Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Strategi Penggunaan APBD dan DAK dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Ponorogo Nafa Fadhilatul Latifah; Gita Aulia Rohmah; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16953

Abstract

This study examines the effectiveness of the Regional Budget (APBD) and Special Allocation Fund (DAK) in the tourism sector of Ponorogo Regency, as well as their impact on the growth of Regional Own Revenue (PAD). The study’s relevance is strengthened by Ponorogo’s recognition as a member of UNESCO Creative Cities Network (UCCN) in 2024 through the Reog performing art, which opens considerable opportunities for culture-based tourism development. A qualitative descriptive method is employed using a documentation study approach, drawing on APBD realization reports, DAK implementation records, BPS statistical data, and regional planning documents. The analytical framework is grounded in public budget effectiveness theory and its alignment with SDG 8 (decent work and economic growth), SDG 11 (sustainable cities and communities), and SDG 17 (partnerships for the goals).
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam Upaya Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah Ella Nur Aini; Wilda Zuliasari; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1327

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendukung optimalisasi pengelolaan aset daerah secara efektif, transparan, dan berkelanjutan guna meningkatkan pelayanan publik serta pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan dokumen resmi terkait selama periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PAD mengalami fluktuasi, yaitu menurun pada tahun 2022 dan kembali meningkat pada tahun 2023. Namun, tingkat kemandirian keuangan daerah masih relatif rendah karena masih didominasi oleh dana transfer dibandingkan pendapatan asli daerah. Selain itu, struktur PAD masih bertumpu pada pajak daerah, sedangkan kontribusi retribusi dan pemanfaatan aset daerah masih belum optimal. Permasalahan utama terletak pada pengelolaan aset daerah yang belum efektif, seperti pemanfaatan yang kurang optimal, administrasi yang belum tertata dengan baik, serta minimnya inovasi dalam pengelolaan aset. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pengelolaan aset yang lebih efektif untuk meningkatkan PAD, memperkuat kemandirian fiskal, serta menciptakan struktur pendapatan daerah yang lebih seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan aset daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.
Efektivitas Belanja Modal dalam Pembangunan Infrastruktur Pahlawan Street Center Kota Madiun Naysabel Fahrindi Intaniaputri; Shyalum Aulia Putri; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1376

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belanja modal dalam pembangunan Pahlawan Street Center Kota Madiun sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur perkotaan tematik di kota-kota Indonesia memerlukan pengelolaan belanja modal yang efektif untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengeluaran infrastruktur menghasilkan manfaat publik yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja modal dalam pembangunan infrastruktur perkotaan, khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan strategi urban branding melalui pembangunan landmark ikonik guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengevaluasi data realisasi anggaran tahun 2021 hingga 2024 yang dipadukan dengan observasi lapangan dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan rumus rasio efektivitas dan analisis isi berdasarkan kerangka Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan belanja modal di Kota Madiun termasuk dalam kategori efektif, dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 91,61%. Meskipun penyerapan anggaran berhasil secara administratif, pembangunan kawasan PSC secara signifikan meningkatkan identitas kota serta menciptakan efek pengganda yang besar bagi UMKM lokal dan sektor pariwisata. Namun demikian, penelitian ini mengidentifikasi tantangan penting pada tahap pascapembangunan, khususnya terkait pemeliharaan aset, keterbatasan area parkir, dan pengelolaan sampah pada jam-jam kunjungan puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembangunan tematik berhasil secara visual dan ekonomi, keberlanjutan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi belanja pemeliharaan dan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyediakan model evaluasi bagi proyek infrastruktur tematik di tingkat pemerintah daerah.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Kota Surabaya Vaneza Ayu Dwi Kirana; Dwi Khoirotul Utami; Nasywa Aulia Sabrina; Lailatul Maeda Ramadhani; Mahesa Prawira; Melanika Netta Anggraini; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Surabaya dalam kerangka desentralisasi fiskal. Penelitian ini penting mengingat Surabaya memiliki kapasitas fiskal yang relatif tinggi, namun tetap menerima transfer fiskal dari pemerintah pusat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 2022–2025 serta analisis regresi linear sederhana. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAU berpengaruh positif terhadap IPM dengan koefisien regresi sebesar 0,0000041, meskipun pengaruhnya relatif kecil. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan IPM tidak hanya dipengaruhi oleh DAU, tetapi juga oleh faktor lain seperti Pendapatan Asli Daerah (PAD). Secara deskriptif, DAU dan IPM di Surabaya sama-sama mengalami peningkatan selama periode penelitian. Temuan ini mendukung teori desentralisasi fiskal dan intergovernmental transfer, serta menunjukkan bahwa DAU berperan sebagai faktor pelengkap dalam pembangunan manusia. Oleh karena itu, pengelolaan DAU yang efektif perlu disinergikan dengan sumber pendapatan daerah lainnya.
Strategi Digitalisasi Transaksi Keuangan dalam Pengawasan dan Monitoring Kemitraan Universitas dan Bank Negara Naila Mutia Hafidzah; Intan Dwi Noviana; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17123

Abstract

This study is motivated by the growing need for efficient, transparent, and accountable financial management systems in educational institutions through the use of digital technology. The objective of this study is to analyze strategies for the digitization of financial transactions in support of financial oversight and monitoring in partnerships between universities and state-owned banks. This study employs a descriptive-comparative qualitative approach, utilizing secondary data obtained through literature reviews and documentation, such as annual banking reports, payment system policy reports, and relevant institutional documents. The findings indicate that the digitization of financial transactions enhances operational efficiency, accelerates transaction processes, and supports real-time financial monitoring. Furthermore, digitalization also strengthens transparency and accountability in financial management and supports collaborative governance practices through cross-sector partnerships. However, the implementation of digitalization still faces challenges regarding human resource readiness and cybersecurity risks. Therefore, the digitalization of financial transactions is a crucial strategy for enhancing modern and sustainable financial governance.
Analisis Konsistensi Anggaran dan Realisasi Belanja Modal dalam APBD Kota Surabaya Tahun 2020–2024 Adhienda Syarafina Ghaisani; Marvella Hardiana Abiwardani; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1350

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat konsistensi perencanaan dan realisasi belanja modal guna meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD Kota Surabaya. Kesenjangan antara anggaran yang direncanakan dan realisasi belanja modal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat menghambat efektivitas pelaksanaan program pembangunan serta penyediaan layanan publik. Penelitian ini mengkaji kesesuaian antara perencanaan dan realisasi belanja modal dalam APBD Pemerintah Kota Surabaya selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis mencakup seluruh komponen belanja modal tahunan dalam APBD Kota Surabaya selama periode penelitian, dengan menggunakan keseluruhan data tahunan yang telah dikompilasi tanpa menerapkan teknik pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan memanfaatkan sumber data sekunder berupa laporan keuangan resmi pemerintah dan laporan statistik yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia (DJPK). Instrumen penelitian terdiri atas dokumen resmi, laporan keuangan daerah, dan informasi statistik yang telah dipublikasikan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dalam bentuk tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi belanja modal dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa perubahan kebijakan dan realokasi anggaran akibat pandemi COVID-19, serta faktor internal yang mencakup komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi sebagaimana dijelaskan dalam kerangka teori Edwards III. Implikasi dari temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas perencanaan anggaran, penguatan koordinasi antarinstansi, penyederhanaan proses birokrasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan langkah penting bagi pemerintah daerah dalam mencapai realisasi belanja modal yang lebih konsisten dan efektif.
Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung dan Faktor yang Mempengaruhinya Lailatul Hikmiyah; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7190

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah indikator penting yang digunakan untuk menilai tingkat kemandirian keuangan suatu daerah. Kota Bandung sebagai salah satu kota metropolitan memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendapatan daerah (PAD) Kota Bandung terdiri, menemukan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi PAD tersebut, serta membuat rencana strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara meninjau kembali literatur, yaitu dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah nasional yang terkait. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi serta sintesis literatur. Penelitian menunjukkan bahwa pajak daerah menjadi sumber pendapatan terbesar bagi PAD, dengan andil sekitar 65%, kemudian diikuti oleh retribusi daerah dan pendapatan dari pengelolaan aset daerah. Faktor-faktor penting yang memengaruhi pendapatan asli daerah meliputi ketaatan wajib pajak, kemampuan sistem administrasi yang efektif, kualitas tenaga kerja, dan situasi ekonomi di wilayah itu. Selain itu, proses digitalisasi sistem pajak terbukti membantu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pendapatan asli daerah. Penelitian ini menyatakan bahwa meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Bandung membutuhkan strategi yang terpadu, termasuk menerapkan digitalisasi sistem, meningkatkan kualitas tenaga kerja, memaksimalkan penggunaan aset daerah, serta memperkuat pengawasan dan transparansi
Analisis Efektivitas Penerapan Sistem E-Tax dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang Lilis Suryani Dwi Aningsih; Nailah Nur Anisah; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1378

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penerapan sistem E-Tax dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang sebagai dasar untuk meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan dan mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem E-Tax dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih adanya permasalahan dalam pengelolaan pajak daerah, seperti rendahnya kepatuhan wajib pajak dan potensi kebocoran penerimaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem E-Tax cukup efektif dalam meningkatkan pengelolaan pajak daerah. Sistem ini mampu meningkatkan transparansi, akurasi pencatatan, serta meminimalisir potensi kecurangan. Selain itu, realisasi pajak daerah Kota Malang meningkat dari Rp547.446.866.621,47 pada tahun 2022 menjadi Rp610.369.015.650,81 pada tahun 2023, atau naik sebesar 11,50%. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, seperti keterbatasan pemahaman teknologi pada wajib pajak, kendala teknis sistem, serta belum optimalnya kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, pelatihan, serta penguatan sistem pengawasan agar penerapan E-Tax dapat berjalan lebih optimal.
Co-Authors Achmad Kamal Syah Lilah Adhienda Syarafina Ghaisani Afida Ayu Azalia Ahmad Fikri Naufal Akbar Alfin Fadhil Pradana Aliyah Rifdatul Nabilah Aliza Putri Amelia Amanda Adzkiyah Amelia Putri Arini Andi Farera Anggi Ayu Wulandari Anggi Defira Marchegiani Anggita Nanda Ayu Kusuma Annisa Aulia Rahmah Arnelita Ayu Az-zahwa Arshafa Rayya Maulidya Astrella Vanindya Sheren Blezend Syahrira Rona MayNando Cahaya Fatihah Cahya Amalia Zahra Cahyo Bagus Alvian Cindhe Wati Kartika Dewi Daffa Mauludie Al Daufir Diyah Ismi Meiylisa Dwi Khoirotul Utami Dwindya Ililiyun Edlyn Salsabella salsabella Eka Nurul Amalia Ella Nur Aini Emmanuel Jessica Priskila Eva Hany Fanida Fatma Anriyani Yusuf Fazrul Ilham Syahreza Galuh Refal Tianta Gita Aulia Rohmah Harmanto Harmanto Hellen Qurotul Nurassifa Herdiani Romadhona Hilman Rizkillah Sya'bi Icha Chelsea Elisabeth Naibaho Indira Anggun Septianingrum Intan Dwi Noviana Intan Nia Putri Jiwa Gaby Sahira Anindya Joceline Larissa Pratama Ginting Jordan Marcello Al Farrel Karina Putri Wahyudin Kevin Raditya Kusuma Lailatul Hikmiyah Lailatul Maeda Ramadhani Lakxit Gustav Nur Aziz Legina Ayu Puspita Levina Linadi Lilis Suryani Dwi Aningsih Lulus Gadis Sulaksana Lutfia Lukinita Mahesa Prawira Marini Muharwati Marvella Hardiana Abiwardani Melanika Netta Anggraini Muhammad Ady Nursetya Muhammad Chairil Umam Mutia Viayuvada Nabila Naswa Zahra Rhohima Nadia Ayu Ardiani Nafa Fadhilatul Latifah Naflah Hekshala Purwanto Naila Mutia Hafidzah Nailah Nur Anisah Najuwa Safira Aulia Putri Nasywa Aulia Sabrina Naysabel Fahrindi Intaniaputri Nur Intan Agustriani Ginting Nurhayati Oktavia Kurnia Ramadhani Pamungkas Rahmat Fariid Tegar Putri Alit Jerryni Azzahra Ratu Mutiara Azzah Ratu Syifa Khairani Revalia Cantika Sari Setiawan Revienda Anita Fitrie Risma Dwiyana Arianty Salma Shadiyah Salwa Apsyarini Nabilah Satria Wahyu Helmyawan Shyalum Aulia Putri Siti Nur Fahreza Irena Talitha Rifqi Risqulloh Vaneza Ayu Dwi Kirana Verysa Virgie Rahmadhani Virly Novwinda Hakim Wilda Zuliasari Yesha Verlita Evelin Yunita Eka Dia Safitri Zahra Salsa Billa