Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisa Daya Listrik Generator Pada Turbin Uap Berdasarkan Pemanfaatan Uap Kering di PT. Gandaerah Hendana Yolnasdi Yolnasdi; Fadhli Palaha; Chrismondari Chrismondari; Dandi Basrizal Maidianto
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.195

Abstract

Turbin uap (Steam turbin) merupakan suatu penggerak mula yang mengubah energi potensial pada uap menjadi energi kinetik dan selanjutnya diubah mejadi energi mekanis dalam bentuk putaran pada poros turbin. Poros turbin, langsung atau dengan dihubungkan dengan roda gigi reduksi, dihubungkan dengan mekanisme yang akan digerakan. Dalam hal ini generator yang digerakan. Dalam menggerakan turbin, uap yang di gunakan ialah uap kering bertekanan (superheated steam) yang diarahkan oleh nozel ke sudu-sudu yang terdapat pada turbin sehingga turbin berputar. Tekanan dan temperatur sangat berpengaruh terhadap kemampuan uap untuk memutar turbin, jika kerja turbin tidak optimal maka akan berpengaruh terhadap daya output generator dan efisiensi. Efisiensi generator tertinggi diperolah dari hasil peritungan berdasarkan data pengamatan sebesar 94% dan yang terendah sebesar 55% Dari hasil penelitian yang dilakukan, pabrik kelapa sawit (PKS) memiliki beban yang berubah-ubah. Beban tersebut tergantung dari banyaknya jumlah tandan buah segar (TBS) yang akan diolah setiap harinya. Daya yang maksimal yang mampu dihasilkan generator di pabrik kelapa sawit (PKS) Gandaerah Hendana adalah sebesar 1600 kW dan beban di PKS tersebut rata-rata berkisar 1000 kW sampai dengan 1400 kW
Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK melalui Sertifikasi Kompetensi BNSP di Era Industri 4.0 Bayu Rianto; Abdul Muni; Chrismondari Chrismondari; Yolnasdi Yolnasdi; Muhammad Jalil; Endy Sudeska
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jibm.v4i2.1025

Abstract

Di era industri 4.0 yang penuh dengan perkembangan teknologi dan inovasi, kompetensi keahlian menjadi aspek penting dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sosialisasi mengenai pentingnya memiliki kompetensi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi kebutuhan utama untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa SMK tentang manfaat dan urgensi sertifikasi kompetensi BNSP, yang tidak hanya meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja tetapi juga memberikan pengakuan resmi atas keterampilan yang dimiliki. Selain itu, sosialisasi ini menekankan pentingnya pengembangan keterampilan teknis (hard skills) dan keterampilan nonteknis (soft skills) yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Dengan pendekatan interaktif, siswa diajak berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai pentingnya kompetensi keahlian, sehingga diharapkan dapat memotivasi mereka untuk aktif mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh BNSP. Dengan persiapan yang matang, siswa SMK diharapkan tidak hanya siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di dunia industri, baik di tingkat nasional maupun global.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MONAKI) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Sistem Pemrograman Tri Monarita Johan; Yolnasdi Yolnasdi
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.70

Abstract

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah pendekatan instruksional yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar berpikir kritis, memecahkan masalah, dan memperoleh pengetahuan. Fokus utama PBL adalah keaktifan siswa dalam kelompok untuk mencari solusi, bukan sekadar menghafal materi. Lima sintaks utama dalam model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning atau PBL) adalah mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing investigasi, mengembangkan dan menyajikan hasil, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, menurut. Tahapan ini memastikan siswa secara aktif terlibat dalam memahami masalah, mencari solusi secara kolaboratif, dan merefleksikan pembelajaran mereka. Penelitian Tindakan Kelas ini menyelidiki efektivitas model pembelajaran berbasis masalah MONAKI dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan dua siklus, penelitian ini melibatkan 35 mahasiswa semester lima dari program studi Teknik Elektro di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, analisis data difokuskan pada motivasi mahasiswa dalam mata kuliah “Sistem Pemrograman Lanjutan”. Pada awalnya, indikator motivasi dengan kinerja terendah adalah “memiliki tujuan yang ingin dicapai” (tingkat keberhasilan 60%). Namun setelah menerapkan model PBL MONAKI, indikator ini, bersama dengan “tekun dan teliti”, menunjukkan peningkatan yang signifikan (85,71%). Selain itu, nilai rata-rata post-test menunjukkan peningkatan 48,57% dari tolok ukur kompetensi minimum, temuan ini menunjukkan bahwa model PBL MONAKI secara efektif mengembangkan motivasi siswa dan meningkatkan hasil belajar dalam konteks penelitian. Penelitian ini menyoroti pentingnya menumbuhkan motivasi mahasiswa sebagai pendorong utama untuk kesuksesan akademik dan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. 
Efisiensi Energi dan Kelayakan Ekonomi Penerapan Varible Speed Drive Pada Sistem Pompa Distribusi Process Water Yolnasdi Yolnasdi; Triana Ramdha; Ermawati Ermawati; Kevin Kevin; Chrismondari Chrismondari
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.463

Abstract

Sistem distribusi process water pada industri umumnya menggunakan motor induksi berdaya besar yang beroperasi secara kontinu sehingga berkontribusi signifikan terhadap konsumsi energi listrik. Pengendalian debit menggunakan metode throttling valve pada sistem Direct On Line (DOL) sering menimbulkan inefisiensi energi akibat motor tetap beroperasi pada kecepatan nominal meskipun kebutuhan debit berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi energi dan kelayakan ekonomi penerapan Variable Speed Drive (VSD) pada motor pompa sentrifugal berkapasitas 500 kW di PT Riau Andalan Pulp and Paper. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan komparatif berdasarkan data operasional aktual yang diperoleh dari Human Machine Interface (HMI) dan Electronic Tripping Unit (ETU) selama 14 hari pengamatan. Analisis ekonomi dilakukan menggunakan metode Simple Payback Period (SPP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan VSD mampu menurunkan konsumsi daya secara signifikan dibandingkan metode DOL dengan throttling valve. Pada kondisi operasi setara 50%, konsumsi daya sistem DOL tercatat sebesar 318 kW, sedangkan sistem VSD hanya sebesar 32 kW. Implementasi VSD menghasilkan penghematan energi rata-rata sebesar 4.042,19 kWh per hari atau setara 1.475.399,35 kWh per tahun. Penghematan energi tersebut memberikan reduksi biaya operasional sebesar Rp1.645.070.275,25 per tahun. Dengan nilai investasi sebesar Rp5.000.000.000, sistem memiliki periode pengembalian modal selama 3,039 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Variable Speed Drive layak diterapkan sebagai solusi konservasi energi dan peningkatan efisiensi operasional pada sistem pompa distribusi process water industri.
PENGARUH TEKNOLOGI DALAM TRANSFORMASI EKONOMI DAN BISNIS DI ERA DIGITAL M. Khairi; Bayu Rianto; Chrismondari; Yolnasdi; Muhammad Jalil; Husna Juita; Endi Sudeska
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i1.3947

Abstract

Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi faktor kunci dalam mentransformasi perekonomian dan bisnis. transformasi ekonomi adalah proses terus-menerus menggerakkan sumber daya manusia (SDM) dan lain-lain dari sektor-sektor yang memiliki produktivitas rendah ke sektor-sektor yang lebih tinggi produktivitasnya (perubahan struktural). Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah cara kerja dan berpikir perusahaan, memberikan peluang dan tantangan baru bagi para pelaku bisnis. Jurnal ini menjelaskan pengaruh teknologi dalam mentransformasi perekonomian dan bisnis di era digital. Teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Teknologi tidak hanya mempengaruhi cara masyarakat berkomunikasi, juga membawa perubahan signifikan di bidang ekonomi dan bisnis. Teknologi membawa sejumlah perubahan, antara lain: Misalnya, bisnis akan dapat menggunakan platform digital untuk menjual produk dan layanannya, membuat proses bisnis lebih efisien, meningkatkan produktivitas, dan memberikan manfaat penting lainnya. Namun perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru, seperti: Masalah keamanan data, ketidakseimbangan penggunaan plafon digital bagi para pebisnis. Salah satunya adalah kebutuhan akan keamanan dan privasi data dalam lingkungan digital yang semakin terhubung sehingga para pelaku bisnis harus siap menghadapi perubahan-perubahan dalam model bisnis dan persaingan yang didorong oleh teknologi.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MONAKI) pada Matakuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tri Monarita Johan; Hega Valentine; Yolnasdi Yolnasdi; Rahmi Ramadhan
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/educazione.v3i1.80

Abstract

Pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perguruan tinggi seringkali bersifat teoretis, sehingga mahasiswa kesulitan menghubungkan regulasi dengan implementasi keselamatan di industri. Diperlukan model pembelajaran aktif yang mampu menjembatani kesenjangan tersebut melalui pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran MONAKI (Model Pembelajaran Berbasis Masalah) pada mata kuliah K3 dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan analisis risiko mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas atau deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menempuh mata kuliah K3. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi sintaks model, tes kemampuan analisis risiko, dan angket respons mahasiswa. Tahapan MONAKI meliputi orientasi masalah K3 riil, pengorganisasian tim, pembimbingan penyelidikan regulasi, pengembangan produk mitigasi (seperti Job Safety Analysis), serta evaluasi solusi. Implementasi model MONAKI menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi aktif mahasiswa dan pemahaman konsep K3. Mahasiswa mampu mengidentifikasi bahaya di tempat kerja secara kritis dan menyusun rekomendasi berdasarkan hirarki pengendalian risiko yang valid. Respons mahasiswa terhadap model ini sangat positif karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Model pembelajaran MONAKI efektif diterapkan pada mata kuliah K3 untuk membangun budaya keselamatan (safety culture) dan mengasah keterampilan berpikir kritis yang siap pakai di industri.
Perencanaan Penempatan Recloser Berdasarkan Gangguan Di Jaringan Distribusi 20 kV Menggunakan ETAP 12.6 Yolnasdi Yolnasdi; Fadhli Palaha; Jefri Efendi
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.6432

Abstract

Dalam jaringan distribusi 20 kV pada PT.PLN (PERSERO) Rayon Panam di penyulang Suka karya sering terjadi gangguan baik eksternal dan internal yang mengakibatkan kinerja kelistrikan di Gardu Induk menjadi terganggu. Untuk menghindari hal diatas maka diperlukan semacam proteksi yang dibahas pada penelitian ini yaitu recloser yang bertujuan untuk meminimalisir gangguan pada sistem jaringan distribusi 20 kV. Agar meningkatkan keandalan jaringan maka pada recloser dibuat suatu perencanaan penempatan recloser menggunakan software simulasi ETAP 12.6. Dari hasil simulasi ini didapatkan penempatan terbaik recloser untuk mengurangi jumlah gangguan yang sering terjadi pada zona penyulang Suka karya, yaitu pada skenario kesepuluh dengan recloser ditempatkan pada Bus 4, 12, 17, 7, 9, dan 15 yang memiliki nilai SAIFI 4,5099 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI 12,1069 jam/pelanggan/tahun sehingga nilai ini berada dibawah standar acuan SPLN 68-2 : 1986. Sedangkan untuk nilai terburuk ada pada skenario pertama tanpa recloser dengan nilai SAIFI 8,0526 kali/pelanggan/tahun dan nilai SAIDI 22,1632 jam/pelanggan/tahun. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa recloser sangat efektif untuk mengurangi jumlah gangguan dan durasi pemadaman pada sebuah penyulang. Kata Kunci: Keandalan, Penempatan Recloser, SAIDI, SAIFI
Analisa Stabilitas Sistem Kelistrikan Sumatera dengan Beroperasinya PLTGU Riau 275 MW menggunakan Simulasi Digsilent Yolnasdi Yolnasdi; Lilik Anggit Waskito; David Setiawan
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 1 (2021): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i1.8871

Abstract

Sumatra's electricity system is the second largest in Indonesia after the Java-Bali electricity system. According to the 2019-2028 RUPTL (General Plan for Electricity Concession) in the Sumatra system, in Riau province, the IPP PLTGU Riau 275 MW plant will operate in 2021. the inclusion of the Riau 275 MW PLTGU plant in the system, in addition to increasing the power supply, will also affect stability. Sumatra electricity. the analysis is needed to see the reliability of the system when a disturbance occurs. The observed stability is the stability of the voltage and frequency as a result of the trip generator disturbance. Several scenarios were carried out to see frequency stability by tripling several generating units until the system stability limit was exceeded. To overcome the frequency stability disturbance, a low-frequency load release scheme (UFLS) is carried out so that the system can maintain its stability. In this study, Digsilent 15 software was used to run the simulation. The simulation results show that when the Riau 275 MW PLTGU is already operating and there is a disturbance in the system, the frequency response of the system is better than when the unit is not yet operating. In the fault scenario of 4 generating units (411 MW) trip, the system stability limit is exceeded, so it is necessary to carry out a load shedding scheme (UFLS) to maintain its stability. The implementation of the UFLS scheme when the Riau 275 MW PLTGU was already operating provided a saving of 73.47 MW or the equivalent of Rp. 106,142,109.00 per hour