Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN BANGUN SISTEM INFORMASI PASAR EKRAF (EKONOMI KREATIF) KOTA METRO BERBASIS WEB SEBAGAI SARANA PROMOSI DAN TRANSAKSI Prasetyo, Damar Galih; Muharni, Sita; Gustinasari, Eka
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3450

Abstract

Abstract: The development of the creative economy market faces challenges related to the integration of creative activities into the scope of public production, the need for market transformation that is in line with the nature of creative works, and the emergence of a creative market characterized by stable demand, consistent supply, and free prices. Factors that influence the rate of development of the creative industry include economic and political instability, low purchasing power, high operating costs, and limited support from the state, which causes stagnation and decline in sectors such as MSMEs. The creative market in Lampung Province faces various challenges, including problems related to government supervision in the distribution of aid, the lack of optimal marketing strategies for MSMEs, environmental degradation that affects MSMEs, slow economic growth that has an impact on poverty levels, and inadequate professional management of MSMEs. In conducting this research, the software development method that can be used to create this system is the Rapid Application Development (RAD) method, which aims to make the system created or developed useful according to the needs in terms of the function of the software. Keywords : MSME, Creative Economy Market, RAD (Rapid Application Development) Abstrak: Perkembangan pasar ekonomi kreatif menghadapi tantangan terkait dengan integrasi kegiatan kreatif ke dalam lingkup produksi public, kebutuhan akan tranformasi pasar yang selaras dengan sifat karya kreatif, dan munculnya pasar kreatif yang di tandai dengan permintaan yang stabil, penawaran yang konsisten, dan harga gratis. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju perkembangan industri kreatif termasuk ketidakstabilan ekonomi dan politik, daya beli yang rendah, biaya operasional yang tinggi, dan dukungan terbatas dari negara, yang menyebabkan stansi dan penurunan di seKtor-sektor seperti UMKM. Pasar kreatif di Provinsi Lampung menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah yang berkaitan dengan pengawasan pemerintah dalam distrubusi bantuan, kurangnya strategi pemasaran yang optimal untuk UMKM, degradasi lingkungan yang mempengaruhi UMKM, pertumbuhan ekonomi lambat yang berdampak pada tingkat kemiskinan, dan pengelolaan professional UMKM yang tidak memadai. Untuk membuat sistem ini, peneliti ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD). Tujuan RAD adalah untuk memastikan bahwa sistem yang dibuat atau dikembangkan memenuhi kebutuhan untuk berbagai fungsinya. Kata Kunci : UMKM, Pasar Ekonomi Kreatif, RAD (Rapid Application Development)
PENERAPAN ALGORITMA RANDOM FOREST UNTUK KLASIFIKASI STABILITAS HARGA PANGAN DI KOTA METRO Adelia Pratiwi, Erika; Muharni, Sita
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v7i1.8553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara harga pangan bergerak serta mengelompokkan tingkat stabilitas harga di Kota Metro dengan menggunakan metode Random Forest. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik data mining untuk menganalisis data historis harga pangan selama periode 2020 hingga 2025 yang didapatkan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Proses penelitian mencakup beberapa tahapan seperti mengumpulkan data, mempersiapkan data dengan preprocessing, melakukan transformasi data, menghasilkan fitur-fitur yang relevan melalui feature engineering, membuat model, serta mengevaluasi model menggunakan confusion matrix. Model dibuat dengan membagi data menjadi bagian yang digunakan untuk pelatihan dan bagian yang digunakan untuk menguji, lalu data tersebut diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu stabil dan tidak stabil. Penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest berhasil mengklasifikasikan stabilitas harga dengan akurasi 81,45%, presisi 99,24%, recall 79,51%, dan F1-score 88,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa model bekerja dengan baik dalam mengenali pola perubahan harga pangan. Dengan demikian, algoritma Random Forest terbukti efektif dan bisa digunakan sebagai bantuan dalam memantau serta membantu mengambil keputusan terkait stabilitas harga pangan di tingkat daerah.