Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Optimization of The General Cargo Loading Process to Increase Efficiency on The MV Hanglima Ship Munir, Syahrul; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN Vol 14 No 2 (2024): bulan Maret
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/japk.v14i2.116

Abstract

Research with the title "Optimizing the general cargo loading process to support efficiency on the MV Hanglima ship". Optimizing general cargo loading is very vital because more optimal loading will make MV Hanglima more able to compete with other ships or companies. This research aims to determine the factors that are obstacles that reduce efficiency in loading and to determine efforts to handle obstacles that occur when loading general cargo on the MV Hanglima. This research uses a qualitative descriptive method by using 5 data collection techniques including data from the prala location, namely the MV Hanglima ship. The theoretical basis used is a theory that includes 5 loading principles. And it was concluded that the loading of general cargo on the first trip on the MV Hanglima was less efficient, such as not paying enough attention to the stowage plan that had been made, which resulted in less systematic loading and broken stowage. Apart from that, the safety of ships, cargo, and workers and TKBM is still not paid enough attention so that it can be detrimental to the ship or shipping company, PBM, and workers.
The Importance of Continuing Monthly Fire Drills for the Preparedness of Crew Members at KM Spil Hapsri Saputra, Bachtiar Bagus; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN Vol 14 No 2 (2024): bulan Maret
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/japk.v14i2.117

Abstract

Continuing monthly Fire drills on commercial vessels such as the KM Spil Hapsri is very vital to ensure the alertness and safety of the ship's crew (ABK). Monthly Fire drills are not only a legal obligation, but also an effective strategy to reduce the risk of fire on commercial vessels. This research aims to explore the importance of monthly Fire drills on commercial ships, especially on KM Spil Hapsri. This research uses a qualitative descriptive method and uses data collection techniques by observation, interviews, literature study, and documentation study. The data sources used are primary and secondary data, data obtained from the place where the sailing practice is carried out, namely the KM Spil Hapsri ship. The theoretical basis used is the international rules of the Safety Of Life At Sea convention regarding the implementation of Fire drills. It was concluded that the implementation of the Fire drill at KM Spil Hapsri was previously carried out in accordance with the Regulations but stopped being carried out from August 2023 until the author finished carrying out the sailing practice, namely December 2023. If this continues, it could cause a decrease in the alertness of the ship's crew so that the ship's crew becomes less responsive in a fire situation and poses a risk of endangering the ship, cargo, and crew safety when a fire situation occurs
Media Edukasi Maritim untuk Anak dan Keluarga Nelayan Keputih Timur Gang Pompa Air: Pengabdian Ari Sriantini; Elva Febriana; Nyoman Ardiana; Supangat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1953

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kemaritiman pada anak-anak dan keluarga nelayan di Keputih Timur Gang Pompa Air melalui pengembangan dan distribusi media edukasi maritim berbasis gambar, video, dan permainan interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi pemahaman. Media edukasi yang dikembangkan mencakup 15 lembar infografis, 3 video pendek animasi, dan 2 jenis permainan kartu edukatif yang disesuaikan dengan konteks lokal. Sebanyak 45 anak usia 7–15 tahun dan 30 orang tua nelayan menjadi partisipan aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88,9% anak mengalami peningkatan pemahaman tentang fungsi pelabuhan, jenis kapal, dan profesi maritim setelah intervensi. Sebelum kegiatan, hanya 24,4% anak yang dapat menjawab minimal 5 dari 10 pertanyaan kuis edukasi; setelah kegiatan, angka tersebut meningkat menjadi 86,7%. Sebanyak 90% orang tua menyatakan bahwa media edukasi membantu mereka menjelaskan pekerjaan maritim kepada anak. Respons positif masyarakat tercermin dari tingkat partisipasi harian yang mencapai 96% selama 5 hari kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa media edukasi maritim yang komunikatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi maritim anak-anak nelayan. Penguatan literasi maritim sejak usia dini berpotensi membentuk kesadaran kolektif masyarakat pesisir terhadap pentingnya sektor kemaritiman sebagai bagian dari jati diri bangsa maritim.
THE USE OF INDONESIAN AS A COMMUNICATION TOOL BETWEEN SHIP CREWS Anggraeny, Elva Febriana; Mudiyanto
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i1.3843

Abstract

Bahasa merupakan sistem simbol suara yang arbitrer dan bermakna yang dipakai masyarakat. Bahasa bukan hanya suara yang dihasilkan oleh organ bicara, melainka suara yang bermakna dengan struktur tertentu. Penelitian ini dilaksanakan di kapal dalam di alur pelayaran Surabaya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Antarkapal untuk Menunjang Keselamatan Pelayaran. Manfaat penelitian Penelitian yang akan menghasilkan analisis penggunaaan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi antarkapal yang diharapkan menjadi landasan untuk memperbaiki cara berkomunikasi di antar kapal di alur pelayaran Surabaya memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Metodologi penelitian ini ialah dengan metode kualitatif dan kuantitatif jumlah responden 150 yang menampilkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia untuk komunikasi secara simultan berpengaruh terhadap keselamatan pelayaran, sehingga hipotesis yang menyatakan ada pengaruh secara simultan antara penggunaan bahasa Indonesia untuk komunikasi terhadap keselamatan pelayaran terbukti.
The Role of Indonesian Language in Acquisition of Maritime English Cadets of Shipping Academy Anggraeny, Elva Febriana; Mudiyanto; Bachtiar, Rahmat Yusuf
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i3.4678

Abstract

Maritime English has a large enough role in communication on board because no matter how sophisticated and complete the communication tools on board the ship, its function will not be maximized if the user does not have the skills and ability to communicate in accordance with the standards set out in the IMO SMCP which states that the standard language sailor is Maritime English. Based on this, the formulation of the problem in this research is how is the influence of Indonesian as L2 in the acquisition of Maritime English as L3? And how is the production of Maritime English as L3 by L2 Indonesian speakers? This research method is qualitative and quantitative with the type of research that will be used is associative research (relationships) with quantitative analysis methods. Associative research is research that aims to determine the relationship between two or more variables. Based on data processing with SPSS version 26, a correlation value of 0.759 means that there is an influence of Indonesian as L2 in the acquisition of Maritime English as L3. When studying Maritime English L3, cadets are more likely to choose to transfer the language to Indonesian L2 rather than local language L1. However, the accent that is pronounced when speaking Maritime English is still thick with the L3 regional accent.
Efforts of MV. Vantage Crew in Preparation for PSC Inspection by USCG at Port Everglades Miami, USA Kesuma, Oktaprianto Setya; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN Vol 16 No 1 (2025): bulan September
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/japk.v8i1.161

Abstract

This study examines the readiness of the crew aboard MV Vantage in preparing for Port State Control (PSC) inspections conducted by the United States Coast Guard (USCG) at Port Everglades, Miami, USA, with a focus on the maintenance and operation of safety equipment. Using a qualitative approach with a descriptive method, data was collected through interviews, direct observation during safety drills, and document analysis, which was then processed using thematic analysis. The findings indicate that crew readiness is highly dependent on effective supervision of training and a deep understanding of safety equipment operational procedures, with challenges such as limited training time and a lack of discipline among crew members. This study highlights the need for synergy between safety equipment maintenance and human factors to enhance maritime safety and provides recommendations for improving ship safety standards.
Evaluasi Ketersediaan Tugboat terhadap Tingkat Keselamatan Manuver Tambat di Pelabuhan Westport Malaysia Saiang, Heni Yolanda; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): (September) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i1.659

Abstract

Pelabuhan berfungsi sebagai simpul utama dalam sistem transportasi laut yang mendukung kelancaran logistik dan pergerakan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan kapal tunda terhadap keselamatan penambatan kapal di Pelabuhan Westport, Malaysia sebuah pelabuhan dengan aktivitas pelayaran tinggi namun keterbatasan armada kapal tunda. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara ketersediaan kapal tunda, volume pergerakan kapal, dan tingkat keselamatan penambatan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung serta kuesioner kepada 45 responden yang terdiri dari nahkoda, mualim satu, dan masinis kapal tunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan kapal tunda berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keselamatan penambatan, sedangkan volume pergerakan kapal tidak signifikan secara individual namun memiliki kontribusi saat diuji secara simultan bersama variabel lain. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan armada kapal tunda secara proporsional terhadap intensitas trafik pelabuhan. Studi ini diharapkan dapat memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan keselamatan dan efisiensi operasional di pelabuhan, terutama di pelabuhan-pelabuhan besar dengan kompleksitas lalu lintas yang tinggi seperti Westport.
PENYULUHAN PENGETAHUAN KEMARITIMAN BAGI ANAK NELAYAN KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA Prastiwi, Afita; Listriawati, Nyoman Ardiana; Yanti, Dyah Agustin Widhi; Febriana, Elva; Sriantini, Ari; Suryani, Eka Endah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir VOLUME 3 NOMOR 1
Publisher : Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpmp.v3i1.104

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman serta kesadaran bagi anak-anak nelayan di Kelurahan Keputih, Surabaya, terkait pengetahuan kemaritiman. Program penyuluhan ini diselenggarakan dengan pendekatan edukatif dan interaktif, melibatkan anak-anak sebagai peserta aktif. Melalui berbagai metode, seperti ceramah, permainan edukatif, dan demonstrasi, kami menyampaikan informasi mengenai keberlanjutan sumber daya laut, keseimbangan ekosistem maritim, dan pentingnya menjaga lingkungan laut. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman tentang keamanan pelayaran, teknologi nelayan yang ramah lingkungan, dan peluang-peluang dalam sektor kemaritiman. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga menciptakan kesadaran akan peran anak-anak dalam menjadi agen perubahan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan maritim. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan anak-anak nelayan mengenai aspek-aspek kemaritiman. Dengan demikian, upaya penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perkembangan berkelanjutan komunitas nelayan di Kelurahan Keputih, Surabaya, serta mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut dan memanfaatkannya secara bijak
Analisis Hubungan Kualitas Penggunaan Alat Keselamatan Kerja terhadap Kinerja Kru Kapal MV Alba Samudera Sugiarti, Dwi Lucky; Anggraeny, Elva Febriana; Mudiyanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.660

Abstract

Kualitas penggunaan alat keselamatan kerja merupakan tingkat kemampuan kru kapal dalam menggunakan, merawat, dan mematuhi prosedur penggunaan peralatan keselamatan sesuai standar yang berlaku di kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas penggunaan alat keselamatan kerja terhadap kinerja kru kapal MV Alba Samudera milik PT Anugerah Makmur Sejahtera. Latar belakang studi ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan kerja di sektor maritim, yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian penggunaan alat pelindung diri (APD) dan minimnya penerapan budaya keselamatan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh kru kapal sebanyak 35 responden (total sampling). Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas penggunaan alat keselamatan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja kru kapal, dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,759. Sementara itu, koefisien determinasi sebesar 0,576 mengindikasikan bahwa 57,6% variasi dalam kinerja kru dapat dijelaskan oleh kualitas penggunaan APD. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji asumsi klasik yang menyatakan bahwa model regresi memenuhi syarat normalitas, homoskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi, dan bebas multikolinearitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman, pelatihan, pengawasan, dan ketersediaan alat yang layak sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kinerja sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat program pelatihan keselamatan, inspeksi rutin alat, serta menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk memasukkan variabel tambahan guna memperoleh analisis yang lebih menyeluruh terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja kru kapal.
Analisis Penyebab Terjadinya Kandas MV Selili Baru Di Alur Sungai Siak satya, Hammam; Malik, Djamaludin; Febriana, Elva
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.144

Abstract

Insiden kapal kandas masih menjadi permasalahan serius dalam keselamatan pelayaran, khususnya pada alur sungai yang memiliki karakteristik sempit, berarus kuat, dan dipengaruhi pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya kandas kapal MV Selili Baru di Alur Sungai Siak serta mengidentifikasi tindakan penanganan dan upaya pencegahan untuk meningkatkan keselamatan navigasi pelayaran sungai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan awak kapal, serta analisis dokumen kapal berupa logbook dan berita acara kejadian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insiden kandas disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal didominasi oleh human error, terutama ketidaktepatan perhitungan pasang surut, lemahnya komunikasi di anjungan, serta tidak dilaksanakannya safety meeting sebelum memasuki alur sempit. Faktor eksternal meliputi arus sungai yang kuat, perubahan kedalaman akibat pasang surut, serta karakteristik alur Sungai Siak yang sempit dan berbelok tajam. Tindakan awak kapal setelah kejadian kandas telah sesuai dengan prosedur keselamatan, meliputi plotting posisi kapal, sounding kedalaman dan tangki, serta pemeriksaan potensi kebocoran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keselamatan navigasi di alur sungai berisiko tinggi memerlukan perencanaan pelayaran yang lebih akurat, penerapan Bridge Resource Management, serta peningkatan kedisiplinan dan kesiapsiagaan awak kapal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan pelayaran, kru kapal, dan institusi pendidikan maritim dalam mencegah insiden kandas pada pelayaran sungai. Grounding incidents remain a critical issue in maritime safety, particularly in river channels characterized by narrow waterways, strong currents, and tidal influences. This study aims to analyze the factors causing the grounding of MV Selili Baru in the Siak River channel and to identify the response actions and preventive measures to enhance inland waterway navigational safety. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews with the ship’s crew, and analysis of ship documents, including logbooks and official incident reports. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the grounding incident was caused by a combination of internal and external factors. Internal factors were dominated by human error, particularly inaccurate tidal calculations, ineffective bridge communication, and the absence of a safety meeting prior to entering the confined channel. External factors included strong river currents, tidal-induced depth variations, and the narrow and sharply curved characteristics of the Siak River channel. The crew’s actions following the grounding complied with established safety procedures, including position plotting, depth and tank sounding, and leak inspections. This study concludes that improving navigational safety in high-risk river channels requires more accurate voyage planning, effective implementation of Bridge Resource Management, and enhanced crew discipline and preparedness. The findings are expected to serve as a reference for shipping companies, ship crews, and maritime education institutions in preventing grounding incidents in inland waterways.