Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Pengendali Temperatur pada Alat Pengering Makanan Berbasis IoT Nita Nurdiana; Abdul Azis; Perawati Perawati
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2263

Abstract

The manual drying process in sunlight is not always possible, especially in the case of cloudy weather and rain. Technological advances, especially in the field of control systems, have made it possible to perform manual tasks automatically. This dryer control design is designed to facilitate the drying process so that the food drying process can be carried out at any time. Application of laboratory experimental methods in hardware and software design. This tool uses the esp32 microcontroller as a dht22 sensor controller to detect temperature and humidity. From the results of the tests performed, the dht22 sensor can record the temperature and humidity according to the specified settings. It can be controlled manually or automatically during the development of this tool. It takes 1 hour and 25 minutes to reduce the water content of 1 kg of rice from 30 percent to 60.9 percent of the original water content. It is expected that this tool will be able to dry foods that originally took a long time to dry by hand in a short time. Intisari Proses pengeringan manual menggunakan sinar matahari tidak selalu memungkinkan, terutama saat mendung atau hujan. Kemajuan teknologi, terutama di bidang sistem kontrol, memungkinkan untuk melakukan tugas manual secara otomatis. Perancangan pengendali pengering ini dirancang untuk memudahkan proses pengeringan sehingga proses pengeringan makanan dapat dilakukan setiap saat. Penerapan metode eksperimen laboratorium dalam perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Alat ini menggunakan mikrokontroler esp32 sebagai pengendali dan sensor dht22 untuk mendeteksi temperatur dan kelembaban dimana pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan secara manual atau otomatis. Dari hasil pengujian yang dilakukan, sensor dht22 dapat mendeteksi temperatur dan kelembaban sesuai dengan pengaturan yang ditentukan. Dibutuhkan waktu 1 jam 25 menit untuk menurunkan kadar air 1 kg padi dari 30 persen kadar air awal menjadi 60,9 persen. Dengan alat ini, diharapkan makanan yang semula membutuhkan waktu lama untuk dikeringkan secara manual dapat dikeringkan dalam waktu yang singkat.
Perancangan Sistem Penggerak Panel Surya Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Mobile Berbasis Arduino Abdul Azis; Muhammad Rijaluddin Tahfiz; Nita Nurdiana
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v17n2.2418

Abstract

Energi surya merupakan energi terbarukan, yang dapat dimafaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Kebanyakan pemasangan panel surya masih bersifat tetap sehingga menyebabkan penerimaan sinar matahari pada panel surya menjadi kurang maksimal. Untuk memaksimalkan penerimaan sinar matahari pada panel surya, maka dapat dibuat suatu sistem pelacakan sinar matahari yang dapat membuat panel surya mengikuti arah pergerakan sinar matahari secara otomatis. Sistem pelacakan sinar matahari menggunakan RTC berbasis Arduino Uno. Tujuan adanya sistem penggerak panel surya adalah untuk memaksimalkan penyerapan energi surya pada panel surya berdasarkan waktu yang telah diatur pada RTC. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, RTC telah melakukan pembacaan jam dengan waktu sebenarnya setiap 1 jam sekali, dan telah melakukan pembacaan temperatur setiap 1 jam sekali, dengan temperatur berkisar antara 23,18 derajat C sampai dengan 32,33 derajat C. LDR telah melakukan pembacaan cahaya setiap 1 jam sekali, dengan tingkat cahaya redup, terang, dan sangat terang. Aktuator telah melakukan pembacaan program, dan untuk bergerak aktuator membutuhkan waktu selama 13 detik, kemudian aktuator menentukan sudut aktuator, dengan sudut berkisar antara 7 derajat sampai dengan 178 derajat . Kinerja penggerak panel surya berbasis Arduino sesuai dengan perancangan, dimana RTC telah melakukan pembacaan jam dan temperatur, LDR telah melakukan pembacaan cahaya, dan aktuator telah melakukan pembacaan program.
Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Pompa Irigasi Sawah Di Desa Ulak Aurstanding Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir Alam, Izzul Fazlul; Azis, Abdul; Perawati, Perawati
JURNAL SURYA ENERGY Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v8i1.6093

Abstract

Sawah di Desa Ulak Aurstanding Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir merupakan jenis sawah lebak dengan luas ±20 ha. Pengelolaan air pada lahan sawah tersebut belum dilakukan secara optimal, sehingga petani masih melakukan kegiatan tanam satu kali dalam setiap tahunnya, yang disebabkan terjadinya genangan air yang tinggi pada saat musim hujan dan kekeringan pada saat musim kemarau. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu petani dalam mengairi sawah adalah pemanfaatan pompa air bertenaga surya, agar dapat meningkatkan produktivitas dan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan air saat musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan air lahan sawah seluas 20 ha diperlukan pompa dengan kapasitas 11,85 kW dengan debit air sebesar 0,1344 m³/s. Maka dibutuhkan 2 unit pompa dengan kapasitas 7,5 kW per pompa dengan debit air yang dihasilkan dari 2 unit pompa yaitu 0,1667 m³/s. Untuk memenuhi total daya 2 unit pompa tersebut dibutuhkan 50 unit panel surya dengan kapasitas 500 Wp per panel. Maka untuk sistem penyimpanannya dibutuhkan 56 unit baterai 12 V 300 A, sedangkan untuk mengatur sistem penyimpanan baterai digunakan SCC agar tidak terjadi over charging. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dan baterai harus dikonversikan dari listrik DC menjadi listrik AC yang dibutuhkan pompa, maka digunakan 2 unit inverter dengan kapasitas 10 kW per inverter. Sistem pengairan yang akan digunakan adalah sistem pengairan permukaan yang akan dibagi menjadi saluran irgasi primer dan sekunder, total debit air yang dapat ditampung dalam saluran irigasi ini sebanyak 2.257 m³. Perencanaan Sistem PLTS ini memiliki 5 komponen utama dengan total biaya sebesar Rp. 411.074.582.
Analisa Kuat Penerangan Lampu Penerangan Jalan Pada Fly Over Jakabaring Palembang Jelita, Puja; Pebrianti, Irine Kartika; Azis, Abdul; Perawati, Perawati
JURNAL SURYA ENERGY Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v8i2.7639

Abstract

Sistem penerangan buatan merupakan pencahayaan yang sengaja dibuat untuk menerangi tempat yang gelap pada saat malam hari maupun siang hari, bila saat penerangan alami tidak memungkinkan untuk menerangi tempat tersebut. Salah satu tempat yang memerlukan sistem penerangan yang sesuai dengan standar pencahayaan adalah fly over. Penelitian dilaksanakan pada Fly Over Jakabaring Palembang, dan metode yang digunakan adalah dengan menentukan kuat penerangan pada suatu titik bidang kerja yang terdapat sumber penerangan yang menerangi titik tersebut melalui pengukuran dan perhitungan kuat penerangan. Dari hasil pengukuran, kuat penerangan rata-rata lampu penerangan jalan adalah 30,3 Lux, dan kuat penerangan rata-rata tersebut belum memenuhi standar yang direkomendasikan SNI 7391:2008 yaitu 20 - 25 Lux. Kemudian dari hasil pengukuran, kemerataan lampu penerangan jalan adalah 0,32, dan kemerataan tersebut belum memenuhi standar yang direkomendasikan SNI 7391:2008 yaitu 0,20. Dari hasil perhitungan, kuat penerangan rata-rata lampu penerangan jalan adalah 22,14 Lux, dan kuat penerangan rata-rata tersebut memenuhi standar yang direkomendasikan SNI 7391:2008 yaitu 20 - 25 Lux. Kemudian hasil perhitungan, kemerataan lampu penerangan jalan adalah 0,34, dan kemerataan tersebut belum memenuhi standar yang direkomendasikan SNI 7391:2008 yaitu 0,20.
ANALISIS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PADA PENYULANG TARAKAN PT PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN SUKARAMI Martadinata, Muhammad Rian; Azis, Abdul
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i1.285

Abstract

Keandalan sistem tenaga listrik mengggambarkan suatu ukuran tingkat ketersediaan tenaga listrik dari sistem konsumen. Keandalan dapat dinyatakan dengan seberapa seringnya sistem tenaga listrik mengalami pemadaman, berapa lama durasi pemadaman terjadi dan berapa cepat waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi sistem dari pemadaman sampai ke kondisi normal. Indeks keandalan yang biasa digunakan pada sistem distribusi adalah SAIFI, SAIDI, CAIDI, ASAI, ASUI. Penelitian dilaksanakan pada Penyulang Tarakan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Sukarami. Hasil penelitian adalah Nilai SAIFI Penyulang Tarakan tahun 2022 yaitu 14 kali/tahun, belum memenuhi standar nilai SAIFI dalam SPLN 68-2 : 1986 yaitu 3,2 kali/tahun dan IEEE Std 1366™-2003 yaitu 1,45 kali/tahun. Nilai SAIDI Penyulang Tarakan tahun 2022 yaitu 32,1361 jam/tahun, belum memenuhi standar nilai SAIDI dalam SPLN 68-2 : 1986 yaitu 21 jam/tahun dan IEEE Std 1366™-2003 yaitu 2,3 jam/tahun. Nilai CAIDI Penyulang Tarakan tahun 2022 yaitu 2,2954 jam/kali, belum memenuhi standar nilai CAIDI dalam IEEE Std 1366™-2003 yaitu 1,47 jam/kali. Nilai ASAI Penyulang Tarakan tahun 2022 yaitu 99,63% sudah baik, karena kemampuan seluruh Penyulang Tarakan untuk menyediakan/menyuplai sistem selama tahun 2022 di atas 99,00%. Nilai ASUI Penyulang Tarakan tahun 2022 yaitu 0,37% sudah baik, karena ketidakmampuan seluruh Penyulang Tarakan untuk menyediakan/menyuplai sistem selama tahun 2022 di bawah 1,00.
ANALISA TAHANAN PENTANAHAN GARDU DISTRIBUSI PADA PENYULANG TARAKAN PT PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN SUKARAMI Maryati, Sri; Azis, Abdul
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i1.289

Abstract

Sistem pentanahan berfungsi sebagai penghubung yang mengamankan sistem, peralatan, dan instalasi listrik dengan tanah, melindungi manusia dari sengatan listrik, serta menjaga komponen instalasi dari tegangan atau arus yang tidak normal. Sebagai bagian esensial dari sistem tenaga listrik, gardu distribusi memastikan perlindungan bagi komponen-komponen seperti lightning arrester, body transformator, netral transformator, dan body PHB-TR. Tujuan dari penelitian adalah melakukan pengukuran dan perhitungan tahanan pentanahan Gardu Distribusi PC 0074, PC 0088, dan PC 0340 pada Penyulang Tarakan PT PLN (Persero) ULP Sukarami. Sistem pentanahan gardu distribusi pada Penyulang Tarakan menggunakan elektroda tunggal yang ditanam vertikal atau tegak lurus. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0074 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 4,61 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 3,85 Ω, dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 3,73 Ω. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0088 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 3,48 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 3,54 Ω dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 4,96 Ω. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0340 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 2,95 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 4,14 Ω, dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 4,74 Ω. Dari hasil pengukuran yang didapatkan, nilai tahanan pentanahan pada Gardu Distribusi PC 0074, PC 0088 dan PC 0340 pada Penyulang Tarakan sesuai dengan standar PUIL 2011 yaitu < 5 Ω. Namun, hasil pengukuran menunjukkan nilai yang berbeda-beda pada ketiga gardu tersebut, yang disebabkan oleh faktor suhu tanah, kadar mineral, dan kondisi elektroda saat pengukuran. Terdapat perbedaan hasil pengukuran dan perhitungan tahanan pentanahan disebabkan oleh beberapa faktor seperti ketidakakuratan dalam menentukan tahanan jenis tanah, panjang dan kedalaman elektroda, diameter elektroda, kondisi tanah saat pengukuran, kehadiran logam dalam tanah, serta metode pengukuran yang digunakan. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, penting mempertimbangkan semua faktor ini dan menggunakan metode pengukuran yang tepat serta melakukan pengukuran dalam kondisi tanah yang sesuai. Penyesuaian terhadap faktor-faktor tersebut dapat membantu memperoleh hasil pengukuran yang lebih konsisten dan dapat diandalkan. Kata Kunci: Tahanan, Pentanahan, Gardu Distribusi
RANCANG BANGUN ALAT CUCI TANGAN PINTAR MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED BERBASIS ARDUINO aldo fadilaputra; Abdul Azis; Irine Kartika
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 3 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n3.2177

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah mendorong manusia untuk berusaha mengatasi segala permasalahan yang timbul disekitarnya. Salah satunya Pencuci Tangan Pintar berperan sebagai alat bantu manusia untuk mencuci tangan tanpa harus menyentuh agar dapat meminimalisir tertularnya bakteri dan virus. Komponen yang digunakan dalam pembuatan alat sistem pencuci tangan pintar sangat banyak dipasaran. Alat pencuci tangan pintar menggunakan sensor infrared dan timer,sehingga air dan sabun bisa kontrol intesitas pengeluaran air dan sabun,sehingga alat akan bekerja bila sensor infrared mendeteksi adanya tangan atau benda lain yang menghalanginya dan akan berhenti bekerja bila sesuai waktu yang sudah di tentukan. pada saat ada tangan yang ingin dibersihkan sehingga air bisa mengalir dan mengeluarkan cairan sabun secara otomatis. Arduino memeriksa koding program apakah terdapat sinyal tangan atau tidak. Apabila ada maka arduino akan mengirimkan sinyal ke modul relay agar mengaktifkan perangkat pompa air, pompa sabun.
ANALISA PROTEKSI RELAI JARAK PADA SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI 150 KV GARDU INDUK KERAMASAN KE GARDU INDUK SIMPANG TIGA Ismail, Ismail; Azis, Abdul; Emidiana, Emidiana
Jurnal Teknik Elektro Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v14i2.1414

Abstract

Proteksi relai jarak merupakan salah satu metode proteksi utama yang digunakan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi untuk mendeteksi, melokalisasi, dan memutus gangguan yang terjadi pada saluran transmisi berdasarkan pengukuran impedansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja proteksi relai jarak pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk Keramasan dan Gardu Induk Simpang Tiga. Fokus penelitian adalah mengevaluasi nilai jangkauan impedansi dan waktu tunda pada setiap zona proteksi, serta membandingkan pengaturan eksisting dengan hasil perhitungan berdasarkan parameter impedansi saluran. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa pada Zona 1, nilai jangkauan impedansi eksisting sebesar 5,05 Ω sesuai dengan hasil perhitungan 5,0495 Ω, dan relai bekerja secara seketika tanpa penundaan waktu 0 detik, sesuai dengan fungsi proteksi untuk area terdekat. Pada Zona 2, jangkauan impedansi eksisting sebesar 7,58 Ω juga sangat mendekati hasil perhitungan sebesar 7,5743 Ω, dengan waktu operasi 0,4 detik pada kedua pengaturan. Hal ini menunjukkan bahwa proteksi pada Zona 1 dan Zona 2 sudah optimal dalam menangani gangguan dengan waktu tunda yang tepat. Namun, pada Zona 3, terdapat perbedaan antara jangkauan impedansi eksisting sebesar 13,76 Ω dan hasil perhitungan sebesar 15,1485 Ω. Selain itu, waktu tunda eksisting sebesar 1,2 detik lebih singkat dibandingkan hasil perhitungan sebesar 1,6 detik. Secara keseluruhan, pengaturan eksisting telah mendekati hasil perhitungan pada Zona 1 dan Zona 2, namun pada Zona 3 diperlukan peninjauan lebih lanjut untuk memastikan proteksi optimal terhadap gangguan.
Sosialisasi Pembuatan Mockup Plan Website Dengan Canva di SMK Pembangunan YPT Palembang Safta Hastini; Enggi Ardius; Abdul Azis; Asnurul Isroqmi; Dendi Irawan
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v8i1.18923

Abstract

Perkembangan era digitalisasi yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama di bidang teknologi informasi. SMK Pembangunan YPT Palembang, khususnya Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), memiliki potensi besar untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di industri digital. Namun demikian, masih ditemukan permasalahan terkait kurangnya pemahaman siswa dalam hal desain website dan perancangan tampilan visual. Keterampilan ini merupakan salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, dosen Program Studi Informatika Universitas PGRI Palembang menyelenggarakan sosialisasi pembuatan mockup plan website menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain visual siswa, sekaligus memperkaya wawasan mereka dalam perencanaan antarmuka pengguna (UI) yang menarik dan fungsional. Pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kompetensi teknis siswa, tetapi juga membuka peluang pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat kerja sama antara SMK dan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya lebih siap memasuki dunia kerja, tetapi juga semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di Universitas PGRI Palembang.
Sosialisasi penggunaan material listrik standar dan pengujiannya emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Nurdiana, Nita; Febrianti, Irine Kartika; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan material listrik yang tidak sesuai standar sering kali menyebabkan terjadinya kecelakaan listrik, bahaya kebakaran, dan menyebabkan kerusakan peralatan elektronik. Hal ini terjadi, karena masyarakat tidak memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan material listrik yang akan digunakan. Karena hal tersebut, sosialisasi mengenai standarisasi penggunaan material listrik, seperti : stop kontak, saklar, dan kabel serta pengujiannya menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya siswa SMA, mengenai pentingnya penggunaan material listrik yang sesuai standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan risiko kecelakaan listrik dapat dikurangi, juga untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi penggunaan listrik di rumah dan sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian materi edukatif oleh tujuh pemateri yang ahli di bidangnya, sesi diskusi interaktif, dan praktik langsung pengujian material listrik sesuai standar. Untuk untuk mengukur efektivitas sosialisasi dilaksanakan  sesi evaluasi pre-test dan post-test. Lebih dari 70% peserta setuju dan sangat setuju terhadap materi sosialisasi yang menunjukkan tingginya penerimaan dan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan material listrik standar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas penggunaan listrik di berbagai sektor, dengan mengedukasi para siswa SMA sebagai agen perubahan di masyarakat.