Merdila Nuril Fahmi
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOSIALISASI LITERASI DIGITAL: MENANGKAL JUDI ONLINE DI KALANGAN SISWA SMAS 4 PGRI PADANG Jessica Trinanda; Junaidi Rajab; Helsi Zulfan Ramadani; Merdila Nuril Fahmi; Sri Rahma Yul Insani; Fathurrahmad Hafid
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.644

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak positif sekaligus tantangan serius, salah satunya maraknya praktik judi online di kalangan remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa dalam mengenali dan mencegah bahaya judi online di SMAS 4 PGRI Padang. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, simulasi, dan diskusi kelompok yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai dampak negatif judi online terhadap prestasi akademik, kesehatan mental, dan hubungan sosial siswa. Kegiatan dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan siswa, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukatif, serta latihan simulatif dalam menolak ajakan judi online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kesadaran dan pemahaman siswa mengenai risiko judi online serta kemampuan mereka dalam menolak pengaruh negatif tersebut. Siswa juga menunjukkan sikap lebih bijak dan kritis dalam menggunakan internet serta berkomitmen mengarahkan penggunaan teknologi ke aktivitas yang produktif. Program ini berkontribusi nyata dalam memperkuat literasi digital pelajar sekaligus mendukung upaya pencegahan judi online di lingkungan sekolah.
PELATIHAN KALIGRAFI DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIVITAS SENI BERBASIS TEKNOLOGI Sri Rahma Yul Insani; Jessica Trinanda; Merdila Nuril Fahmi; Helsi Zulfan Ramadani; Junaidi Rajab
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i1.771

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan literasi digital peserta dalam bidang seni kaligrafi melalui pemanfaatan teknologi desain grafis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi pre-test dan post-test, observasi, penilaian karya, serta angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,65 yang termasuk kategori sedang–tinggi. Selain itu, hasil penilaian karya peserta berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan rata-rata skor 85,5. Tingkat kepuasan peserta juga tergolong tinggi, di mana mayoritas peserta menyatakan pelatihan bermanfaat dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkarya. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga mendorong kreativitas, pelestarian seni kaligrafi, serta membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni digital.
MEMBANGUN PROFESIONALISME GENERASI MUDA MELALUI WORKSHOP PENGUATAN KOMPETENSI MANAJEMEN DIRI Deby Gemysa Faradiba; Merdila Nuril Fahmi; Fadli Ilham; Fathurrahman Hafid; Nurkemala Sari; Mandalika
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i1.772

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajemen diri generasi muda sebagai upaya membangun profesionalisme dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop pada tanggal 08 November 2025 di Mifan Waterpark & Resort, Padang Panjang, dengan melibatkan peserta dari kalangan generasi muda. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, simulasi, praktik, serta refleksi dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi manajemen diri, komunikasi efektif, kerja tim dan kepemimpinan, kesehatan mental, serta personal branding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya pengelolaan diri, kemampuan komunikasi interpersonal, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Peserta juga mampu menyusun Personal Development Plan sebagai strategi pengembangan diri berkelanjutan. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan pada aspek manajemen waktu dan pengelolaan stres. Secara keseluruhan, workshop ini memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran, keterampilan, dan sikap profesional generasi muda. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Rias Wajah Mahasiswa Pendidikan Vokasional Tatarias Geby Cahaya Putri; Merdila Nuril Fahmi; Iswandi; Auliana Mukhti Maghfirah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1411

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya permasalahan dalam penerapan tata rias wajah mahasiswa, terutama terkait ketidaksesuaian penggunaan rias wajah dengan bentuk wajah dan warna kulit. Penyesuaian yang kurang tepat dapat menyebabkan hasil riasan kurang proporsional serta tidak menampilkan kesan natural. Selain itu, pemilihan warna dan produk kosmetik juga belum sepenuhnya disesuaikan dengan karakteristik kulit masing-masing individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh media sosial TikTok terhadap tren tata rias wajah mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 171 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial TikTok berpengaruh signifikan terhadap tren tata rias wajah mahasiswa. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media sosial TikTok memiliki pengaruh terhadap tata rias wajah mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias Institut Seni Indonesia Padang Panjang.
INTEGRASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (GOOGLE CLASSROOM) UNTUK OPTIMALISASI PENGAJARAN MANAJEMEN TATA RIAS BERBASIS PROYEK Ririn Amaliah Putri Sarah; Merdila Nuril Fahmi; Fadli Ilham; Syielvi Dwi Febrianty; Sri Meiweni Basra; Dian Fitriarni Sari
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.9349

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of integrating the Learning Management System (LMS) Google Classroom into Project-Based Learning (PjBL) in the Beauty Services Management course, with the goal of enhancing students’ learning outcomes and self-regulated learning. The study employed a quantitative approach with a pre-experimental, one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 50 Vocational Education students specializing in Beauty Services, selected through purposive sampling. The research instruments included a project-based learning assessment and a learning independence questionnaire adapted from the Self-Regulated Learning Questionnaire (SRLQ). Data were analyzed using a paired-sample t-test. The results indicated an average increase of 21.9% in learning outcomes and 16.6% in learning independence following the implementation of Google Classroom, with a significance level of p < 0.05, demonstrating a statistically significant improvement. These findings suggest that LMS integration can enhance the effectiveness of project-based learning, strengthen students’ learning autonomy, and promote more active and reflective engagement in the learning process. The study emphasizes that utilizing LMS platforms such as Google Classroom represents a relevant digital learning strategy for vocational education, particularly in supporting the transformation of teaching and learning in the Industry 4.0 era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Learning Management System (LMS) Google Classroom dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) pada mata kuliah Manajemen Tata Rias, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 50 mahasiswa Pendidikan Vokasional Tata Rias yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar berbasis proyek dan angket kemandirian belajar yang diadaptasi dari Self-Regulated Learning Questionnaire (SRLQ). Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired-sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 21,9% dan kemandirian belajar sebesar 16,6% setelah penerapan Google Classroom, dengan nilai signifikansi p < 0,05, yang menandakan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi LMS dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek, memperkuat kemandirian belajar mahasiswa, serta mendorong mereka menjadi lebih aktif dan reflektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menekankan bahwa pemanfaatan LMS seperti Google Classroom merupakan strategi pembelajaran digital yang relevan bagi pendidikan vokasional, terutama dalam mendukung transformasi pembelajaran di era Industri 4.0.    
AKTUALISASI NILAI KEMANUSIAAN DALAM EKONOMI LOKAL: ANALISIS INTERDISIPLINER PRODUKSI GULA MERAH TEBU DI JORONG SURAU LUBUAK Ilham, Fadli; Nuril Fahmi, Merdila; Meiweni Basra, Sri; Hafid, Fathurrahman; Surya, Wirma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64184

Abstract

This article examines the actualization of the Pancasila principle of Just and Civilized Humanity in brown cane sugar production in Jorong Surau Lubuak, Nagari Tigo Balai, Matur District, Agam Regency, through an interdisciplinary perspective. The study employed descriptive qualitative field research. Primary data were collected directly by the research team from 19 December 2025 to 19 January 2026 through observation, structured interviews, and documentation involving producers, collectors or buyers, religious figures, and nagari officials. Official nagari documents were used as supporting data. The data were analyzed through data reduction, data display, conclusion drawing, and triangulation of sources and techniques. The findings show that human values are reflected in the selection of suitable sugarcane, cleanliness of equipment and production sites, limited and disclosed use of natural additives, truthful product-quality information, accurate weighing, quality-based price adjustments, agreed profit-sharing, waste reuse, and smoke control. However, unequal access to production machinery, informal agreements, limited product documentation, and weak institutional support constrain consistent protection. Interdisciplinary analysis identifies complementary development pathways: civic education for ethical governance, information technology for records and traceability, English for product communication, sports education for occupational health and ergonomics, and art for visual identity and culturally grounded packaging. The study concludes that human values in the local economy require ethical conduct, appropriate technology, and accessible institutional support.