Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kompetensi Pedagogik Guru Bimbingan dan Konseling menurut Persepsi Siswa (Studi Deskriptif Kuantitatif Pada Siswa Kelas XII SMA) Seran, Gabriela Tey; Nagul, Wens; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.111387

Abstract

Meskipun guru BK dituntut memiliki kompetensi pedagogik yang optimal, kenyataannya pelaksanaan layanan konseling di SMA Katolik Sint Carolus Kupang masih belum berjalan maksimal sebagaimana dipersepsi siswa, sehingga menimbulkan keraguan terhadap sejauh mana kompetensi pedagogik guru BK benar-benar terwujud dalam praktik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi pedagogik dari guru bimbingan dan konseling di SMA Katolik Sint Carolus Kupang. Populasi dan Sampel penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII SMA Katolik Sint Carolus Kupang yang berjumlah 62 responden. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data menggunakan analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data penelitian menunjukkan rata-rata skor sebesar 155,81 yang berada pada rentangan skor 164-201. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru BK, di SMA katolik Sint Carolus Kupang, termasuk dalam kategori sangat tinggi. Dengan demikian dapat diartikan bahwa guru BK di SMA Katolik Sint Carolus Kupang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Profil Stres Akademik Siswa Kelas IX SMP Katolik Adisucipto Kupang Implikasinya bagi Program Bimbingan Belajar Owa Rea, Maria Agustina; Nagul, Wens; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109608

Abstract

Tingginya tekanan akademik yang dialami siswa dalam proses pembelajaran diduga menimbulkan stres akademik yang berdampak negatif terhadap motivasi dan prestasi belajar mereka di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil stres akademik siswa kelas IX SMP Katolik Adisucipto Kupang tahun pelajaran 2024/2025 serta implikasinya terhadap program bimbingan belajar. Populasi sebanyak 182 siswa dan Sampel sebanyak 45 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data diperoleh skor rata-rata stres akademik sebesar 105, yang berada pada rentang 100–129 dan termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami tingkat stres/tekanan akademik yang tinggi.
Profil Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII A SMP dan Implikasinya bagi Program Bimbingan Belajar Liwu, Gaudensius Ronaldo; Margareth, Dhiu; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109904

Abstract

Disiplin belajar, sebagai predisposisi mental untuk mematuhi aturan dan mengelola waktu, krusial bagi keberhasilan akademik siswa, namun masalah seperti kurangnya motivasi dan lingkungan belajar yang kurang kondusif di SMP Negeri 13 Kupang menghambat prestasi, sehingga memerlukan bimbingan belajar untuk meningkatkan kedisiplinan dan memaksakannya bagi program pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Profil disiplin belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 13 Kota Kupang dan implikasinya bagi program bimbingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 31 siswa. Alat pengumpul data berupa angket disiplin belajar. Teknik analisis data penelitian menggunakan rumus kecenderungan pusat. Hasil analisis data penelitian menunjukkan skor rata-rata Profil disiplin belajar siswa kels VIII A SMP Negeri 13 kota kupang sebesar 70.6451 berada di antara rentangan skor 63 – 81 termasuk kategori tinggi. Hal dapat disimpulkan bahwa profil disiplin belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 13 Kota Kupang secara umum berada dalam kategori tinggi.
Profil Kompetensi Sosial Guru BK menurut Persepsi Guru Mata Pelajaran di SMA Resaa, Alfonsia Maria; Nagul, Wens; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110180

Abstract

Kompetensi sosial guru BK adalah kemampuan dalam berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif dengan seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru lain, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar. Persepsi guru mata pelajaran adalah cara seorang guru yang ahli dan bertanggung jawab dalam suatu mata pelajaran memahami dan menafsirkan informasi yang diterimanya melalui panca indera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kompetesi sosial guru BK menurut persepsi guru mata pelajaran di SMAK Giovanni Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 61 orang. Alat pengumpul data berupa angket kompetensi sosial guru BK. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis penelitian menunjukan skor rata-rata profil kompetensi sosial guru BK sebesar 113 berada pada rentangan 112-136 termasuk kategori sangat tinggi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa menurut persepsi guru mata pelajaran, guru BK di SMAK Giovanni Kupang telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP De Jesus, Alexandro; Bone, Matilda Pia; Bulor, Rosa Mustika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109438

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda yang seharusnya dapat mendukung pencapaian prestasi belajar secara optimal, pada kenyataannya masih banyak siswa yang kesulitan memahami materi karena gaya belajar mereka belum sepenuhnya terakomodasi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 310 siswa dan sampel penelitian berjumlah 79 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data berupa angket dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, Fhitung > Ftabel = 10,318 > 3,965 dan nilai signifikansinya 0,002 < 0,05 artinya terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang.
Kompetensi Kepribadian Guru Bimbingan dan Konseling menurut Persepsi Siswa di SMP Katolik Sint Vianney Soe Albertin Mediatrix Foa; Rosa Mustika Bulor; Dhiu Margaretha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.111679

Abstract

Perbedaan persepsi siswa terhadap kepribadian guru BK antara yang melihat guru BK sebagai figur teladan dan yang berpikir sebagai “polisi sekolah” menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kompetensi kepribadian yang diharapkan menurut standar profesional dengan pengalaman siswa di luasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kompetensi kepribadian guru bimbingan dan konseling menurut persepsi siswa di SMP Katolik Sint Vinney Soe tahun pelajaran 2023/2024. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII yang berjumlah 77 siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket kompetensi kepribadian guru bimbingan dan konseling menurt persepsi siswa. Teknis analisis data menggunakan teknik kecendrungan pusat. Hasil analisis data penelitian menunjukkan skor rata-rata kompetensi kepribadian guru BK menurut persepsi siswa tahun pelajaran 2023/2024 sebesar 176,55 berada pada rentang skor 172 – 210 dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian guru bimbingan dan konseling menurut persepsi siswa di SMP Katolik Sint Vianney Soe sangat baik.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGURANGI PERILAKU PROGRASTINASI AKADEMIK SISWA Lilioca Yulianti Semail; Rosa Mustika Bulor
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2485

Abstract

Academic procrastination is a common problem that negatively affects students’ achievement and learning well-being. Guidance and Counseling (GC) teachers play a strategic role in helping students overcome these challenges through preventive, curative, and developmental services. This study aims to analyze the roles and intervention strategies of GC teachers in reducing students’ academic procrastination. The study employs a qualitative research method using a literature review approach that synthesizes theories, previous empirical findings, and relevant counseling intervention models. The results indicate that learning information services, individual and group counseling, and behavioral approaches such as self-management effectively reduce procrastination tendencies. Moreover, collaboration between GC teachers, subject teachers, and parents strengthens the effectiveness of interventions. This study concludes that optimizing the role of GC teachers is essential for reducing academic procrastination and improving students’ learning outcomes.ABSTRAKPenundaan akademik merupakan masalah umum yang berdampak negatif terhadap prestasi dan kesejahteraan belajar siswa. Guru Bimbingan dan Konseling (GC) memainkan peran strategis dalam membantu siswa mengatasi tantangan ini melalui layanan preventif, kuratif, dan pengembangan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi intervensi guru GC dalam mengurangi penundaan akademik siswa. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur yang mensintesis teori, temuan empiris sebelumnya, dan model intervensi konseling yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa layanan informasi pembelajaran, konseling individu dan kelompok, serta pendekatan perilaku seperti manajemen diri secara efektif mengurangi kecenderungan menunda-nunda. Selain itu, kolaborasi antara guru GC, guru mata pelajaran, dan orang tua memperkuat efektivitas intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengoptimalkan peran guru GC sangat penting untuk mengurangi penundaan akademik dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Ketergantungan Media Sosial pada Siswa Kelas SMA: Studi Literatur Maria Imelda Seran; Rosa Mustika Bulor
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2394

Abstract

Social media dependence among high school students has become a worrying phenomenon in the digital age. This study aims to analyze the role of guidance and counseling services in overcoming social media dependence among high school students. The method used is a qualitative approach through a literature study by examining relevant and indexed scientific articles, books, and research reports published in the last five years. The review process was conducted systematically through the stages of searching, selecting, and critically analyzing literature sources related to social media dependence and guidance and counseling interventions. The results of the study show that social media dependence has a significant impact on students' academic achievement, mental health, and quality of social interaction. Guidance and counseling services have a strategic role in preventive, curative, and developmental efforts through the application of individual counseling, group counseling, classical guidance, and cognitive behavioral counseling. Effective intervention programs include digital literacy psychoeducation, time management training, social skills development, and strengthening collaboration between counselors, parents, and schools. Scientifically, this article contributes by presenting a comprehensive synthesis of the latest research findings on the role of guidance and counseling services in addressing social media addiction, thereby providing a conceptual and practical foundation for the development of guidance and counseling service programs at the high school level. ABSTRAKKetergantungan media sosial pada siswa SMA telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi ketergantungan media sosial pada siswa SMA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dan terindeks, yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Proses kajian dilakukan secara sistematis melalui tahapan penelusuran, seleksi, dan analisis kritis terhadap sumber pustaka yang berkaitan dengan ketergantungan media sosial dan intervensi bimbingan dan konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketergantungan media sosial berdampak signifikan terhadap prestasi akademik, kesehatan mental, serta kualitas interaksi sosial siswa. Layanan bimbingan dan konseling memiliki peran strategis dalam upaya preventif, kuratif, dan pengembangan melalui penerapan konseling individual, konseling kelompok, bimbingan klasikal, serta konseling kognitif perilaku. Program intervensi yang efektif meliputi psychoeducation literasi digital, pelatihan manajemen waktu, pengembangan keterampilan sosial, serta penguatan kolaborasi antara konselor, orang tua, dan pihak sekolah. Secara ilmiah, artikel ini berkontribusi dengan menyajikan sintesis komprehensif temuan-temuan penelitian terkini mengenai peran layanan bimbingan dan konseling dalam menangani ketergantungan media sosial, sehingga dapat menjadi landasan konseptual dan praktis bagi pengembangan program layanan bimbingan dan konseling di tingkat SMA.
The Role of Guidance and Counseling Teachers in Preventing Bullying at SMA Negeri 3 Kupang Anjelina Pati Wea; Rosa Mustika Bulor
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1257

Abstract

Bullying remains a significant issue in senior high schools and negatively affects students’ psychological and social development. This study aims to describe the role of Guidance and Counseling (GC) teachers in preventing bullying by synthesizing relevant literature and best practices implemented in various secondary schools. The study employed a library research approach using content analysis and comparative synthesis of national and international journal articles. The findings indicate that GC teachers hold a strategic position through four key functions: preventive, curative, collaborative, and advocative. The preventive function is implemented through information services, classroom guidance, and psychoeducation; the curative function through individual and group counseling; the collaborative function through coordination with multiple stakeholders in the school environment; and the advocative function through strengthening policies and fostering an anti-bullying school culture. These results highlight that a comprehensive GC service model is effective for bullying prevention and can be adapted to the context of SMA Negeri 3 Kupang with appropriate socio-cultural adjustments.