Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Strategi Pemerintah Desa Panaikang Dalam Pengembangan Desa Wisata Pasca Keberhasilan Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 Andi Besse Awalia; Kiki Rasmala Sani; Mochamat Nurdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.911

Abstract

Salah satu kunci pembangunan di Indonesia yaitu pembangunan dalam sektor pariwisata. Ada beberapa program yang direncanakan oleh pemerintah Desa Panaikang untuk mendukung pembangunan daerah melalui sektor pariwisata, salah satunya yaitu program pengembangan desa wisata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemerintah desa panaikang dalam pengembangan desa wisata pasca keberhasilan desa wisata nusantara tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpalan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan. Pengembangan wisata baru yang berorientasi pada nilai-nilai pelestarian lingkungan dan budaya masyarakat akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Demikian pula dengan pemanfaatan objek wisata yang bisa memberikan sisi posiitf bagi desa, warga dan pengelola. Hasil Penelitian ini menujukkan bahwa Strategi yang telah dilakukan oleh pemerintah desa dapat dilihat dari tiga konsep dasar, yaitu dalam hal atraksi wisata, fasilitas wisata, dan aksesibilitas wisata. Dalam hal atraksi wisata, strategi pemerintah desa yaitu mengembangkan objek wisata baru dan mengembangkan lapak UMKM. Dalam hal fasilitas, strategi pemerintah desa yaitu penyediaan homestay dan pengembangan fasilitas pendukung wisata. Dalam hal aksesibilitas, strategi pemerintah desa yaitu memperbaiki infrastruktur desa dan peningkatan promosi wisata.
Optimalisasi Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Dalam Meningkatkan Kualitas Dan Responsivitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Barugae Ismayanti Syam; Darmawati Darmawati; Kiki Rasmala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1962

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menilai dampak digitalisasi terhadap efisiensi administrasi pemerintahan di Desa Barugae, serta menganalisis elemen-elemen yang memfasilitasi dan menghalangi implementasinya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital memberikan dampak positif terhadap efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik, khususnya melalui pemanfaatan situs resmi desa dan layanan administrasi mandiri secara daring. Namun, digitalisasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kemampuan aparatur desa dalam mengoperasikan teknologi, kualitas jaringan internet yang belum stabil, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Keberhasilan transformasi ini sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan desa yang visioner, kesiapan infrastruktur teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dan pendanaan dari pemerintah daerah.
Strategi Implementasi Digitalisasi Pelayanan Dan Transparansi Pemerintahan Desa Di Desa Manera Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone Haris Munandar; Muhammad Suyuti; Suardi Mukhlis; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aktual pelayanan administrasi dan transparansi informasi di Desa Manera, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, serta merumuskan strategi implementasi digitalisasi yang kontekstual dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur desa dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik di Desa Manera masih bersifat manual, dengan keterbatasan akses informasi dan belum adanya media digital resmi. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur internet, rendahnya literasi digital perangkat desa, serta ketiadaan regulasi pendukung. Meskipun demikian, desa ini memiliki potensi awal berupa infrastruktur jaringan dan antusiasme masyarakat terhadap digitalisasi. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan infrastruktur digital, pelatihan teknis, pengembangan website dan media sosial desa, penyusunan peraturan desa, serta literasi digital masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan lokal untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Analisis Dampak Pemangkasan Anggaran Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Sinjai Al Ahkam Fabila Farnul; Muhlis Hajar Adiputra; Kiki Rasmala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pengurangan anggaran terhadap mutu pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sinjai. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus sebagai kerangka analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta telaah dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan, diketahui bahwa pemangkasan anggaran berdampak langsung pada ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, penghentian layanan keliling, serta terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan akibat pengurangan jaringan pelayanan. Meskipun demikian, instansi berupaya melakukan adaptasi melalui digitalisasi layanan, efisiensi operasional, dan koordinasi lintas sektor. Analisis menggunakan teori kebijakan William N. Dunn mengungkap bahwa kebijakan efisiensi anggaran tanpa strategi pendukung dapat menurunkan kualitas layanan dasar publik. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mempertimbangkan pentingnya layanan administrasi kependudukan sebagai fondasi pelayanan publik yang lebih luas.
Implementasi Kualitas Pelayanan Dan Kepercayaan Publik Terhadap Terhadap Ketaatan Wajib Pajak Di Kantor Pelayanan, Penyuluhan, Dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Di Kab. Sinjai Anisa Putri; Usnida Umar; Syamsiah Hasyim; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2277

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi dampak dari mutu layanan. serta tingkat kepercayaan masyarakat tentang kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Sinjai. Kepatuhan dalam pembayaran pajak adalah aspek krusial untuk pendapatan negara, tetapi masih banyak yang menunjukkan rendahnya partisipasi wajib pajak dalam menggunakan layanan yang telah ada. Mutu pelayanan yang diberikan oleh KP2KP dan tingkat kepercayaan publik menjadi dua elemen penting yang dapat mempengaruhi kepatuhan pajak tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan cara studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang mendalam, pengamatan, dan pengumpulan dokumen, dengan informan yang terdiri dari wajib pajak, pegawai KP2KP, serta tokoh masyarakat. Proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang keabsahannya diuji melalui triangulasi sumber dan metode.
Analisis Penerapan Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) Pada Pemilu 2024 Di Kabupaten Sinjai: Capaian Dan Tantangan Nur Paisah; Sukarno Hatta; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) pada Pemilu 2024 di Kabupaten Sinjai, dengan fokus pada capaian dan tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota dan staf teknis Bawaslu Kabupaten Sinjai yang terlibat langsung dalam penggunaan Siwaslu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siwaslu telah meningkatkan efisiensi pelaporan, konsolidasi data, dan deteksi pelanggaran, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Namun, implementasi Siwaslu menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur jaringan, dan kurangnya literasi digital pengawas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Siwaslu sangat tergantung pada kesiapan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia. Disarankan agar Bawaslu meningkatkan infrastruktur jaringan, memberikan pelatihan yang lebih baik, menyediakan perangkat yang memadai, dan memberikan dukungan teknis yang berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi Siwaslu dalam pengawasan pemilu di masa depan.
Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dikelurahan Awang Tangka Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Fitrah Ramadina; Gani Gaffar; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani; Syamsiah Hasyim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2284

Abstract

Menemukan rencanauntuk meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan AwangTangka, KecamatanKajuara, KabupatenBone, adalah tujuan dari penelitian ini. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan teknik analisis data SWOT digunakan dalam penelitian ini. Untuk menampilkan kondisi organisasi saat ini, Matriks Ringkasan Analisis Eksternal Pabrik (EFAS) dan Ringkasan Analisis Internal Pabrik (IFAS) digunakan untuk melakukan analisis SWOT. Menurut temuan studi data, pemerintah desa Awang Tangka saat ini berada di Kuadran III (Strategi W-O). yang terletak di antara sumbu peluang dan kelemahan. Meskipun menerima peluang eksternal, desa ini juga menghadapi sejumlah kendala dan masalah internal. Agar dapat memanfaatkan peluang eksternal ini dengan baik, pemerintah desa harus menerapkan strategi turn-around, yang berarti menyelesaikan atau meminimalkan masalah internal organisasi. Berdasarkan temuan dari analisis matriks SWOT, enam isu strategis diidentifikasi. Litmus Test kemudian digunakan untuk menilai tingkat isu-isu strategis, dan ditemukan empat isu yang masuk dalam kategori strategis, yaitu: perlunya peningkatan sumber daya manusia aparatur pemerintah secara rutin dengan memberikan pelatihan yang dapat membantu mereka memecahkan masalah dalam pelayanan public, penggunaan media informasidan teknologi untuk mencoba meningkatkan palayanan public yangsesuai dengan harapan masyarakat, terdapat dua isu yang memiliki tingkat cukup strategis berdasarkan hasil litmus test: isu peningkatan koordinasi dan kerjasama antar pegawai agar kebutuhan pelayanan yang semakin tinggi dapat terpenuhi sesuai dengan harapan masyarakat, dan masalah dalam menciptakan aturan dan pedoman yang tepat untuk meningkatkan standar pelayanan publik dan meningkatkan loyalitas aparatur dalam memberikan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi. Meningkatkan infrastruktur dan fasilitas untuk memenuhi permintaan layanan publik yang terus meningkat merupakan salah satu dari masalah tersebut.
Efektivitas Program Digitalisasi Pelayanan Publik Di Desa Tongke-Tongke (Studi Kasus: Program Layanan Mandiri Desa) Sahrung Sahrung; Mukrimah Mukrimah; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2286

Abstract

Digital transformation in the public service sector has become a strategic step to enhance the efficiency and quality of services to the community, including at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the Layanan Mandiri (Self-Service Program) in Tongke-Tongke Village, Sinjai Timur District, Sinjai Regency, as a form of digitalized public service. This research uses a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews and documentation. Data analysis refers to Budiani's effectiveness theory, which includes four key indicators: target accuracy, level of program socialization, goal achievement, and program monitoring. The findings show that although the self-service system is technically available and operational, its utilization has not yet reached all community groups. The service is mostly used by tech-literate individuals, while vulnerable groups such as the elderly are still not optimally engaged. Furthermore, program socialization remains limited, and the main objective—enabling administrative services to be accessed from home—has not been fully realized, as most residents still prefer to visit the village office directly. In addition, program monitoring is not yet conducted systematically. Thus, the effectiveness of the Layanan Mandiri program in Tongke-Tongke Village is still suboptimal and requires improvements in socialization, digital literacy, and ongoing evaluation.
Efektifitas Penerapan Absensi Sidik Jari (Finger Print) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai (Asn) Kabupaten Sinjai Imran Imran; Darmawati Darmawati; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2288

Abstract

This research aims to assess how effective the implementation of the fingerprint attendance system is in enhancing employee discipline in Sinjai Regency. With a qualitative descriptive approach, data were obtained through interviews and observations in the Regional Civil Service Agency environment. The results of the study indicate that the fingerprint attendance system has a positive impact on the level of ASN discipline, although there are several technical obstacles such as power and fingerprint reading problems. This system is considered fair, transparent, and encourages employee order and accountability.
Persepsi Dan Harapan Masyarakat Terhadap Layanan Publik Digital Di Kantor Desa Barugae Jumriah Jumriah; Septi Hikmatun; Syamsiah Hasyim; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2291

Abstract

Penerapan layanan publik berbasis digital di tingkat desa menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi dan harapan masyarakat terhadap layanan publik digital yang diterapkan di Kantor Desa Barugae. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memandang layanan digital sebagai solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan akses geografis dan birokrasi yang sebelumnya lambat. Pemanfaatan layanan ini memberikan pengalaman pelayanan yang lebih cepat, praktis, dan efisien, serta membangun makna sosial baru terkait pelayanan publik yang lebih responsif. Namun demikian, masyarakat tetap berharap adanya penguatan sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur digital, dan dukungan regulasi yang berkelanjutan untuk memastikan optimalisasi layanan. Temuan ini menegaskan bahwa proses digitalisasi di desa tidak hanya bersifat teknologis, melainkan juga sosial, di mana interaksi simbolik antara warga dan perangkat desa turut membentuk persepsi dan partisipasi dalam pelayanan publik.