Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Uji Organoleptik Kombinasi Minuman Kopi Robusta dan Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.) Rna Fajarini, Luh Dian; Jannah, Syerina Raihatul
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 1 No 01 (2024): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman kopi robusta dan ekstrak gambir merupakan minuman yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Minuman kombinasi tersebut belum banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerimaan produk minuman kopi robusta dan ekstrak gambir oleh konsumen berdasarkan uji organoleptik. Metode penelitian yang digunakan yaitu melakukan uji organoleptik atau uji kesukaan dengan memberikan 5 sampel minuman kombinasi kopi robusta dan ekstrak gambir dengan variasi formula yang berbeda kepada panelis semi terlatih dengan kriteria yang diujikan yaitu aroma, rasa, dan warna sehingga dihasilkan satu formulasi terbaik dari beberapa perlakuan. Skor nilai yang digunakan yaitu 1 (sangat tidak suka), 2 (tidak suka), 3 (suka), 4 (sangat suka). Secara penerimaan keseluruhan minuman kombinasi kopi robusta dan ekstrak gambir lebih disukai pada perlakuan F3 (90% kopi robusta, 10% ekstrak gambir). Hasil perlakuan F3 menunjukkan nilai aroma yaitu 2,98 (suka), rasa yaitu 3,24 (suka), dan warna yaitu 3,00 (suka).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA EDIBLE FILM DENGAN BAHAN BAKU PATI GARUT DAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER Tamalea, Rafi Renaldy; Fajarini, Luh Dian Rna; Ibrahim, Nur Syamsi; Jannah, Syerina Raihatul
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 1 (2025): Journal Of Agritech Science -Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i1.1453

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh konsentrasi gliserol terhadap karakteristik fisik dan kimia dari Edible film yang dihasilkan berbasis pati garut serta mengkaji pengaruh bahan pati garut terhadap karakteristik fisik dan kimia dari Edible film yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah jumlah pati garut 3 gram dan 4 gram serta konsentrasi gliserol 1,25%, 1,5%, 1,75%. Kesimpulan pada penelitian adalah hasil dari analisis kadar air, ketebalan, kelarutan dan warna (a,b) menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dengan menggunakan uji F pada taraf 5% kecuali parameter warna kecerahan (L) dengan kadar pati yang berbeda menunjukkan adanya pengaruh atau perbedaan yang signifikan tetapi tidak ada pengaruh ataupun perbedaan yang signifikan antara perbedaan konsentrasinya.
Evaluasi Antioksidan Minuman Kopi yang Dikombinasikan dengan Ekstrak Gambir dan Madu: Antioxidant Evaluation of Coffee Beverages Combined with Gambier Extract and Honey Jannah, Syerina Raihatul; Verawati, Endang; Manurung, Nancy Eka Putri; Ichsan, Onne Akbar Nur
Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan Vol. 4 No. 1 (2025): JTMP: Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/jtmp.v4i1.5094

Abstract

Free radicals are molecules with unpaired electrons that can trigger various serious diseases. Therefore, antioxidant intake through food and beverages is essential to prevent free radical-induced damage. This study aimed to analyze the effect of coffee, gambir extract, and honey on antioxidant levels to support health improvement. A completely randomized design (CRD) with a single factor, nonfactorial method was used, focusing on different ratios of coffee powder combined with gambir extract and honey. Five treatment formulations were tested: 100% coffee (control) and combinations with 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% of gambir extract and honey. Each treatment was replicated three times. The observed parameters included pH, solubility, total phenol content, and antioxidant activity (IC50 value). The results showed that the combination significantly affected all the observed parameters. The values obtained ranged from pH 6.21 to 6.33, solubility from 27.40% to 31.72%, total phenol from 8.40 mg / ml to 78.53 mg / ml and IC50 from 117.89 ppm to 563.06 ppm. Therefore, the conclusion of this study is that the addition of gambir extract and honey can enhance antioxidant activity and increase the inhibition of free radicals in coffee beverages. This research is expected to contribute to the development of functional drinks.
Perbaikan Kemasan untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Keripik Mamak Melalui Project-Based Learning Danarjati, Selaginella; Verawati, Endang; Jannah, Syerina Raihatul; Putri, Rani Revina
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/4dn19x06

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Produk pangan yang sudah diolah hendaknya dikemas dengan baik untuk meningkatkan nilai tambah produk. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL), kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses perbaikan kemasan, dengan menggabungkan pengetahuan akademik dan praktik langsung di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu; 1) kunjungan dan observasi kepada UMKM keripik Mamak dengan tujuan mencari tau kendala di UMKM keripik mamak; 2) perbaikan label kemasan keripik di UMKM keripik mamak; 3) Perbaikan kemasan menggunakan kemasan standing pouch di UMKM Keripik Mamak; 4) Evaluasi keberhasilan label keripik yang telah diperbaharui dan kemasaan standing pouch. Peningkatan daya saing keripik mamak dengan label kemasan yang lebih menarik, menjual, dan menyajikan informasi yang lebih lengkap, selain itu kemasan standing pouch juga meninggkatkan daya jual karena meningkatkan kualitas produk dan lebih marketable.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami di SMK Nurul Ilmi sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Berbasis Lingkungan: Pengabdian Endang Verawati; Sunanto; Syerina Raihatul Jannah; Waliah Nur Rahayu; Tika Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3695

Abstract

This Community Service (PkM) activity was held at SMK Nurul Ilmi, Jalan Palembang–Betung Km.18, Banyuasin Regency. This school offers two expertise programs, namely Computer Network Engineering and Islamic Banking. Although not a health-based school, students and teachers need to receive education on clean and healthy living behaviors (PHBS), especially maintaining hand hygiene as a disease prevention measure. The limited availability of soap and clean water in schools makes hand sanitizer a practical solution. However, commercial products generally contain harsh chemicals and are quite expensive. This condition encourages the need for alternative natural products that are safe, economical, and environmentally friendly. Betel leaves (Piper betle L.) contain flavonoids and tannins that have natural antibacterial and antiseptic properties, while limes (Citrus aurantifolia Swingle) contain vitamin C, flavonoids, and essential oils that function as antimicrobials. The combination of these two ingredients can be used to make a natural hand sanitizer. This activity aims to increase the knowledge, awareness, and skills of students and teachers in making natural hand sanitizers based on local ingredients. The implementation method included outreach, training, and hands-on practice. Participants were taught how to process betel leaves and limes to produce a hygienic, effective, and fresh-smelling product. The activity results showed a more than 50% increase in participants' understanding of the benefits of natural ingredients and how to make them. Participants were also motivated to develop this product as a form of independence and a simple business opportunity within the school environment.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT Dedi Setiadi; Syerina Raihatul Jannah; Willy Wijayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26598

Abstract

Abstrak: Masyarakat desa Talang Pagar Agung menggantungkan penghasilan dari menjual biji kopi, ketika musim kopi datang. Selama ini limbah kulit kopi hanya dibiarkan menumpuk di pekarangan rumah penduduk tanpa pengelolaan yang baik sehingga mencemari lingkungan, Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan baru bagaimana cara mengolah limbah kulit kopi menjadi produk yang memiliki nilai jual yaitu teh cascara, sehingga bisa meningkatkan penghasilan petani. Peserta kegiatan ini yaitu masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Maju Jaya Sejahtera di desa Talang Pagar Agung. Metode yang digunakan pada kegiatan ini, dengan tahapan-tahapannya yaitu Analisis kebutuham, Perancangan, Sosialisasi dan Pendampingan serta Evaluasi dengan indikatornya yaitu masyarakat mengetahui dan dapat mengolah limbah kulit kopi menjadi teh cascara dengan baik. Secara keseluruhan, evaluasi menunjukkan bahwa program sosialisasi dan pendampingan ini berhasil mencapai tujuannya, terlihat dari peningkatan yang baik dari nilai pretest 9,09% sebelum sosialisasi dan setelah sosialisasi dengan nilai posttest 100%, dimana semua peserta menjadi kenal dengan teh cascara. Abstract: The people of Talang Pagar Agung village depend on income from selling coffee beans, when the coffee season comes. So far, coffee skin waste has only been left to pile up in people's yards without proper management, thus polluting the environment. This community service activity aims to provide new knowledge and skills on how to process coffee skin waste into products that have a selling value, namely cascara tea, so that it can increase farmers' income. Participants in this activity are people who are members of the Maju Jaya Sejahtera farmer group in Talang Pagar Agung village. The method used in this activity, with its stages, namely Needs Analysis, Design, Socialization and Mentoring and Evaluation with indicators that the community knows and can process coffee skin waste into cascara tea properly. Overall, the evaluation shows that this socialization and mentoring program has succeeded in achieving its goals, as seen from the good increase from the pretest value of 9.09% before socialization and after socialization with a posttest value of 100%, where all participants became familiar with cascara tea.