Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN Nasrun Harahap; Silvi Ismayanti; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam pembelajaran karena tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membangun interaksi, meningkatkan motivasi, dan menciptakan suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, fungsi, tujuan, model, prinsip, serta tantangan dan solusi komunikasi dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari buku teori komunikasi pendidikan, artikel jurnal, dan literatur pendukung di bidang manajemen pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi efektif mampu meningkatkan partisipasi, pemahaman, motivasi, dan pembentukan karakter peserta didik. Hambatan seperti perbedaan latar belakang, masalah psikologis, keterbatasan kemampuan guru, dan tantangan teknologi dapat diatasi melalui strategi komunikasi empatik, penggunaan media yang sesuai, serta peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, komunikasi dalam pembelajaran berperan sebagai sarana transfer ilmu sekaligus strategi manajemen kelas untuk mencapai tujuan pendidikan.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN BELAJAR Nasrun Harahap; Afrianti Alyana; Murni Sukmawati; Maria Ulfa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan belajar merupakan salah satu komponen penting dalam memperoleh suatu pengetahuan. Tujuan penelitian ini membahas tentang pengelolaan lingkungan belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan literatur review (kajian pustaka). Sumber data pada penelitian ini mengacu pada berbagai sumber seperti buku, e-book, artikel, hasil penelitian, berita, website dan lainnya yang relevan objek penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis konten, yaitu peneliti menganalisis konten dari berbagai sumber tertulis. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berperan krusial dalam membentuk nilai-nilai dasar dan akhlak, sementara lingkungan sekolah dan masyarakat memberikan kontribusi signifikan dalam proses pembelajaran dan sosialisasi siswa. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan belajar yang terpadu dan kontekstual sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan menyeluruh.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN KELAS Nasrun Harahap; Vera Santika; Rina Suryani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Manajemen kelas merupakan komponen penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, karena berperan dalam menciptakan suasana belajar yang tertib, terarah, dan kondusif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen kelas berdasarkan hasil penelusuran berbagai literatur ilmiah dari sumber-sumber terpercaya, seperti jurnal pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan langkah-langkah meliputi pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik manajemen kelas. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas manajemen kelas meliputi: (1) kompetensi profesional dan kepribadian guru, (2) karakteristik dan motivasi belajar siswa, (3) sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, serta (4) iklim dan budaya sekolah. Di antara faktor-faktor tersebut, kemampuan guru dalam mengelola perilaku siswa, menciptakan interaksi positif, serta menerapkan strategi pengelolaan yang demokratis menjadi aspek paling dominan dalam membentuk manajemen kelas yang efektif. Oleh karena itu, penguatan kompetensi pedagogik guru dan dukungan lingkungan belajar yang positif menjadi kunci utama dalam menciptakan kelas yang produktif dan harmonis
PENGATURAN RUANG KELAS Nasrun Harahap; Fetia harsa; Laysa Fazrina; Rohayu Rohayu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan ruang kelas merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, kondusif, dan menyenangkan. Penataan yang baik melibatkan pengelolaan tata letak, fasilitas, pencahayaan, ventilasi, serta unsur estetika yang mendukung suasana belajar aktif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan observasi lapangan untuk menganalisis hubungan antara pengaturan ruang kelas dengan efektivitas pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruang kelas yang tertata dengan baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi siswa, tetapi juga memperkuat interaksi sosial, motivasi belajar, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan belajar. Dengan demikian, guru berperan strategis dalam menata ruang fisik kelas secara adaptif agar mampu mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.
Perbandingan Konsep Metafisik Imam Al-Ghazali dan Seyyed Hossein Nasr Sari Haryati; Nasrun Harahap; Nuratika; Zainuddin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.564

Abstract

This article examines a comparative analysis of the metaphysical concepts of Imam al-Ghazālī and Seyyed Hossein Nasr by highlighting the fundamental similarities and differences in their thought. This study employs a qualitative method with a library research approach, drawing on major scholarly books and relevant academic journal articles. The findings indicate that both al-Ghazālī and Nasr position God as the Absolute Reality and reject materialistic views of reality. Al-Ghazālī developed his metaphysical framework within the context of classical Islamic thought to harmonize theology, philosophy, and Sufism while safeguarding doctrinal orthodoxy. Meanwhile, Nasr formulates metaphysics as a critique of modernity through the concepts of scientia sacra, the hierarchy of being, and the sacredness of nature. Differences in historical context lead to variations in intellectual orientation; however, both thinkers affirm that Islamic metaphysics carries significant epistemological, ethical, and spiritual implications. This article concludes that the metaphysical ideas of al-Ghazālī and Nasr are complementary in demonstrating the enduring relevance of Islamic metaphysics in addressing religious and human challenges across different eras