Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP KATOLIK ST THERESIA KOTA KUPANG Bauk, Yosefina Arina; Erlinda, Maria; Bulor, Rosa Mustika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1984

Abstract

The purpose of this research is to investigate how placement and distribution services influence students’ motivation to achieve. A descriptive quantitative approach was applied, involving a total population of 120 Grade VIII students at St. Theresia Catholic Junior High School in Kupang. A sample of 30 students was selected using simple random sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire tested for validity and reliability. The results of a simple linear regression analysis showed a significance value of 0.004 ( 0.05) with a coefficient of determination (R²) of 0.266, indicating that placement and distribution services contributed 26.6% to students’ achievement motivation. Thus, placement and distribution services have a positive and significant effect on students’ achievement motivation. It is recommended that these services be optimized through integrated planning and implementationABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana layanan penempatan dan penyaluran berkontribusi terhadap motivasi berprestasi siswa. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Katolik Sta. Theresia Kupang yang berjumlah 120 orang sebagai populasi. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,004 ( 0,05) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,266. Hal ini berarti layanan penempatan dan penyaluran memberikan kontribusi sebesar 26,6% terhadap motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan layanan penempatan dan penyaluran terhadap motivasi berprestasi siswa. Disarankan agar layanan ini dioptimalkan melalui perencanaan dan pelaksanaan yang terintegrasi.
Bimbingan Karier bagi Pelajar SMA Negeri 1 Bajawa Kabupaten Ngada Sando, Martinus Valdino Wonda; Bulor, Rosa Mustika; Tukan, Gerardus Diri; Nggabut, Giovani Don Bosco; Rani, Maria Ersilia Melly
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i1.3679

Abstract

Siswa siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bajawa kabupaten Ngada, diketahui belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang karier. Kondisi itu ditemukan dalam diskusi nonformal bersama beberapa siswa yang berdomisili di Kelurahan Tanalodu sehingga mendasari pelaksanaan kegiatan bimbingan karier bagi siswa siswi kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bajawa. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada siswa siswi tentang karier masa depan, membuka pikiran serta mempersiapkan mereka untuk merencanakan karier masa depan sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu ceramah dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan di Aula Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bajawa, sesuai kesepakatan dengan pihak sekolah.  Hasil kegiatan yang dicapai yaitu para siswa siswi peserta kegiatan antusias mengikuti kegiatan, Materi kegiatan yang disajikan tampak dipahami secara baik oleh para peserta kegiatan. Antusiasme dan pemahaman para siswa siswi peserta kegiatan terhadap kegiatan dan materi kegiatan yang disajikan, ditunjukkan melalui keterlibatan aktif para siswa peserta kegiatan dalam mengajukan pertanyaan dan memberikan pendapat saat diskusi. Para siswa juga tampak berani menyampaikan tentang rencana masa depannya setelah menamatkan jenjang Sekolah Menengah Atas. Para siswa menyatakan senang karena memperoleh informasi tentang karier masa depan dan harus menyiapkan diri dan mempunyai rencana lebih awal serta menyatakan mebutuhkan informasi sesuai kegiatan yang telah dilakukan.
Implementasi Nilai-Nilai Budaya Malaka Tebe Bei Mau dalam Konseling Lintas Budaya Rohi, Enasely Mega Wenyi; Bone, Matilda Pia; Bulor, Rosa Mustika; Banu, Edigius Paulus
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202392.456

Abstract

This article describes the implementation of Malacca cultural values known as Tebe Bei Mau in the context of cross-cultural counseling. These values reflect the ethical principles, social harmony, and outlook on life inherent in Malacca culture. This research aims to investigate how these values can be applied in the cross-cultural counseling process to increase understanding, openness, and good relations between counselors and clients
The Effect of Social Support from Peers on the Mental Health of Seventh Grade Students at UPTD SMPN 16 Kota Kupang in the 2024/2025 Academic Year Maria Dasilva Fallo; Rosa Mustika Bulor; Gracianus E. T. P Lejap
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of peer social support on the mental health of students at SMPN 16 Kupang City for the 2024/2025 academic year. This type of research is quantitative research with a quantitative descriptive approach. The population in this study were students in class VII A, B, C, D, E, and F, totaling 172 students and the research sample was 42 students. The sampling technique is a purposive sampling technique. The data collection tool is a questionnaire. The research data analysis technique is simple linear regression. The results of this study show that the tcount value is greater than ttable (-4.231 > 0.312) and the significance value is 0.003 < 0.05. The results of this research data analysis show that there is an influence of peer social support on the mental health of class VII students at UPTD SMPN 16 Kupang City for the 2024/2025 academic year.
Relationship between personality type and learning motivation of students in grade X at Giovanni Catholic High School in Kupang in the 2024/2025 academic year Maria Silvani Kupu Da; Rosa Mustika Bulor; Stefanus Lio
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the relationship between personality type and the learning motivation of class X students at the school. The type of research used is quantitative research with the independent variable (X), namely personality type, and the dependent variable (Y), namely learning motivation. The data collection technique uses a closed questionnaire, while data analysis is carried out using the Product Moment correlation formula with the help of the SPSS version 26 for Windows program. The results of the research show that there is a low but significant relationship between personality type and student learning motivation, with a correlation coefficient value of r = -0.358, which means it has a low level of relationship and a significance of p = 0.002 (p < 0.05), which means the null hypothesis (H₀) is rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) is accepted.
Faktor Penyebab Perilaku Membolos dan Peran Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Peserta Didik Sanga, Nasarius Ola; Bulor, Rosa Mustika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2413

Abstract

Truancy remains a common problem in secondary schools, including in class XII B3 of SMA Negeri 3 Kupang City. This behavior not only disrupts the learning process but also impacts discipline, academic achievement, and student-teacher relationships. This study aims to analyze the factors causing truancy and examine the role of Guidance and Counseling (BK) services in addressing this behavior. The study used a descriptive qualitative approach, with five students who had previously skipped school and one BK teacher as subjects. Data collection techniques were conducted through semi-structured interviews and light observations in the school environment. The results showed that truancy was influenced by four main factors: lack of motivation to learn certain subjects, the influence of peer groups, boredom with the busy class schedule, and personal problems within the family environment. BK services have played a role through individual counseling, attendance monitoring, and collaboration with homeroom teachers, but their implementation has not been optimal due to time constraints and the large number of students. This study emphasizes the importance of more intensive, collaborative, and prevention-oriented BK services to minimize truancy in schools.ABSTRAKPerilaku membolos pelajaran masih menjadi permasalahan yang cukup sering terjadi di sekolah menengah, termasuk di kelas XII B3 SMA Negeri 3 Kota Kupang. Perilaku ini tidak hanya mengganggu proses pembelajaran, tetapi juga berdampak pada kedisiplinan, prestasi akademik, serta hubungan peserta didik dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab perilaku membolos pelajaran dan mengkaji peran layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek lima peserta didik yang pernah melakukan tindakan membolos dan satu guru BK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi ringan di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku membolos dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu kurangnya motivasi belajar pada mata pelajaran tertentu, pengaruh pergaulan teman sebaya, kejenuhan terhadap jadwal pelajaran yang padat, serta permasalahan pribadi di lingkungan keluarga. Layanan BK telah berperan melalui konseling individual, pemantauan kehadiran, dan kerja sama dengan wali kelas, namun pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan waktu dan jumlah peserta didik yang banyak. Penelitian ini menegaskan pentingnya layanan BK yang lebih intensif, kolaboratif, dan berorientasi pada pencegahan sejak dini untuk meminimalkan perilaku membolos di sekolah.
Pengaruh Dukungan Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Maria Novensia Tia; Rosa Mustika Bulor; Wens Nagul
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.108778

Abstract

Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai siswa dalam penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dikembangkan dalam pelajaran. Dukungan orangtua memiliki peran penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan orangtua terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 11 Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII berjumlah 311 siswa dan sampel penelitian berjumlah 60 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpul data berupa angket dukungan orangtua dan lembar studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai thitung &gt; ttabel (3,008 &gt; 1,672) dengan signifikansi 0,004 &lt; 0,05, dan nilai Fhitung &gt; Ftabel (9,050 &gt; 4,007) dengan signifikansi 0,004 &lt; 0,05 serta nilai R Square sebesar 0,135. Simpulan: Terdapat pengaruh signifikan dukungan orangtua terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi 13,5%, sedangkan 86,5% dipengaruhi variabel lain.
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA KELAS XI: STUDI LITERATUR di SMA NEGERI 3 KUPANG Banur, Marselina; Bulor, Rosa mustika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2409

Abstract

Adolescent delinquency at the senior high school level remains a persistent issue requiring a professional response through Guidance and Counseling services. This study aims to analyze the efforts of guidance counselors in addressing juvenile delinquency through preventive, corrective, and collaborative service approaches. The research employs a qualitative method with a literature review, examining scholarly articles, books, educational regulations, and professional publications related to counseling interventions for problematic student behavior. The findings indicate that the effectiveness of counselor interventions is influenced by the quality of basic services, individual counseling, cooperation with homeroom teachers and parents, and the school’s ability to build a supportive educational climate. Scientifically, this article contributes by presenting a comprehensive synthesis of recent research findings regarding the role of guidance and counseling teachers in addressing juvenile delinquency. This can serve as a conceptual and practical foundation for developing guidance and counseling service programs at the high school level.ABSTRAK                 Kenakalan remaja di tingkat sekolah menengah atas tetap menjadi masalah yang persisten dan memerlukan tanggapan profesional melalui layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya konselor bimbingan dalam menangani kenakalan remaja melalui pendekatan layanan preventif, korektif, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tinjauan literatur, menganalisis artikel ilmiah, buku, peraturan pendidikan, dan publikasi profesional yang berkaitan dengan intervensi konseling untuk perilaku siswa yang bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas intervensi konselor dipengaruhi oleh kualitas layanan dasar, konseling individu, kerja sama dengan guru kelas dan orang tua, serta kemampuan sekolah dalam membangun iklim pendidikan yang mendukung. Secara ilmiah, artikel ini berkontribusi dengan menyajikan sintesis komprehensif dari temuan penelitian terbaru mengenai peran guru bimbingan dan konseling dalam menangani kenakalan remaja. Hal ini dapat menjadi landasan konseptual dan praktis untuk mengembangkan program layanan bimbingan dan konseling di tingkat sekolah menengah atas.
LAYANAN KLASIKAL BIMBINGAN KARIER DENGAN TEORI KEPRIBADIAN JOHN HOLLAND DALAM MEMBANTU PERENCANAAN KARIER SISWA SMA Desire Maria Gracela Kwaelaga; Rosa Mustika Bulor
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2773

Abstract

High school students’ career planning can be supported through classroom-based career guidance services using John Holland’s personality theory. This study aims to describe the role of traditional career guidance services using John Holland’s personality theory as one of the strategies employed by guidance and counseling teachers in assisting high school students with career planning. This study employs a qualitative method using a literature review approach to analyze various scientific sources related to traditional career guidance services and John Holland’s personality theory among high school students. The results of the study indicate that classical career guidance services play a crucial role in helping students understand their potential, obtain career information, and enhance their career decision-making skills through the Holland (RIASEC) theory approach. Thus, the integration of classical career guidance services with John Holland’s personality theory can assist high school students in planning their careers more thoroughly, realistically, and in alignment with their interests and potential. ABSTRAKPerencanaan karier siswa SMA dapat didukung melalui layanan klasikal bimbingan karier dengan pendekatan teori kepribadian John Holland. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dari layanan klasikal bimbingan karier dengan teori kepribadian John Holland sebagai salah satu strategi guru bimbingan dan konseling dalam membantu perencanaan karier siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait layanan klasikal bimbingan karier dan teori kepribadian John Holland pada siswa SMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan klasikal bimbingan karier berperan penting dalam membantu siswa memahami potensi diri, memperoleh informasi karier, serta meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan karier melalui pendekatan teori Holland (RIASEC). Dengan demikian, integrasi layanan klasikal bimbingan karier dengan teori kepribadian John Holland dapat membantu siswa SMA merencanakan karier secara lebih matang, realistis, dan sesuai dengan minat serta potensi yang dimiliki.
Kecerdasan Emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 Di Unwira Berdasarkan Jenis Kelamin Harapan, Yohana Imelda; Bulor, Rosa Mustika; Lejap, Gracianus Edwin T. P.
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110370

Abstract

Perbedaan kecerdasan emosional antara mahasiswa laki-laki dan perempuan masih menjadi permasalahan yang perlu dikaji lebih mendalam, mengingat kecerdasan emosional berperan penting dalam keberhasilan akademik, pengelolaan stres, dan hubungan sosial di lingkungan perguruan tingg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 di Universitas Katolik Widya Mandira. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 yang berjumlah 85 mahasiswa. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan uji T. Hasil uji independent Samples T- Test menunjukan nilai signifikan sebesar 0,015 (p<0,05), yang berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kecerdasaan emosional pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan tahun 2023 berdasarkan jenis kelamin.