Test results showed that the incinerator operated optimally, with a waste-reduction capacity of about 25 kg/hour. The internal air circulation system and chimney design effectively reduced exhaust emissions, while the machine contained combustion residues, helping maintain environmental cleanliness. The program also improved the BUMDes management’s understanding of standard operating procedures (SOPs) for machine operation and maintenance. This program provides an independent, comprehensive, and environmentally friendly waste management solution.