Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kualitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA Negeri 6 Buru Talahatu, Lailan; Purwanto, Edy Joko; Silalahi, Suandi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v3i2.26

Abstract

Improving the quality of teachers and education personnel is a critical factor in the development of innovative and adaptive learning models at SMA Negeri 6 Buru. This study aims to examine strategies to enhance the competence of these educational actors in supporting the implementation of project-based learning (PBL). Employing a qualitative approach with a case study method, the research involved 15 teachers, 5 education personnel, 1 principal, and 30 students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that although many teachers demonstrate adequate pedagogical skills, they face challenges in implementing PBL due to insufficient professional training, limited infrastructure, and lack of policy support. Similarly, education personnel have not fully optimized their roles in supporting learning activities due to limited understanding of educational administration technologies. Recommended strategies include competency-based training, structured mentoring programs, collaboration with higher education institutions, empowerment of education personnel, and technological integration in teaching. Successful implementation of these strategies requires collective support from stakeholders, including local government and the wider community. Abstrak Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan merupakan faktor krusial dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dan adaptif di SMA Negeri 6 Buru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam mendukung penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan 15 guru, 5 tenaga kependidikan, 1 kepala sekolah, dan 30 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian guru memiliki kompetensi pedagogik yang memadai, mereka masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan PBL karena terbatasnya pelatihan profesional, sarana-prasarana yang kurang memadai, serta minimnya dukungan kebijakan. Di sisi lain, tenaga kependidikan belum optimal dalam menjalankan peran pendukung pembelajaran karena keterbatasan pemahaman terhadap teknologi administrasi pendidikan. Strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berbasis kompetensi, program pendampingan terstruktur, kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemberdayaan tenaga kependidikan, serta integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Implementasi strategi ini memerlukan dukungan menyeluruh dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Model Pembelajaran Deep Learning untuk Meningkatkan Pemahaman IPS di Sekolah Dasar: Studi Kasus di SD Global Garuda Nusantara Royani, Rina; Ahda, Syafrina; Silalahi, Suandi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v3i2.27

Abstract

This study explores the application of the deep learning model to improve students’ understanding of Social Studies (IPS) at SD Global Garuda Nusantara Islami Centre. Emphasizing active participation and a constructivist approach, this model encourages students to develop a deeper conceptual grasp and enhance their critical and reflective thinking skills. Employing a qualitative case study method, the research involved 10 teachers and 40 students as informants. Prior to the implementation, only 45% of students demonstrated satisfactory comprehension of IPS concepts. Following the adoption of deep learning, this number rose to 85%. The findings show that the model not only boosts conceptual understanding but also increases student engagement in discussion, collaboration, and problem-solving activities. Nevertheless, the implementation process faced challenges such as limited resources and insufficient teacher readiness. Therefore, the study recommends strengthening teacher training and improving technological infrastructure to facilitate more effective use of the model. Overall, deep learning holds promise as an innovative strategy to enrich learning experiences and promote meaningful understanding in elementary-level Social Studies education. Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran deep learning dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD Global Garuda Nusantara Islami Centre. Model ini menekankan partisipasi aktif dan pendekatan konstruktivis untuk mendorong siswa memahami konsep secara lebih mendalam serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan 10 guru dan 40 siswa sebagai informan. Sebelum penerapan model, hanya 45% siswa yang menunjukkan pemahaman yang memadai terhadap konsep IPS. Setelah diterapkan, angka tersebut meningkat menjadi 85%. Temuan menunjukkan bahwa model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa dalam diskusi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan kesiapan guru. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dan penguatan infrastruktur teknologi guna mendukung implementasi yang lebih optimal. Secara keseluruhan, model deep learning memiliki potensi besar sebagai strategi inovatif untuk memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan kualitas pemahaman siswa dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar.