Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Kahoot Untuk Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Bagi Guru SD N 13 Rejang Lebong Nur Fitriyana; Sari Erander; Ria Dwi Jayati; Reny Wahyuni
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1855

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 13 Rejang Lebong dalam memanfaatkan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang berorientasi pada konteks lingkungan lokal. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan Kahoot dan memerlukan pelatihan teknis. Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM menyusun pelatihan yang meliputi pengenalan aplikasi, penyusunan kuis, pendampingan teknis, serta integrasi konteks lokal seperti Tari Kejei, Taman Wisata Tebing Suban, Air Terjun Tri Sakti, dan Suban Air Panas. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung interaktif. Guru tidak hanya menerima materi tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kuis berbasis konteks lingkungan. Seluruh peserta berhasil membuat kuis Kahoot yang siap digunakan dalam pembelajaran. Evaluasi melalui pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20 poin, dan hasil angket memperlihatkan bahwa guru merasa pelatihan mudah diikuti, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital di SD Negeri 13 Rejang Lebong.
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP YPBI 11 Lubuklinggau Amanda Ariyanti; Ria Dwi Jayati; Sepriyaningsih Sepriyaningsih
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar cetak berupa LKPD Berbasis Inkuiri pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP YPBI 11 Lubuklinggau yang valid, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap pendefinian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP YPBI 11 Lubuklinggau yang terdiri dari enam orang siswa pada uji coba respon dan satu orang guru IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar validasi, angket respon guru dan siswa serta tes pretes dan posttest. Berdasarkan hasil analisis penelitian, penilaian dari validator bahasa, materi dan media memperoleh rata-rata skor dengan kategori valid. Selanjutnya, hasil analisis kepraktisan berdasarkan angket respon siswa dan guru memperoleh rata-rata skor yang memenuhi kategori praktis. Selain itu, hasil analisis nilai pretes dan posttest siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan LKPD Berbasis Inkuiri pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP YPBI 11 Lubuklinggau dinyatakan valid, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Efektivitas Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Campuran Bawang Merah (Allium cepa L.) dan Bonggol Pisang (Musa paradisiaca L.) terhadap Pertumbuhan Stek Batang Petunia sp. Linna Fitriani; Reny Dwi Riastuti; Destien Atmi Arisandy; Ria Dwi Jayati
Pro-Life Vol. 10 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v10i2.4632

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of giving Growth Stimulating Substances on the Growth of Cuttings of Petunia sp. The population in this study is Petunia Plants. The samples were petunia plant cuttings soaked in a natural ZPT solution mixed with shallots and banana weevils. Data collection techniques used observation sheets. The results of the study were analyzed using one way Anava.. Based on the results of the study it was found that the percentage of growing cuttings in the ZPT treatment of mixed shallots and banana weevils and harmonic ZPT had the same level of growth percentage of cuttings in the medium category. Based on statistical analysis on shoot length, the value of F = 4.393 was obtained with a significance of 0.047. In calculating the root length, the value of F = 33.831 is obtained with a significance of 0.000. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that the administration of a mixture of growth regulators (ZPT) of shallots (Allium cepa L) and banana weevil (Musa paradisiaca, L) is effective on the growth of petunia stem cuttings). Keywords: Effectiveness, growth, natural ZPT, Petunia sp.
Pelatihan Pembuatan Raised Bed dari Barang Bekas dengan Metode Hugelkultur Bagi Masyarakat di Desa Karang Jaya Ria Dwi Jayati; Eka Lokaria; Linna Fitriani; Sepriyaningsih Sepriyaningsih
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3521

Abstract

This community service program aims to provide training to the Karang Jaya Village community on making raised beds using used goods with the Hugelkultur method, in order to improve environmentally friendly and sustainable farming skills. The training was carried out through a participatory approach, where the community was directly involved in every stage of the activity. The program began with a theoretical explanation of the Hugelkultur technique, followed by a demonstration of making raised beds using used goods found around the residents' homes, then conducting direct practice of making raised beds with the Hugelkultur Technique in the field to deepen their understanding. This program succeeded in increasing participants' understanding of the concept of sustainable agriculture and waste management into useful materials for agriculture. The participants showed high enthusiasm and were able to make raised beds with the Hugelkultur technique independently, and were able to utilize used goods around their environment to optimize agricultural yields. This community service program succeeded in providing significant benefits to the Karang Jaya Village community in developing environmentally friendly farming skills. The Hugelkultur method taught can improve the sustainability of household agriculture with more efficient and environmentally friendly costs.
Workshop Teknik Berhitung Cepat Menggunakan Metode Tracternberg Pada Seluruh Siswa SMP IT Miftahul Jannah Kecamatan Selupu Rejang Lucy Asri Purwasi; Denny Alfian; As Elly S; Nur Fitriyana; Dodik Mulyono; Rani Refianti; Ria Dwi Jayati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3860

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi siswa dalam melatih numerasi melalui workshop teknik berhitung cepat metode tracterberg. Kegiatan ini dilaksanakan pada seluruh siswa SMP IT Miftahul Jannah Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode pelaksanaan workshop ini melalui ceramah, demonstrasi, diskusi dan tanyajawab. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket respon peserta. Tahapan pelaksanaan dimulai dari persiapan, pelatihan dan evaluasi. Berdasarkan analisis data diperoleh N- Gain sebesar 0,85 menunjukkan peningkatan bahwa pemahaman peserta termasuk dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata pretest sebesar 45,5 dan nilai rata-rata postest sebesar 89,5. Selisih cukup signifikan sebesar 44, sehinga nilai postest lebih unggul dibandingkan nilai postest. Selanjutnya nilai tafsiran efektivitas N-Gain menunjukan nilai persentase sebesar 81% dengan kategori efektif. Kegiatan workshop berhitung cepat dengan metode trachternberg ini ini efektif dan memberikan dampak positif dalam melatih kemampuan dasar berhitung cepat para siswa dan menumbuhkan minat belajar matematika siswa.
Pemanfaatan Media Digital dalam Membangun Literasi Lingkungan: Perspektif Mahasiswa dan Dosen Linna Fitriani; Ria Dwi Jayati; Annisa Azzahrah
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 1 (2025): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, termasuk dalam pendidikan literasi lingkungan. Pemanfaatan media digital menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lingkungan di kalangan sivitas akademika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa dan dosen terhadap penggunaan media digital dalam membangun literasi lingkungan di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dari jurnal nasional yang terkait penelitian khusunya pada program studi biologi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola penggunaan media digital dalam konteks literasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital seperti video edukatif, platform pembelajaran daring, dan media sosial telah dimanfaatkan secara aktif oleh mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan pemahaman tentang isu-isu lingkungan. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kreativitas pengajar dan tingkat partisipasi mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital berperan penting dalam mendukung pembelajaran literasi lingkungan yang lebih interaktif dan kontekstual. Temuan ini memiliki implikasi terhadap pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan tinggi.
Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Anatomi Tumbuhan bagi Mahasiswa: Kajian dari Perspektif Teori Kognitif dan Konstruktivisme Ria Dwi Jayati; Sasi Kirana
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 1 (2025): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran anatomi tumbuhan merupakan bagian penting dalam pendidikan biologi di tingkat perguruan tinggi. Namun, tantangan dalam menyampaikan materi yang kompleks memerlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa. Artikel ini mengkaji pendekatan-pendekatan inovatif dalam pembelajaran anatomi tumbuhan melalui perspektif teori kognitif dan konstruktivisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai metode pembelajaran yang dapat meningkatkan efektivitas pengajaran anatomi tumbuhan bagi mahasiswa pendidikan biologi. Metode yang digunakan dalam studi literatur ini adalah pendekatan deskriptif dengan mengkaji berbagai sumber literatur terkait yang menjelaskan aplikasi teori kognitif dan konstruktivisme dalam pendidikan biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan seperti pembelajaran berbasis masalah (PBL), penggunaan teknologi interaktif, dan blended learning terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa dalam materi anatomi tumbuhan. Selain itu, penerapan teknik visualisasi dan kolaborasi juga memberikan kontribusi signifikan dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih mendalam. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa pengintegrasian teori kognitif dan konstruktivisme dapat memperkaya proses pembelajaran anatomi tumbuhan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan biologi perlu lebih mengedepankan pendekatan yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih aplikatif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran anatomi tumbuhan.