Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kualitas Hidup Anak Dengan Kanker Di Wilayah Malang, Indonesia: The Quality of Life Children's With Cancer In Malang Area, Indonesia Feriana Ira Handian; Lilla Maria
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 2 (2018): JIKep | September 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.221 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i2.173

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kanker merupakan salah satu penyakit kronis dapat menimbulkan banyak permasalahan salah satunya adalah menurunnya kualitas hidup. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan kualitas hidup anak dengan kanker di wilayah Malang Raya. Metode: Penelitian deskriptif, sampel penelitian kuantitatif dengan 32 responden orangtua anak kanker. Kualitas hidup diukur dengan PedsQoL Cancer Module 3.0 berdasar laporan orangtua. Analisis data dilakukan menggunakan nilai mean. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan hasil 68,8% anak dengan kanker mempunyai kualitas hidup yang baik dengan nilai mean > 1,72, dengan nilai kualitas hidup tertinggi anak dalam adaptasi terhadap tindakan yang menimbulkan kecemasan dan paling sedikit pada munculnya mual muntah. Diskusi/Pembahasan: Peran serta orang tua dan tim kesehatan dalam memberikan dukungan kepada anak akan membuat anak mampu menjalani segala proses pengobatan yang dilakukan sehingga akan meningkatkan kualitas hidup anak dengan kanker. Kata kunci : Kualitas hidup, anak, kanker
PELATIHAN TERAPI BERMAIN BAGI RELAWAN KANKER UNTUK MENINGKATKAN DUKUNGAN SOSIAL BAGI ANAK KANKER: The Therapy Plays Training For Cancer Volunteers To Improve Social Support For Children With Cancer Feriana Ira Handian; Lilla Maria; Dian Samtyaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2018): JPM | September 2018
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.362 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v4i2.177

Abstract

ABSTRAK Terapi bermain merupakan salah satu sarana untuk menurunkan stress hospitalisasi pada anak kanker. Relawan komunitas Sahabat Anak Kanker (SAK) adalah salah satu pihak yang selama ini telah memiliki program bermain bagi anak kanker, akan tetapi dalam perjalanannya masih memiliki kendala karena kurangnya SDM yang memahami secara menyeluruh tentang terapi bermain pada anak sakit. Program ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan terapi bermain bagi relawan anak kanker untuk meningkatkan kualitas pendampingan terhadap anak kanker oleh SAK. Pelatihan dilakukan bagi 21 relawan dengan sesi pemberian materi, demonstrasi dan observasi langsung saat pendampingan dengan anak kanker dalam program bermain di Rumah Sakit. Dari hasil didapatkan bahwa pada setelah pelatihan, kemampuan relawan meningkat dalam aspek persiapan terapi bermain, proses pendampingan dan mencatat atau mengevaluasi respon anak. Kendala terbesar adalah pada pemantauan respon anak karena masih banyaknya relawan yang bukan berasal dari tenaga kesehatan dan kesulitan dalam memahami data rekam medik yang dimiliki oleh pasien terkait hasil laboratorium. Untuk waktu mendatang perlu dipertimbangkan untuk peningkatan kemampuan relawan dalam berkomunikasi dengan tenaga kesehatan saat melaksanakan terapi bermain. Kata kunci : Terapi bermain, Pelatihan, Relawan, Kanker
ANALISIS PENOLAKAN ANAK TERHADAP PENGOBATAN KANKER BERDASARKAN PERSEPSI ORANGTUA Feriana Ira Handian; Lilla Maria
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.856 KB)

Abstract

Kemoterapi adalah pilihan utama untuk pengobatan kanker yang direkomendasikan hingga saat ini. Selama kemoterapi anak akan dihadapkan pada beberapa kejadian dan efek samping pengobatan. Di Kota Malang sampai saat ini masih ditemui adanya kasus penghentian pengobatan yang dilakukan oleh orangtua dengan alasan menuruti kemauan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi alasan penolakan anak menghentikan pengobatan kanker berdasarkan persepsi orangtua dengan pendekatan kualitatif secara studi kasus. Partisipan adalah 8 orangtua yang merupakan ayah dan ibu anak dengan anak kanker yang melakukan penghentian pengobatan setelah minimal menjalani protokol kemoterapi selama 1 tahun di Komunitas Sahabat Anak Kanker. Pengumpulan data dilakukan dengan joint interview dan catatan lapangan. Analisis data dengan metode content analysis dengan bantuan open code software 4.2 Dari hasil penelitian didapatkan bahwa orangtua menyatakan bahwa anak menolak melanjutkan pengobatan kanker karena faktor trauma terhadap prosedur, situasi yang kurang menyenangkan di Instalasi Gawat Darurat dan kebosanan dengan durasi kemoterapi. Peningkatan kompetensi komunikasi tenaga kesehatan dan setting unit gawat darurat khusus anak menjadi pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PENDERITA KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI IRNA 4 RSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANG: Relationship between Family Supportiand Anxiety Levels in Children with Cancer Undergoing Chemotherapy at IRNA 4 RSUD dr.iSaiful Anwar Malang Tomy Hermono; Lilla Maria; Tanti Budhi Hariyanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.19 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.990

Abstract

Background : Cancer in children is one of the leading causes of death. Handling cancer in children will go through a series of chemotherapy treatment processes. In the preliminary study at RSUD dr. Saiful Anwar, approximately 80% of pediatric patients undergoing chemotherapy programs, mostly experience the psychological impact of anxiety. Objective : The design of this study is an observational analytic method with a cross sectional approach which aims to analyze the relationship between the relationship between family support and anxiety levels in children undergoing chemotherapy. Metodes: The sampling technique used purposive sampling on the parent population of cancer patients. The research instrument is a support questionnaire and an anxiety questionnaire (Zung Self Anxiety Rating Scale). Results : The results of the study obtained high family support as many as 56 respondents (83.6%), and the results showed that most patients with mild anxiety levels were 61 respondents (91%). Based on Spearman's statistical test, the r value of 0.356 (p value <0.05) showed that there was a weak relationship between family support and anxiety levels in cancer children undergoing chemotherapy. Therefore, families must be involved in mentoring during chemotherapy treatment in the hope of being able to have a positive impact during treatment.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENJALANKAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI KLINIK BEDAH RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG: Factors Affecting the Level of Compliance in Running Chemotherapy in Colorectal Cancer Patients at the Surgical Clinic of Dr Saiful Anwar Hospital Malang Nur Arie Prastiwi; Feriana Ira; Lilla Maria
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.024 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1086

Abstract

Pendahuluan : Kemoterapi bisa menimbulkan efek samping baik fisik maupun psikologis. Efek samping  ini bisa berpengaruh pada tingkat kepatuhan pasien saat  menjalani kemoterapi. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam kepatuhan menjalankan kemoterapi adalah faktor efek samping, komunikasi dan dukungan keluarga. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan dalam menjalankan kemoterapi. Metode: Penelitian ini menggunakan teknik Retrospektif  yaitu menggunakan pasien kanker kolorektal yang telah selesai menjalani program kemoterapi di Klinik Bedah RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.  Tehnik  sampling  menggunakan metode Total sampling dengan responden sebanyak 41 responden. Hasil: Berdasarkan uji  statistik  Spearman Rank menunjukan nilai korelasi efek samping (0,695), komunikasi (0,678), dukungan keluarga (0,684) dan nilai Sig pada ketiga variabel yaitu 0,000 dengan p value < 0,05 sehingga terdapat hubungan korelasi yang kuat dan signifikan antara variabel efek samping, komunikasi, dan dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan. Kesimpulan: Untuk bisa meningkatkan tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi, peneliti harus memberi  penjelasan dan pengetahuan tentang  kemoterapi, menjalin komunikasi yang efektif dan melibatkan keluarga untuk mendukung program pengobatan pasien kemoterapi sehingga bisa meningkatkan tingkat kesembuhan dan kualitas hidup pasien
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG: The Relationship between The Spiritual Intelligence and Anxiety Levels of Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis Therapy in the Hemodialysis Room of RSUD Dr. Saiful Anwar Atimah Atimah; Lilla Maria; Sih Ageng Lumadi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.46 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1103

Abstract

Depresi dan kecemasan merupakan gangguan utama yang muncul pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialysis. Dalam beberapa penelitian menunjukkan adanya korelasi antara kecerdasan spiritual dengan kecemasan  dimana relaksasi spiritual dapat menyeimbangkan saraf simpatis dan parasimpatis, hal ini efektif membuat kondisi seseorang menjadi rileks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisa di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Saiful Anwar Malang . Metode: Desain penelitian dengan Cross Sectional. Populasi  41 orang dan sampel  sebanyak 37  orang dengan  Quota Sampling  yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dilakukan pada tanggal 10 sampai 30 September 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan dua kuesioner yakni kuesioner kecerdasan spiritual (SISRI 24) dan kuesioner tingkat kecemasan (HARS).  Hasil dan Analisis: Penelitian ini membuktikan sebagian besar responden, 28 (75,68%) memiliki kecerdasaran spiritual sedang dan hampir separuh responden yaitu sebanyak 17 responden (45.95%) memiliki tingkat kecemasan sedang. Hasil uji Spearman rank didapatkan nilai p = (0.034) < (0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini,  untuk mengurangi tingkat kecemasan  salah satunya dengan meningkatkan kecerdasan spiritual pasien, menjalani hidup dengan penuh makna,selalu mendengarkan hati nuraninya, dan semua yang dijalani selalu bernilai ibadah dalam setiap perilaku dan kegiatan serta berprinsip karena Allah.        
FACTORS THAT INFLUENCE THE LEARNING MOTIVATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Suryajana Setya Handaru; Lilla Maria; Nining Loura Sari
Jurnal Keperawatan Malang Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v7i1.161

Abstract

Most students have poor achievement not because of inadequate abilities, but because of a lack of interest in learning, so that these students do not try to exert all their abilities in an effort to achieve a goal with the learning process. This study aims to collect articles and analyze what factors are related to students' learning motivation. This study uses a literature review method, articles are searched using the PICOS method with a database, Google Scholar, Science Direct, and ProQuest. The criteria for the articles used are articles published in 5 years before 2021. This literature review is summarized using a narrative method by grouping the extracted data similarly according to the results measured to achieve the objectives, then research reviews that meet the inclusion criteria are collected and a journal summary is made including the names researcher, year of publication, publication, title, research methods and results and database. The results showed that there were ten factors that influenced students' learning motivation, including insomnia, milk intake, pbl method, peers, smartphones for learning media, social networks, excessive use of smartphones, use of HOTS-based worksheets, cognitive reconstruction and the role of teachers as well as parental support. The suggestion for this research is that there is a need for research with more updated articles. Keywords: learning motivation, junior high school students
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENERAPKAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN Fifin Furroidah; Rahmawati Maulidia; Lilla Maria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.314

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan memegang peranan penting terhadap segala macam tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan mempengaruhi kesadaran masyarakat akan hak-haknya dari suatu unit kesehatan. Kurangnya kepatuhan perawat profesional dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan yang benar dan jelas sesuai standar dapat berdampak pada pertanggung jawaban dalam aspek hukum, kualitas pelayanan dan komunikasi antar tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 74 orang dan sampel 62 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dokumentasi asuhan keperawatan, dengan metode analisa data uji chi-square dan SPSS 21. Penelitian ini membuktikan ada sebanyak 35 responden (56,5%) patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan dan 27 responden (43,5%) tidak patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi-square tidak ada hubungan antara usia p-value=0,268 (p > 0,05), jenis kelamin p-value= 0,067 (p > 0,05), pendidikan p-value=0,268 (p >0,05) dan masa kerja p-value= 0,172 (p>0,05) dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi - square didapatkan nilai ( p > 0,05) dapat diartikan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Saran penelitian ini adalah perlu penelitian lebih lanjut lagi tentang kepatuhan dalam penerapan pendokumentasian asuhan keperawatan dengan menambahkan aspek lain yang belum dikaji dalam penelitian ini.
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP BEDAH Erna Efsantin; Lilla Maria; Tanti Budhi Hariyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.315

Abstract

ABSTRAK Efsantin, Erna. 2022. Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Perilaku Caring Perawat Di Ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi, Program Studi SarjanaKeperawatan, Stikes Maharani. (1) Ns. Lilla Maria, M. Kep. (2) Tanti Budhi Hariyanti, SST., M. Si.Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang harus dimiliki oleh seorang perawat, karena kecerdasan spiritual sangat penting dalam menumbuhkan perilaku caring perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat di ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan metode analitik korelatif dengan jumlah sampel perawat yang bertugas di ruang rinjani dan kerinci sebanyak 30 orangdengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner pada masingmasing variabel. Hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan keeratan hubungan kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat sebesar 55% (r=0.55) yaitu bersifat positif dengan kekuatan moderat dengan p value sebesar 0.001<(=0.05) yang artinya H0 ditolakKesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dan perilaku caring perawat di Ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Oleh karena ituperawat perlu meningkatkan kecerdasan spiritualnya sehingga mampu meningkatkan perilaku caring perawat.Kata Kunci: kecerdasan spiritual, perilaku caring, perawat.
Hubungan Komunikasi Efektif Orang Tua dengan Kemandirian Anak Usia Prasekolah Selama Pandemic Covid-19 Lilla Maria; Rahmawati Maulidia
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1: April 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v4i1.469

Abstract

Pandemic Covid-19 membuat pemerintah melakukan himbauan social distancing sampai physical distancing. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan komunikasi efektif orang tua dengan kemandirian anak usia prasekolah selama pandemic covid 19 di TK IP Kota Malang. Responden yang digunakan seluruh siswa sejumlah 150 siswa. Tekhnik sampling menggunakan total sampling. Variabel bebasnya komunikasi efektif orang tua dan variable terikatnya kemandirian anak prasekolah. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner KPSP (Kuesioner pra skrining perkembangan) dengan pengamatan orang tua, data dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar komunikasi orang tua anak usia prasekolah selama Pandemic Covid-19 adalah efektif sebanyak 120 responden (80%), sedangkan sebagian besar kemandirian anak selama Pandemic Covid-19 120 responden (80%) memiliki kemandirian yang baik, untuk hubungan antara komunikasi efektif orang tua dengan kemandirian anak prasekolah menunjukkan hasil signifikan sebesar 0,022 (p value0.05). Komunikasi yang efektif dalam keluarga penting dalam perkembangan anak, membuat anak mengungkapkan perilaku yang positif dan meningkatkan kemandirian anak. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan melakukan pengkajian lanjutan dalam memantau perkembangan anak.