Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Identification Chemical Compositions of Lemongrass Plant (Cymbopogon nardus L.) Dawan Tribe, Oenenu Village, North Central Timor Regency Noviana Obenu; Eduardus Edi; Risna E. Adu
Jurnal Akademika Kimia Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2021.v10.i2.pp93-97

Abstract

Lemongrass (Cymbopogon nardus L.) is a local natural resource used by the Dawan tribe as an alternative for mosquito repellent. The utilization of these plants cannot be separated from the content of compounds found in these plants. Therefore, it is necessary to analyze the content of bioactive compounds from lemongrass (Cymbopogon nardus L.). This research method includes sample preparation, isolation and identification of compounds, and antioxidant activity analysis. The results of this study that there were three main components of citronella oil, namely geraniol, citronellol, and citronellal, with a higher percentage of geraniol, namely 18.82%. The compounds contained in lemongrass oil have a weak antioxidant activity with IC50 681.48 mg/mL.
ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK POLAR DAUN TUMBUHAN “At Anonse” (Annona reticulata L.) Siki, Kresensia; Obenu, Noviana Mery; Edi, Eduardus
Journal of Chemical Science and Application Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v1i2.4233

Abstract

Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi berdasarkan pengamatan manusia yang memiliki senyawa yang bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa pada ekstrak polar daun tumbuhan “At Anonse” (Annona reticulata L.). Tahapan penelitian ini meliputi pengambilan sampel, preparasi sampel, skrining fitokimia. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Hasil penelitian diperoleh uji skrining fitokimia menunjukkan golongan senyawa yang terkandung dalam daun tumbuhan “At Anonse” adalah golongan flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, fenolik, triterpenoid dan steroid.
UJI ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper Betle L) ASAL KABUPATEN MALAKA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Kutiom, Richardus; Kolo, Sefrinus M.D; Edi, Eduardus
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i1.4409

Abstract

Penelitian ekstrak daun sirih hijau (piper betle L) Dari Kabupaten Malaka dan uji antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian tumbuhan daun sirih hijau sebagai tambahan obat untuk mengobati penyakit sariawan, perdarahan gusi, batuk, keputihan dan obat kulit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri yang terdapat dalam daun sirih hijau terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Tahapan penelitian meliputi preparasi sampel, ekstraksi secara maserasi dan uji aktivitas antibakteri. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak methanol daun sirih hijau di peroleh diameter zona hambat pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Yaitu 20,1933 ± 0,0513, 21,1900 ± 0,0100, 22,1433 ± 0,0404, 23,1767 ± 0,0252, dan 24,2533 ± 0,0058. Nilai diameter zona hambat ekstrak daun sirih hijau tergolong sangat kuat.
PENGGUNAAN EKSTRAK BIJI KUSAMBI (Schleichera Oleosa) SEBAGAI GREEN INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON ASTM A36 DALAM MEDIA GARAM Tefa, Maria Selestina; Batu, Matius Stefanus; Edi, Eduardus
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i2.8026

Abstract

Penelitian ini mengenai penggunaan ekstrak biji kusambi (schleichera oleosa) sebagai green inhibitor korosi pada baja karbon Astm A36 dalam media garam telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekuder yang terkandung dalam ekstrak biji kusambi, untuk mengetahui karakteristik morfologi permukaan baja karbon ASTM A36 tanpa inhibitor dan dengan inhibitor dan untuk mengetahui berapa lama waktu perendaman dan suhu optimum pada inhibisi korosi terhadap baja ASTM A36 ekstrak biji kusambi dalam media garam. Proses ekstraksi biji kusambi dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunkan pelarut metanol. Analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak biji kusambi mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid yang memiliki sifat antioksidan dan anti korosif. Analisis FTIR (Fourier Transform Infra Red) menunjukkan bahwa ekstrak biji kusambi mengandung gugus hidroksil O-H, gugus CH alifatik, gugus karbonil C=O, gugus C-O. Analisis SEM (Scaning electron microscopy) menunjukkan perbedaan morfologi permukaan baja yang dilapisi oleh ekstrak biji kusambi dibandigkan dengan baja yang tidak dilapisi, terlihat bahwa permukaan baja yang dilapisi ekstrak biji kusambi lebih tertutup dibandingkan dengan baja yang tidak dilapisi ekstrak biji kusmabi walaupun masih ada gumpalan dan lubang-lubang kecil yang tidak merata. Hasil optimum pada proses inhibisi korosi didapatkan pada waktu perendaman 9 hari dengan efisiensi inhibisi sebesar 88,19% dan laju korosi sebesar 0,8819 mmpy dan pada suhu 30oC dengan efisiensi inhibisi sebesar 88,40% dan laju korosi sebesar 0,8840 mmpy.  
Pengaruh Konsentrasi Inokulum Terhadap Fermentasir umput Gajah (Pennisetum purpureum) Dalam Produksi Bioetanol Lite, Asriyana; Sefrinus Maria Dolfi Kolo; Eduardus Edi; Patrisius M. Bria
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.16693

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai produksi bioetanol dari rumput gajah menggunakan metode hidrolisis kimiawi menggunakan katalis asam klorida (HCl). Penggunaan biomassa rumput gajah sebagai bahan baku karena memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan baku dalam produksi bioethanol sebagai energy terbarukan. Pada proses hidrolisis dilakukan optimasi pada variasi waktu pemanasan sedangkan pada proses fermentasi dilakukan optimasi pada variasi konsentrasi inokulum. Hidrolisat yang diperoleh pada proses hidrolisis selanjutnya dilakukan analisis gula pereduksi menggunakan metode DNS pada instrumen UV-Vis. Waktu pemanas yang menghasilkan kadar gula tertinggi digunakan untuk proses fermentasi. Bioetanol yang dihasilkan dari proses fermentasi dimurnikan menggunakan alat distilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi yang diperoleh pada penelitian ini sebesar 53,54 g/L pada waktu pemanasan 60 menit. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kandungan bioetanol karena terjadi perubahan warna dari jingga menjadi biru pada hasil analisis kualitatif bioetanol. Konsentrasi bioetanol tertinggi diperoleh pada konsentrasi inokulum 8% yaitu sebesar 45% yang dianalisis menggunakan alat hand refractometer dan 42,92% yang dianalisis menggunakan GC-FID.
Bioremediasi Amoniak Feses Ayam Menggunakan Nitrobacter-Nitrosomonas di Kelompok Wanita Tani Nunapa Jaya, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur Gelyaman, Gebhardus Djugian; Kolo, Sefrinus Maria Dolfi; Benu, Didi Prasetyo; Christanti, Cindy Claudia; Edi, Eduardus; Batu, Matius Stefanus; Mere, Janrigo Klaumegio; Adu, Risna Erni Yati; Talan, Veronika Sofia Jaquelin
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.799

Abstract

Ketergantungan petani di Kabupaten Timor Tengah Utara terhadap pupuk urea sangat tinggi, namun ketersediaannya terbatas. Selain itu, pemahaman petani dalam mengolah bahan mentah menjadi pupuk substituen urea masih rendah sehingga meningkatkan kelangkaan pupuk dan menurunkan produktivitas petani. Pupuk urea dapat digantikan dengan nitrat hasil olahan amoniak dari limbah feses ayam broiler melalui teknologi bioremediasi dengan bakteri Nitrobacter dan Nitrosomonas. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan teknologi bioremediasi Nitrobacter-Nitrosomonas kepada Kelompok Wanita Tani Nunapa Jaya Kefamenanu. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, praktik, dan evaluasi pada 12 responden dengan analisis deskriptif. Pengabdian dilaksanakan pada bulan maret – mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi persentase perubahan pengetahuan terhadap pemanfaatan Nitrobacter dan Nitrosomonas yaitu 100% responden mengenal teknologi bioremediasi. Persentase perubahan pengetahuan responden terhadap dampak negatif tingginya kadar amonia bagi lingkungan adalah 83%. Perubahan responden yang mengetahui teknik pengolahan feses ayam menjadi pupuk adalah 67%. Perubahan pengetahuan terhadap jenis dekomposer feses ayam sebanyak 67%. Perubahan presentasi intensitas Odor (sangat tinggi menjadi tidak ada) feses ayam menurut responden adalah sebanyak sebesar 91,67%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berkontribusi penting dalam mengatasi kelangkaan pupuk di daerah pertanian dengan pendekatan inovatif, ramah lingkungan. Implikasi dari kegiatan ini adalah pemberdayaan petani secara langsung, potensi substitusi urea, pengolahan limbah ternak, pengembangan teknologi lokal dan dampak positif terhadap lingkungan.
Karakterisasi Dan Uji Aktivitas Antioksi Dan Ekstrak Buah Sirih (Piper Betle L.) Asal Pulau Timor: bahasa indonesia Edi, Eduardus; Novriana Bete
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 2 (2025): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i2.19162

Abstract

Tumbuhan merupakan organisme multiseluler yang berperan penting dalam kehidupan. Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang mengandung senyawa yang bermanfaat mencegah atau dapat mengobati suatu penyakit. Salah satu tanaman obat yang tumbuh dan diketahui secara empiris memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit adalah sirih (Piper betle L.), Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi kimia pada ekstrak buah sirih dan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak buah sirih. Tahapan penelitian ini adalah: preparasi sampel, ekstraksi maserasi, analisis Gas Cromatography And Mass Spectroscopy (GC-MS) dan uji aktivitas antioksidan. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut etanol dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2- difenil-1 pikrilhidrazil). Hasil penelitian analisis GC-MS ekstrak eatanol buah sirih (Piper betle L.) terdapat 8 puncak area yang paling tertinggi dari senyawa lainnya yaitu senyawa Hydroxychavicol dengan waktu retensi 5.332 menit yang memiliki luas area tertinggi sebesar 78.05%. Tanaman buah sirih memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 105,6718057µg/mL menunjukkan ekstrak etanol tergolong dalam kategori antioksidan sedang. Untuk kontrol positif pada vitamin C nilai IC50 sebesar 5,555533169 µg/mL yang menunjukkan bahwa vitamin C merupakan antioksidan sangat kuat.
ISOLATION AND USE OF ANIMAL OIL (Cymbopogon nardus L.) FROM NORTH CENTRAL TIMOR AS BASIC INGREDIENTS FOR FLAVOR EDI, EDUARDUS
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 15 No 1 (2025): MJoCe
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Pattimura (Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Pattimura University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol15iss1pp49-58

Abstract

ABSTRACT Citronella (Cymbopogon nardus L.) is a grass plant with narrow leaf size. Citronella in NTT is relatively abundant but its utilization is not optimal and the price is relatively cheap. People only utilize citronella as animal feed, traditional drinks, and mosquito repellent additives. The purpose of this research is to isolate and make basic ingredients of fragrance from citronella oil from TTU district. The method for citronella oil isolation is water vapor distillation. The method of making fragrance is bassic notes, middle notes and top notes with observation parameters used for testing fragrance is organoleptic test, stain test, durability test. The results of the fragrance of bassic notes fragrance if applied to clothing then the fragrance that smells is lemongrass fragrance, while middle notes if applied to clothing then the fragrance is like a rose, top notes fragrance that smells is orange. The stain test results on basic notes for tissue paper and HVS paper showed very slight stains, while the middle notes showed very slight stains on tissue paper and HVS paper, and the top notes showed no stains on any of the three test papers. The durability test results showed that all three fragrances lasted up to 8 hours. Keywords: Lemongrass, Fragrance, Organoleptic Test, Stain Test, Durability Test.
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal untuk Pembuatan Ecoprint di SMP Negeri 2 Kefamenanu Bria, Emilia Juliyanti; Mere, Janrigo Klaumegio; Obenu, Noviana Mery; Gelyaman, Gebhardus Djugian; Edi, Eduardus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): JPMII - April 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.307

Abstract

Ecoprint merupakan suatu teknik pewarnaan pada kain menggunakan bahan hayati berupa akar, batang, atau daun tumbuhan untuk menghasilkan suatu karya seni yang sesuai dengan bentuk bahan. Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal dan juga untuk menarik minat siswa terhadap ilmu sains melalui pembuatan ecoprint. Pembuatan ecoprint ini dilakukan dengan menggabungkan teknik Iron blanket dan Teknik Pounding menggunakan empat pengikat berbeda yaitu tunjung, kapur, daun belimbing dan tawas. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ecoprint yang dihasilkan dari pengikat tawas memberikan tingkat saturasi warna terbaik dibandingkan pengikat lainnya. Siswa-siswi mendapatkan wawasan baru mengenai potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan, dan juga mengetahui pembuatan ecoprint dengan teknik kombinasi.