Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Strategi Penggunaan APBD dan DAK dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Ponorogo Nafa Fadhilatul Latifah; Gita Aulia Rohmah; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16953

Abstract

This study examines the effectiveness of the Regional Budget (APBD) and Special Allocation Fund (DAK) in the tourism sector of Ponorogo Regency, as well as their impact on the growth of Regional Own Revenue (PAD). The study’s relevance is strengthened by Ponorogo’s recognition as a member of UNESCO Creative Cities Network (UCCN) in 2024 through the Reog performing art, which opens considerable opportunities for culture-based tourism development. A qualitative descriptive method is employed using a documentation study approach, drawing on APBD realization reports, DAK implementation records, BPS statistical data, and regional planning documents. The analytical framework is grounded in public budget effectiveness theory and its alignment with SDG 8 (decent work and economic growth), SDG 11 (sustainable cities and communities), and SDG 17 (partnerships for the goals).
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam Upaya Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah Ella Nur Aini; Wilda Zuliasari; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1327

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendukung optimalisasi pengelolaan aset daerah secara efektif, transparan, dan berkelanjutan guna meningkatkan pelayanan publik serta pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan dokumen resmi terkait selama periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PAD mengalami fluktuasi, yaitu menurun pada tahun 2022 dan kembali meningkat pada tahun 2023. Namun, tingkat kemandirian keuangan daerah masih relatif rendah karena masih didominasi oleh dana transfer dibandingkan pendapatan asli daerah. Selain itu, struktur PAD masih bertumpu pada pajak daerah, sedangkan kontribusi retribusi dan pemanfaatan aset daerah masih belum optimal. Permasalahan utama terletak pada pengelolaan aset daerah yang belum efektif, seperti pemanfaatan yang kurang optimal, administrasi yang belum tertata dengan baik, serta minimnya inovasi dalam pengelolaan aset. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pengelolaan aset yang lebih efektif untuk meningkatkan PAD, memperkuat kemandirian fiskal, serta menciptakan struktur pendapatan daerah yang lebih seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan aset daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.
Efektivitas Belanja Modal dalam Pembangunan Infrastruktur Pahlawan Street Center Kota Madiun Naysabel Fahrindi Intaniaputri; Shyalum Aulia Putri; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1376

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belanja modal dalam pembangunan Pahlawan Street Center Kota Madiun sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur perkotaan tematik di kota-kota Indonesia memerlukan pengelolaan belanja modal yang efektif untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengeluaran infrastruktur menghasilkan manfaat publik yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja modal dalam pembangunan infrastruktur perkotaan, khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan strategi urban branding melalui pembangunan landmark ikonik guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengevaluasi data realisasi anggaran tahun 2021 hingga 2024 yang dipadukan dengan observasi lapangan dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan rumus rasio efektivitas dan analisis isi berdasarkan kerangka Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan belanja modal di Kota Madiun termasuk dalam kategori efektif, dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 91,61%. Meskipun penyerapan anggaran berhasil secara administratif, pembangunan kawasan PSC secara signifikan meningkatkan identitas kota serta menciptakan efek pengganda yang besar bagi UMKM lokal dan sektor pariwisata. Namun demikian, penelitian ini mengidentifikasi tantangan penting pada tahap pascapembangunan, khususnya terkait pemeliharaan aset, keterbatasan area parkir, dan pengelolaan sampah pada jam-jam kunjungan puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembangunan tematik berhasil secara visual dan ekonomi, keberlanjutan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi belanja pemeliharaan dan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyediakan model evaluasi bagi proyek infrastruktur tematik di tingkat pemerintah daerah.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.