Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUATAN KARAKTER SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VII1 SMP NEGERI 2 WAKORUMBA UTARA KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA Wa Ode Nurwati; Darnawati Darnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v2i2.42045

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Nilai-nilai karakter apa yang dikembangkan dalam pembelajaran IPS Sejarah di Kelas VII1 SMP Negeri 2 Wakorumba Utara Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara?; (2) Bagaimana metode penguatan karakter siswa dalam pembelajaran IPS di Kelas VII1 SMP Negeri 2 Wakorumba Utara Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara?; dan (3) Bagaimana metode penilaian karakter siswa dalam pembelajaran IPS di Kelas VII1 SMP Negeri 2 Wakorumba Utara Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yakni suatu jenis penelitian dimana peneliti terlibat langsung di lokasi dan mendeskripsikan peristiwa sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan mengenai pola penguatan karakter siswa dalam pembelajaran IPS Sejarah Kelas VII1 SMP Negeri 2 Wakorumba Utara Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Sedangkan kajian pustaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep karakter, pola penguatan karakter, konsep IPS, bentuk-bentuk pengukuran karakter siswa dan penelitian relevan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Nilai-nilai karakter yang di kembangkan dalam pembelajaran IPS Sejarah di kelas VII1 yaitu: religius, toleransi, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, cinta tanah air, bersahabat dan komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, dan tanggung jawab; (2) Metode penguatan karakter siswa dalam pembelajaran IPS Sejarah di Kelas VII1 yaitu berupa pujian, teguran, nasehat. Pujian diberikan untuk siswa yang menunjukan sikap atau perilaku positif, teguran ditujukan untuk siswa yang melakukan pelanggaran dan nasehat merupakan bentuk arahan agar siswa tidak melakukan kesalahan kembali. Selain itu juga siswa menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam proses pembelajaran IPS Sejarah di kelas VII1 dan melalui metode ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok; dan (3) Metode penilaian karakter siswa dalam pembelajaran IPS Sejarah di kelas VII1 yaitu melalui penilaian harian.
PENGUATAN LITERASI AKADEMIK GURU MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH Darnawati; Jamiludin; Asna Wirayanti; Isna
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 1 No. 2 (2024): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) August - December 2024
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v1i2.12

Abstract

Scientific writing is an essential tool for teachers to enhance professionalism, support the development of knowledge, and improve the quality of education. However, not all teachers possess adequate skills and confidence in writing scientific papers, from ideation to publication. This community service program aims to provide intensive training on effective strategies for writing scientific papers tailored for teachers. The training encompasses several stages, including identifying and developing ideas, systematic writing in accordance with scientific standards, mastering referencing and citation techniques, and strategies for selecting and submitting manuscripts to academic journals. The methods used include lectures, group discussions, simulations, and direct mentoring. This program is expected to improve teachers' skills in producing high-quality scientific papers and encourage their active participation in academic publishing. The outcomes of this activity demonstrate a significant improvement in teachers' understanding and ability to write scientific papers, as well as their enthusiasm for continuing independent writing activities. Thus, this program contributes to strengthening teachers' professional capacities and enhancing the overall quality of education.
Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah di MAN 2 Kota Palu Nurafni Meilani Salsabila; Fajar Nugroho; Iskandar Iskandar; Darnawati Darnawati
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah kelas X/B di MAN 2 Kota Palu, kualitas pembelajaran sejarah setelah diterapkannya pendekatan deep learning, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru sejarah, wakamad bidang kurikulum, dan siswa-siswi kelas X/B di MAN 2 Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah diterapkan melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan mengintegrasikan konsep mindful, meaningful, dan joyful melalui diskusi, presentasi, dan penggunaan media pembelajaran digital. Penerapan pendekatan ini membuat siswa lebih aktif, kritis, dan lebih mudah memahami materi sejarah sehingga kualitas pembelajaran menjadi lebih baik dan menyenangkan. Faktor pendukung implementasi deep learning meliputi dukungan sekolah dan media pembelajaran, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya minat literasi siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kebiasaan siswa yang masih terbiasa dengan metode ceramah. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah kelas X/B di MAN 2 Kota Palu telah berjalan cukup baik dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah.
Digital language teacher professional development in online community of practice: Indonesia-Vietnam perspective La Ode Nggawu; Jamiludin Jamiludin; Darnawati Darnawati; Waode Ade Sarasmita Uke; Ismail Anas; Nguyen Thi Phuong Thao; Võ Thị Anh Thư
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.22939

Abstract

This study investigates digital language teacher professional development (TPD) within online communities in Indonesia and Vietnam, employing Pinar’s currere framework to identify optimal practices. Through qualitative methods, including interviews and observations, this study examined the experiences of English language educators navigating digital education in these countries. The findings indicate that, while both nations emphasize the significance of digital literacy, educators encounter challenges in acquiring essential digital competencies due to limited resources and infrastructure. Online communities of practice (CoPs) function as valuable platforms for knowledge dissemination, peer support, and professional growth, enabling teachers to enhance their digital proficiency. However, issues such as internet accessibility, time constraints, and language barriers persist as obstacles. This investigation underscores the necessity for tailored TPD programs that address these specific challenges, ultimately fostering effective integration of technology into language instruction.