Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan skrining kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesehatan diri pada santri Pondok Pesantren Madania.: Education on clean and healthy living behavior and health screening as an effort to improve personal health among students at the Madania Islamic Boarding School. Fuji Astuti Pakalessy; Humairah; Dina Natasya; Jabar; Dimas Antonio Henson; Nurdiansyah; Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.376

Abstract

Latar belakang: Remaja yang tinggal di lingkungan pesantren memiliki berbagai risiko kesehatan yang berkaitan dengan kebersihan diri, aktivitas harian yang padat, serta keterbatasan akses layanan kesehatan yang terstruktur. Keluhan seperti gangguan kulit, sakit kepala, dan nyeri haid sering memengaruhi konsentrasi belajar serta kenyamanan sehari-hari. Edukasi kesehatan dan skrining dini menjadi strategi penting untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menjaga kesehatannya. Intervensi keperawatan berbasis komunitas dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif yang efektif di lingkungan sekolah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dan skrining kesehatan melalui asuhan keperawatan komunitas sebagai upaya meningkatkan kesehatan diri pada santri Pondok Pesantren Madania, Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan tahapan asuhan keperawatan komunitas. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan proses keperawatan komunitas yang meliputi tahap pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi selama satu minggu di Pondok Pesantren Madania, Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa keperawatan dan pengelola pesantren dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner, lembar observasi, dan alat pemeriksaan fisik dasar. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman santri mengenai kebersihan diri, kecukupan hidrasi, istirahat, dan manajemen nyeri nonfarmakologis, serta kemampuan mempraktikkan cuci tangan yang benar dan menjaga kebersihan tempat tidur. Selain itu, skrining fisik berhasil mengidentifikasi santri yang memiliki keluhan kulit dan sakit kepala berulang untuk kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Simpulan: Pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas melalui edukasi perilaku hidup bersih dan skrining fisik terbukti efektif meningkatkan kesadaran serta kapasitas perawatan diri santri di lingkungan pesantren.
Pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi sebagai upaya meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks di Desa Wijimulyo Nanggulan: Health education using educational videos as an effort to improve the attitudes of cadres in preventing cervical cancer in Wijimulyo Nanggulan Village Endar Timiyatun; Eka Oktavianto; Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.462

Abstract

Latar Belakang: upaya untuk meningkatkan pencegahan kanker serviks dengan memberikan pendidikan kesehatan merupakan bentuk promosi kesehatan yang sederhana dan dapat menjangkau berbagai sasaran. Pendidikan kesehatan memberikan dan meningkatkan pengetahuan yang pada gilirannya dapat meningkatkan sikap untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat seperti upaya pencegahan kanker serviks. Perubahan sikap dipengaruhi oleh pengetahuan dan informasi yang dapat diperoleh dari mana saja, salah satunya dari penyuluhan atau pendidikan kesehatan. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks. Metode: Pengabdian ini berjenis CBR (Community   Based   Research), yang dilakukan   dengan   melakukan pendidikan   kesehatan mengenai   pencegahan kanker serviks. Kegiatan pengabdian yang dilakukan   adalah   dengan   memberikan edukasi dengan media video animasi kanker serviks (definisi, tanda gejala, pencegahan, pemeriksaan dini kanker serviks). Video diputar sebanyak 2 kali dengan durasi 20 menit. Total kegiatan edukasi selama 90 menit. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kader di wilayah Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo. Mitra dari kegiatan ini adalah Puskesmas Nanggulan 1. Pesertanya adalah kader kesehatan sebanyak 25 orang. Intrumen yang digunakan anatara lain: LCD, Soundsistem, dan Video Edukasi Kanker Serviks. Metode evaluasi dengan menggunakan pre dan posttest. Instrumen penilaian sikap menggunakan kuesioner sikap. Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata sikap dari 70,72 menjadi 91,04. Hasil uji komparasi menggunakan uji Paired T-test didapatkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Tindakan pengabdian masyarakat berupa edukasi dengan video edukasi sangat efektif meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks.
Edukasi kesehatan menggunakan media video dan booklet dapat meningkatkan praktik kader dalam penyuluhan pencegahan HIV/AIDS: Health education using video media and booklets can improve cadre practices in HIV/AIDS prevention counseling Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini; Suryati; Gani Apriningtyas Budiyati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.464

Abstract

Latar Belakang: Pengidap HIV/AIDS dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. pemerintah telah menggalakkan program edukasi ke masyarakat untuk menekan penularan HIV/AIDS di masyarakat, hanya saja hasilnya belum optimal, sehingga peran kader kesehatan di masyarakat perlu ditingkatkan untuk menurunkan angka penularan HIV/AIDS. Media edukasi perlu didikembangkan untuk mempermudah dalam memberikan edukasi ke masyarakat.   Tujuan: Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan praktik kader dalam memberikan penyuluhan di masyarakat tentang pencegahan HIV/AIDS. Metode: Pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research),  peserta kegiatan ini adalah kader kesehatan Padukuhan Panjatan, Kulon Progo,  Yogyakarta, yang berjumlah 25 kader. Edukasi ini dilakukan  secara tatap muka yang bertempat di Aula Balai Desa Panjatan, dengan total kegiatan selama 3 jam, dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama, dilakukan edukasi dengan menggunakan media video, dan booklet serta metode ceramah, sesi ke 2 dilakukan praktik kader. Instrumen yang digunakan adalah ceklish praktik kader. Mitra pada kegiatan ini adalah Kader di Padukuhan Panjatan, Kulon Progo, Yogyakarta. Hasil: Setelah dilakukan edukasi pencegahan HIV/AIDS dapat meningkatkan praktik kader dalam melakukan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS dengan peningkatan skor praktik kader 47,03 dengan p value 0,000. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dengan menggunakan media video dan booklet dapat meningkatkan praktik kader dalam memberikan edukasi tentang pencegahan HIV/AIDS.  
The Effectiveness of Cupping Therapy with Slow Deep Breathing on Anxiety and Sleep Quality in Breast Cancer and Cervical Cancer Patients Pipin Nurhayati; Sri Nur Hartiningsih; Yeni Isnaeni
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i2.472

Abstract

Breast cancer and cervical cancer are among the leading causes of death in women worldwide. Breast cancer and cervical cancer can cause psychological disorders in women who experience them, including anxiety and sleep disorders or poor quality sleep. Therefore, it is necessary to deal with anxiety and poor quality sleep in women with breast cancer and cervical cancer. One of the efforts that can be done is to provide cupping therapy and slow deep breathing. The purpose of this study was to determine the effect of cupping therapy and slow deep breathing on anxiety and sleep quality in patients with breast and cervical cancer. The design of this study is pre-experiment, one group pretest-posttest. The sampling technique used is consecutive sampling with inclusion and exclusion criteria, with a total of 15 respondents. This study used a HARS questionnaire with a validity value of 0.589, reliability of 0.793, and PSQI questionnaire with a validity value of 0.73, reliability of 0.83. Data analysis was performed using paired T-Tests. The results of this study showed that the anxiety score before treatment was 23.1 and the post-treatment score was 10.53, while the sleep quality score before treatment was 10.8 and the post-treatment score was 3.533 and the P-value was 0.000. In conclusion, cupping therapy and slow deep breathing have the effect of reducing anxiety and improving sleep quality in patients with breast and cervical cancer.
Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media booklet terhadap sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul: The effect of health education using booklet media on teenagers' attitudes in HIV/AIDS prevention at MAN 1 Bantul Rahma Fithriah; Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini; Pipin Nurhayati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.443

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang belum tepat dalam pencegahan. Sikap remaja yang masih dipengaruhi stigma dan rendahnya persepsi risiko menunjukkan perlunya pendidikan kesehatan yang efektif. Media booklet dapat digunakan karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami sehingga diharapkan dapat meningkatkan sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media booklet terhadap sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment pretest-posttest with control group design. Sampel terdiri dari 60 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang pencegahan HIV/AIDS menggunakan media booklet selama 90 menit. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap yang valid dan reliabel (cronbach's alpha = 0,852) serta dianalisis menggunakan uji paired t-test dan uji independent t-test. Hasil penelitian: Pada kelompok intervensi terjadi peningkatan nilai rata-rata sikap dari 74,93 menjadi 86,40, sedangkan kelompok kontrol dari nilai rata-rata 72,36 menjadi 73,03. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai t sebesar 9,369 dengan signifikansi 0,000 (nilai p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media booklet terhadap sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul.
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul: The influence of health education using booklets on adolescents' knowledge of HIV/AIDS prevention at MAN Bantul Vita Lusianti; Sri Nur Hartiningsih; Supriyadi; Andri Setyorini
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.444

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena masih terbatasnya pengetahuan tentang edukasi seksual. Kurangnya informasi yang benar dari keluarga, sekolah, maupun media pendidikan kesehatan dapat menyebabkan remaja kurang memahami cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang tepat dan mudah dipahami sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja agar mampu melakukan pencegahan sejak dini.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja  dalam pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan penelitian Quasy-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttes with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 60 responden yang terdiri dari 30 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Uji Paired T Test dan Uji Independent T test. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media booklet, dari mean 12,77 menjadi 22,10 (nilai p = 0,001). Pada kelompok kontrol tidak terdapat peningkatan yang signifikan, dari mean 12,57 menjadi 15,60 (nilai p = 0,662). Hasil uji Independent T-Test menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan selisih rata-rata sebesar 9,5 (p = 0,001). Simpulan: Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja di MAN 1 Bantul.
Pengaruh edukasi oleh nenek menggunakan media video terhadap motivasi ibu balita di Wilayah Kerja Puskesmas Imogiri II Bantul: The effect of education by grandmothers using video media on motivation of mothers of toddlers in preventing stunting in the working area of Imogiri II Public Health Center Bantul Vita Nahdia Azzahra; Eka Oktavianto; Sri Nur Hartiningsih
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.470

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Peran keluarga, khususnya nenek, sangat penting dalam pengasuhan dan pengambilan keputusan terkait pemenuhan gizi balita. Edukasi kesehatan melalui media video dinilai efektif karena mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudah dipahami, dan dapat meningkatkan motivasi dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi oleh nenek menggunakan media video terhadap motivasi ibu balita dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Imogiri II Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Sampel penelitian berjumlah 25 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilakukan melalui edukasi kepada nenek menggunakan video “Cintai Anak Kita: Cegahlah Stunting Sejak Dini” dengan durasi 3 menit 23 detik dan diputar satu kali. Selanjutnya, nenek menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada ibu balita dari video. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi yang terdiri dari 20 item pertanyaan dengan hasil uji validitas r hitung 0,361–0,640 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha 0,743. Analisis data dilakukan menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Rata-rata skor motivasi ibu balita sebelum intervensi sebesar 48,56 dan meningkat menjadi 97,04 setelah intervensi, dengan selisih rata-rata 48,48. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh edukasi oleh nenek menggunakan media video terhadap motivasi ibu balita dalam pencegahan stunting (nilai p<0,05).