Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN SIM ONLINE DILINGKUP PELAYANAN POLRESTA DENPASAR MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Alfin Nur; I Made Ardwi Pradnyana; Made Windu Antara Kesiman
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18108

Abstract

SIM Online atau Surat Izin Mengemudi Online adalah layanan untuk mempermudahkan masyarakat dalam melakukan pembuatan atau perpanjangan SIM secara Online.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerimaan pengguna terhadap SIM Online sehingga pengembangan sistem layak dilaksanakan. Salah satu pendekatan teori penerimaan dan penggunaan terhadap suatu teknologi yaitu Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (UTAUT). UTAUT merupakan salah satu model penerimaan teknologi yang dikembangkan oleh Vankates et al. (2003). UTAUT memiliki empat konstruk utama yaitu Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha, Pengaruh Sosial, Kondisi Yang Memfasilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ekspektasi  kinerja,ekpektasi usaha, pengaruh sosial positif  terhadap  minat  pemanfaatan  SIM Online (2) Faktor kondisi yang memfasilitasi dan minat pemanfaatan berpengaruh positif terhadap perilaku pengguna (3) Variabel moderator jenis kelamin memperkuat hubungan ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial terhadap minat pemanfaatan SIM Online (4) Variabel moderator umur memperlemah hubungan ekspektasi kinerja sedangkan variabel umur memperkuat hubungan ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi terhadap minat pemanfaatan SIM Online (5) Variabel moderator pengalaman memperkuat hubungan ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi terhadap minat pemanfaatan SIM Online.
FILM DOKUMENTER PERMAINAN TRADISIONAL "PENYU MATALUH" Dewa Made Widiantara; I Made Ardwi Pradnyana; I Gede Partha Sindu
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan rancangan dan mengimplementasikan hasil rancangan dari film dokumenter permainan tradisional “Penyu Mataluh”, (2) mengetahui respon masyarakat terhadap hasil akhir Film Dokumenter Permainan Tradisional “Penyu Mataluh”. Metode Penelitian yang digunakan pada film dokumenter permainan tradisional “Penyu Mataluh” adalah metode Pengembangan dengan model Cyclic Strategy. Cyclic Strategy merupakan sebuah metode yang ada kalanya suatu tahap perlu diulang kembali sebelum tahap berikutnya dilanjutkan. Adapun tahap – tahap dari Cyclic Strategy diantaranya adalah brief, tahap 1, tahap 2, evaluasi 1, tahap 3, evaluasi 2, tahap 4 dan Outcome. Hasil penelitian menunjukan bahwa film dokumenter permainan tradisional “Penyu Mataluh” dalam kriteria sangat baik. Hasil yang diperoleh dari uji ahli isi dan uji ahli media sudah sesuai. Sedangkan dari uji respon penonton disebar ke 30 responden didapatkan hasil presentase yaitu 91.8% dengan tingkat pencapaian “sangat baik”. Kesimpulan yang didapatkan yaitu film dokumenter permainan tradisional “Penyu Mataluh”  sudah “sangat baik” dan bisa digunakan sebagai media pelestari dan promosi permainan tradisional “Penyu Mataluh” dalam bentuk dokumentasi digital.  Kata kunci: Film Dokumenter, Penyu Mataluh, Permainan Tradisional, Cyclic Strategy.This study aims at (1) producing a project and implementing the results of the project of a documentary film of a traditional game entitled "Penyu Mataluh," (2) finding out public responses to the final results of the Documentary Film of Traditional Game "Penyu Mataluh". The research method used in the documentary film of traditional game of "Penyu Mataluh" is a development method using the Cyclic Strategy model. Cyclic Strategy is a method that sometimes has to be repeated before continuing to the further stages. The stages of Cyclic Strategy include briefs, stage 1, stage 2, evaluation 1, stage 3, evaluation 2, stage 4 and Outcome. The result of the study shows that the documentary film of traditional game of "Penyu Mataluh" is considered "very good". The results obtained from the content expert tests and the media expert tests are appropriate. Meanwhile, from the audience response test that has been distributed to 30 respondents, the percentage is 91.8% with a "very good" achievement level. The conclusions obtained were the documentary film of traditional game of "Penyu Mataluh" was very good and could be used as a preservation media and promotion of traditional games of "Penyu Mataluh" in the form of digital documentation. Keywords: Documentary Film, Penyu Mataluh, Traditional Game, Cyclic Strategy.
Pengembangan Aplikasi Mobile Crowdsourcing Informasi Layanan Umum (Studi Kasus di Kabupaten Buleleng) I Made Hari Antara; I Gede Mahendra Darmawiguna; I Made Ardwi Pradnyana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18362

Abstract

Abstrak— Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan/atau pelayanan administratif yang diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Namun masyarakat sering kesulitan dalam mencari dan mengetahui informasi layanan umum yang ada di Kabupaten Buleleng, sehingga perlu adanya sebuah sistem informasi yang dapat mempermudah masyarakat dalam menemukan dan mengetahui lokasi serta informasi layanan umum khususnya di Kabupaten Buleleng. Hal itu didukung dan diperkuat dari survey terhadap 35 responden yang menunjukkan bahwa 100% responden mendukung adanya sebuah sistem informasi layanan umum di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan metode Research and develpoment (R&D) dengan model yang digunakan adalah ADDIE tahapnya meliputi, Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluations. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi yang diimplementasikan dengan framework flutter. Hasil yang diperoleh dari pengujian black box dan pengujian whitebox, yaitu semua proses dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan fungsinya. Adapun pengujian UEQ terhadap aplikasi yang dikembangkan masuk dalam rentangan sangat baik.Kata kunci: Layanan Umum, Sistem Informasi Geografis, Mobile.
Analisis Penerimaan Pengguna Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu Untuk Publik (Sicantik) Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (Dpmpptsp) Menggunakan Pendekatan Utaut Putu Felika Darmawan; i made ardwi pradnyana; gede hendra divayana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18372

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan kausal antara penggunaan layanan SiCantik (use behavioral) dengan Performance Expectancy(PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), dan Facilitating Condition (FC) yang dimoderasi oleh variabel moderator Gender (jenis kelamin) dan Age (usia).       Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal atau sebab akibat dengan menggunakan pendekatan model UTAUT. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat di kabupaten Buleleng dan untuk sampelnya diambil dari data masyarakat kota Buleleng yang telak melakukan proses permohonan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel/responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket, dan metode  pengolahan data yang dignakan adalah metode Partial Least Squares (PLS) dengan pengolahannya menggunakan aplikasi smartPLS. Kata Kunci :          smartPLS, PLS,  UTAUT, use behavioral.
ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KABUPATEN BULELENG MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Nita Rianadewi; Dewa Gede Hendra Divayana; I Made Ardwi Pradnyana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18391

Abstract

Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip (SIPA) adalah sebuah website yang dikembangkan oleh perpustakaan daerah di kabupaten Buleleng sebagai alternative dalam mendukung pengelolaan dan mempermudah pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip (SIPA) di Kabupaten Buleleng dengan berdasarkan menggunakan Model Unified Theory Of Acceptance and Use Of Technology (UTAUT) dengan menggunakan empat variabel bebas yakni  performance expectancy,  effort expectancy, social influence dan  facilitating conditions sebagai variable bebas dengan  behavioral intention dan use behavior sebagai variable terikat dan variable moderator Age, Gender dan experience. Variabel Ekpektansi Kinerja dan variabel Ekspektasi usaha tidak berpengaruh positif terhadap  minat penggunaan Sistem Informasi Perpustakaan. Pengaruh sosial berpengaruh positif terhadap minat penggunaan, Kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif terhadap perilaku penggunaan Sistem Informasi Perpustakaan, Variabel moderator jenis kelamin tidak memperkuat hubungan antara ekspektasi kinerja, ekspektansi usaha dan pengaruh sosial terhadap minat penggunaan Sistem Informasi Perpustakaan. Variabel moderator umur tidak memperkuat hubungan antara ekspektasi kinerja, ekspektansi usaha dan pengaruh sosial dengan minat penggunaan.Variabel moderator  umur  memperkuat hubungan antara  kondisi yang memfasilitasi  dengan  perilaku pengguna, variable moderator pengalaman memperkuat hubungan antara pengaruh sosial terhadap minat penggunaan Sistem Informasi Perpustakaan, variable moderator pengalaman memperkuat hubungan antara kondisi yang memfasilitasi terhadap perilaku pengguna Sistem Informasi Perpustakaan.  Kata Kunci :  Sistem Informasi Perpustakaan,  Ekspektansi Kinerja, Ekspektansi Usaha, Pengaruh Sosial, Kondisi Pemfasilitasi, Minat Penggunaan,  Perilaku pengguna, UTAUT
USABILITY TESTING BERBASIS ISO 9241-11 PADA APLIKASI SALAK BALI (STUDI KASUS : POLRES BULELENG) rugayatur rahmi; I Made Ardwi Pradnyana; Made Windu Antara Kesiman
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i3.21405

Abstract

Salak Bali atau Sistem Layanan Kepolisian Bali adalah sebuah aplikasi sebagai sarana untuk pelaporan maupun memperoleh informasi yang terkait dengan kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek usability Aplikasi Salak Bali dengan metode usability testing berdasarkan tiga atribut usability yaitu efektifitas, efisiensi, serta kepuasan pengguna. Metode evaluasi yang digunakan adalah usability testing berbasis ISO 9241-11 dengan teknik yang digunakan yaitu teknik Performance Measurement dan teknik Restropective Think Aloud. Pada penelitian ini dilakukan dua kali pengujian Usability. Pengujian usability pada penelitian ini diuji terhadap 20 responden. Hasil pengujian usability Salak Bali pertama menunjukkan (1) usability testing Salak Bali memiliki tingkat efektifitas dan efisiensi yang sangat baik yaitu efektivitas sebesar 81,26% dan efisien sebesar 86%, serta tingkat kepuasan sebesar 56.375 termasuk dalam kategori marginal menggunakan SUS. (2) Rekomendasi perbaikan Aplikasi Salak Bali dihasilkan dari hasil usability testing terhadap responden yang mengacu pada teori HCI (Human Computer Interaction) dan Eight Golden Rules. Hasil pengujian kedua pada prototipe rekomendasi perbaikan Salak Bali menunjukkan adanya peningkatan nilai  efektivitas sebesar 94%, efisiensi 92% dan kepuasan 72,5.Kata kunci: Usability, Efektivitas, Efisiensi, Kepuasan, Salak Bali
PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI DATA POKOK PENDIDIKAN DASAR MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY READINESS INDEX (TRI) (STUDI KASUS : SEKOLAH DASAR KECAMATAN SUKASADA) Tri Nita Dewi; I Made Ardwi Pradnyana; Nyoman Sugihartini
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v9i2.26926

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dialami pengguna atau operator sekolah mengenai Sistem Informasi Data Pokok Pendidikan atau yang biasa disingkat Dapodik salah satunya adalah masalah pada jaringan internet. Penelitian ini menggunakan metode Technology Readiness Index yang digunakan untuk mengukur tingkat kesiapan dari masing-masing individu dengan 4 variabel kepribadian yaitu Optimism, Inovativeness, Discomfort , dan Insecurity. 2 diantaranya berdasarkan keyakinan positif dan 2 variabel yang lain merupakan keyakinan negatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan penarikan sampel sebanyak 48 sekolah dasar yang terdapat di kecamatan sukasada, sampel diambil secara acak dengan menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan setelah melewati uji validitas dan uji reliabilitas, lalu dilakukan perhitungan TRI, maka hasil yang didapatkan dalam penelitian ini sebesar 3,01 berdasarkan kategori TRI, tingkat kesiapan pengguna dapodik di Sekolah Dasar Kecamatan Sukasada berada pada kategori Sedang atau Medium Technology Readiness. 
PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN IMPLEMENTASI E-LEARNING (E-LEARNING READINESS) MENGGUNAKAN MODEL CHAPNICK STUDI KASUS : SMKN 1 GEROKGAK I Kadek Edi Budiarta; I Made Ardwi Pradnyana; Dewa Gede Hendra Divayana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v10i2.31681

Abstract

Perkembangan era globalisasi ini tidak terlepas dari salah satu bidang yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penerapan internet di bidang pendidikan yang paling jelas implementasinya dan sedang menjadi trend sekarang adalah penggunaan e-learning. (Chapnick, 2000) memperingatkan bahwa harus berhati-hati dalam proses adopsi e-learning untuk suatu organisasi. Mereka menegaskan bahwa adopsi e-learning tanpa perencanaan yang cermat kemungkinan besar akan berakhir dengan cost overruns, produk pembelajaran yang tidak menarik, dan kegagalan. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian tentang tingkat kesiapan suatu organisasi dalam penggunaan elearning (elearning readiness) , elearning readiness merupakan kesiapan mental atau fisik suatu organisasi untuk suatu pengalaman pembelajaran. Dalam penelitian ini peneliti mengambil studi kasus di SMKN 1 Gerokgak , menggunakan metode penelitian survey model Chapnick dengan 8 kategori yaitu Psycological, Sociological, Enviromental, Human Resources, Financial, Technological skill, Equipment ,dan Content. Setelah semua data terkumpul maka selanjutnya peneliti melakukan pengukuran dengan skala pengukuran Aydin & Tasci untuk menentukan hasil akhir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMKN 1 Gerokgak mendapatkan skor e-learning readiness sebesar 3,98. Yang berarti SMKN 1 Gerokgak telah siap, tetapi membutuhkan sedikit perbaikan dalam faktor psycological readiness, environmental readiness, human resource readiness, financial readiness, technological skill readiness, dan equipment radiness. Sedangkan faktor yang telah siap yaitu sociological readiness dan content readiness.Kata kunci :     Globalisasi, trend , e-learning, Chapnick, e-learning readiness
Pengaruh Aplikasi Pembelajaran Pengenal Aksara Bali Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III pada Mata Pelajaran Bahasa Bali di SD Negeri 1 Kawan Putu Arya Sulaksana; Ketut Agustini; I Made Ardwi Pradnyana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v10i2.32547

Abstract

This study aims to, 1) determine the effect of the learning application identifier Balinese script towards student achievement in Balinese subjects in SDN 1 Kawan. 2) describe the students' responses regarding the learning of Wianjana scripts using the learning media of the introduction of Balinese script. As an application for learning Balinese alphabet recognition, a template matching technique is used. This type of research is quasi-experimental research (quasi-experimental) with a post-test-only control group design. The population of this study was all students of class III of SD Negeri 1 Kawan, totaling 42 students. The sampling technique in this study is used the saturated sampling technique because all members of the population are members of the sample. The sample consisted of class III-A of 21 students as the experimental group and class III B of 21 students as a control group. Data were collected using a multiple-choice test method and a questionnaire method. A multiple-choice test is given about 20 items. The research questionnaire used was a questionnaire with a gutter scale, where respondents answered questions about the number of answer choices provided. The data analysis method uses descriptive qualitative and quantitative data analysis. Hypotheses test using correlated sample t-tests. The results showed that 1) The application of learning the introduction of Balinese Script teaches students' learning achievement in the Balinese subject at SD Negeri 1 Kawan elementary school. This can be seen from the approval of the average score of students' learning achievement tests in the study group is greater than the control group. 2) The students' responses about the learning of Wianjana scripts using the learning media for the introduction of Balinese script were very positive. Can be seen from the results of the questionnaire which shows the figure of 88.57% with a very positive category.
PENGEMBANGAN FILM ANIMASI 3 DIMENSI TUDE THE SERIES : DAMPAK PENGGUNAAN GADGET Nyoman Arta Ada; I Made Ardwi Pradnyana; Ida Bagus Nyoman Pascima
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v11i1.39396

Abstract

Gadget memiliki perkembangan yang sangat pesat, dimulai dari perkembangan fitur gadget sangat canggih, ukuran dan tampilan yang semakin praktis tidak dipungkiri gadget saat ini bisa menjadi populer dikalangan masyarakat khususnya anak – anak. Melihat perkembangan tersebut tentu terdapat dampak dari penggunaan gadget, baik dampak positif maupun negatif terlebih lagi kebanyakan masyarakat yang belum mengerti terhadap dampak gadget namun ikut serta dalam menggunakan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan terkait dampak penggunaan gadget. Dengan menggunakan model MDLC (Multimedia Development Life Cycle) MDLC yang terdiri dari 6 tahapan diantaranya, tahap concept (pengonsepan), tahap design (perancangan), tahap material collecting (pengumpulan bahan), tahap assembly (pembuatan), tahap testing (pengujian) dan terakhir tahap distribution (pendistribusian). Film Animasi 3D Tude The Series Dampak Penggunaan Gadget diharapkan mampu memberikan edukasi dan memahami terkait dampak penggunaan gadget pada masyarakat. Beberapa pengujian telah dilaksanakan pada film animasi 3D ini dari pengujian ahli isi yang mendapat hasil 100%, pengujian ahli media dengan hasil 100% dan pengujian respon pengguna dengan hasil 58% sangat positif, 37% kurang positif dan 5% dengan kategori cukup positif. Rata – rata tingkat kelayakan terhadap Film Animasi Tude The Series Dampak Penggunaan Gadget, medapatkan hasil 82,7% dan masuk kedalam kategori baik di masyarakat
Co-Authors ., I Gede Jupi Permana Bayu ., I Gede Sadhu Gunawan ., Kadek Agus Putra Negara ., Ketut Ngurah Alit Keniten ., Luh Cahayaning Saraswati ., Made Adhi Widya Sadnyana ., Putu Agus Darma Santosa ., Putu Rima Yuliandewi Adnyani, Ni Luh Putu Sri Agus Aan Jiwa Permana Alfin Nur Ali Djamhuri Amaliya Syafitri Amini, Rizki Puji Antara, I Made Hari Apriliyanto, Bagus Astawa, I Gede Putu Budiarta, I Kadek Edi Cahyadi, Kadek Wawan Cahyadi, Made Windu Darmawan, Putu Felika Desak Putu Yulita Kurniati Dewa Ayu Putu Ari Widhiani Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Made Widiantara Dewangkara, Ida Bagus Indra Dewi, Ni Putu Novita Puspa Dewi, Tri Nita Dharma Putra, I Gede Wira divayana, gede hendra Driya, Putu Dhanu erawati, ni wayan erna Fitri, Aini Aidilah Gede Aditra Pradnyana Gede Arna Jude Saskara gede hendra divayana Gede Pujana Gede Rasben Dantes Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs . I Gede Jupi Permana Bayu . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Sadhu Gunawan . I Gede Wenten I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi I Gusti Bagus Hari Sastrawan I Gusti Lanang Agung Raditya Putra I Gusti Lanang Agung Raditya Putra I Gusti Lanang Putu Sumiantara I Kadek Edi Budiarta I Ketut Andika Pradnyana I Ketut Resika Artha I Ketut Resika Arthana I Made Arya Dwi Saputra I Made Edy Listartha I Made Gede Sunarya I Made Hari Antara I Made Kerisna Laksana I Made Putrama I Made Sukaryawan I Made Sukaryawan, I Made I Md. Dendi Maysanjaya I Putu Merta Wirayasa I Wayan Karyasa Ida Ayu Komang Viki Wahyuni Ida Bagus Nyoman Pascima Irfan Walhidayah Kadek Agus Putra Negara . Kadek Dwi Yartahadi Ketut Agustini Ketut Ngurah Alit Keniten . Koga, Kai Komang Gede Wenten . Krisnayana, I Komang Bayu Kusuma Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita Luh Cahayaning Saraswati . Luh Putu Eka Damayanthi, Luh Putu Eka M.Cs ., Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Pd. S.Pd. Luh Indrayani . Made Adhi Widya Sadnyana . Made Juniantari, Made Made Windu Antara Kesiman Made Windu Cahyadi Manohara, Gede Raditya Mitha, I Made Ardha Premana Ni Komang Arie Suwastini Ni Made Rai Wisudariani Ni Nyoman Sugihartini ni wayan erna erawati Nita Rianadewi Nur, Alfin Nyoman Arta Ada P. WAYAN ARTA SUYASA Pirnanda, I Kadek Aditya Pirnanda, I Kadek Aditya Pradnyana, I Ketut Andika Pradnyani, Ida Ayu Agung Yogi Putra, I Gusti Kade Ari Satria Putra, I Kadek Permana Putra, I Wayan Ari Pramana Putri, Vany Adelia Putu Agus Darma Santosa . Putu Arya Sulaksana Putu Felika Darmawan Putu Hendra Suputra Putu Moni Lestari Putu Rima Yuliandewi . Putu Setiari, Gusti Ayu Putu Yudia Pratiwi rahmi, rugayatur Ramadan, Rezeki Rezeki Ramadan Rianadewi, Nita Rizki Puji Amini Rudiartha, I Gede Wahyu rugayatur rahmi Sadewa, I Gusti Bagus Bogi Saputra, I Made Arya Dwi Simamora, Adi Putra Parlindungan Sindu, I Gede Partha Sukariana Yasa, I Gede Agus Sukarya, I Gede Arya Sulaksana, Putu Arya Sumiantara, I Gusti Lanang Putu Suputera, I Dewa Nyoman Mastri Tresnawan, I Gusti Putu Yudha Tri Nita Dewi Utama, Kadek Dwi Dwi Viki Wahyuni, Ida Ayu Komang Walhidayah, Irfan Widhiani, Dewa Ayu Putu Ari Widiantara, Dewa Made Wirayasa, I Putu Merta Yartahadi, Kadek Dwi Yasa, I Gede Agus Sukariana