Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh terapi murottal terhadap kecemasan pada lansia penderita hipertensi: The effect of murottal therapy on anxiety in elderly sufferers hypertension Selpia; Sri Nur Hartiningsih; Supriyadi; Eka Oktavianto
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.43

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan pengalaman perasaan yang menyakitkan serta tidak menyenangkan. Ia timbul dari reaksi ketegangan dalam atau intern dari tubuh, ketegangan ini akibat suatu dorongan dari dalam atau dari luar dan dikuasai oleh susunan urat saraf yang otonom. Salah satu penatalaksanaan hipertensi nonfarmakologi adalah terapi murottal surah Al-Mulk ayat 1-30. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan pada lansia penderita hipertensi di UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma Giwangan Umbulharjo Yogyakarta. Metode: Jenis penelitianya adalah quasy eksperiment dengan rancangan pretes posttest two group with control design. Penelitian dilaksanakan di UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma Giwangan Umbulharjo Yogyakarta. Populasi penelitian ini adalah lansia yang berumur 60-79 tahun dan tinggal di wisma UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma dengan jumlah populasi sebanyak 62 orang. Intervensi yang dilakukan adalah terapi murottal surah Al-Mulk ayat 1-30. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kecemasan Getriantric Anxiety Scale (GAS). Analisis data dengan uji t test. Hasil: Terdapat perubahan skor kecemasan lansia hipertensi sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal. Skor rata –rata sebelum intervensi sebesar 38,40±10,308 dan sesudah terapi berubah menjadi 17,80±7,485. Terjadi peneurunan skor kecemasan sebesar 20,6. Nilai p dari uji t test didapatkan sebesar 0,000 (nilai p<0.05). Simpulan: Ada pengaruh terapi murottal al-Qur’an terhadap kecemasan pada lansia penderita hipertensi di UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma Giwangan Umbulharjo Yogyakarta.
Pengaruh edukasi berbasis video animasi bencana gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Sleman Yogyakarta : The impact of animation-based volcanic disaster education on the preparedness of students at Cangkringan 1 Public Elementary School Sleman Yogyakarta Alipvia Fadhilah; suib; Niken Setyaningrum; Sri Nur Hartiningsih
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.108

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara rawan bencana, termasuk erupsi gunung merapi yang berisiko tinggi. Pendidikan kebencanaan sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi siswa sekolah dasar di daerah rawan. Salah satu cara efektif adalah melalui edukasi berbasis video animasi yang memudahkan anak-anak memahami cara menghadapi bencana gunung berapi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video animasi bencana gunung merapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Sleman, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test–post-test. Populasi terdiri dari 33 siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri Cangkringan 1, Sleman, dengan teknik Total Sampling. Instrumen berupa kuesioner kesiapsiagaan sebagai data primer. Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengukur pengaruh edukasi video animasi terhadap kesiapsiagaan siswa. Hasil: Didapatkan kesiapsiagaan siswa sebelum intervensi yaitu 9 siswa (27,3%) Sangat Siap, 11 siswa (33,3%) Siap, 6 siswa (18,2%) Hampir Siap, 6 siswa (18,2%) Kurang Siap, dan 1 siswa (3,0%) Belum Siap. Setelah intervensi, 25 siswa (75,8%) berada pada kategori Sangat Siap,  6 siswa (18,2%) pada kategori Siap, 2 siswa (6,1%), dalam kategori hampir siap, 0 siswa (0,0%) pada kategori kurang siap dan 0 siswa (0,0%) dalam kategori belum siap. Hasil uji statistic diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05). Sehingga dapat diinterprestasikan bahwa Ho ditolak da Ha diterima. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian edukasi berbasis video animasi gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Kabupaten Sleman.