Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Dagusibu Pada Anak-Anak Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri Candra, Heldi; Oktaviani, Fifin; Muliana, Hilda; Elfasyari, Trie Yuni; Nursyidah, Nursyidah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.435

Abstract

Dagusibu merupakan merupakan program edukasi yang bertujua agar masyarakat paham mengenai obat bagaimana cara mendapatkan, mengunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar. Obat bebas yang didapat dari toko obat, apotek, atau obat yang dibeli tanpa resep dokter biasanya dipersiapkan di rumah untuk penanganan sakit tanpa bantuan tenaga kesehatan. Di panti asuhan anak-anak juga dididik mandiri agar bisa melakukan kegiatan tanpa bantuan pembina atau ibu asrama termasuk pada saat mereka sedang sakit karena jumlah pengurus anak-anak di panti juga terbatas. Tujan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk menambah pengetahuan anak-anak panti dalam penggunaan, pengelolaan dan pengawasan penggunaan obat yang baik dan benar. Kegiatan dilakukan dengan metoda edukasi dan diskusi langsung sambil bermain dengan anak-anak panti. Mateti penyuluhan terdiri dari pengertian DAGUSIBU, dari mana obat dapat diperoleh, cara penggunaan beberapa bentuk sediaan obat, cara penyimpanan obat dan cara membuang obat dengan benar. Hasil kegiatan penyuluhan tentang Edukasi DAGUSIBU kepada anak-anak panti asuhan Istana Yatim Al-Jufri telah memberikan tambahan pengetahuan bagi mereka bagaimana cara mengelola obat dengan benar.
Studi Pembuatan Minyak Gamat dari Teripang Laut (Holothuroidea) Dalam Rangka Meningkatkan Nilai UMKM Masyarakat Pulau Ngenang oktaviani, Fifin; Candra, Heldi; Muliana, Hilda; Kusumawati, Aldhehita Ari; Hidayati, Hidayati; Ulinnuha, Anisa; Istiqomah, Iffah Nur; Agustina, Nurul
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 5 No 1 (2024): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v5i1.1212

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak perairan dan telah diakui dunia internasional. Obat-obatan dari laut merupakan prospek yang cerah dalam menanggulangi semakin bertambahnya penyakit. Kegiatan ini dilakukan di Pulau Ngenang, Kota Batam dengan edukasi metode kuantitatif kalibrasi bahan untuk produksi produk. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dari Teripang laut (Holothuroidea) ditambahkan dengan bahan ramuan herbal seperti minyak kelapa murni, jahe, kunyit dan bahan lainnya dapat dijadikan sebagai minyak yang dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal, luka, nyeri sendi, keseleo, dan bisa digunakan sebagai minyak urut. Kegiatan ini bertujuan untuk Studi pembelajaran Pembuatan Minyak Gamat dari Teripang Laut (Holothuroidea) dalam meningkatkan pengetahuan dosen dan mahasiswa dalam memproduksi minyak gamat serta membantu meningkatkan nilai ekonomi UMKM Masyarakat Pulau Ngenang.
Assessment and Analysis of Medication Errors in the Outpatient Pharmacies of a Private Hospital in Batam Oktaviani, Fifin; Candra, Heldi
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i8.10599

Abstract

Medication errors are defined as any preventable event that may cause or result in inappropriate medication use or patient harm when the medication is under the control of a healthcare professional, patient or consumer. Medication errors occur when weak medication systems and/or human factors such as fatigue, poor environmental conditions or understaffing affect prescribing, transcription, dispensing, administration and monitoring practices, which can then result in serious harm, disability and even death. The purpose of this study was to evaluate medication errors in outpatients at a private hospital in Batam City. This study is a cross-sectional study with a retrospective data collection technique from outpatient prescription data in January - March 2022 at a private hospital in Batam City. The sample calculation used the Slovin method with 225 samples. The results of the study stated that the incidence of medication errors at the prescribing stage was 58 (37.7%) unreadable prescriptions, 20 (13%) incorrect doses and 5 (3.2%) inappropriate indications, at the transcription stage there were 11 (7.1%) unexpected drug reaction errors, 34 (22%) errors due to drug interactions, at the dispensing stage there were 22 (14.3%) errors in prescribing dosage forms, 2 (1.3%) due to incorrect manufacturing and preparation and 1 (0.6%) due to incorrect administration of damaged drugs. At the administration stage there were 1 (0.6%) errors due to negligence in giving drugs to patients.
Management Evaluation of Expired and Slow-Moving Medications at Hospital X in Batam City Putri Meisa Anggesta; Heldi Candra; Oktaviani, Fifin
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 4 No. 1 (2024): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v4i1.504

Abstract

Efficient drug management necessitates a well-structured supply chain to ensure the smooth functioning of health services. The objective of this study is to ascertain the strategies employed for the disposal of expired medications and the handling of slow-moving pharmaceuticals at Hospital X in Batam City. This research is characterized as descriptive-observational, employing a retrospective methodology. Data analysis involves doing qualitative analysis to assess the degree of rationality, followed by quantitative analysis using a formula. The findings of this study indicate that the highest proportion of expired pharmaceuticals occurred in September 2021, accounting for 25.011%. Additionally, the Regional Public Service Agency (RPSA) allocated 17.020% of the budget expenditures, while the Regional Budget (RB) allocated 28.904%. The pharmaceuticals that have the highest expiration rate are injectable preparations, with a proportion of 63.340%. Among these, 41.299% are funded by RPSA, and 74.075% are funded by RB. The highest proportion of expired pharmaceuticals, categorized by therapeutic class, is 16.500% in the antibiotic group. In addition, RPSA allocates 6.729% of the budget funds and RB allocates 37.123% of the budget for this purpose. The highest proportion of expired pharmaceuticals, categorized by therapeutic class, is 16.500% in the antibiotic group. In addition, RPSA allocates 6.729% of its budget funds and RB allocates 37.123% of its budget towards these expired drugs. In the first quarter, there were 57 slow-moving medications, accounting for 84.594% of the budget money from RPSA and 15.406% from RB. The findings of this study indicate that the management of expired pharmaceuticals does not meet the research criterion of less than 1%; however, the management of slow-moving drugs aligns with the research criterion of less than 1%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG BAKTERI PATOGEN DAN CARA PENCEGAHANNYA MELALUI EDUKASI INTERAKTIF DI KOTA BATAM Isramilda, Isramilda; Sari, Ika Novita; Oktaviani, Fifin; Nugrahani, Andita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi masih menjadi masalah kesehatan utama di Kota Batam, dengan peningkatan kasus yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor penyebab utama adalah rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bakteri patogen dan upaya pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui metode edukasi interaktif. Program dilaksanakan di Perumahan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Besar, dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi praktik cuci tangan enam langkah WHO, dan workshop pembuatan hand sanitizer alami. Evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 42,8 menjadi 76,3 (peningkatan 78,3%), dengan pergeseran kategori pengetahuan dari “kurang” dan “cukup” menjadi “baik” dan “sangat baik.” Keterampilan praktik cuci tangan juga meningkat signifikan dari 8,6% menjadi 91,4% peserta yang mampu melakukan teknik dengan benar. Selain itu, tingkat partisipasi dan antusiasme peserta mencapai 100% dengan kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan. Kesimpulannya, metode edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan infeksi, serta dapat dijadikan model edukasi berkelanjutan di tingkat komunitas.