Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Seni Peran Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjasmara, Aan; Andriyana, Andriyana; Kautsar, Tifani
JE (Journal of Empowerment) Vol 5, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v5i2.4621

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat di SMP menitikberatkan pada pengalaman bermain peran yang mampu mendukung peningkatan belajar dalam bahasa indonesia dan pengembangan diri pada ekstrakurikuler sebagai keberlanjutan dari penanaman sikap kreatif siswa. Pengabdian ini berfokus pada pelatihan seni peran untuk siswa, bertujuan meningkatkan keterampilan artistik dan sosial. Program ini melibatkan pelatihan intensif dalam teknik seni peran dan evaluasi berkelanjutan. Data hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan seni peran siswa adalah 75.25, dengan median 77.5 dan modus pada nilai 75 dan 85. Rentang nilai dari 65 hingga 85 dan standar deviasi 16.73 menunjukkan variasi yang signifikan dalam performa siswa. Evaluasi ini memberikan wawasan tentang kemajuan dan tantangan yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran seni peran. Abstract Community service in junior high school focuses on role-playing experiences that can support learning improvement in Indonesian and role-playing experiences that can support learning improvement in Indonesian language and self-development in extracurricular activities as a continuation of cultivating students' creative attitudes. This service focuses on role-play training for students, aiming to improve artistic and social skills. The programme involves intensive training in role-playing techniques and ongoing evaluation. Data from the training showed that the mean score of students' acting skills was 75.25, with a median of 77.5 and modes at 75 and 85. The range of scores from 65 to 85 and standard deviation of 16.73 showed significant variation in student performance. The evaluation provided insights into the progress and challenges students faced in the process of learning acting.
Pelatihan Berbicara di Depan Umum bagi Pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan Hanifah, Ifah; Anjasmara, Aan; Dewi, Figiati Indra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 4 (2025): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/s60rtk04

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berjudul Pelatihan Berbicara di Depan Umum bagi Pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Pengabdian ini didasarkan pada permasalahan mitra bahwa kemampuan berbicara di depan umum para pejabat Desa Longkewang masih rendah. Rata-rata disebabkan oleh faktor internal berupa rasa tidak percaya diri, kurangnya jam terbang, serta kesulitan dalam memilih Bahasa/kata-kata. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diadakanlah sebuah pelatihan berbicara di depan umum bagi para pejabat di desa tersebut. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni survey pendahuluan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Adapun hasil dari pelatihan ini adalah meningkatknya kemampuan berbicara para pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Hal itu terlihat dari durasi bicara lebih lama, kelancaran lebih baik, lebih rileks atau percaya diri,serta penggunaan Bahasa lebih tertata.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID DENGAN GAMIFIKASI PADA PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI DI SMP Hanifah, Ifah; Suntini, Sun; Anjasmara, Aan
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i1.11287

Abstract

This research is a continuation of the development research that has been carried out previously with the title "Development of Android-based Learning Media with Gamification in Explanatory Text Learning in Grade VII at SMP Negeri 2 Kuningan" which has just reached the product development stage. This research is motivated by the lack of learning outcomes to understand explanatory texts caused by the lack of learning media about understanding explanatory texts. The purpose of this study is to test the effectiveness of the use of android-based learning media with gamification in learning explanatory texts in junior high school. The method used is pre-experimental research with a one-group pretest-posttest design. Some of the instruments used are the instrument of the explication text comprehension test. After an effectiveness test, the results were obtained that android-based learning media with effective gamification was used in learning explanatory texts in junior high school. It can be seen from the results of the calculation that the value of sig. (2-tailed) is 0.001. On the basis of the Decision, if sig. (2-tailed)<0.05, then Ho was rejected and H1 was accepted. So sig. (2-tailed) 0.001<0.05, so that the hypothesis that android-based media with gamification is effectively used in learning explanatory texts in junior high school can be accepted. This means that there is a difference in students' ability to understand explanatory texts before and after using media. Thus, the results of this study contribute to learning to understand explanatory texts in terms of the use of innovative learning media.
PENGENALAN TEKNIK LATIHAN NAFAS, SUARA, DAN RASA UNTUK PEMBELAJARAN DRAMA BAGI GURU SE-KABUPATEN KUNINGAN Anjasmara, Aan; Kautsar, Tifani; Andriyana, Andriyana
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.3261

Abstract

ABSTRAK Pengajaran sastra pada materi drama sangat dibutuhkan guru untuk mengasah kreatifitas dan kemampuan berfikir kritis dalam sebuah pementasan drama. Drama sebagai karya sastra dan karya pentas merupakan dua hal yang penting untuk diajarkan disekolah. Pengabdian tentang pengajaran drama bagi guru diperlukan untuk membangun konstruksi pemahaman yang ajek tentang permainan drama. Tekik dasar bermain drama sebagai aktor memiliki latihan dasar yang harus dikuasai mulai dari olah raga, nafas/suara, dan olah sukma yang diajarkan kepada guru untuk dipraktikkan kepada siswa. Pengabdian dilaksanakan dengan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yang melibatkan semua orang dan semua partisipan ikut aktif dalam proses pengabdian. Proses pengabdian melakukan praktik langsung terhadap materi yang diberikan dan melakukan evaluasi bersama. Dari proses yang dilakukan memunculkan hasil yang positif dari respon guru dan bukti ikut serta mereka dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama pemateri dan partisipan. Keberhasilan program ini dapat diukur dari animo mereka yang hadir dari banyak sekolah di Kabupaten Kuningan. Hasil evaluasi menghasilkan materi keaktoran dan make up diperlukan untuk pembelajaran drama di sekolah.ABSTRACTTeaching literature on drama material is needed by teachers to hone creativity and critical thinking skills in a drama performance. Drama as a literary work and a performance work are two important things to be taught in schools. Dedication to teaching drama for teachers is needed to build a construct of a firm understanding of drama play. The basic techniques of playing drama as an actor have basic exercises that must be mastered starting from sports, breath/sound, and spiritual sports that are taught to teachers to practice to students. Community service is carried out using  the PRA (Participatory Rural Appraisal) method which involves everyone and all participants actively participate in the service process. The midwifery process conducts direct practice on the material provided and conducts joint evaluations. From the process carried out, positive results emerged from the teacher's response and evidence of their participation in every activity carried out with speakers and participants. The success of this program can be measured from the interest of those who attended from many schools in Kuningan Regency. The results of the evaluation produce acting and makeup materials needed for drama learning at school.
Pelatihan Berbicara di Depan Umum bagi Pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan Hanifah, Ifah; Anjasmara, Aan; Indra Dewi , Figiati
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berjudul Pelatihan Berbicara di Depan Umum bagi Pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Pengabdian ini didasarkan pada permasalahan mitra bahwa kemampuan berbicara di depan umum para pejabat Desa Longkewang masih rendah. Rata-rata disebabkan oleh faktor internal berupa rasa tidak percaya diri, kurangnya jam terbang, serta kesulitan dalam memilih Bahasa/kata-kata. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diadakanlah sebuah pelatihan berbicara di depan umum bagi para pejabat di desa tersebut. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni survey pendahuluan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Adapun hasil dari pelatihan ini adalah meningkatknya kemampuan berbicara para pejabat Desa Longkewang, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Hal itu terlihat dari durasi bicara lebih lama, kelancaran lebih baik, lebih rileks atau percaya diri,serta penggunaan Bahasa lebih tertata.
Penggunaan bahasa oleh komika Kiky Saputri dalam acara HUT indosiar meroasting crazy rich indonesia (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough) Rahmayani, Aulia; Hidayat, Arip; Anjasmara, Aan; Andriyana, Andriyana
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i2.49

Abstract

ABSTRAK: Roasting merupakan salah satu teknik komedi yang digunakan untuk mengkeritik seseorang, roastingan ini akan menyampaikan informasi yang berhubungan dengan suatu individu yang dibawakan dengan suatu humor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa roasting oleh komika Kiky Saputri,pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis wacana kritis (AWK) model Norman Fairclough. Jenis penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif. Dengan model diskursus yang memuat tiga dimensi analisis wacana. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penggunaan bahasa roasting yang digunakan oleh komika Kiky Saputri. Hasil analisis dipaparkan dalam bentuk tiga dimensi wacana yaitu : (1) Dimensi Teks (Mikrostruktural) yang didalamnya mencakup kohesi, koherensi, tata bahasa dan diksi. Dalam penelitian ini terdapat data yang kebanyakan termasuk kedalam kohesi dan koherensi. (2) Discourse Practice (Masostructural) mencakup produksi, penyebaran dan konsumsi. Dalam hasil data penelitiannya terdapat semua aspek yang termasuk kedalam discourse practice, (3) Sociocultural Practice (Makrostructural) mencakup situasional, institusional dan sosial. Dalam hasil data penelitianya terdapat semua aspek yang termasuk kedalam sociocultural practice. KATA KUNCI: Bahasa roasting, analisis wacana kritis Norman Fairclough, dimensi teks,discourse practice, sociocultural practice.   THE USE OF LANGUAGE BY KOMIKA KIKY SAPUTRI IN THE INDOSIAR ANNIVERSARYEVENT WHICH ROASTING CRAZY RICH INDONESIA (Norman Fairclogh’s Critical Discourse Analysis)   ABSTRACT: Roasting is one of the comedic techniques used to criticize someone, this roast will convey information related to an individual that is delivered with humor. This study aims to describe the use of roasting language by comic Kiky Saputri, the approach used in this study is the Norman Fairclough critical discourse analysis (AWK) approach. This type of research is descriptive qualitative research. With a discourse model that contains three dimensions of discourse analysis. The results of this study indicate the use of roasting language used by comic Kiky Saputri. The results of the analysis are presented in the form of three dimensions of discourse, namely: (1) Text Dimension (Microstructural) which includes cohesion, coherence, grammar and diction. In this study, there are data that are mostly included in cohesion and coherence. (2) Discourse Practice (Masostructural) includes production, dissemination and consumption. In the results of the research data there are all aspects included in the discourse practice, (3) Sociocultural Practice (Macrostructural) includes situational, institutional and social. In the results of the research data, there are all aspects included in sociocultural practice. KEYWORDS: Roasting language, Norman Fairclough's critical discourse analysis, text dimensions, discourse practice, sociocultural practice