Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI DI KOTA KENDARI Wa Ani, Wa Ani; Mursidin, Mursidin; Darnawati, Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.618 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i2.7490

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) Hubungan motivasi belajar siswa dengan hasil belajar Ekonomi siswa kelas X SMAN  di Kota Kendari, (2) Hubungan penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar Ekonomi siswa kelas X SMAN  Di Kota Kendari, dan (3) Hubungan motivasi belajar siswa dan penggunaan media pembelajaran  secara bersama-sama dengan hasil belajar Ekonomi siswa kelas X SMAN  di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Temuan dalam penelitian ini adalah: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar Ekonomi siswa Kelas  X SMA Negeri di Kota Kendari, seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi 0,772 dan koefisien determinasi 0,596, (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa Kelas X SMA Negeri di Kota Kendari, seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi 0,780 dan koefisien determinasi 0,608, (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan motivasi belajar siswa dan media pembelajaran secara bersama-sama dengan hasil belajar siswa Kelas X SMA Negeri di Kota Kendari, seperti ditunjukkan oleh koefisien determinasi 0,831.Kata kunci: Motivasi belajar, Media pembelajaran, Hasil Belajar Ekonomi
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN DISIPLIN DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X1 SMA NEGERI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Harjun, Harjun; Ramly, Ramly; Darnawati, Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.474 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i1.7483

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara: (1) gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah, (2) disiplin belajar dengan dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah, dan (3) antara gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar ekonomi siswa siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah seperti ditunjukan oleh koefisien korelasi (ry1) =0,598 dan koefisien determinasi 0,357; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara disiplin belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah seperti ditunjukan oleh koefisien korelasi (ry1) =0,545 dan koefisien determinasi 0,297; (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar ekonomi siswa siswa kelas X1 SMA Negeri Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah, seperti ditunjukan oleh koefisien korelasi (ry12) =0,601 dan koefisien determinasi 0,361. Kata kunci: gaya belajar, disiplin belajar, dan hasil belajar ekonomi
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 01 POASIA ANTARA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANSUNG Ansar, Ansar; Ramly, Ramly; Darnawati, Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.714 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i2.7450

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan perbedaan antara: 1) hasil belajar kognitif siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning   dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung, 2) hasil belajar afektif siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning   dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung, 3) hasil belajar psikomotor siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar model pembelajaran problem based learning dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung. Penelitian ini adalah eksperimen Pos test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung  seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05, 2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar afektif siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar psikomotor siswa yang diajar dengan model problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05.Kata Kunci: Model problem based learning, Model pembelajaran lansung, Hasil Belajar
E-learning on History learning: Aspect of material, teacher, learning environment, and student Jamiludin Jamiludin; Darnawati Darnawati
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 2: June 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i2.22471

Abstract

This research was conducted to determine the student’s perception of e-learning in studying History in terms of material, teachers, learning environment, the students themselves, and the teacher's perception of e-learning in teaching History. The researchers employed a mixed-method design. Instruments of this research were questionnaire and interview guide. The questionnaire was used to collect quantitative data while interview guide for qualitative data. The questionnaire consists four aspects: material, teacher, learning environments, and students’ view. The subjects were 25 history teachers and 161 students of senior high school in Kendari City, Indonesia. The result found that students prefer to study face-to-face. They prefer that the material is taught directly by the teacher in class. Class conditions are comfortable and they can interact with teachers and friends. Students do not feel bored doing assignments from teachers during a pandemic. They like to summarize history assignments rather than memorizing the material. Most students complain about the conditions of studying from home. Network problems and not having facilities, such as laptops and smartphones are the main problems for online learning. History teachers assume that in implementing e-learning, they prefer asynchronous e-learning. History teachers mostly use e-learning applications, such as Google Classroom, WhatsApp, and YouTube. This study was expected to shed new light on the intriguing concept of students and teacher’s perception of e-learning on history learning.
Developing online learning guidebook for junior high school level in Kendari City Darnawati Darnawati; Jamiludin Jamiludin; Mursidin Mursidin; La Ili
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 15, No 3: August 2021
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.668 KB) | DOI: 10.11591/edulearn.v15i3.18934

Abstract

This research aimed to develop online learning guidebook for junior high school level. The method used in this research was research and development in terms of 4-D model development which consists of four main stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The informants were study consisted of 2 expert informants and 17 junior high school teachers in Kendari City, Southeast Sulawesi, Indonesia. This type of research data was descriptive qualitative. The data collected were in the form of suggestions and responses put forward by the informants. This information was collected and summarized to improve the learning products developed. The results showed that the developed online learning guidebook has met the appropriate criteria in the media and language aspects by the respective experts. Besides, Teachers find that this guidebook is very interesting and useful as a guide in online learning, especially during the current pandemic. Furthermore, the developed guide book fosters curiosity of teachers to find out the use of applications in the book, and makes teachers think creatively in making learning media. The online learning guidebook is advantaged for the teachers to provide interesting learning media and material for students especially in this pandemic era.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Daring dengan Menggunakan Aplikasi Kinemaster dan Screencast O Matic Darnawati Darnawati; Irawaty Irawaty; Waode Ade Sarasmita Uke
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 1 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i1.7204

Abstract

Permasalahan prioritas mitra adalah bagaimana mendesain sebuah media pembelajaran daring yang mampu: digunakan oleh dosen dan mahasiswa dengan mudah; meningkatkan kreativitas dosen dan mahasiswa; dan meningkatkan kesadaran dosen akan pentingnya penggunaan teknologi. Tujuan program ini adalah untuk mengadakan pelatihan pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi kinemaster dan screencast o matic selama pandemic Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu pemberian pelatihan dan pendampingan, penyadaran/ peningkatan kemampuan dosen. Keberlanjutan program setelah program ini selesai sepenuhnya dikembalikan kepada dosen yang mengikuti pelatihan untuk melanjutkan implementasi aplikasi pembelajaran ini. Terlihat bahwa ada hasil positif dalam hal peningkatan daya saing dan tata nilai dalam bidang pendidikan pada binaan mitra. Peningkatan kemampuan para dosen muda dalam menggunakan teknologi dan informasi dalam kesehariannya untuk mengajar Hal ini bisa dibuktikan dengan setelah pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk praktik membuat video pembelajaran secara berkelompok dan individu dengan menggunakan aplikasi kinemaster dan screencast o matic. Terlihat peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Hal ini disebabkan karena kedua aplikasi ini baru mereka gunakan untuk pembuatan video pembelajaran. 70,6% mereka beranggapan puas terhadap kegiatan ini. Peserta mengharapkan ada kegiatan pelatihan kembali.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN (INDUKTIF Vs DEDUKTIF)DAN SELF-EFFICACY YANG SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG KONSEP DASAR MATEMATIKA DI SD SE-KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA Muhammad Yasin; Darnawati .; Harlin Yusuf; Iman Ashari; Muhammad Mancipto Hamid
Gema Pendidikan Vol 26, No 1 (2019): Januari, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.557 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i1.6721

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengukur efektivitas penerapan strategi pembelajaran (induktif vs deduktif) dan self-efficacy siswa  tentang pengetahuan konsep dasar matematika. Dengan instrument tersebut akan diperoleh informasi makro mengenai perkembangan kemampuan siswa dalam mempelajari konsep dasar matematika di SD baik untuk kelompok siswa kelas rendah, maupun kelompok siswa kelas tinggi dengan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi strategi pembelajaran (A) dan self-efficacy (B) terhadap pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika dengan nilai rerata kelas induktif sebesar 78.66 sedangkan rerata kelas deduktif sebesar 76,77 disamping itu juga terdapat pengaruh strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif terhadap perbedaan pengetahuan siswa tentang konsep dasar matematika baik  kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi maupun kelompok siswa yang memiliki self efficacy rendah. Kata Kunci: Pengembangan Kemampuan Siswa, Strategi Pembelajaran, Self-Efficacy.
Pelatihan Pengembangan Desain Instruksional Untuk Meningkatkan Kemampuan Pedagogik Guru PAUD Salim Salim; Jamiludin Jamiludin; Darnawati Darnawati; Sitti Rahmaniar Abubakar; Nurhayati Nurhayati; Irawaty Irawaty
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 2: Mei (2020)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.27 KB) | DOI: 10.36596/jpkmi.v1i2.34

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan pedagogik guru PAUD Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari. Tahapan pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya: (a) tahap persiapan meliputi: survey; penetapan waktu, tempat dan guru sasaran; pembuatan materi pelatihan seperti: bahan tayangan, slide Powerpoint, (b) tahap pelaksanaan meliputi: (1) penjelasan tentang pengembangan desain instruksional untuk guru. Sesi ini berfokus pada penjelasan mengenai urgensi desain instruksional dalam perspektif kurikulum 2013; (2) Sesi kegiatan utama yang menitikberatkan pada pengembangan desain instruksional tentang merancang kegiatan pembelajaran PAUD; keterampilan mengajar; melaksanaan kegiatan pengajaran; penggunaan media pembelajaran PAUD dan penilaian pembelajaran PAUD, (3) guru-guru PAUD Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari melakukan desain instruksional yang didampingi oleh tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi. Dengan adanya kegiatan pelatihan terhadap guru-guru PAUD pada Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari, menunjukkan guru sudah dapat memahami, dan merancang desain instruksional sesuai dengan perspektif kurikulum 2013 yang ditunjukkan dengan adanya rool model perangkat pembelajaran kurikulum 2013 PAUD seperti rancangan tema pembelajaran, rencanan pelaksanaan pembelajaran mingguan, (RPPM), rencana pelaksaaan pembelajaran harian (RPPH), dan penilaian pembelajaran.Abstract: The purpose of this community dedication is to improve the pedagogic ability of the teachers of Early Childhood Education Foundation Education Wulele Sanggula Kendari. The stages of training in community devotion include: (a) Preparation phase includes survey; Timing, venue, and target teachers; Creation of training materials such as impression materials, PowerPoint slides, (b) Implementation phases include: (1) An explanation of the instructional design development for teachers. This session focuses on the explanation of instructional design urgency in the perspective of the 2013 curriculum; (2) A major activity session that focuses on the development of instructional design on designing learning activities of early childhood education; Teaching skills; Perform teaching activities; The use of early childhood education learning and learning assessment of early childhood education, (3) Teachers of Early Childhood Education Foundation Education Wulele Sanggula Kendari conducts instructional design accompanied by a team of community devotion from universities. With the training activities on teachers of early childhood teachers at the Wulele Sanggula, Kendari Education Foundation, show the teacher can already understand, and design the instructional design in accordance with the perspective of the 2013 curriculum demonstrated with the presence of Rool learning Device Model Curriculum 2013 Early childhood education such as learning theme design, weekly learning implementation, (RPPM), Daily Learning Plan implementation (RPPH), and learning assessment. 
Microsoft Office 365 on Learning History Subject Jamiludin Jamiludin; Darnawati Darnawati; Sukadi Linta; Anugrah Puspita Ayu Muhammad; Waode Ade Sarasmita Uke
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 6, No 2 (2021): Volume 6 Number 2 September 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.545 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v6i2.2626

Abstract

This research aimed at knowing the students' perception of Microsoft Office 365 on learning history. This research used a quantitative descriptive design. It was conducted at SMAN 4 Kendari, Southeast Sulawesi. The sample of this study was students in XI-1 grade. The students were 46. Research instruments used questionnaires and interviews. The result showed that the students had a positive response toward the use of Microsoft Office 365. Besides, 87% of students agree that they can understand History Subject during online learning. The most frequently used features were Teams (95.7%), SharePoint (2.2%), and Forms (2.2%). THowever, the obstacle of using this application is if students do not have facilities such as a good internet network, and laptops.
Pelatihan Pengembangan Kreativitas Guru PAUD Melalui Kerajinan Tangan Dengan Teknik Decoupage Salim Salim; Sitti Rahmaniar Abubakar; Nanik Hindaryatiningsih; Darnawati Darnawati; Irawaty Irawaty; Hendra Nelva Saputra
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 1 No 2 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.162 KB) | DOI: 10.26740/abi.v1i2.7638

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan kreativitas guru pada guru PAUD melalui pelatihan kerajinan tangan dengan teknik decoupage. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut: (1) tim pengabdian masyarakat merancang desain kerajinan tangan yang akan dibuat, (2) tim pengabdian masyarakat memberikan pelatihan tentang cara membuat kerajinan tangan dengan teknik decoupage, (3) guru pada TK mitra melakukan pembuatan kerajinan tangan dengan teknik decoupage yang didampingi oleh tim pengabdian masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa (1) para peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan membuat kerajinan tangan dengan menggunakan teknik decoupage, (2) para peserta pelatihan telah memiliki hasil kerajinan tangan dengan menggunakan teknik decoupage,dan (3) para peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat dan mengembangkan kreativitasnya dalam membuat kerajinan tangan dengan menggunakan teknik decoupage