Claim Missing Document
Check
Articles

Keefektifan Pembelajaran Media Utaka Melalui Metode Bermain Terhadap Kemampuan Berbahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun Rikanah i; Joko Siswanto; Rasiman Rasiman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13856

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas media utaka dengan metode bermain terhadap kemampuan Berbahasa Ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kecamatan Warungasem. Langkah yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan desain eksperimen Post-test Only Control Group Design Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan media utaka melalui metode bermain efektif terhadap kemampuan berbahasa Ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kecamatan warungasem . Berdasarkan peskoran yang telah dilakukan, hasil peskoran diperoleh 1). Skor rata-rata kelas kontrol yang menggunakan media buku cerita sebesar 13,69 atau 57,04%. Sedangkan kelas eksperimen yang menggunakan media utaka rata-ratanya 21,13 atau 88,04 %. 2). Skor rata-rata kelas kontrol yang menggunakan metode tanya jawab 11,31 atau 47,13 %. Sedangkan kelas eksperimen yang menggunakan metode bermain 20,31 atau 84,63 %. 3). Skor rata-rata kelas kontrol yang menggunakan media buku cerita melalui metode tanya jawab skor rata-ratanya sebesar 13,69 atau 57,04 %. Sedangkan kelas eksperimen yang menggunakan media utaka melalui bermain rata-ratanya 21,13 atau 88,04 %. Berdasarkan dari hasil uji Univariate One-Way ANOVA diketahui bahwa Taraf signifikansi 0,05. Sigifikansi hasil uji p = 0,000, Signifikansi hasil uji (sig) < taraf signifikansi (0,000 < 0,05), artinya ada perbedaan kemampuan bahasa Ekspresif anak antara yang menggunakan madia uaka melalui metode bermain.
Profil Pendidikan Karakter Dalam Kegiatan Pembiasaan Siswa Di SD Karangrejo 01 Rika Yaitul Islami; Joko Siswanto; Ferina Agustini; Pramesti Indriastuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14094

Abstract

Sekolah dasar salah satu tempat dimana anak dapat memiliki pengetahuan dan pendidikan karakternya, pada proses perkembangannya pendidikan di Indonesia terlalu fokus dengan pengetahuan dan mengesampingkan pendidikan karakter, saat ini pemerintah sedang gencar menerapkan sekolah berkarkater dimana dalam sekolah tersebut menerapkan proses pembentukan karakter perserta didik. Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pembentukan karakter siswa dalam pembiasaan pagi yang diterapkan di sekolah. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertempat di SD Karngrejo 01 Kota Semarang dengan subjek penelitian wali kelas dan siswa kelas 1. Penelitian ini menggunakan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data diperoleh bahwa pembiasaan pagi dapat meningkatkan karakter siswa, pembiasaan pagi seperti pembacaan asmaul husna, literasi dan jugasenam pagi memiliki pendidikan karakter bagi siswa seperti sikap jujur, disiplin, toleransi, tanggung jawab, tepat waktu
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PBL BERMUATAN ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD Puji Lestari; Ida Dwijayanti; Joko Siswanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.705

Abstract

The problem in this study is the lack of development of mathematics learning tools. The aim is to determine the validity, practicality, and effectiveness of PBL learning tools with ethno-mathematics content to improve mathematical literacy skills. This research is research and development with a design from Brog and Gall. The data collection instruments used were validity sheets for experts and practitioners, teacher and student response questionnaires, validation sheets for pretest and posttest mathematical literacy learning tools. The tools developed include RPP, Teaching Materials, Media, LKPD, Mathematical Literacy Questions. From the results of data analysis, the results of device validation were obtained as follows: lesson plans received a percentage value of 86.46% in the very valid category, 87.80 teaching materials were in the very valid category, 88.54% media were included in the very valid category, LKPD was 87, 50% is in the very valid category, test questions of 87.82% are in the very valid category. The practicality test was obtained from student and teacher questionnaires which were declared practical by students by obtaining an average score of 87.80 in the very good category and the practicality and readability response by the class teacher obtained a score of 87.5 in the very good category, and based on peer assessment it was obtained score of 86.25 is in very good category. The effectiveness test used is the paired sample t test and the gain n test. The test results of the sample t test get a sig value. 0.000, while the n gain test results get a value of 0.41 with the moderate increase category. The results showed that the Ethno-Mathematics PBL mathematics learning tool developed proved to be valid, practical and effective so that it is suitable for use in mathematics learning to improve students' mathematical literacy skills.
Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Mutamimah Mutamimah; Joko Siswanto; Iin Purnamasari
AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 PG-PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/audiensi.vol2.no12023pp11-22

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini menjadi jenjang pendidikan yang paling dasar yang diharapkan menjadi pondasi kuat untuk memaksimalkan kemampuan anak sehingga mampu untuk hidup mandiri serta bermanfaat bagi lingkungannya. Program pembinaan haruslah dirancang, direncanakan, untuk diterapkan dengan teliti sesuai dengan karakteristik anak. Pembelajaran pada anak usia dini diselenggarakan secara interaktif, menyenangkan dan memotivasi anak untuk berpartisipasi aktif. Kurikulum 2013 mencakup pengembangan pada aspek struktur kurikulum, proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dan penilaian yang bersifat autentik. Pendekatan ilmiah (saintifik) yaitu pembelajaran yang berbasis fakta/fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika berfikir, menginspirasi siswa untuk berfikir kritis, analisis dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami dan memecahkan masalah. Karena hal itulah peneliti tertarik untuk meneliti kefektivan pendekatan saintifik dengan berbantu lingkungan alam untuk meningkatkan kreativitas anak usia di TK Pembina Limpung. Data yang diperoleh dari 30 anak dimana dibagi dalam kelompok control dan kelompok eksperimen. Dari kemudian dianalisa dengan menggunakan SPSS Versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen pendekatan saintifik berbantu lingkungan alam cukup efektif untuk meningkatkan kreativitas anak di TK Pembina Kecamatan Limpung.
Pengembangan Permainan Ular Naga Modifikasi Dengan Metode Bermain Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Efendi Efendi; Joko Siswanto; Rasiman Rasiman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14583

Abstract

Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian pengembangan atau Reseach and Development (RnD). Sugiono (2015:407) menyatakan bahwa metode penelitian dan pengembangan adalah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut Berdasarkan hasil penelitian pengembangan permainan ularnaga modifikasi untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini ditaman kanak -kanak maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut (1)Hasil Validasi permainan ularnaga modifikasi untuk meningkatkan kemampuansosial emosional anak usia 5-6 th dengan kriteria sangat valid di Tk Pembina Batang. (2)Kepraktisan permainan ularnaga modifikasi yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di taman kanak-kanak berdasarkan hasil angket tanggapan guru dan siswa di TK pembina Batang.(3)Mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 th di Taman Kanak-Kanak, Keefektifan pembelajaran menggunakan permainan ular naga modifikasi dapat dilihat melalui uji efektifitas dengan hasil yaitu permainan ularnaga modifikasi mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional motorik anak usia dini di taman kanak-kanak Pembina Batang, hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata penilaian kemampuan belajar siswa 4.00. dapat disimpulkan ke efektifan permainan ular naga modifikasi.dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini masuk dalam kreteria sangat baik.
Studi Komparasi Keefektifan Model PBL Dan AIR Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Asmuni; Joko Siswanto; Sumarno
JANACITTA Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.925 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v6i1.2024

Abstract

This study aims to prove whether there is a difference in the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) and Auditory, Intellectually and Repetition (AIR) models on students' critical thinking skills. This research is motivated by a problem in the education unit that many teachers have not used the PBL model according to Permendikbud No.22 of 2016. In learning theory, the PBL model can improve students' ability to think critically and solve problems in everyday life. The AIR model can improve students' ability to solve problems encountered in learning by listening to and repeating the material they have learned. The research used the Pretest-Postest Comparations Group Design method. The hypothesis test uses the Paired Sample Test Statistical Test, Independent t- Test and N-Gain Test. Statistical test with Paired level of significance for both class A and class B is 0.000 so that the two classes have no difference in students' critical thinking skills. In the t-Independent test, the significance level in class A and class B is 0.283, because 0.283 > 0.05, the two models are equally effective in improving students' critical thinking skills. With the N-Gain test in class A (PBL), the N-gain score for students' critical thinking skills was 0.7346 and the N-Gain Score in class B (AIR) was 0.4918. Based on the hypothesis test it was conclusively proven that class A using the PBL model was more effective than class B using the AIR model with a ratio of 0.7346 to 0.4918.   Penelitian ini bertujuan membuktikan ada tidaknya perbedaan  keefektifan antara model Problem Based Learning (PBL) dan Auditory,  Intelectually and Repetition (AIR) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilatar belakangi karena masalah di satuan pendidikan banyak guru yang belum menggunakan model PBL sesuai Permendikbud No.22 Tahun 2016. Dalam teori belajar model PBL dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Model AIR dapat meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah yang dihadapi dalam belajar dengan proses mendengar dan mengulang kembali materi yang dipelajarinya. Penelitian menggunakan metode Pretest-Postest Comparations Group Design. Uji Hipotesis menggunakan Uji Statistik Paired Sample Test, Uji t-Independent dan Uji N-Gain. Uji statistik dengan Paired tingkat signifikansinya baik kelas A maupun kelas B sebesar 0,000 sehingga kedua kelas tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa. Pada Uji t-Independent tingkat signifikansinya di kelas A maupun kelas B sebesar 0,283 , karena 0,283 > 0,05 maka kedua model juga dikatagorikan sama-sama efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan uji N-Gain di kelas A (PBL), N-Gain skor kemampuan berpikir kritis siswa  sebesar 0,7346 dan N-Gain Skor di kelas B (AIR) sebesar 0,4918.  Berdasarkan uji hipotesis tersebut  terbukti secara meyakinkan bahwa kelas A dengan penggunaan model PBL lebih efektif dibanding kelas B yang menggunakan model AIR dengan perbandingan sebesar 0,7346 berbanding 0,4918.
Kepraktisan dan Efektivitas Pembelajaran Konsep Dinamika Rotasi Berorientasi Education for Suistainable Development (ESD) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Qo'im Rohmawati; Joko Siswanto; Fenny Roshayanti
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v4i1.75

Abstract

Pembelajaran materi konsep Dinamika Rotasi diberikan pada peserta didik kelas XI MIPA Semester 1 umumnya diberikan secara konvensional dampaknya menimbulkan rasa bosan kepada peserta didik, sehingga keingintahuan peserta didik sulit dirangsang. Telah dilakukan penelitian Efektiviitas Pembelajaran Konsep Dinamika Rotasi Berorientasi Education for Suistainable Development (ESD) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model pembelajaran dan perangkat pembelajaran Fisika dengan berorientasi ESD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang disederhanakan menjadi tiga Langkah meliputi pendahuluan, pengembangan, dan implementasi. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan praktis dan efektif perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdapat kebaruan yaitu masuknya unsur pembangunan berkelanjutan (suistainability) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Hasil angket respon peserta didik reratanya adalah 92,34% dengan kategori sangat baik dan rekapitulasi skor N-Gain pada kelas eksperimen menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keterampilan berpikir kreatif berkategori sedang dengan skor rerata 0,46. Berdasarkan hasil tersebut maka pembelajaran konsep dinamika rotasi berorientasi ESD untu melatihkan keterampilan berpikir kreatif praktis dan efektif digunakan, sehingga layak digunakan di lapangan karena dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif peserta didik.
Penyusunan Asesmen Pembelajaran di SMPIT Darul Fikri Bawen Joko Siswanto; Siti Patonah; Ummi Kaltsum; Ernawati Saptaningrum
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.879 KB)

Abstract

Assessment is an integral part of the learning process. SMPIT Darul Fikri Bawen as a service partner faces problems in the form of teachers' low ability in compiling questions based on basic competencies and the developed instruments still do not meet all aspects of the assessment. The purpose of this activity is to facilitate teachers in the SMPIT Darul Fikri Bawen environment in preparing evaluation instruments both offline and boldly. The method of activity used there are 3 stages, namely counseling and awareness, training, and assistance in preparing the instrument. The first stage begins with getting to know the types of evacuations, their benefits, and how to make them. In the second stage, participants are facilitated to make an assessment using google forms and google Classroom. In the last stage, participants are assisted from starting to analyze needs, develop assessments and use them in learning. The results obtained from this service activity are the results of the participant's knowledge about the types of evaluations and the ability to develop evaluation tools, both courage, and strength. The results of the evaluation showed that 90% of the participants were able to prepare evaluation tools well.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran pada Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berfikir Kritis Siswa SMP Negeri 2 Moga Adi Winarso; Joko Siswanto; Fenny Roshayanti
Jurnal Kualita Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kualita Pendidikan
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.067 KB)

Abstract

One effort to improve the quality of science learning is how to teach students about critical thinking and problem solving. Critical thinking and problem solving are trained in this study include the ability to formulate problems, provide arguments, do deduction, do induction, and conduct evaluations in learning process. The purpose of this study is to determine student mastery learning, ability to solve the problem, and responses to the implementation of learning tools in material of Living Things and Environment sub-section of Pollution and Environmental Preservation. The design this research is pretest-posttest one group pre experiment using N-gain index. The subjek of this study is 32 students of Grade VII SMP Negeri 2 Moga. The results of this study indicate that the application of learning tools can train students' critical thinking skills and problem solving abilities. This is shown from the completeness of student learning by 83.3%. Most students give positive responses and assume the larning tools are used.
Analisis Kecakapan Abad 21: Collaboration and Communication Skills Siswa Melalui Penerapan Discovery Learning Adif Fatus Syarofah; Eny Hartadiyati; Joko Siswanto; Novanto Eka Wahyu
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3808

Abstract

This study aims to determine the 21st century skills in the form of culinary skills and communication skills of class X students of SMK N 6 Semarang through the application of discovery learning models. This research is a quantitative descriptive research with a one shot case study research design. The population of this research is class X Culinary SMK N 6 Semarang. Sampling used a purposive sampling technique, namely class X Culinary 1 SMK N 6 Semarang. The skills assessment instrument used in this study was an observation sheet consisting of an observation sheet for collaboration skills and an observation sheet for communication skills. Based on the data analysis that has been carried out, the results show that the skill skills of students in class X culinary 1 at SMK N 6 Semarang are achieved in the very high category, so that it can be interpreted that the application of discovery learning is capable of reaching the age of the 21st century, namely skills skills and communication skills.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Adi Darma Surya Adi Winarso Adif Fatus Syarofah Agus Sutono AGUSTIN WULANDARI Aili liila Alvin Nor Maulida Anggita Nova Anisa Zulfa Nadia Aprilia Rahmayani Aris Tri Jaka Harjanta, Aris Tri Ary Susatyo Nugroho Asmuni Binar Kurnia Prahani Budi Jatmiko Budiyono Saputro Cahyati Fitriyati Choirul Huda Desi Afrianti Dessy Indah Saputri Diah Fitri Handayani Dianita Rokhmiati Ning Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Dwi Prasetiyawati Dyah Hariyanti Efendi Efendi Elgana Septiana Elis Dwi Purbiyanti Endang Susantini Eny Hartadiyati Ernawati Saptaningrum Fajar Triyanto Farida Martiani Fazal Muna Fenny Roshayanti Fenny Roshayanti Feny Indriyani Feny Roshayanti Ferina Agustini Fikria Luluul Azka Harto Nuroso Helmiyatus Safitri Husni Mubarok Ibnu Fatkhu Royana Ida Dwijayanti Iin Purnamasari Imam Khazali Indah Sukmawati Irna Farikhah Isayazi Durrouwi Joko Saefan Khilman Najib Kukuh Sugandi Kuswanto Laily Rosida Lassa Ana Pujana Laswadi Arif Tayuda Layyin Isyroqun Nadhifah Lina Tajqiyah Lylan Alfiani Wijaya Mei Fita Asri Untari Mei Fita Asri Utari MIRA ESTI KUSUMANINGRUM muhammad ainu syifa Muhammad Arief Budiman Muhammad Yusuf Setia Wardana Mulyani Mulyani Mutamimah Mutamimah Normasintasari Kusumawardani Novanto Eka Wahyu Novemy Kanitri Novemy Kanitri Nur Khoiri NURIL ISKARIMA Nurul Khikmah pramesti indria Pramesti Indriastuti Puji Lestari Qo'im Rohmawati Rasiman Rasiman Refiarni Refiarni Rika Yaitul Islami Rikanah i Rina Wijayanti Ririn Santoso Riyadhotus Sholihah Rizal Ashari Rofian, Rofian Samuji Samuji Sarbaini Sarbaini Sayidah Mahtari Sidon Dina Agustina Singgih Nugroho Siti Fatimah Dwi Husadati Siti Nur Azizah Siti Nurfadilah Sri Suneki Sukamto Sumarno Sumarno Suyidno Suyidno Suyidno Tokoh Bayu Andika Tri Desyanti Ummi Kaltsum Veryliana Purnamasari Wahyu Hari Kristiyanto Yoyok Haryono