Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PEMANFAATAN AIR SUNGAI KABUPATEN LEBONG ESSY TUWI SUSANTI; BINTANG AGUSTINA PRATIWI; RISKA YANUARTI; NOPIA WATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4083

Abstract

Pendahuluan: Pengelolaan emas dengan mengunakan alat yang di sebut dengan proses almalgamasi dilakukan dengan cara tradisional dengan mengunakan merkuri (Hg) hingga menghasilkan limbah yang umumnya masih mengandung merkuri dibuang langsung ke air sungai dan bersentuhan dengan biota air dan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diketahui pengaruh edukasi booklet terhadap pengetahuan, sikap dan pemanfaatan masyarakat tentang bahaya merkuri. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Experiment Design dengan metode kuantitatif analisis statistik yaitu uji Nonparametrik test Uji Wilcoxon. rancangan ini mengunkan 2 kelompok (KK dan KE) dengan pengukuran pretest-posttest dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 36 sampel yang terbagi atas kelompok eksprimen 18 dan kelompok kontrol 18, penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambang Saweak Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong yang di lakukan pada tanggal 28 Febuari-01 Maret 2022 dengan mengunakan istrumen berupa kuisioner, booklet, pena dan kamera. Hasil dan Pembahasan: Pada hasil analisis univariat diperoleh mayoritas umur responden berumur 37-47 tahun, jenis kelamin responden adalah perempuan dengan 36 responden, dengan pendidikan terakhir mayoritas responden adalah SD. Hasil Adanya pengaruh edukasi booklet tentang bahaya merkuri terhadap pengetahuan dan sikap. Kesimpulan: Sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat, edukasi menggunkan booklet efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat.
KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN PESERTA MANDIRI BPJS KESEHATAN DI KECAMATAN SELEBAR Putri Wulan Dari; Bintang Agustina Pratiwi; Emi Kosvianti; Riska Yanuarti
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Bertambahnya kepesertaan mandiri PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) tidak sejalan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), yang menyebabkan tunggakan iuran meningkat. Analisis variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS Kesehatan merupakan tujuan utama penelitian iniMetode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pengisian kuesioner oleh responden. Populasi  dalam penelitian ini adalah peserta mandiri BPJS Kesehatan yang berobat di Puskesmas Telaga Dewa Kecamatan Selebar dalam 3 bulan terakhir yaitu April-Juni 2022, yaitu 984 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sistematik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 91 orang. Teknik analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan (p-value = 0,180) dan pengetahuan (p-value = 0,663) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS Kesehatan. Ada hubungan antara jumlah anggota keluarga terdaftar BPJS Kesehatan (p-value = 0,000), pendapatan (p-value = 0,000), dan persepsi (p-value = 0,002) dengan kepatuhan membayar iuran BPJS Kesehatan.Simpulan : Kepatuhan pembayaran iuran peserta BPJS mandiri dipengaruhi oleh faktor jumlah anggota keluarga yang terdaftar, pendapatan dan persepsi.
KUALITAS AIR MINUM RUMAH TANGGA DAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN KERKAP KABUPATEN BENGKULU UTARA Sefdiyanto, Riki; Pratiwi, Bintang Agustina; Afriyanto, Afriyanto; Yanuarti, Riska
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.46570

Abstract

Stunting sebagai salah satu penanda risiko kegagalan tumbuh kembang anak. Air yang dikonsumsi sehari-hari dalam masyarakat bervariasi, kesehatan air minum sangat penting. Secara fisik air minum yang sehat tidak berbau, bewarna dan berasa, selain itu itu tercemar secara radioaktif, mikrobiologis dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kualitas air minum dengan kejadian stunting. Desain penilian yang digunakan yaitu Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Kecamatan Kerkap Bengkulu Utara sebanyak 746 balita. Selanjutnya subjek dipilih dengan teknik random sampling, dengan jumlah sampel 260. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pH air minum dan mikrobiologi air minum dengan kejadian stunting pada tingkat kepercayaan 95% P Value 0,000 (p<0,05). Tidak ada hubungan antara TDS air minum dengan kejadian stunting. Disarankan kepada petugas kesehatan memberikan sosialisasi dengan metode edukasi yang praktis dan efektif terkait kualitas air minum agar masyarakat dapat memahami tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang sehat untuk mencegah terjadinya stunting pada keluarga.
FACTOR PREDISPOSING PLAN OF MARRIAGE AMONG YOUTH Angraini, Wulan; Amrullah, Hilma; Febriawati, Henni; Yanuarti, Riska
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.143-154

Abstract

The Government of Indonesia through the National Population and Family Planning Board has established the programme to raise the age of first marriage. Based on the Performance and Accountability Program Survey/Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program(SKAP) in 2019, there were 33% of teenagers in Indonesia did not know when to get married. The 2017 IDHS data shows 12,9% that women in Bengkulu have given birth and are pregnant with their first child aged 15-19 years. The cross-sectional study design used secondary data from the 2019 SKAP. Samples of this study were 341 teenager in Bengkulu Province. The instrument was instrument used in SKAP 2019, namely questionnaire for adolescents, families and women of childbearing age which consist of plan of age at first marriage. Analysis data univariable, analysis bivariable chi-square, and analysis multivariable logistic regression. The results showed that the majority of adolescents in Bengkulu Province (71.6%) had plans to marry at the age of 21 for girls and 25 for boys. The predisposing factors related to plan of age at first marriage are adolescent age, adolescent education, adolescent knowledge (Family Development, Family Planning, Adolescent Reproductive Health, Center for Information and Counseling-Adolescent Reproductive Health (PIK-KRR), family planning methods, the Planning Generation (GenRe) Program, impact of Early Marriage), Family Function Practice, Adolescent Attitudes (age of marriage, desire to have children), dating experience and sexual behavior. The most influential factor in the planning of the age at marriage among adolescents in Bengkulu Province is knowledge of reproductive health.
SUMBER INFORMASI MEDIA MASSA TERHADAP RENCANA MENIKAH REMAJA PROVINSI BENGKULU Angraini, Wulan; Amrullah, Hilma; Febriawati, Henni; Yanuarti, Riska
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i1.99

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Rencana menikah merupakan sebuah pemikiran yang ahrus dipersiapkan setiap individu pada masa sduah beranajk remaja hal ini diperlukan untuk nantinya mewujudkan keluarga yang bahagia, sehta dan sejahtera. Remaja di Bengkulu yang mendengar/melihat/membaca informasi berkaitan dengan pembangunan keluarga 61,67% dibawah angka nasional 71,35%. Penelitian bertujuan sumber informasi media massa terhadap rencana menikah remaja di Provinsi Bengkulu Metode: Desain penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder Survei Kinerja Akuntabilitas Program Remaja dan Keluarga. Populasi penelitian merupakan keluarga yang berhasil diwawancarai pada saat petugas mendatangi rumah penduduk yang berjumlah 69.662 keluarga. Sampel adalah remaja yang bertempat tinggal di wilayah Bengkulu berjumlah 341 orang. Analisis data univariabel, analisis bivariabel chi-square dan analisis multivariabel regresi logistic berganda. Hasil dan Pembahasan: Sebagian besar memiliki rencana menikah pada usia lebih dari 21 tahun untuk perempuan dan lebih dari 25 tahun untuk laki-laki. Sebagian besar remaja tidak mendapatkan informasi media masaa terkait Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Generasi Berencana. Sebagian besar remaja dan ibu mendapatkan informasi kesehatan reproduksi remaja, ibu remaja mendapatkan informasi keluarga berencana. Remaja yang mendapatkan informasi media massa terkait Pembangunan Keluarga akan berencana menikah pada umur lebih dari 21 tahun untuk wanita dan lebih dari 25 tahun untuk pria sebesar 2,82 kali dibandingkan remaja yang tidak mendapatkan informasi tentang pembangunan keluarga (95% CI = 1.43-5.55) setelah dikontrol oleh variabel sumber informasi media massa remaja terkait Keluarga Berencana dan sumber informasi media masssa ibu remaja Keluarga Berencana. Kesimpulan: Sumber informasi media massa terkait Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Generasi Berencana perlu dilakukan secara terus menerus dengan menggunakan berbagai media yang kekinian yang lebih inovatif dan informatif .
EFEKTIVITAS KEGIATAN RELAWAN CONTACT TRACER COVID-19 PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI; FEBRIAWATI, HENNI; OKTAVIDIATI, EVA; YANUARTI, RISKA; ANGRAINI, WULAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5159

Abstract

Pendahuluan: Covid-19 merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (SARS-COV2) yang banyak merenggut nyawa masyarakat terutama petugas Kesehatan. Dengan meningkatnya penyebaran Kasus Covid-19 yang meresahkan masyarakat, maka diperlukan upaya penanganan yang bertujuan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah membuat program kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dengan cara merekrut tenaga Relawan dari berbagai daerah, yang akan bekerja sama dengan Recon dan Kemenkes untuk memutus rantai penularan dan menurunkan angka kasus Konfirmasi Positif Covid-19. Penelitian ini dirancang dengan metode Kualitatif dan data yang digunakan adalah data Retrospektif dari hasil catatan kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 yang dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus tahun 2021 di Puskesmas Tais, Kabupaten Seluma. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan program 3T (Testing, Tracing, Treatment). Hasil Kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan 3T yang dilakukan Efektif. Dilihat dari Kualitas, Kuantitas dan Waktu, kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dikatakan efektif karena telah mencapai target yang diinginkan. Hambatan yang ditemukan saat dilapangan yaitu tidak dilakukannya penggunaan APD (Alat pelindung diri) yang lengkap sesuai dengan ketentuan Kemenkes RI tahun 2020. Untuk itu diharapkan Pihak Puskesmas Tais dapat melakukan penyempurnaan APD lengkap agar para petugas dapat bekerja lebih Optimal.
EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI SMA NEGERI 11 KOTA BENGKULU ANGRAINI, WULAN; FEBRIAWATI, HENNI; YANUARTI, RISKA; FATMAWATI, TRESNA; RIZAL, ACHMAD FAISAL
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6345

Abstract

Pendahuluan: Sampah merupakan masalah yang terjadi dilingkungan yang dapat menimbulkan penyakit. Pencegahan penumpukan sampah dilingkungan sekolah bersifat direktif dan edukasional sangat diperlukan bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh sampah Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap tentang pengolahan sampah di sekolah menegah atas negeri Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Desain penelitian adalah quasy eksperimental dengan pre-test and post-test. Jumlah sampel 90 orang terdiri dari 45 kelompok Video media vidio dan 45 kelompok Video leaflet. Teknik sampling adalah simple random sampling. Analisis menggunakan wilxocon α < 5%. Menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan setelah diberikan Video media Video dan leaflet nilai p= 0,000. Rata-rata nilai sikap setelah diberikan Video media Video dan leaflet nilai p = 0,266. Hasil dari tabulasi data menggunakan SPSS didapatkan bahwa media edukasi video dan leaflet memiliki perbedaan efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan sampah. Ada perbedaan efektivitas antara media edukasi video dan leaflet, edukasi dengan menggunakan media vidio dan leaftlet sangat efektif untuk menambah pengetahuan sedangkan untuk sikap penggunaan leaftlet sebagai media edukasi tidak efektif.
Home Visit Berbasis Sistem Informasi Manajemen Telenursing Padila Padila; Liza Fitri Lina; Henni Febriawati; Bintang Agustina; Riska Yanuarti
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2118.597 KB) | DOI: 10.31539/jks.v2i1.305

Abstract

This study aims to analyze the description of procurement of nursing home information management systems for telenursing home visits at hospitals. Dr. M. Yunus Bengkulu. The research design that researchers use modifies the research theory (R) and development (D). Development of telenursing technology based on BAN technology (body area network) can provide monitoring results in real time and connected with WSN (wireless sensor network) transmission through integration with deviceendusers (laptops) which in design and implementation can be used in rural and remote areas. The results of the study there is a system design program that has the advantage of being able to be used to send medical data of patients, the main complaints, the type of disease they feel (mild, moderate and severe), visualization of data in image, sound and text, even video can be used as a detector for patient health digital based via video mail, and family health history with multimedia medical records techniques that are connected to the hospital health care center. Dr. M. Yunus Bengkulu. The research was directly tested on nurses to gain nurses' understanding in using telenursing. Conclusions, which are obtained from this study are the enthusiasm of nurses in accepting new challenges in providing telenursing services is very high, it can have an impact on the ability to improve effective communication between nurses and patients. Keywords: Home Visit Telenursing, Development, SIM
EVALUASI PENERAPAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM PROSES PERENCANAAN DI SKPD DINAS KESEHATAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH Mandraguna, Yosa; Febriawati, Henni; Afriyanto, Afriyanto; Yanuarti, Riska; Fatmawati, Tresna; Angraini, Wulan
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v16i2.328

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang : Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan pengelolaan data pembangunan wilayah, data keuangan daerah, serta data pemerintahan daerah lainnya yang sama-sama tersambung guna terlaksananya proses penyelenggaraan perencanaan pembangunan daerah. Penerapan aplikasi berbentuk web ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah dalam pelaksanaan perencanaan, pengawasan dan evaluasi pelayanan publik pemerintah khususnya di SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah. Walaupun demikian penerapan aplikasi SIPD ini belum bisa dikatakan sempurna dibandingkan dengan penggunaan aplikasi SIMDA Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perceived ease of use (kemudahan) dan perceived usefulness (kebermanfaatan) dalam Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) pada Proses Perencanaan di SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2022. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dimana metode ini digunakan dengan alasan untuk lebih memahami masalah penelitian dengan mengonvergensi (atau mentriangulasi) data kuantitatif yang berupa angka-angka.Hasil : Berdasarkan hasil analisis dengan metode kuantitatif dengan bantuan software SmartPLS 4.0, didapatkan nilai R-Square untuk Kemanfaatan sebesar 0,659 dan nilai R-Square Kemudahan sebesar 0,690. Nilai ini menunjukkan bahwa aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak kemudahan (perceived ease of use), dan kemanfaatan/kemudahan (perceived usefulness) kepada petugas operator SIPD.Simpulan : Saran kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah Khususnya dan Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Tengah umumnya untuk melaksanakan rencana program yang telah disusun.Kata Kunci : Aplikasi, Pemerintah Daerah, Sistem Informasi, SmartPLS 4.0ABSTRACTBackground: The Regional Government Information System (SIPD) is the management of regional development data, regional financial data, and other local government data that are both connected for the implementation of the regional development planning process. The implementation of this web-based application aims to accelerate and facilitate the implementation of planning, supervision and evaluation of government public services, especially at the SKPD of the Central Bengkulu Regency Health Office. However, the implementation of the SIPD application cannot be said to be perfect compared to the use of the SIMDA application This study aims to find out the perceived ease of use and perceived usefulness in the Application of the Regional Government Information System (SIPD) Application in the Planning Process at the SKPD of the Central Bengkulu Regency Health Office in 2022.  Method: The research method used is a quantitative method where this method is used for the reason of better understanding the research problem by converging (or regulating) quantitative data in the form of numbers. Results: Based on the results of analysis using a quantitative method with the help of SmartPLS 4.0 software, the R-Square value for Benefit was 0.659 and the R-Square value for Convenience was 0.690. This value shows that the application of the Regional Development Information System (SIPD) can be well received and has an impact on perceived ease of use, and perceived usefulness to SIPD operators. Conclusion: Suggestions to the Central Bengkulu Regency Health Office in particular and the Central Bengkulu Regency Government in general to implement the program plan that has been prepared.Keywords: Application, Local Government, System of Information, SmartPLS 4.0
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Penyakit Kondiloma Akuminata Padila, Padila; Andri, Juli; Yanti, Lussyefrida; Yanuarti, Riska; Sinta, Fera; Novitasari, Selvia
AKM Vol 5 No 2 (2025): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i2.1235

Abstract

Condyloma acuminata (KA), also known as genital warts or genital warts, is a sexually transmitted disease caused by the Human Papilloma Virus (HPV). The HPV subtypes that most often cause KA are 6 and 11, while subtypes 16 and 18 have the potential to cause cervical cancer. In the United States, there are more than 19.7 million new cases of sexually transmitted infections each year, with 14.1 million cases being HPV infections. In Indonesia, KA was ranked third largest in 12 teaching hospitals in the 2007-2011 period, with a high prevalence in the cities of Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja and Denpasar, especially among those aged 25-45 years. HPV transmission occurs through sexual contact and can also occur through direct contact with contaminated objects. This disease can attack various genital areas and shows symptoms such as warts, itching, and discomfort. State Senior High School (SMAN) 3 Bengkulu City needs health education to increase students' awareness about the importance of maintaining the health of the genital area. Many students still take their genital health for granted, which can trigger deviant behavior. Therefore, the Service Team from the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University of Bengkulu conducted outreach at the school in July 2024. This activity included a site survey, education about KA prevention, and evaluation. The results of the counseling show an increase in students' understanding of KA. The enthusiasm from the school and students is very good. Suggestions are given for the school to better control and accompany students to prevent trivialization of the disease, and students are expected to be more social and sensitive to the environment.
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Amrullah, Hilma Andri, Juli Aprilia, Miranti ardianti, jeni Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desri Suryani Dinda Rezalia Egi Alifia putri Elfiana Elfiana, Elfiana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fandini, Mutia Ade Fatmawati, Tresna Fauzia Farah Az Zahra Feni Ramandani Fitri Wulandari Harjuita, Tiara Rifki Heldi Saputra Heni Helvia Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Kambera, Loli Lina, Liza Fitri Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Meilanda, Vella Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutia Ade Fandini Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita P, Bintang Agustina Padila Padila Padila Padila, Padila Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri Puteri, Febyona Jolest Putri Wulan Dari Raju Sungsang Amir Rizal, Achmad Faisal Samidah, Ida Sandos Yedilau Sari, Dedeh Puspita Sefdiyanto, Riki Sella, Sabrina Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Fera Siti Nurazisah Sri Dwi Nengsih Tiara Monica Tiara Rifki Harjuita Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Wiritanaya, Sella Wulan Angraini Wulan Angraini Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yulia Afriza Yuni Kartika Zulaikha Agustinawati