Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Pelayanan Konseling dan Pelayanan Promosi/KIE Pada Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Anemia di Wilayah Puskesmas Tanjung Baru Achmad Allfaress , Reffky; Angraini, Wulan; Yanuarti, Riska; Kosvianti, Emi; Agustinawati, Zulaikha
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.17

Abstract

Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi. Jika mayoritas remaja putri menderita anemia, lebih mudah terkena penyakit, menurunkan aktivitas remaja, prestasi belajar serta menurunkan kebugaran remaja, berpengaruh besar pada saat kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya pelayanan konseling, pelayanan promosi/KIE dan pelatihan tim konselor sebaya di Puskesmas Tanjung Baru pada Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Anemia di Wilayah Puskesmas Tanjung Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode purposive sampling dalam pemilihan 11 informan yaitu 1 orang informan kunci, 2 orang informan kunci ahli, dan 8 orang informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan peduli remaja belum optimal yang mana layanan konseling yang diberikan belum dimanfaatkan oleh remaja, tidak terdapat penyuluhan yang diberikan di luar gedung sekolah dan belum terdapatnya pelatihan konselor sebaya. Kesimpulan penelitian adalah pelaksanaan pelayanan kesehatan peduli remaja belum optimal karena terdapat beberapa kriteria yang belum terpenuhi yaitu belum terdapatnya pembekalan pada minimal 1 sekolah. Saran pada penelitian adalah perlunya Memberikan sosialisasi kepada remaja mengenai PKPR, Meningkatkan promosi di luar gedung dengan memaksimalkan posyandu remaja, memaksimalkan media di di era milenial ini yang mana remaja lebih menggunakan segala sesuatu yang serba digital, Puskesmas mengembangkan kerjasama dan dukungan dalam penyelenggaraan program pencegahan dan penanggulangan anemia dengan sekolah, dan Memaksimalkan membina sekolah dan melatih konselor sebaya. sehingga keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan anemia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Baru dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan dari program yang diinginkan.
Effect of Health Education Using the Questions and Answers Module on Knowledge about Breastfeeding Meilanda, Vella; Yanuarti, Riska; Wati, Nopia; Afriyanto; Pratiwi, Bintang Agustina
Journal of Maternal and Child Health Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2025.01.01.03

Abstract

Background: Lack of knowledge about breastfeeding is often a major barrier for mothers to provide exclusive breastfeeding for the first six months of a baby's life, This is recommended as the optimal standard to support infant growth and health. This study aimed to evaluate the effectiveness of health education using the Questions and Answers module in improving knowledge about breastfeeding. Specifically, it sought to assess the extent to which this educational approach enhances participants' understanding of breastfeeding benefits, techniques, and common challenges. The study aimed to determine whether the interactive nature of the module leads to better knowledge retention compared to traditional educational methods. Subjects and Method: This was a quasi-experimental design involving 30 third trimester pregnant women who were divided into an intervention group and a control group. The intervention group received education based on question-and-answer modules, while the control group relied on standard Maternal and Child Health (MCH) books. The dependent variable included knowledge about breastfeeding. The independent variable was health education using the Questions and Answers module, as it represented the intervention aimed at improving participants' breastfeeding knowledge. The data were then collected by questionnaire. The mean difference of knowledge before and after question-and-answer modules was tested by independent t-test. Results: Knowledge scores about breastfeeding were higher in the intervention group (Mean= 19.60; SD= 2.13) than in the control group (Mean= 16.27; SD= 2.15), but this result was not statistically significant (p= 0.253). Conclusion: There was an increase in knowledge scores about breastfeeding after the Questions & Answers module was given, but the results were not statistically significant. There is a need to develop more interactive education programs to support mothers in providing exclusive breastfeeding, especially in areas with low levels of knowledge.
PENGARUH EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU WARGA MENUJU ZERO WASTE PADA RT 20 KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU Pradani, Ahmad Bagas; Yanuarti, Riska; Husin, Hasan; Wati, Nopia; Angraini, Wulan; Febriawati, Henni
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v17i1.401

Abstract

Pola pengelolaan sampah yang efektif diperlukan karena Indonesia menghadapi masalah besar dalam pengelolaan sampah, dengan 175.000 ton sampah per hari, atau 64 juta ton per tahun. Rt. 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru masih menggunakan sistem pengelolaan sampah yang buruk dan belum menerapkan konsep pengelolaan sampah rumah tangga yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan pengelolaan sampah berdampak pada pengetahuan, sikap, dan perilaku penduduk Rt. 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuasi eksperimen, menggunakan satu kelompok pre-test dan satu kelompok post-test. Orang-orang dari RT 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru berjumlah 78 orang yang menjadi sampel penelitian. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa variabel pengetahuan meningkat dari rata-rata 17,95 sebelum edukasi menjadi 21,9 setelahnya, dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai z 6,920 dan sig. 0,000. Variabel sikap juga meningkat dari rata-rata 36,88 menjadi 41,92, dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai z -7,590 dan sig. 0,000. Variabel perilaku juga meningkat dari rata-rata 55,55 menjadi 63,26.  Akibatnya, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku warga Rt 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru dipengaruhi oleh pelatihan pengelolaan sampah. Disarankan agar masyarakat lebih peduli dengan pengelolaan sampah rumah tangga dan menerapkan konsep zero waste untuk mengurangi sampah.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI RT 20 KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU MAGHFIROH, ARINA AMALIA; WATI, NOPIA; HUSIN, HASAN; YANUARTI, RISKA; FEBRIAWATI, HENNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pendahuluan: Bengkulu menempati peringkat tertinggi dalam jumlah timbunan sampah tahunan, mencapai 38.417,16 ton. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah kota Bengkulu meluncurkan program "Merdeka Sampah Bisa 2022". Dalam upaya pengelolaan sampah, metode yang diterapkan meliputi pembuangan langsung, pembakaran, dan penguburan, namun pendekatan ini belum berhasil sepenuhnya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya disiplin dan kebiasaan buruk masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data fenomena yang terjadi di RT 20 Kelurahan Sawah Lebar melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan: Penelitian ini mengungkapkan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sampah oleh masyarakat. Untuk mengurangi dan menangani sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu dan Kelurahan Sawah Lebar Baru menerapkan Peraturan Daerah No. 02 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah di Kota Bengkulu. Namun, masyarakat di RT 20 belum menerapkan peraturan ini dengan baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul hanya berlangsung selama kurang dari dua bulan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengelolaan sampah oleh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup perlu menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah kepada masyarakat.
Education Through Ownership of the JKN (National Health Insurance of Indonesia) Mobile Application Angraini, Wulan; Yanuarti, Riska; Samidah, Ida; Henni Febriawati; Zulaikha Agustinawati
Jurnal Kesehatan Prima Vol. 19 No. 2 (2025): AUGUST
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkp.v19i2.1807

Abstract

JKN Mobile is an application presented by BPJS Health to make it easier for users to register, change and find membership data, obtain first-level health facility services and advanced-level referral facilities and make it easier for users to provide criticism or suggestions. The development of information and communication is currently growing. Likewise, health insurance requires the application of information and communication technology. The JKN mobile application is a digital transformation of BPJS health, which was originally an administrative function carried out in branch offices or health facilities, transformed into an application that can be used by application users which participants can use anywhere and at any time to improve health services in health facilities. This type of research used observational research where the researcher only makes direct observations of the variables studied without providing treatment. The data collection used is a quantitative method using a cross sectional design.The sampling technique uses the 2 Proportion Test technique with 106 people in Public Health Centre of Ujan Mas Kepahiang. Data analysis used multivariate multiple logistic regression. the research showed the majority people not having ownership JKN mobil 69,8%, aged 31-50 years 47.2%, female gender 60.4%, primary school education 42.5%, farmer occupation 62.3%, marital status amounted to 88.7%, income below the minimum wage 67.0%, law of knowledge 59.4%, negative attitudes amounted to 66.0% and mobile phone infrastructure amounted to 90.6%. analysis multivariave with multiple logistic regression showed the most influencing factor in ownership of the JKN mobile application was education, meaning theat people higher education would have a JKN mobile application of 2.266 (95% CI 1.341 – 3.828) compared to people with basic educaion after controlling for the variables of occupation, marital status and income. It can be concluded that education has an influence on ownership of the JKN mobile application on BPJS Health participants
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemandirian Anak Sekolah dalam Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Aprilia, Miranti; Yanuarti, Riska; Afriyanto; Angraini, Wulan
Jurnal Kesmas Asclepius Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/4xz6rr60

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors related to the level of independence of elementary school children in implementing clean and healthy living behaviors at MI Nururl Huda, Bengkulu City. This research method used is a descriptive analytical study design with a cross-sectional approach and is included in the type of quantitative research, the population in this study was 35 respondents of grade 2 students at MI Nurul Huda, Bengkulu City. The results of this study are univariate results obtained by students with good independence 30 respondents (85.7), students with good knowledge 30 respondents (85.7%), the unavailability of trash cans that meet the requirements 23 respondents (65.7%). The results of the bivariate analysis showed that there was no relationship between the level of independence and the level of knowledge (p-value = 0.139), and there was a relationship between attitudes and independence (p-value = 0.49), and there was no relationship between the availability of trash cans and student independence (p-value = 0.100). In the implementation of PHBS at MI Nurul Huda, Bengkulu City. The conclusion shows that there is a relationship between attitudes and the independence of school children in the implementation of PHBS at MI Nurul Huda, Bengkulu City.  Keywords: Attitude, Elementary School, Healthy Life Behavior, Independence, Knowledge.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi di UPTD Puskesmas Kabawetan ardianti, jeni; Ramon, Agus; Oktavidiati, Eva; Yanuarti, Riska
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i1.7430

Abstract

Background: Hypertension is one type of Hazardous disease that can cause death. One of the global hopes for PTM is to reduce the number of hypertension by 33% in 2010 and 2030. Compliance in taking medication for hypertension sufferers is certainly important because it can control blood pressure by taking medication regularly and can overcome complications of the disease. Based on observations at the UPTD Puskesman Kabaweran, hypertension is one of the most common types of disease. This study aims to see the relationship between the level of knowledge and attitudes of patients on compliance with taking antihypertensive drugs in the UPTD Puskesmas Kabawetan Work Area. Metodh: This study employed a cross-sectional design and a quantitative methodology. The sample used in this research was 86 respondents who suffered from hypertension at the Kabawetan Community Health Center UPTD. Result: The results of the chi square analysis showed that there was a relationship between knowledge and compliance with taking medication (P = 0.016), and there was a relationship between attitudes towards compliance with taking medication (P = 0.011). Conclusion: Thus, it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitude with medication compliance. Therefore, the researcher suggests that respondents check their blood pressure regularly so that their blood pressure can be controlled every day.   Keywords: Hypertension, Medication Compliance
The Effect of Exclusive Breastfeeding Module Intervention on the Knowledge and Attitudes of Prospective Fathers about Breastfeeding in Bengkulu City Sella, Sabrina; Yanuarti, Riska; Ramon, Agus; Samidah, Ida; Pratiwi, Bintang Agustina
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5473

Abstract

Bengkulu City has experienced a decline in exclusive breastfeeding coverage over the past three years (2020-2022). Research related to education for prospective fathers in Bengkulu City has not been widely implemented. This study aims to analyze the effect of exclusive breastfeeding module interventions on the knowledge and attitudes of prospective fathers about breastfeeding in Bengkulu City. A quasi-experimental study was conducted in April-September 2024 with a population of prospective fathers who have wives with a gestational age of more than 27 weeks or the third trimester. The sample consisted of 15 people in the control group and 15 people in the intervention group. The sampling method used purposive sampling. The research variables include the knowledge and attitudes of prospective fathers about breastfeeding, as well as the exclusive breastfeeding module. The instrument used was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out univariately and bivariately. There were insignificant results from the knowledge variable between the two groups, both pre-test (p = 0.074) and post-test (0.546). While on the attitude variable, significant results were obtained between the two groups, both pre-test (0.001) and post-test (0.044). The exclusive breastfeeding module intervention only affected the attitude variable of prospective fathers about breastfeeding between the intervention group and the control group, both before and after the intervention. While on the knowledge variable of prospective fathers about exclusive breastfeeding, there was no effect between the two groups, both pre-test and post-test.
Edukasi Cara Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar Di Sekolah Dasar Negri 67 Kota Bengkulu Wiritanaya, Sella; Wati, Nopia; Yanuarti, Riska
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.395

Abstract

Mencuci tangan merupakan langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan dengan mempraktikkan kebiasaan mencuci tangan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.Menurut WHO, ada enam langkah mencuci tangan yang benar. Waktu mencuci tangan yang disarankan adalah 30-60 detik. Sebaiknya selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, menggunakan toilet, bermain, serta sebelum dan sesudah beraktivitas.penyampaian materi edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi sehingga penyampaian materi lebih informatif,  materi menjadi lebih mudah dipahami, tidak membosankan, suasana penyampaian edukasi menjadi interaktif dan menyenangkan. Anak banyak menghabiskan waktunya di sekolah dimana anak bisa belajar menimba hilmu serta berinteraksi dengan teman sebaya dan  aneka ragam kegiatan bersama warga lingkungan sekolah yang lainnya. Jika sekolah tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan risiko penularan penyakit. Anak usia sekolah juga merupakan masa dimana mereka lebih rentan terhadap penyakit, Anak yang tidak mencuci tangan dengan sabun dapat tertular kuman di tangannya sehingga dapat menimbulkan penyakit seperti ISPA, COVID-19, diare, dan parasit. Tujuan dari edukasi ini untuk meingkatkan pengetahuan, pemahaman dan kebiasaan cuci tangan para siswa.
Faktor Penyebab Cemas Pada Pekerja Wanita Usia Subur Febriawati, Henni; Wati, Zulaikha Agustina; Angraini, Wulan; Yanuarti, Riska; Puteri, Febyona Jolest
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14548

Abstract

ABSTRACT According to the East Java Province Communication and Information Service, in 2023 the number of female workers in East Java will increase by 0.47%. 56.11% of workers in East Java are women. This study aims to determine the factors of depression/anxiety in female workers of childbearing age (WUS) with an age range of 15-49 years. The research design used is mixed methods research by combining quantitative data (Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 test) and qualitative data (in-depth interviews). The results of the Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 test show that 3 out of 15 female workers of childbearing age experience depression/anxiety. The results of in-depth interviews (In-Depth Interview) show that there are factors that cause depression/anxiety in female workers of childbearing age, namely work factors and individual (family) factors. The conclusion of this research is that there is a relationship between depression/anxiety and reproductive health in female workers of childbearing age. Keywords: Anxiety, Women of Childbearing Age, Worker  ABSTRAK Menurut Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur tahun 2023, jumlah pekerja wanita di Jawa Timur meningkat 0,47%. 56,11% pekerja di Jawa Timur adalah wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor depresi/cemas pada pekerja Wanita Usia Subur (WUS) dengan rentang usia 15-49 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah mixed methods research dengan menggabungkan data kuantitatif (tes Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20) dan data kualitatif (wawancara mendalam). Hasil tes Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 diperoleh 3 dari 15 orang pekerja wanita usia subur mengalami depresi/cemas. Hasil wawancara mendalam (In-Depth Interview) menunjukkan adanya faktor penyebab depresi/cemas pada pekerja wanita usia subur yaitu dikarenakan faktor pekerjaan dan faktor individu (keluarga). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara depresi/cemas dengan kesehatan reproduksi pada pekerja wanita usia subur. Kata Kunci: Cemas, Pekerja, Wanita Usia Subur
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Amrullah, Hilma Andri, Juli Aprilia, Miranti ardianti, jeni Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desri Suryani Dinda Rezalia Egi Alifia putri Elfiana Elfiana, Elfiana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fandini, Mutia Ade Fatmawati, Tresna Fauzia Farah Az Zahra Feni Ramandani Fitri Wulandari Harjuita, Tiara Rifki Heldi Saputra Heni Helvia Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Kambera, Loli Lina, Liza Fitri Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Meilanda, Vella Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutia Ade Fandini Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita P, Bintang Agustina Padila Padila Padila Padila, Padila Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri Puteri, Febyona Jolest Putri Wulan Dari Raju Sungsang Amir Rizal, Achmad Faisal Samidah, Ida Sandos Yedilau Sari, Dedeh Puspita Sefdiyanto, Riki Sella, Sabrina Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Fera Siti Nurazisah Sri Dwi Nengsih Tiara Monica Tiara Rifki Harjuita Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Wiritanaya, Sella Wulan Angraini Wulan Angraini Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yulia Afriza Yuni Kartika Zulaikha Agustinawati