Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN FILM ANIMASI 3 DIMENSI TUDE THE SERIES : DAMPAK PENGGUNAAN GADGET Nyoman Arta Ada; I Made Ardwi Pradnyana; Ida Bagus Nyoman Pascima
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v11i1.39396

Abstract

Gadget memiliki perkembangan yang sangat pesat, dimulai dari perkembangan fitur gadget sangat canggih, ukuran dan tampilan yang semakin praktis tidak dipungkiri gadget saat ini bisa menjadi populer dikalangan masyarakat khususnya anak – anak. Melihat perkembangan tersebut tentu terdapat dampak dari penggunaan gadget, baik dampak positif maupun negatif terlebih lagi kebanyakan masyarakat yang belum mengerti terhadap dampak gadget namun ikut serta dalam menggunakan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan terkait dampak penggunaan gadget. Dengan menggunakan model MDLC (Multimedia Development Life Cycle) MDLC yang terdiri dari 6 tahapan diantaranya, tahap concept (pengonsepan), tahap design (perancangan), tahap material collecting (pengumpulan bahan), tahap assembly (pembuatan), tahap testing (pengujian) dan terakhir tahap distribution (pendistribusian). Film Animasi 3D Tude The Series Dampak Penggunaan Gadget diharapkan mampu memberikan edukasi dan memahami terkait dampak penggunaan gadget pada masyarakat. Beberapa pengujian telah dilaksanakan pada film animasi 3D ini dari pengujian ahli isi yang mendapat hasil 100%, pengujian ahli media dengan hasil 100% dan pengujian respon pengguna dengan hasil 58% sangat positif, 37% kurang positif dan 5% dengan kategori cukup positif. Rata – rata tingkat kelayakan terhadap Film Animasi Tude The Series Dampak Penggunaan Gadget, medapatkan hasil 82,7% dan masuk kedalam kategori baik di masyarakat
Revealing the Characteristics of Balinese Dance Maestros by Analyzing Silhouette Sequence Patterns Using Bag of Visual Movement with HoG and SIFT Features Made Windu Antara Kesiman; I Made Dendi Maysanjaya; I Made Ardwi Pradnyana; I Made Gede Sunarya; Putu Hendra Suputra
Journal of ICT Research and Applications Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/itbj.ict.res.appl.2021.15.1.6

Abstract

The aim of this research was to reveal and explore the characteristics of Balinese dance maestros by analyzing silhouette sequence patterns of Balinese dance movements. A method and complete scheme for the extraction and construction of silhouette features of Balinese dance movements are proposed to enable performing quantitative analysis of Balinese dance movement patterns. Two different feature extraction methods, namely the Histogram of Gradient (HoG) feature and the Scale Invariant Features Transform (SIFT) descriptor, were used to build the final feature, called the Bag of Visual Movement (BoVM) feature. This research also makes a technical contribution with the proposal of quantifying measures to analyze the movement patterns of Balinese dances and to create the profile and characteristics of dance maestros/creators. Eight Balinese dances from three different Balinese dance maestros were analyzed in this work. Based on the experimental results, the proposed method was able to visually detect and extract patterns from silhouette sequences of Balinese dance movements. Quantitatively, the pattern measures for profiling of Balinese dances and maestros revealed a number of significant characteristics of different dances and different maestros.
Usability Testing Menggunakan Model PACMAD Pada Aplikasi Mobile Tabanan Dalam Genggaman Putu Moni Lestari; I Made Ardwi Pradnyana; Gede Aditra Pradnyana
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/research.v4i1.7070

Abstract

Aplikasi Tabanan Dalam Genggaman adalah aplikasi mobile milik Pemerintah Kabupaten Tabanan. Aplikasi ini memuat beragam data dan informasi tentang Kabupaten Tabanan. Sebagai aplikasi yang bersifat public penting untuk melakukan uji guna mengetahui tingkat usability sehingga dapat memaksimalkan kebergunaan aplikasi. Pengujian usability testing menggunakan model PACMAD (People At The Center Of Mobile Application Depelovment) dengan 7 atribut pengukuran serta melibatkan 12 responden pada rentang usia 15-41 tahun. Dari hasil pengujian usability testing yang dilakukan dengan teknik performance measurement, RTA, Kuesioner SUS dan NASA-TLX diketahui bahwa aplikasi tabanan dalam gengaman dapat dikategorikan telah memenuhi tingkat usability yang baik untuk sebuah aplikasi mobile. Hal ini berdasarkan pada terpenuhinya 7 atribut usability pada model PACMAD yaitu efficiency sebesar 0,0380050295 goals/second, effectiveness 97%, learnability 92%,  memorability 98%, error 0,090278, satisfaction 59,375 dan cognitive load 43,4444. Sebagai upaya meningkatkan usability pada aplikasi Tabanan Dalam Genggaman maka  dirancangan rekomendasi perbaikan dalam bentuk wireframe/mockup yang didasarkan pada teori 8 golden rules dari Benn Sneidermann dan 10 prinsip user interface aplikasi mobile dari Jonathan Stark. Hasil analisis data performance measurement dan data hasil RTA dijadikan sebagai acuan dan pertimbangan untuk memutuskan bagian, halaman dan fitur dalam aplikasi Tabnanan Dalam Genggaman yang akan diberikan rekomendasi perbaikan. 
Mengembalikan Kejayaan Industri Kerajinan Cadas Silakarang di Kabupaten Gianyar melalui Penerapan Teknologi Cadas Termokromik Buatan I Wayan Karyasa; I Gede Putu Astawa; I Made Ardwi Pradnyana
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.5095

Abstract

Covid-19 pandemi affects most of craft industries, including the formerly fabulous Silakarang stone’s arts and crafts located in the Gianyar Regency, Bali Province. Environmental issues regarding to river basin ecological protection along Ubud and Sukawati Districts, the mining of basaltic stones from the river banks was restricted strictly by the government. Thus, the natural stones resources for the Silakarang crafts became more difficult to afford. Hence, todays the Silakarang stone craftsmen are more and more dependent on the so-called white stone of Yogya from Java Island. Artificial stone, composing of volcanic ashes, rice husk ash silica-carbon nanocomposite, Portland cement could be the solution the problem. The addition of thermochromic natural inorganic pigment to the mixture could improve their color and performance of the artificial stones. The implementation of the thermochromic artificial stones technology to solve the stone crafts problem was conducted through community service using the participatory action and learning system approuch. As results, the artificial thermochromic stone crafts and arts products could be well accepted by costumers and it impacted to better selling of the stone crafts. The craftsmen gained better income and the Silakarang stone arts and crafts enterprises could better survive among the pandemic time.
Film Dokumenter Kain Tenun Rangrang Nusa Penida : “The Forgotten Ampel’s Textile from Paradise Island” (Kain Ampel yang Terlupakan dari Pulau Surga) Ida Ayu Komang Viki Wahyuni; Gede Saindra santyadiputra; I Made Ardwi Pradnyana
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v7i2.13439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengimplementasikan Pengembangan Film Dokumenter Kain Tenun Rangrang Nusa Penida (2) membantu media promosi kain Tenun Rangrang Nusa Penida. Metode penelitian yang digunakan adalah cyclic strategy atau strategi berputar. Adapun tahap – tahap dari cyclic stragey diantaranya adalah Brief, Tahap 1, Tahap 2, evaluasi 1, Tahap 3, Evaluasi 2, Tahap 4, Outcome. Pengembangan film ini diimplementasikan menggunakan Adobe Premiere Pro Cs6 sebagai software editing video. Dengan dibuatnya Film Dokumenter Kain Tenun Rangrang Nusa masyarakat diharapkan bisa lebih mengetahui dan mengenal kebudayaan dan kerajinan kain tenun rangrang ini dan melestarikan agar tidak hilang. Hasil penelitian menunjukkan respon masyarakat terhadap film dokumenter kain tenun rangrang sebesar 89% dengan indeks pencapaian sangat baik. Membandingkan data persentase keseluruhan subyek maka dapat disimpulkan bahwa Film Dokumenter Kain Tenun Rangrang Nusa Penida dapat dikatakan berhasil dan layak untuk dipublikasikan.
ALGORITMA BASTAL: ADAPTASI ALGORITMA NAZIEF & ADRIANI UNTUK STEMMING TEKS BAHASA BALI I Putu Merta Wirayasa; I Made Agus Wirawan; I Made Ardwi Pradnyana
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v8i1.13500

Abstract

Bahasa Bali merupakan salah satu identitas kebudayaan masyarakat Bali. Pengaruh perkembangan globalisasi membuat Bahasa Bali semakin terpinggirkan dan seolah-olah menjadi bahasa “asing” bagi manusia Bali sendiri. Bahasa Bali sebagai bahasa ibu wajib dilestarikan, salah satu upayanya adalah dengan mengembangkan aplikasi penerjemah bahasa Bali. Penerjemahan teks bahasa Bali membutuhkan sebuah algoritma stemming. Pada penelitian ini, dikembangkan sebuah algoritma stemming untuk menentukan kata dasar pada teks bahasa Bali yang diberi nama algoritma Bastal. Algoritma Bastal merupakan adaptasi dari algoritma Nazief & Adriani. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model waterfall. Algoritma Bastal berhasil diimplementasikan pada aplikasi penerjemah bahasa Bali yang dapat dipasang pada smartphone Android. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi mampu bekerja dengan baik. Aplikasi dinilai sangat akurat dengan persentase keseluruhan penilaian yaitu 96,15%. Aplikasi juga mendapatkan respon positif dari pengguna.
Evaluasi Usability Aplikasi Rudaya Menggunakan Metode Usability Testing dan USE Questionnaire Irfan Walhidayah; I Made Ardwi Pradnyana; I Gusti Lanang Agung Raditya Putra
Techno.Com Vol 21, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v21i3.6392

Abstract

Rudaya merupakan platform yang menjembatani pencari jasa seni dengan seniman tradisional diseluruh Indonesia. Saat ini aplikasi Rudaya sudah diunduh oleh 150 pengguna yang terdiri dari berbagai kalangan, serta seniman dari berbagai daerah. Meningkatnya jumlah user aplikasi Rudaya dengan pengguna yang bervariasi, menimbulkan permasalahan baru terkait usability. Berdasarkan permasalahan terkait usability, dilakukan pengukuran usability menggunakan metode usability testing dengan melakukan evaluasi secara langsung pada sampel pengguna 10 responden. Pengujian dilakukan melalui tiga tahapan, tes task scenario, mengisi kuesioner dan wawancara. Pengujian juga menggunakan USE Questionnaire (Usefulness, Ease of Use, Ease of Learning, Satisfaction). Tahap akhir dilakukan perbaikan dengan menggunakan teori 8 golden rules dan 10 prinsip user interface aplikasi mobile, sehingga dihasilkan rekomendasi perbaikan prototype tampilan aplikasi Rudaya yang baru. Hasil pengujian usability pada success rate seniman pada pengujian awal 71,6%, Success rate pencari jasa seni 64%, Sedangkan success rate seniman pengujian akhir 93,3% dan success rate pencari jasa seni 90%. Untuk hasil time of working seniman dan pencari jasa seni rata-rata mengalami peningkatan pengerjaan waktu yang lebih cepat. Selanjutnya hasil pengujian usability berdasarkan USE Questionnaire yang dilakukan di awal diperoleh hasil 57,5%, terjadi perubahan yang signifikan pada pengujian kedua pada aplikasi Rudaya diperoleh nilai usability berdasarkan USE Questionnaire sebesar 89,4%.
Film Dokumenter "Suku Bajau Si Manusia Perahu Di Kepulauan Sapeken" Kabupaten Sumenep Amaliya Syafitri; Gede Saindra Santyadiputra; I Made Ardwi Pradnyana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk: (1) menghasilkan rancangan dan mengimplementasikan hasil rancangan Film Dokumenter “Suku Bajau Si Manusia Perahu Di Kepulauan Sapeken” Kabupaten Sumenep. (2) mengetahui respon masyaraka terhadap Film Dokumenter “Suku Bajau Si Manusia Perahu Di Kepulauan Sapeken” Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode cyclic strategy. Metode cyclic strategi ini merupakan metode yang dimana suatu tahap perlu di ulang kembali sebelum tahap berikutnya dilanjutkan, biasanya pengulangan ini sering disebut loop, tahap ini dimaksud untuk menampung umpan balik (feedback) sebelum tahap selanjutnya dilanjutkan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode deskriftif kualitatif yaitu dengan cara observasi, wawancara, tinjauan pustaka, angket dan dokumentasi. Film dokumenter “suku bajau si manusia perahu di kepulauan Sapeken” kabupaten Sumenep jenis film dokumenter sejarah. Sedangkan tipe film dokumenter yang diusung yaitu expository, dimana dalam penekanan informasi di dalam film ini selain dari narasumber juga menggunakan narasi dalam penyampaian informasinya. Film dokumenter “suku bajau si manusia perahu di kepulauan Sapeken” kabupaten Sumenep ini mengangkat sejarah suku bajau yang ada di kepulauan Sapeken, kabupaten Sumenep. Pada beberapa adegan di dalam film juga akan ditampilkan unsur rekonstruksi berupa ilustrasi adegan untuk memperjelas apa yang disampaikan oleh narator. Film dokumenter “suku bajau si manusia perahu di kepulauan Sapeken” kabupaten Sumenep ini diimplementasikan dengan menggunakan software editing Adobe Premiere Pro CC 2018 dan Adobe Audition Pro CC 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Film Dokumenter “Suku Bajau Si Manusia Perahu Di Kepulauan Sapeken” Kabupaten Sumenep dalam kriteria sangat baik. Hasil tersebut berdasarkan analisis uji ahli isi, uji ahli media, dan uji respon penonton. Respon penonton terhadap Film Dokumenter “Suku Bajau Si Manusia Perahu Di Kepulauan Sapeken” Kabupaten Sumenep dapat dikategorikan sangat baik dengan persentase 88,53%.
Pengembangan Game Labirin Berbasis Virtual Reality untuk Pengenalan Paribasa Bali Putra, I Gusti Kade Ari Satria; Pradnyana, I Made Ardwi; Pradnyana, Gede Aditra
INSERT : Information System and Emerging Technology Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi, FTK, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/insert.v1i1.25871

Abstract

Mengenalkan peribahasa Bali untuk melestarikan budaya bali menjadi hal yang perlu diperhatikan saat ini. Pengembangan permainan peribahasa Bali dalam bentuk labirin merupakan salah satu sarana untuk mengenalkan jenis–jenis paribasa Bali yang sudah berkembang di kalangan masyarakat umum. Pada permainan labirin paribasa Bali ini pemain dapat melihat jenis–jenis paribasa Bali dalam bentuk 3 dimensi dan juga buku–buku paribasa Bali dalam bentuk 3 dimensi. Pengembangan Game Labirin Paribasa Bali ini menggunakan metode ADDIE. Ada lima tahap dalam metode ADDIE yaitu Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan tahap Evaluasi (Evaluation). Pengembangan produk dengan metode ADDIE menghasilkan produk yang baik, karena pada setiap tahapan yang sudah dilalui, peneliti telah melakukan evaluasi dan revisi. Pengujian yang telah dilakukan seperti pengujian respon pengguna, yang pengujiannya difokuskan ke masyarakat umum yang berupa penyebaran angket dan mendapatkan hasil dengan persentase rata – rata sebesar 91%, yang artinya aplikasi termasuk kedalam kategori sangat baik.
Analisa Penerimaan dan Penggunaan Sistem Informasi Desa (SID) dengan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Tresnawan, I Gusti Putu Yudha; Pradnyana, I Made Ardwi; Wirawan, I Made Agus
INSERT : Information System and Emerging Technology Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi, FTK, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/insert.v1i1.25876

Abstract

Sistem Informasi Desa merupakan perangkat teknologi dan aplikasi perangkat lunak yang dioperasikan oleh perangkat desa untuk mengelola data administrasi dan informasi desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi minat pemanfaatan dan perilaku penggunaan SID dengan model Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (UTAUT). Model UTAUT memiliki empat variabel bebas yaitu ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi. Model UTAUT juga memiliki dua variabel terikat yaitu minat pemanfaatan dan perilaku penggunaan serta variabel moderator yaitu jenis kelamin, umur, pengalaman, dan kesukarelaan pengguna. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner kepada operator desa sebagai pengguna SID. Data kemudian dianalisis menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ekspektasi kinerja berpengaruh positif terhadap minat pemanfaatan sebesar 59%, ekspektasi usaha berpengaruh positif terhadap minat pemanfaatan sebesar 49,5 % dan pengaruh sosial tidak berpengaruh positif terhadap minat pemanfaatan. (2) Kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif terhadap perilaku penggunaan sebesar 29,2% dan minat pemanfaatan berpengaruh positif terhadap perilaku penggunaan sebesar 32,3%. (3) Variabel moderator jenis kelamin dan umur tidak memperkuat hubungan antara ekspektasi kinerja terhadap minat pemanfaatan. (4) Variabel moderator jenis kelamin, umur dan pengalaman tidak memperkuat hubungan antara ekspektasi usaha terhadap minat pemanfaatan. (5) Variabel moderator jenis kelamin, umur, pengalaman dan kesukarelaan pengguna tidak memperkuat hubungan antara pengaruh sosial terhadap minat pemanfaatan. (6) Variabel moderator umur dan pengalaman tidak memperkuat hubungan antara kodisi yang memfasilitasi dengan perilaku penggunaan.
Co-Authors ., I Gede Jupi Permana Bayu ., I Gede Sadhu Gunawan ., Kadek Agus Putra Negara ., Ketut Ngurah Alit Keniten ., Luh Cahayaning Saraswati ., Made Adhi Widya Sadnyana ., Putu Agus Darma Santosa ., Putu Rima Yuliandewi Adnyani, Ni Luh Putu Sri Agus Aan Jiwa Permana Alfin Nur Ali Djamhuri Amaliya Syafitri Amini, Rizki Puji Antara, I Made Hari Apriliyanto, Bagus Budiarta, I Kadek Edi Cahyadi, Kadek Wawan Cahyadi, Made Windu Darmawan, Putu Felika Desak Putu Yulita Kurniati Dewa Ayu Putu Ari Widhiani Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Made Widiantara Dewangkara, Ida Bagus Indra Dewi, Tri Nita Dharma Putra, I Gede Wira divayana, gede hendra Driya, Putu Dhanu erawati, ni wayan erna Fitri, Aini Aidilah Gede Aditra Pradnyana Gede Arna Jude Saskara gede hendra divayana Gede Pujana Gede Rasben Dantes Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs . I Gede Jupi Permana Bayu . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Putu Astawa I Gede Sadhu Gunawan . I Gede Wenten I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi I Gusti Bagus Hari Sastrawan I Gusti Lanang Agung Raditya Putra I Gusti Lanang Agung Raditya Putra I Gusti Lanang Putu Sumiantara I Kadek Edi Budiarta I Ketut Andika Pradnyana I Ketut Resika Artha I Ketut Resika Arthana I Made Arya Dwi Saputra I Made Edy Listartha I Made Gede Sunarya I Made Hari Antara I Made Kerisna Laksana I Made Putrama I Made Sukaryawan I Made Sukaryawan, I Made I Md. Dendi Maysanjaya I Putu Merta Wirayasa I Wayan Karyasa Ida Ayu Komang Viki Wahyuni Ida Bagus Nyoman Pascima Irfan Walhidayah Kadek Agus Putra Negara . Kadek Dwi Yartahadi Ketut Agustini Ketut Ngurah Alit Keniten . Koga, Kai Komang Gede Wenten . Krisnayana, I Komang Bayu Kusuma Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita Luh Cahayaning Saraswati . Luh Putu Eka Damayanthi, Luh Putu Eka M.Cs ., Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Adhi Widya Sadnyana . Made Juniantari, Made Made Windu Antara Kesiman Made Windu Cahyadi Manohara, Gede Raditya Mitha, I Made Ardha Premana Ni Komang Arie Suwastini Ni Made Rai Wisudariani Ni Nyoman Sugihartini ni wayan erna erawati Nita Rianadewi Nur, Alfin Nyoman Arta Ada P. WAYAN ARTA SUYASA Pirnanda, I Kadek Aditya Pirnanda, I Kadek Aditya Pradnyana, I Ketut Andika Pradnyani, Ida Ayu Agung Yogi Putra, I Gusti Kade Ari Satria Putra, I Wayan Ari Pramana Putri, Vany Adelia Putu Agus Darma Santosa . Putu Arya Sulaksana Putu Felika Darmawan Putu Hendra Suputra Putu Moni Lestari Putu Rima Yuliandewi . Putu Setiari, Gusti Ayu Putu Yudia Pratiwi rahmi, rugayatur Ramadan, Rezeki Rezeki Ramadan Rianadewi, Nita Rizki Puji Amini Rudiartha, I Gede Wahyu rugayatur rahmi Sadewa, I Gusti Bagus Bogi Saputra, I Made Arya Dwi Simamora, Adi Putra Parlindungan Sindu, I Gede Partha Sukariana Yasa, I Gede Agus Sukarya, I Gede Arya Sulaksana, Putu Arya Sumiantara, I Gusti Lanang Putu Suputera, I Dewa Nyoman Mastri Tresnawan, I Gusti Putu Yudha Tri Nita Dewi Utama, Kadek Dwi Dwi Viki Wahyuni, Ida Ayu Komang Walhidayah, Irfan Widhiani, Dewa Ayu Putu Ari Widiantara, Dewa Made Wirayasa, I Putu Merta Yartahadi, Kadek Dwi Yasa, I Gede Agus Sukariana