Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul terhadap Tekanan Darah Lansia Wanita di Tangerang Selatan Andriyani Andriyani; Sutanto Priyo Hastono; Nurmalia Lusida; Munaya Fauziah; Ernyasih Ernyasih; Yosi Duwita Arinda
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.2.147-154

Abstract

Peningkatan tekanan darah atau hipertensi berkontribusi pada tingginya insiden morbiditas dan mortalitas pada lansia dengan 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun. Salah satu Provinsi yang memiliki prevalensi hipertensi lebih tinggi dari angka rerata nasional (8,34%) adalah Provinsi Banten (8,61%) dimana Kota Tangerang Selatan, salah satu kota di Provinsi Banten, menduduki peringkat tertinggi penderita hipertensi. IMT dan lingkar pinggang dianggap sebagai indikator prediksi hipertensi pada pria dan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IMT dan RLPP terhadap Tekanan Darah Sistolik (TDS) lansia wanita di Tangerang Selatan. Hasil pengukuran IMT dan RLPP menunjukkan bahwa lansia memiliki rerata IMT overweight (> 25,0) dengan standar deviasi 4,04 kg/m2. Adapun RLPP lansia wanita memiliki rerata 89,97 cm dengan standar deviasi 11,53 cm. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan RLPP dengan TDS dan TDD pada lansia wanita di Kota Tangerang Selatan. Hasil uji korelasi lebih kuat terhadap TDS dan TDD ditunjukkan oleh RLPP dibandingkan dengan IMT dengan kekuatan uji 0,526. Perlu dilakukan intervensi berupa monitoring status gizi serta edukasi yang disertai dengan olahraga bersama yang dilakukan rutin pada lansia wanita agar terhindar dari risiko obesitas dan akibat TDS dan TDD tidak normal serta komplikasi lainnya.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah pada Pedagang di Pasar Sepatan Kabupaten Tangerang Tahun 2022 Erna Martiyani; Suherman Jaksa; Ernyasih Ernyasih; Andriyani Andriyani
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 3, No 2 (2023): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.3.2.125-140

Abstract

Hubungan antara manusia dan lingkungan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan dapat pula menghasilkan sesuatu yang merugikan lingkungan. Sesuatu yang merugikan lingkungan disebut sebagai "environmental hazards" dan hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas manusia. Permasalahan kesehatan masyarakat yang sering ditemui di tempat-tempat umum terutama pasar adalah masalah sampah. Tempat-tempat umum mempunyai potensi penyebaran penyakit yang tinggi, pencemaran lingkungan, dan masalah kesehatan masyarakat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah pada pedagang di Pasar Sepatan Kabupaten. Penelitian ini merupakan penelitian kuatitatif dengan cross-sectional dengan sampel sebanyak 100 orang, pengambilan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dengan uji univariat dan uji bivariat menggunakan chi-square (CI 95% pv=0,05). Variabel yang berhubungan dengan Perilaku pengelolaan sampah yaitu pengetahuan (p value = 0,000 dan OR = 0,587). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan pengelolaan sampah, yaitu jenis kelamin (p value = 0,356), usia (p value = 0,113), pendapatan (p value = 0,295), dan sikap (p value = 0,275). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perilaku pengelolaan sampah pada pedagang karena terjadi kurangnya sosialisasi kepada pedagang pasar dan perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terhadap peningkatan sosialisasi khususnya penanganan sampah di pasar melalui penyuluhan secara berkala, agar dapat mengetahui dan menerapkan cara-cara penanganan sampah yang memenuhi syarat.
Analisis Perubahan Iklim dan Kesehatan Mental pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta Ernyasih Ernyasih; Fini Fajrini; Dadang Herdiansyah; Lutfiana Aulia; Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida; Munaya Fauziah; dihartawan dihartawan
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 3, No 2 (2023): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.3.2.95-102

Abstract

Perubahan iklim merupakan perubahan yang signifikan terhadap iklim dalam rentang waktu puluhan sampai ratusan tahun. Perubahan iklim dapat berdampak langsung berupa gelombang panas, banjir dan kekeringan, sedangkan dampak tidak langsung berupa Kesehatan manusia yang terganggu akibat adanya polusi udara, vektor penyakit, kekurangan gizi dan Kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap mahasiswa terkait kesehatan mental akibat dari perubahan iklim. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dengan menyajikan variable yang diteliti tanpa membandingkan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSKM FKM UMJ) pada bulan juni 2022 sebesar 213 responden. Perubahan iklim dapat gangguan psikologis, depresi dan kecemasan. Mahasiswa yang mempunyai respon cemas sebesar 151 orang (70,9%) dan mahasiswa yang mempunyai ketegangan terhadap perubahan iklim seperti cuaca ekstrim sebesra 120 orang (56,3%). Mahasiswa yang merasakan gangguan tidur akibat perubahan iklim sebesar 142 orang (66,7%) dan Sebagian besar tidak mengalami depresi sebesar 115 orang (54%). Oleh karena itu perlunya edukasi adaptasi perubahan iklim agar kesehatan mentalnya tetap baik.
Penerapan HIRADC di Pekerjaan Pembesian pada Pembuatan Saluran Pelimpah (Spillway) Proyek Bendungan “X” Bogor Tahun 2021 Gifari Raihan Al Rasya; Munaya Fauziah; Andriyani Andriyani; Ernyasih Ernyasih
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 3, No 2 (2023): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.3.2.191-198

Abstract

HIRADC merupakan elemen penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karena berkaitan langsung dengan upaya pencegahan dan pengendalian bahaya yang digunakan untuk menentukan objektif dan rencana K3. Sistem Manajemen K3 yang diterbitkan oleh pemerintahan Indonesia dan wajib diterapkan oleh beberapa industri adalah Sistem Manajemen K3 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Diketahuinya Penerapan HIRADC Di Pekerjaan Pembesian Pada Pembuatan Saluran Pelimpah (SpillWay) Proyek Bendungan “X” Bogor tahun 2021. Penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi deskriptif observasional yaitu melakukan wawancara mendalam (indepth interview) menggunakan pedoman wawancara dan observasi langsung dengan pengisian checklist serta telaah dokumen, hasil wawancara di analisis secara verbatim dan matriks, terdiri dari 1 informan kunci, dan 2 informan utama di lakukan pada bulan Maret – April 2021. Potensi bahaya yang ada di proses pembesian adalah seperti terjepit pada saat pemasangan besi, terpotong oleh bar cutter dan bar bending, tertusuk oleh kawat bendrat pada saat pengikatan, terkena mata dari percikan gerinda, dan yang terakhir itu terpeleset atau tergelincir. Potensi bahaya yang didapat telah sesuai dengan OHSAS 18001 Klausal 4.3.1, dan lembar orientasi yang ada pada proyek ini, tapi hasil mendapatkan nilai tidak sesuai dengan dokumen pembuatan HIRADC yang telah di buat sebelumnya karena kurangnya pekerjaan pengelasan pada proses pembesian pada dokumen tersebut. Perlu adanya penerapan alat pelindung diri (APD) yang lebih baik dalam pengendalian, dan perlu adanya subtitusi.
Analisis Pengetahuan, Pendidikan Dan Sikap Terhadap Manajemen Popok Sekali Pakai Ernyasih Ernyasih; Winalda Eka Pratiwi; Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida; Anwar Mallongi
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 4, No 1 (2023): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.4.1.75-83

Abstract

Popok sekali pakai kini semakin banyak digunakan dan menimbulkan kesulitan besar bagi pengelolaan limbah dunia, khususnya di wilayah perkotaan. Popok sekali pakai memberikan pendekatan yang mudah dan praktis kepada orang tua dalam mengelola sampah anak mereka; namun, karena kurangnya pengetahuan tentang teknik pembuangan yang benar dan terbatasnya akses terhadap layanan pengelolaan limbah, timbullah pembuangan limbah yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan, dan sikap ibu rumah tangga terhadap manajemen popok sekali pakai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional dengan sampel 113 ibu rumah tangga yang mempunyai balita. Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat dengan uji chi square. Variabel yang berhubungan dengan manajemen popok sekali pakai yaitu pengetahuan (p value 0,000), Pendidikan (p value 0,001), dan sikap (p value 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah seluruh variabel yaitu pengetahuan, pendidikan, dan sikap memiliki hubungan dengan manajemen sampah popok sekali pakai. Ibu rumah tangga dapat mengganti popok balita dengan popok yang ramah lingkungan atau bahan yang mudah didaur ulang. --- Disposable diapers are now increasingly being used and are causing major difficulties for world waste management, especially in urban areas. Disposable diapers provide parents with an easy and practical approach to managing their child's waste; however, due to a lack of knowledge of proper disposal techniques and limited access to waste management services, hazardous waste disposal occurs. This research aims to determine the relationship between knowledge, education, and attitudes of housewives towards the management of disposable diapers. This research is a quantitative study using a cross-sectional study design with a sample of 113 housewives with toddlers. Data analysis used univariate tests and bivariate tests with the chi-square test. The variables related to disposable diaper management are knowledge (p-value 0.000), education (p-value 0.001), and attitude (p-value 0.000). The conclusion of this study is that all variables, namely knowledge, education, and attitudes have a relationship with disposable diaper waste management. Housewives can replace toddler diapers with diapers that are environmentally friendly or materials that are easily recycled.
Pengetahuan Dan Perilaku Makanan Jajanan Terhadap Kejadian Diare Pada Siswa Sd Negeri Setu Kota Tangerang Selatan Nurmalia Lusida; Andriyani Andriyani; Triana Srisantyorini; Ernyasih Ernyasih; Miftah Hasana Lubis
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 4, No 1 (2023): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.4.1.84-90

Abstract

Diare merupakan penyakit menular dan ditandai dengan gejala berupa perubahan bentuk dan konsistensi feses menjadi lunak hingga cair dengan frekuensi 3 kali atau lebih buang air besar disertai muntah. Berdasarkan data UNICEF (2013) jika dilihat secara global kejadian diare ini merupakan penyakit dengan derajat kesakitan dan kematiannya tinggi terutama di negara berkembang, diare juga salah satu dari 3 penyebab utama kematian anak secara mendunia. Di Tangerang Selatan dalam data Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) jumlah penderita diare pada tahun 2020 mencapai 22.539 kasus dengan peringkat 5 besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare di SDN Setu Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 72 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,848) dan perilaku (p-value = 0,164) dengan kejadian diare. Disarankan kepada sekolah untuk mengadakan edukasi terkait diare, dan cuci tangan pakai sabun dengan 7 langkah, serta pembuatan kantin di dalam sekolah atau kantin sehat.---Diarrhea is an infectious disease and is characterized by symptoms in the form of changes in the shape and consistency of the feces from soft to liquid with a frequency of 3 or more bowel movements accompanied by vomiting. Based on data from UNICEF (2013), if you look at it globally, diarrhea is a disease with a high degree of death and death, especially in developing countries. Diarrhea is also one of the 3 main causes of child death globally. In South Tangerang, according to Government Agency Performance Report (LKIP) data, the number of diarrhea sufferers in 2020 reached 22,539 cases with a ranking in the top 5. This study aims to determine the relationship between knowledge and behavior of consuming snacks and the incidence of diarrhea at SDN Setu, South Tangerang City. This research is a quantitative research with a cross-sectional approach. The total research sample was 72 respondents. The results of this study show that there is no significant relationship between knowledge (p-value = 0.848) and behavior (p-value = 0.164) and the incidence of diarrhea. It is recommended that schools provide education regarding diarrhea, and wash hands with soap using 7 steps, as well as create a canteen within the school or a healthy canteen.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PENYULUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONDOK KACANG TIMUR, TANGERANG SELATAN Munaya Fauziah; Alfina Tri Adetiya; Annnisa Muthmainnah; Asti Al Hikmah; Danang Onggo Wasito; Permata Nazalia Arifin; Sifa Alifya Murvi; Suhaimah Suhaimah; Syarafina Zhalifunnafsi Sartono; Ernyasih Ernyasih
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.4.2.25-30

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam PTM. Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik di atas batas normal yaitu lebih dari 120 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 80 mmHg.  Badan Pusat Statistik merilis data jumlah lansia berdasarkan hasil survei penduduk antar sensus tahun 2016 diperkirakan jumlah lansia di Indonesia sebanyak 22.630.882 jiwa. Menurut hasil Riskesdas 2018, proporsi prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran pada kelompok umur 45 - 59 tahun atau pra-lansia mencapai 21,20%. Sedangkan, berdasarkan pengukuran pada kelompok umur ≥ 60 mencapai 32,5%. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait hipertensi pada penderita hipertensi yang berada di wilayah UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental bentuk rancangan One Group Pretest-Posttest. Diketahui hasil uji statistik mendapatkan nilai p value 0,000 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perubahan pengetahuan sebelum diadakan penyuluhan dengan sesudah diadakan penyuluhan.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI ASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PISANGAN, KELURAHAN PISANGAN Ernyasih Ernyasih; Syifa Laivina Salfinaz Risan; Raisal Muhammad Fadilah; Widya Nurkhalika; Gayuh Ageng Munawwaroh; Munaya Fauziah
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.4.2.17-24

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah sumber asupan nutrisi bagi bayi baru lahir, yang mana ASI ini bersifat eksklusif sebab pemberiannya berlaku pada bayi berusia 0 bulan sampai 6 bulan. Terdapat permasalahan mengenai pemberian Asi Eksklusif pada Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pisangan oleh sebab itu dilakukanlah kegiatan intervensi berupa penyuluhan kepada masyarakat setempat. Kegiatan intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Pisangan mengenai Asi Eksklusif. Kegiatan intervensi dilaksanakan dengan cara turun langsung ke lapangan dan melakukan pre-post-test mengenai Asi Eksklusif. Jumlah responden pada kegiatan ini berjumlah 15 orang yang berasal dari RW 05 dan Kelurahan Pisangan, Kec. Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan (p=0,001). Dengan memberikan edukasi, pengetahuan responden mengenai Asi Eksklusif meningkat.
Hubungan Karakteristik Responden, Pengetahuan dan Sikap Kepala Keluarga terhadap Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Ernyasih Ernyasih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v8i01.203

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Indonesia merupakan salah satu negara tropis di dunia yang termasuk wilayah endemik terhadap penyakit DBD. Data dari Puskesmas Poris Plawad Tahun 2017 terdapat 16 kasus DBD, tahun 2018 sampai bulan Juni terdapat 9 kasus DBD yang tersebar di Kelurahan Poris Plawad dan Kelurahan Poris Plawad Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik (umur & pendidikan), pengetahuan, dan sikap kepala keluarga di RW 04 Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang terhadap praktik pencegahan DBD. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel digunakan Systematic Random Sampling. Pengambilan data dilakukan pada kepala keluarga RW 04 Kelurahan Poris Plawad Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang sejumlah 805 Kepala Keluarga. Sampel yang digunakan sejumlah 154 responden dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik analisis data digunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui dengan mayoritas responden berusia >41 tahun sebanyak 81 orang (52.6%) dan terdapat hubungan yang bermakna (Pv=0.000), mayoritas responden memiliki pengetahuan yang tinggi 144 orang (93.5%) dan terdapat hubungan yang bermakna (Pv =0.000), mayoritas responden memiliki sikap positif sebanyak 140 orang (90.9%) dan terdapat hubungan yang bermakna (Pv = 0.000) terhadap praktik pencegahan DBD, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan responden dengan praktik pencegahan DBD dengan nilai (Pv = 0.615) > 0.05. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi instansi kesehatan setempat agar dapat melakukan pengawasan terhadap praktik pencegahan DBD yang berguna untuk menurunkan angka kejadian DBD
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI HYGIENE DAN SANITASI JAJANAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Ernyasih Ernyasih; Muhammad Aslam Effendy; Lingga Nur Afifah Taurusia; Shifa Safira
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.5.1.22-29

Abstract

Permasalahan akibat mengonsumsi jajanan sembarangan masih menjadi masalah Kesehatan di Indonesia, yaitu perilaku mengenai hygine dan sanitasi yang masih belum diperhatikan. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah mendukung prinsip hygiene dan sanitasi terhadap jajanan agar mencegah terjadinya kontaminasi pada makanan. Pengetahuan hygiene dan sanitasi terhadap jajanan merupakan hal yang berhubungan dengan sikap penjamah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan hygiene dan sanitasi. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan pemahaman tentang hygiene dan sanitasi terhadap jajanan yang sehat dengan indikator penilaian pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa dengan sampel 10 responden disekitar Universitas Muhammadiyah Jakarta. Hasil kegiatan ini menunjukkan sebelum dilakukannya penyeluhan, pengetahuan responden tentang hygiene dan sanitasi terhadap jajanan memiliki rata-rata skor pre-test sebesar 67%. Setelah penyuluhan dilakukan, Hasil post-test menunjukkan rata-rata skor post-test sebesar 80%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyuluhan mengenai hygiene dan sanitasi jajanan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang jajanan sehat dan perlu menyediakan fasilitas dan sarana yang memadai untuk mendukung penerapan hygiene dan sanitasi terhadap jajanan.