Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Literasi Sains dan Berpikir Kritis: Analisis Evaluasi Mahasiswa terhadap Sumber Daya Bioprospeksi Lokal Linna Fitriani; Ria Dwi Jayati; Tomi Hidayat
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.12079

Abstract

Scientific literacy and critical thinking skills are essential in higher education, especially in bioprospection courses, in understanding the potential of biological resources objectively and scientifically. This study aims to analyze the relationship between scientific literacy and students' critical thinking skills in evaluating the bioprospection potential of local biological resources. This study used a quantitative correlational method, with participants consisting of biology students taking the bioprospection course. Data were collected using a scientific literacy questionnaire and a critical thinking test. Data were analyzed using Pearson correlation tests and simple linear regression tests. The results showed a significant relationship between scientific literacy and critical thinking skills among biology students. Students with high levels of scientific literacy tended to evaluate the potential of local bioprospection resources better. Regression analysis showed that scientific literacy is an independent variable influencing students' critical thinking skills. Scientific literacy can improve the critical thinking abilities of biology students. These findings emphasize the importance of integrating scientific literacy into bioprospection courses in higher education.
Workshop Teknik Berhitung Cepat Menggunakan Metode Tracternberg Pada Seluruh Siswa SMP IT Miftahul Jannah Kecamatan Selupu Rejang Purwasi, Lucy Asri; Alfian, Denny; S, As Elly; Fitriyana, Nur; Mulyono, Dodik; Refianti, Rani; Jayati, Ria Dwi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3860

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi siswa dalam melatih numerasi melalui workshop teknik berhitung cepat metode tracterberg. Kegiatan ini dilaksanakan pada seluruh siswa SMP IT Miftahul Jannah Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode pelaksanaan workshop ini melalui ceramah, demonstrasi, diskusi dan tanyajawab. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket respon peserta. Tahapan pelaksanaan dimulai dari persiapan, pelatihan dan evaluasi. Berdasarkan analisis data diperoleh N- Gain sebesar 0,85 menunjukkan peningkatan bahwa pemahaman peserta termasuk dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata pretest sebesar 45,5 dan nilai rata-rata postest sebesar 89,5. Selisih cukup signifikan sebesar 44, sehinga nilai postest lebih unggul dibandingkan nilai postest. Selanjutnya nilai tafsiran efektivitas N-Gain menunjukan nilai persentase sebesar 81% dengan kategori efektif. Kegiatan workshop berhitung cepat dengan metode trachternberg ini ini efektif dan memberikan dampak positif dalam melatih kemampuan dasar berhitung cepat para siswa dan menumbuhkan minat belajar matematika siswa.
Pelatihan Penggunaan Kahoot Untuk Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Bagi Guru SD N 13 Rejang Lebong Nur Fitriyana; Sari Erander; Ria Dwi Jayati; Reny Wahyuni
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1855

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 13 Rejang Lebong dalam memanfaatkan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang berorientasi pada konteks lingkungan lokal. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan Kahoot dan memerlukan pelatihan teknis. Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM menyusun pelatihan yang meliputi pengenalan aplikasi, penyusunan kuis, pendampingan teknis, serta integrasi konteks lokal seperti Tari Kejei, Taman Wisata Tebing Suban, Air Terjun Tri Sakti, dan Suban Air Panas. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung interaktif. Guru tidak hanya menerima materi tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kuis berbasis konteks lingkungan. Seluruh peserta berhasil membuat kuis Kahoot yang siap digunakan dalam pembelajaran. Evaluasi melalui pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20 poin, dan hasil angket memperlihatkan bahwa guru merasa pelatihan mudah diikuti, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital di SD Negeri 13 Rejang Lebong.