Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLEMENTASI TERAPI OKUPASI MELALUI PELATIHAN KADER KESEHATAN JIWA DI POSYANDU JIWA KELURAHAN REJOMULYO KOTA KEDIRI Dhita Kurnia Sari; Fajar Rinawati; Reni Nurhidayah; Riza Yuliawati; Erly Ermawati; Rismania Putri; Lingga Kusumawardani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i2.6556

Abstract

Mental health is an important aspect in maintaining the overall well-being of society. Posyandu jiwa is a form of health service that aims to provide support and intervention for individuals with mental health problems. However, the quality of Posyandu jiwa services is highly dependent on the competence of the cadres on duty. Therefore, training Posyandu jiwa cadres is an important strategy in improving the quality of services. This article aims to report on community service activities in the form of training for Posyandu jiwa cadres at Posyandu jiwa, Rejomulyo Village, with a focus on increasing the knowledge and skills of cadres in handling basic mental health. This training is expected to improve the quality of Posyandu jiwa services and encourage early detection and appropriate intervention for people with mental disorders in the community.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN FAMILY PSYCHOEDUCATION (FPE) TERHADAP KEKAMBUHAN PENDERITA SKIZOFRENIA DI KOTA KEDIRI Dhita Kurnia Sari; Lingga Kusuma Wardani
MEDICA MAJAPAHIT Vol 10 No 1 (2018): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu jenis gangguan jiwa psikotik yang sering mengalami kekambuhan. Sekitar 33% penderita skizofrenia mengalami kekambuhan dan sekitar 12,1% kembali mengalami rawat inap. Keluarga pasien skizofrenia merupakan variabel yang sangat berperan dalam kekambuhan pasien skizofrenia. Diduga faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap kekambuhan penderita skizofrenia adalah faktor keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas family psychoeducation therapy terhadap kekambuhan pasien skizofrenia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh keluarga pasien skizofrenia di Kota Kediri. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil secara Purposive Sampling. Variabel independennya adalah pemberian family psychoeducatin therapy dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kekambuhan pasien skizofrenia. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kemudian dianalisa menggunakan uji Mc Nemar dengan tingkat kemaknaan a£ 0,05. Hasil penelitian kekambuhan penderita skizofrenia sebelum diberikan family psychoeducation dari 20 responden yang mengalami kekambuhan 20 responden (100%), sdangkan sesudah diberikann family psychoeducation yang mengalami yang tidak kambuh 17 (85%) yaang kambuh 3 (15%), dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Mc Nemar didapatkan p value 0,000 < α 0,05 artinya ada pengaruh kekambuhan sebelum dan sesudah diberikan family psycoeducation. Pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam menghadapi stresor selama merawat anggota keluarga dengan skizofrenia dapat mencinptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif sehingga membantu memulihkan kondisi klien serta mengurangi dan mencegah kekambuhan penderita skizofrenia.
The Impact of Bullying on Adolescent Mental Health: A Literature Review Dhita Kurnia Sari; Reni Nurhidayah
Journal of Health Science Community Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v6i2.313

Abstract

Bullying is a pervasive social problem affecting adolescents worldwide and has been identified as a major risk factor for the development of mental health disorders. This literature review explores the impact of bullying on adolescent mental health by analyzing findings from recent academic studies. The review highlights associations between bullying victimization and psychological outcomes such as depression, anxiety, suicidal ideation, low self‑esteem, and long‑term psychiatric vulnerabilities. Additionally, this review provides a deeper examination of the mechanisms through which bullying influences psychological functioning, including emotional dysregulation, chronic stress exposure, and impaired social development. The analysis also considers contextual factors such as family environment, school climate, and digital media use that may exacerbate or buffer the mental health consequences of bullying. Overall, the findings emphasize the need for early intervention, school‑based prevention programs, supportive peer networks, and accessible mental health services to reduce the psychological burden on adolescents and prevent long‑term harm.