Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Role of Utilitarian Value, Hedonic Value, and Emotional Value on Purchase Intention through Shopee Live Siti Wardah Pratidina Nasution; Siti Ummi Arfah Nasution
International Journal of Management Science and Application Vol. 2 No. 1 (2023): ijmsa
Publisher : Sultan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/ijmsa.v2i1.213

Abstract

This research aims to analyze the role of utilitarian value, hedonic value, and emotional value on purchase intention of Somethinc’s products through Shopee Live. A quantitative approach was used through distributing questionnaires and a sample of 82 respondents was obtained. The validity test using loading factors and Average Variance Extracted (AVE) shows valid values. The reliability test using composite reliability values had met the criteria. The data analysis technique used is SEM-PLS (Partial Least Squares). The hypothesis was tested with SmartPLS 3.0, showing that utilitarian value had a positive and significant effect on purchase intention with a significance value of 0.032, hedonic value had a positive and insignificant effect with a value of 0.066 on purchase intention, and emotional value had a positive and significant effect on purchase intention with a value of 0.001. The influence of utilitarian value, hedonic value and emotional value variables on purchase intention is 65% with an R-square value of 0.648, while 35% is explained by other variables outside this research.
DAMPAK SOSIAL KEBIJAKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KONTRAK DI PT BANK SUMUT PUSAT MEDAN Fahri Alamsyah; Amir Makhmud Zain Nst; Siti Wardah Pratidina; Muhammad Rizki Zidane
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai kontrak di PT. Bank Sumut Pusat Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 3,537 + 0,532 X1 + 0,376 X2 + e. Secara parsial, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (12,424 > 1,992). Variabel pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (7,228 > 1,992). Secara simultan, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (115,872 > 3,12). Variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kepuasan kerja karyawan sebesar 75,5% sedangkan sisanya sebesar 24,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa hendaknya pegawai kontrak yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun diangkat menjadi pegawai tetap. Hendaknya diberikan ruang bagi pegawai kontrak untuk mencoba menjadi pegawai tetap melalui rekrutmen langsung oleh PT. Bank Sumut Pusat Medan. Diharapkan ada penelitian yang mendalam di masa yang akan datang yang dilakukan peneliti-peneliti lainnya mengenai variabel pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja. 
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN: Studi pada PT Wahana Trans Lestari Medan Rahmadani Syafitri; Hablil Ikhwana; Siti Wardah Pratidina; Fahri Alamsyah
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor kompetensi individu, faktor dukungan organisasi dan faktor dukungan manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Wahana Trans Lestari Medan baik secara parsial dan simultan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analisis, uji penyimpangan klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = -6,841 + 0,340 X1 + 0,279 X2 + 0,163 X3 + e. Secara parsial, variabel faktor kompetensi individu (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (1,716 > 1,710). Variabel faktor dukungan organisasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (2,985 > 1,710). Variabel faktor dukungan manajemen (X3) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. secara simultan, variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (319,667 > 2,92). variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 97,4% sedangkan sisanya sebesar 2,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran hendaknya pimpinan lebih memperhatikan lagi kinerja karyawan. Hendaknya perusahaan lebih memperhatikan lagi sarana dan prasarana kerja dan kenyamanan lingkungan kerja. Hendaknya karyawan tetap bekerja dengan kinerja yang baik sesuai peraturan perusahaan dan hendaknya karyawan lebih di tingkatkan lagi disiplin dalam bekerja.  
International Community Development Program Kamilah Sa’diah; Avinash Pawar; Siti Wardah Pratidina Nasution; Yuni Andri Ekawati; Evida Rahimah
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 5 No. 3 (2025): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v5i3.5192

Abstract

The International Community Development Program for community service is an initiative that involves collaboration between universities or institutions and international communities in efforts to improve societal well-being. Through international service activities, educational institutions can expand their network of cooperation with institutions from other countries. This opens opportunities for the exchange of knowledge, experiences, and cross-cultural resources. The program focuses on community empowerment through various activities such as outreach in senior citizen care centers aimed at providing education and special attention to the elderly who need care in terms of well-being. Additionally, a sharing session for the younger generation is conducted to enhance their capacity in facing future challenges. Another activity is a workshop on promoting batik weaving products to the youth, aimed at preserving local culture while encouraging innovation in the creative economy sector. The final activity, tree planting for environmental sustainability, serves as one of the climate change mitigation efforts and helps preserve biodiversity. The outcomes of this international community service program not only have a direct impact but also open opportunities for sustainable development across various sectors including social, cultural, and environmental areas in Palembang City.
Analisis Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan, Desa Selemak Hamparan Perak Cut Diana Sari; Siti Wardah Pratidina Nst; Elwardi Hasibuan
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/gkjben60

Abstract

Sumber daya manusia berperan strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan pesantren. Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan mengembangkan SDM melalui program pelatihan, pembinaan spiritual, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta kependidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan SDM, pelaksanaan pelatihan dan pembinaan, integrasi nilai spiritual, kendala yang dihadapi, serta dampak program terhadap kinerja SDM. Landasan teori mencakup manajemen SDM, pengembangan SDM, dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, staf administrasi, bendahara, guru senior, dan guru baru yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM dilakukan melalui pelatihan, workshop, supervisi, evaluasi kinerja, serta pembinaan spiritual yang terintegrasi dengan budaya pesantren. Pembinaan spiritual diwujudkan melalui shalat berjamaah, pengajian rutin, kajian kitab, dan tausiyah keagamaan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan tuntutan adaptasi teknologi. Namun demikian, program pengembangan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi, profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan demikian, strategi pengembangan SDM di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.