Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KAPASITAS PEMUTUS TENAGA SISI 20 KV PADA PENYULANG KUTILANG GARDU INDUK SEDUDUK PUTIH Pebrianti, Irine Kartika; Azis, Abdul; Rhamadhon, Muhammad Syahrul
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.279

Abstract

Pemutus Tenaga merupakan peralatan yang berfungsi sebagai alat pembuka atau penutup suatu rangkaian listrik dalam kondisi berbeban, serta mampu membuka atau menutup saat terjadi arus gangguan (hubung singkat) pada jaringan atau peralatan lain. Pemutus Tenaga umumnya dirancang untuk berbagai kapasitas arus nominal pemutusan. Arus nominal pemutusan menunjukkan seberapa besar arus maksimum yang Pemutus Tenaga dapat putuskan tanpa mengalami kerusakan. Hasil penelitian adalah arus hubung singkat tiga fasa untuk gangguan di dalam Transformator 30 MVA #2 70/20 kV adalah 15,7502 kA, kapasitas Pemutus Daya untuk proteksi transformator adalah 25,2003 kA, dan rating Pemutus Tenaga yang terpasang adalah 31,5 kA. Arus hubung singkat tiga fasa untuk gangguan pada Busbar 20 kV adalah 6,9728 kA, kapasitas Pemutus Daya untuk proteksi busbar adalah 11,1565 kA, dan rating Pemutus Tenaga yang terpasang adalah 12,5 kA. Arus hubung singkat tiga fasa untuk gangguan pada Busbar 20 kV adalah 6,9728 kA, kapasitas Pemutus Daya untuk proteksi busbar adalah 11,1565 kA, dan rating Pemutus Tenaga yang terpasang adalah 12,5 kA. Perbandingan antara kapasitas Pemutus Daya hasil perhitungan dan rating Pemutus Tenaga yang terpasang menunjukkan bahwa rating Pemutus Tenaga yang terpasang lebih besar dari kapasitas Pemutus Daya hasil perhitungan, sehingga Pemutus Tenaga yang terpasang masih mampu untuk memutuskan arus hubung singkat tiga fasa yang terjadi di lokasi pemutus daya tersebut terpasang.
ANALISIS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PADA GARDU INDUK SUNGAI JUARO Azis, Abdul; Emidiana, Emidiana; Mirgawansyah, Gagah
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.280

Abstract

Keandalan dapat dinyatakan dengan seberapa seringnya sistem tenaga listrik mengalami pemadaman, berapa lama durasi pemadaman terjadi dan berapa cepat waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi sistem dari pemadaman sampai ke kondisi normal. Indeks keandalan yang biasa digunakan pada sistem distribusi adalah SAIFI, SAIDI, CAIDI, ASAI, ASUI. Penelitian dilaksanakan pada Gardu Induk Sungai Juaro Palembang yang mempunyai delapan penyulang, yaitu Penyulang Kelingi, Penyulang Kikim, Penyulang Enim, Penyulang Belabak, Penyulang Rawas, Penyulang Lematang, Penyulang Komering, Penyulang Ogan. Hasil penelitian adalah nilai SAIFI untuk seluruh Penyulang memenuhi standar SPLN 68-2 : 1986. Kemudian nilai SAIFI untuk Penyulang Kelingi, Penyulang Enim, Penyulang Rawas, Penyulang Lematang, dan Penyulang Komering memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003, sedangkan nilai SAIFI untuk Penyulang Kikim, Penyulang Belabak, dan Penyulang Ogan tidak memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003. Nilai SAIDI untuk seluruh Penyulang memenuhi standar SPLN 68-2: 1986. Kemudian nilai SAIDI untuk Penyulang Enim, dan Penyulang Rawas memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003, sedangkan nilai SAIDI untuk Penyulang Kelingi, Penyulang Kikim, Penyulang Belabak, Penyulang Lematang, Penyulang Komering dan Penyulang Ogan tidak memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003. Nilai CAIDI untuk Penyulang Kikim memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003, sedangkan nilai CAIDI untuk Penyulang Kelingi, Penyulang Enim, Penyulang Belabak, Penyulang Rawas, Penyulang Lematang, Penyulang Komering dan Penyulang Ogan tidak memenuhi standar IEEE Std 1366™-2003. Nilai ASAI untuk seluruh Penyulang sudah baik, dimana kemampuan seluruh Penyulang untuk menyediakan/menyuplai sistem selama tahun 2021 lebih besar daripada 99,999%. Nilai ASUI untuk seluruh Penyulang sudah baik, dimana ketidakmampuan seluruh Penyulang untuk menyediakan/menyuplai sistem selama tahun 2021 lebih kecil daripada 0,001%. Kata kunci : Keandalan, Penyulang, SAIFI, SAIDI, CAIDI, ASAI, ASUI
ANALISA PEMECAHAN BEBAN PADA PENYULANG SUBARU GARDU INDUK KENTEN PALEMBANG UNTUK MENURUNKAN JATUH TEGANGAN Azis, Abdul; Wijayanti, Linda; Mulyadi, Melisa
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.275

Abstract

Jatuh tegangan pada jaringan tegangan menengah merupakan suatu kondisi jumlah tegangan yang disalurkan tidak sama dengan tegangan yang diterima. Jatuh tegangan juga dipengaruhi oleh arus yang mengalir dan nilai resistansi dan reaktansi penghantar. Penyulang Subaru merupakan salah satu penyulang pada Gardu Induk Kenten yang mempunyai beban besar sehingga saat beban puncak, jatuh tegangannya cukup besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa jatuh tegangan pada Penyulang Subaru, ditinjau dari sebelum pemecahan beban dan setelah pemecahan beban pada saat beban puncak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode topologi jaringan. Hasil penelitian adalah sebelum pemecahan beban, jatuh tegangan 3 fasa pada Penyulang Subaru adalah 287,3229 V atau 1,4154%. Setelah pemecahan beban, jatuh tegangan 3 fasa pada Penyulang Subaru menjadi 109,1823 V atau 0,5300%, dan jatuh tegangan 3 fasa pada Penyulang Chevrolet menjadi 109,2697 V atau 0,5308%.
Edukasi dan Sosialisasi Pemasangan Instalasi Listrik Penerangan Sesuai Standar PUIL di SMK Setianegara Sembawa Nurdiana, Nita; Emidiana, Emidiana; Al Amin, M. Saleh; Azis, Abdul; Kartike Febrianti, Irine; Perawati, Perawati; Irwansi, Yudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2786

Abstract

Dalam era modern ini, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. Meski memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan listrik juga menimbulkan potensi bahaya. Salah satu penyebab umum dari risiko ini adalah modifikasi atau penambahan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pemasangan beban yang berlebihan pada satu titik stop kontak juga dapat menyebabkan masalah. Untuk mengatasi risiko ini, pemerintah Indonesia telah mengatur standar instalasi listrik melalui Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang standar instalasi listrik, dengan harapan dapat mengurangi kemungkinan bahaya akibat kesalahan instalasi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, ceramah, studi kasus, dan demonstrasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 82% peserta merasakan manfaat dari materi yang disampaikan, dan 75% memberikan penilaian kepuasan terhadap materi tersebut. Dari evaluasi tersebut juga terlihat adanya peningkatan pemahaman dari peserta. Para peserta menyarankan agar kegiatan ini diberikan waktu lebih lama, sehingga mereka dapat melakukan praktek lebih intensif. Hal ini mencerminkan antusiasme peserta untuk benar-benar menguasai pengetahuan yang diberikan. Kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemasangan instalasi listrik tampaknya meningkat, dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal yang positif.
SOSIALISASI DAN PENYULUHAN PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN DI LINGKUNGAN SMK TRI DARMA PALEMBANG
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (ABDIMAS) UNIVERSITAS BATURAJA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/abdimu.v1i2.838

Abstract

Electrical energy is one of the basic needs in human life. The available electrical energy comes from fossil energy whose supplies are running low. The purpose of this community service is to provide renewable knowledge, one of which is the use of solar energy as a renewable energy in everyday life. Community service activities for students of SMK Tri Darma Palembang in the form of socialization on the introduction of renewable energy sources, intelligence with the use of solar cells as an alternative energy, then demonstrating the use of solar cells in household electrical installations. At the time of demonstrating the PLTS, there were no running paths, the activities ran smoothly and the enthusiasm of the students of SMK Tri Darma was very high in paying attention and asking questions about the process of generating electricity using solar energy (PLTS) This community service activity was very beneficial for students at SMK Tri Dharma Palembang because the material presented at this community service is material that is not given to the lessons delivered at the SMK Tri Darma Palembang Energy Technology in the form of the use of new energy in everyday life.
Analysis of the Impact of Load Imbalance on Neutral Current and Power Losses Caused by Neutral Current in Transformer 1, 30 MVA, 70/20 kV at Bungaran Substation Azis, Abdul; Perawati; Yudi Irwansi; Muhammad Rizal
International Journal of Electrical Engineering, Mathematics and Computer Science Vol. 2 No. 3 (2025): September : International Journal of Electrical Engineering, Mathematics and Co
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Infomatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijeemcs.v2i3.318

Abstract

Power transformers are crucial in the electrical distribution system, and their operational stability is significantly affected by load imbalance among phases. Load imbalance can lead to the flow of neutral current through the neutral conductor, causing additional power losses in the transformer. This study analyzes the impact of load imbalance on neutral current and power losses at Transformer 1 (30 MVA capacity, 70/20 kV) at the Bungaran Substation. Data such as phase current, neutral current, and power losses were measured at 12:00 and 21:00. At 12:00, the transformer’s full-load current was 839.17 A with a loading of 28.44% and a load imbalance of 0.74%, resulting in a neutral current of 4.36 A (1.83% of load current). The power loss due to neutral current was 12.64 W (4.36×10-5 %), and the loss due to neutral current flowing to the ground was 760 W (2.62×10-3 %). At 21:00, the full-load current decreased to 834.46 A, with a loading of 29.36% and a higher load imbalance of 1.36%. This caused a neutral current of 7.94 A (3.24%), with a power loss of 41.90 W (1.43×10-4 %) and a ground power loss of 2.52 W (8.60×10-3 %). The power losses were minimal compared to the transformer’s capacity, having little effect on system efficiency. However, maintaining load balance is essential for system efficiency and transformer longevity.
Framework for Circular-Economy Based Remanufacturing in Electrical and Electronic Equipment: A Case Study Approach Abdul Azis; Edwar Ali; Erlita Sulistiati; Rosalina Yani Widiastuti; Abdurrahman Abdurrahman; Suyahman Suyahman
Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Science Vol. 1 No. 1 (2024): January: Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenengineering.v1i1.284

Abstract

E-waste has become a critical global issue due to the rapid growth of electronic product consumption and the environmental risks associated with improper disposal. Traditional disposal methods, such as landfilling and incineration, are no longer sustainable as they lead to environmental degradation, health hazards, and loss of valuable resources. In contrast, remanufacturing, a key component of the circular economy, offers a more sustainable solution. This study explores the effectiveness of remanufacturing as a strategy for e-waste management, focusing on its ability to reduce waste generation and improve material efficiency in the electronics industry. The research utilizes a case study approach, examining industrial-scale remanufacturing processes, including material input-output analysis to track resource flows and waste streams. The findings reveal a significant reduction in e-waste generation, with up to a 50% decrease in waste volume, and substantial improvements in material recovery, particularly in metals like gold and copper. Additionally, the study highlights the economic and environmental benefits of remanufacturing, such as cost savings and resource conservation. However, the study also identifies barriers to the widespread adoption of remanufacturing, including technological, financial, and regulatory challenges. The results underscore the potential of a circular-economy-based remanufacturing model as a sustainable solution for the electronics industry. The study calls for further research into improving remanufacturing technologies, enhancing policy frameworks, and expanding circular economy practices across various industries.
Smart Traffic Light Berbasis ESP32 dan Internet of Things menggunakan Logika Fuzzy untuk Pengendalian Kepadatan Lalu Lintas Haikal Septian Hadi Putra; Abdul Azis; Emidiana Emidiana
JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Ilmiah Sains Teknologi dan Informasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jiti.v4i3.2315

Abstract

Traffic congestion and zebra crossing violations are common problems at road intersections due to fixed-time traffic light systems that are less adaptive to traffic conditions. This research aims to design and implement an ESP32 and Internet of Things (IoT)-based Smart Traffic Light system using the Mamdani Fuzzy Logic method to automatically regulate traffic light duration based on vehicle density. The system utilizes an inframerah sensor to detect vehicle density and an ultrasonic sensor to detect zebra crossing violations. Sensor data are processed by the ESP32 through fuzzification, inference, and defuzzification to determine the appropriate traffic light duration. The system is equipped with traffic light LEDs, a TM1637 countdown timer, a buzzer, and a Telegram Bot for real-time monitoring. Testing results showed that the inframerah sensor successfully detected vehicle density, while the ultrasonic sensor accurately detected objects at distances of 5–25 cm. The fuzzy logic system produced green light durations of 5, 20, and 30 seconds for low, medium, and high traffic densities, respectively. In addition, the Telegram Bot successfully sent real-time notifications of zebra crossing violations. The proposed system operates automatically, adaptively, and effectively to support traffic management and zebra crossing monitoring.
Implementasi Sensor VOC Digital pada Sistem Monitoring dan Pengendalian Asap Rokok dalam Ruangan Berbasis Internet of Things Muhammad Arif Hidayatullah; Abdul Azis; Perawati Perawati
JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Ilmiah Sains Teknologi dan Informasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jiti.v4i3.2341

Abstract

Cigarette smoke is one of the sources of indoor air pollution that contains various harmful compounds, including Volatile Organic Compounds (VOC), which can reduce indoor air quality and negatively affect human health. This study aims to design and develop an indoor cigarette smoke control system based on the MiCS-5524 VOC sensor and Internet of Things (IoT) technology with monitoring through Telegram on an Android device. The proposed system uses an Arduino Uno as the main controller integrated with an ESP8266 module, MiCS-5524 VOC sensor, L298N motor driver, DC fan, activated carbon filter, buzzer, and 16×2 I2C LCD. The test results show that the MiCS-5524 sensor is capable of detecting changes in VOC concentration caused by cigarette smoke exposure, while the system automatically activates the fan and buzzer according to the detected air quality conditions. The ESP8266 module successfully transmits monitoring data to Telegram Android in real-time with an average transmission time of 2.3 seconds. Furthermore, the activated carbon filter contributes to reducing VOC levels, resulting in improved indoor air quality. The results indicate that the developed system is capable of performing automatic detection, control, and monitoring of indoor air quality.
Analisa Penurunan Umur Transformator Akibat Pengaruh Pembebanan dan Temperatur di PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Palembang Gardu Induk Keramasan Wisnu Wardhana; Abdul Azis; Yudi Irwansi
Jurnal Surya Energy Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v9i1.283

Abstract

Transformator merupakan komponen utama dalam sistem distribusi listrik yang berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan tenaga listrik. Kenaikan suhu dan pembebanan berlebih dapat mempercepat penurunan umur transformator, yang berdampak pada efisiensi dan umur pakai peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembebanan dan kenaikan temperatur terhadap penurunan umur transformator di Gardu Induk Keramasan PT PLN (Persero). Analisis dilakukan dengan pendekatan perhitungan laju penuaan thermal relatif, menggunakan data operasional transformator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator beroperasi dengan beban rata-rata di bawah 30%, dengan beban tertinggi tercatat sebesar 17,2271 MVA pada pukul 10.00, yang mengakibatkan rugi tembaga sebesar 9,4802 kW dan kenaikan temperatur hot spot hingga 73,60°C. Perhitungan susut umur harian transformator menunjukkan nilai rata-rata sebesar 2,6164 jam per hari, yang berdampak pada laju penuaan transformator. Berdasarkan susut umur tersebut, sisa umur transformator diperkirakan sekitar 6,1153 tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformator daya masih dapat beroperasi untuk jangka waktu yang cukup lama sebelum mencapai akhir masa pakainya, namun perlu dilakukan pemantauan lebih intensif terhadap kenaikan temperatur dan beban selama jam puncak untuk menjaga keandalan dan memperpanjang masa pakai transformator.