Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Latihan Shooting dengan Bola Bergerak terhadap Ketepatan Shooting pada Pemain Futsal Putri Bhineka Kediri Natael Tiara Adinda Harell Putri Sabethani; Weda; M. Anis Zawawi
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P70-80

Abstract

Penelitian ini menerapkan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas III di SDN Betet 3. Studi dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Pada Siklus I, tingkat motivasi belajar siswa rata-rata mencapai 55,7%, kemudian meningkat signifikan menjadi 73,56% pada Siklus II, menunjukkan kenaikan sebesar 17,86%. Peningkatan ini mencerminkan perubahan positif dalam antusiasme dan minat belajar siswa. Intervensi berupa "permainan jala ikan" dan aktivitas penyegaran yang diterapkan pada Siklus II terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar. Hasil penelitian mendemonstrasikan efektivitas pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Perbaikan yang dilakukan pada Siklus II berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Penelitian ini mengkonfirmasi manfaat metode PTK dengan pendekatan siklus dan penggunaan "permainan jala ikan" dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran PJOK. Temuan penelitian menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Guidance on the Use of Gamification-Based Mobile Fitness Apps to Support Motor Development in Elementary School Children M. Akbar Husein Allsabah; Sugito Sugito; Weda; Budiman Agung Pratama; Nur Ahmad Muharram; Yosi Anugrahani Maksum; Moh. Aan Zainul Arifin
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i2.8471

Abstract

This community service program aimed to improve the capacity of teachers and parents in utilizing gamification-based mobile fitness as a medium to support physical activity and motor development among elementary school children. The program was conducted at SD Negeri Betet 3, Kediri City, involving physical education teachers, classroom teachers, parents, and students. The implementation consisted of six stages: needs assessment, program socialization, mobile fitness training, implementation assistance, monitoring, and evaluation. Activities focused on introducing mobile fitness applications, integrating gamification elements into physical activities, and assisting participants in applying movement-based activities at school and home. The results showed that the program was well received by participants, with a participation rate of 95%. All participating teachers were able to operate the main features of the mobile fitness application and independently design gamified movement activities. Participants reported that the program provided practical strategies for utilizing digital technology more positively, while students demonstrated higher engagement in physical activities delivered through challenges and game-based tasks. The program concluded that gamification-based mobile fitness can serve as an innovative approach to promoting active lifestyles and supporting motor development among elementary school children through collaboration between schools and families.
Preservation of Local History through the Gayam Heritage Sport Education Program in Gayam Urban Village, Kediri City Nur Ahmad Muharram; Zainal Afandi; Weda; Budiman Agung Pratama; Gunathevan; Siti Hartini Binti Azmi
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i2.8658

Abstract

The preservation of local history and cultural identity faces challenges due to modernization and the declining interest of younger generations in understanding local heritage. Kelurahan Gayam, Kota Kediri, possesses valuable historical and cultural assets that can be integrated with physical activity programs to strengthen community identity and promote healthy lifestyles. This community service program aimed to empower the community through the Gayam Heritage Sport Education program as an effort to preserve local history, strengthen cultural identity, and increase community physical activity. The program employed the Asset Based Community Development (ABCD) approach involving local government, youth organizations, community leaders, schools, and residents. Activities included local history literacy workshops, heritage walking, traditional games festivals, recreational sports activities, and the development of educational media. The program involved 120 participants consisting of students, youth, and community members. The results showed a significant improvement in local history literacy, with participants’ average knowledge scores increasing from 50% in the pretest to 92% in the posttest, representing a 42% increase. Cultural identity strengthening reached an average score of 87%, with 104 participants reporting a better understanding of local culture after participating in the program. Furthermore, 78.3% of participants (94 individuals) expressed motivation to engage in regular physical activity, while the proportion of participants exercising at least three times per week increased from 35.8% to 78.3%. The program also produced educational outputs, including a local history pocketbook, educational videos, a Heritage Walk map, and a Gayam Heritage Sport Education module. These findings indicate that integrating local history education with recreational sports activities is effective in promoting cultural preservation, community engagement, and healthy lifestyles.
Pengaruh Model Latihan Drill Smash terhadap Hasil Smash Foehand pada Pemain Bulutangkis PB Mutiara Selatan Bima Ikhsan Noor Saputra; Wing Prasetya Kurniawan; Weda
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P156-163

Abstract

Bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang menuntut penguasaan teknik, salah satunya smash forehand. Namun, kemampuan smash forehand pemain PB Mutiara Selatan masih belum optimal sehingga diperlukan model latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model latihan drill smash terhadap hasil smash forehand pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan smash forehand yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan hasil pretest–posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. pretest = 0,466; posttest = 0,780) dan homogen (Sig. = 0,073). Nilai rata-rata kemampuan smash forehand meningkat dari 15,30 pada pretest menjadi 18,40 pada posttest setelah diberikan latihan drill smash. Dengan demikian, model latihan drill smash berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil smash forehand pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Latihan yang dilakukan secara berulang dan terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan smash forehand pemain.
Tingkat Kondisi Fisik Atlet Bola Voli Putri Di Klub Elang Emas Kabupaten Kediri Adi Aktocar; Weda; Reo Prasetiyo Herpandika
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P172-186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet bola voli putri di Klub Elang Emas Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet bola voli putri Klub Elang Emas Kabupaten Kediri yang berjumlah 20 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes kecepatan, kelincahan, daya tahan, kekuatan, dan daya ledak otot tungkai. Data yang diperoleh kemudiaan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet secara umum berada pada kategori baik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tes kecepatan berada dalam kategori Baik dengan nilai rata-rata 5,03 atau 40%, tes kelincahan berada dalam kategori Baik dengan nilai rata-rata 14,23 atau 35%, tes daya tahan berada dalam kategori Baik dengan nilai rata-rata 34,2 atau 30%, tes kekuatan berada dalam kategori Sangat Baik dengan nilai rata-rata 22 atau 50%, dan tes daya ledak otot tungkai berada dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 43 atau 45%. Dapat di simpulkan tingkat kondisi fisik atlet bola voli putri di klub Elang Emas Kabupaten Kediri dapat dikatakan baik dan memenuhi kebutuhan dasar fisik
Pengaruh Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, dan Tidak Adanya Motivasi terhadap Partisipasi dalam Aktivitas Fisik Dwinda Abi Permana; Weda; Karunia Nur Gemilang; Budiman Agung Pratama
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Sports and technology
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i2.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan amotivasi terhadap aktivitas fisik pada anak remaja dengan menggunakan teori Self-Determination Theory yang dikembangkan oleh Deci dan Ryan (1985) sebagai landasan teoritis. Penelitian ini mengkaji bagaimana berbagai jenis motivasi tersebut memengaruhi partisipasi individu dalam aktivitas fisik. Data dikumpulkan dari 145 partisipan berusia 16–18 tahun menggunakan Sport Motivation Scale dan Godin Leisure-Time Exercise Questionnaire untuk mengukur tingkat motivasi dan aktivitas fisik responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, yang didorong oleh rasa senang dan ketertarikan pribadi terhadap aktivitas, memiliki peran penting dalam mempertahankan konsistensi aktivitas fisik dalam jangka panjang. Motivasi ekstrinsik, yang berkaitan dengan penghargaan eksternal seperti pengakuan atau persetujuan dari orang lain, juga berpengaruh terhadap aktivitas fisik, meskipun dengan tingkat pengaruh yang lebih rendah. Sebaliknya, amotivasi yang ditandai dengan rendahnya niat dan keyakinan individu untuk terlibat dalam aktivitas fisik memberikan pengaruh negatif terhadap tingkat aktivitas fisik. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan motivasi intrinsik untuk meningkatkan keterlibatan jangka panjang dalam aktivitas fisik. Penelitian ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan intervensi yang efektif guna mendorong partisipasi aktivitas fisik secara rutin pada dewasa muda sehingga dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan secara menyeluruh.
Pengabdian Masyarakat Berbasis Event Olahraga: Studi pada “Nusantara Cup – The Journey of Champions” Via diah rohmana; Weda Weda; Dwi Kurnia Shandy
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v3i2.28859

Abstract

Pengembangan karakter dan literasi olahraga pada generasi muda memerlukan media terstruktur yang mengintegrasikan kompetisi dengan edukasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pemberdayaan berbasis event olahraga melalui "Nusantara Cup – The Journey of Champions." Metode yang digunakan adalah pendekatan kolaboratif partisipatif yang meliputi perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 17 tim bola basket tingkat SMA dan komunitas olahraga lokal di Kediri. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam sportivitas peserta, dengan 88% peserta melaporkan peningkatan pemahaman karakter dan kerjasama tim. Lebih lanjut, acara ini berhasil memperkuat kolaborasi antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dan institusi pendidikan daerah. Evaluasi melalui survei kepuasan peserta menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi (92%) dalam manajemen acara dan nilai edukatif. Kesimpulannya, Nusantara Cup berfungsi sebagai platform efektif untuk pengembangan masyarakat, pendidikan karakter, dan promosi sport tourism.
Pengaruh Pengaruh Latihan Lompat Kijang Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Atlet Putra remaja klub atletik brawijaya athletics Center Kota Kediri Ahmmad Naufal Athoullah; Weda; Rendhitya Prima Putra
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 03 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i03.2026_P243-250-

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan lompat kijang terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh pada atlet putra remaja Klub Atletik Brawijaya Athletics Center Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini berjumlah 34 atlet putra remaja yang ditentukan melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan lompat jauh sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan berupa program latihan lompat kijang selama kurang lebih dua bulan . Analisis data menggunakan uji-t (paired sample t-test) setelah sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan lompat kijang terhadap kemampuan lompat jauh. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 6,618 yang lebih besar dari t-tabel sebesar 2,043, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05 . Terjadi peningkatan kemampuan lompat jauh sebesar 3,63% dari rata-rata pretest sebesar 1,22 meter menjadi 1,44 meter pada posttest. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan lompat kijang secara efektif dapat meningkatkan kemampuan lompat jauh pada atlet putra remaja
Tingkat pemahaman guru PJOK terhadap materi tenis meja di SD Negeri se-Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri Fadila Husna; Irwan Setiawan; Weda
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 03 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i03.2026_P258-264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pemahaman guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap materi tenis meja di SD Negeri Se-Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru PJOK SD Negeri di Kecamatan Pare yang berjumlah 38 orang, dengan sampel sebanyak 30 guru yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda sebanyak 31 butir soal valid dengan reliabilitas sebesar 0,978 (sangat tinggi). Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif persentase dan dikategorikan ke dalam empat tingkat: sangat tinggi, tinggi, rendah, dan sangat rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru PJOK secara keseluruhan berada pada kategori tinggi, namun pada aspek teknik dasar dan peraturan khusus masih terdapat variasi pemahaman yang memerlukan pembinaan lanjutan
Peningkatan Kompetensi Pelatih Tenis Lapangan Melalui Integrasi Teknologi Court Footwork dan Pendekatan Latihan Konvensional Dwinda Abi Permana; Dwi Kurnia Shandy; Weda; Rendhitya Prima Putra
Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): October 2026 (Article In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpoi.v2i2.62856

Abstract

Footwork menjadi salah satu keterampilan dasar yang memiliki peran penting dalam menunjang performa pemain tenis lapangan. Kemampuan mengatur pola langkah secara cepat, tepat, dan efisien diperlukan agar atlet mampu menjangkau berbagai area lapangan serta mempertahankan keseimbangan selama permainan. Namun, praktik kepelatihan di lapangan masih menunjukkan adanya ketergantungan pada metode latihan konvensional yang dilakukan secara berulang tanpa dukungan teknologi, sehingga proses latihan berpotensi menjadi monoton dan perkembangan kemampuan atlet belum terdokumentasi secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelatih tenis lapangan dan guru olahraga melalui penerapan aplikasi Agile Court (AC) yang diintegrasikan dengan metode latihan konvensional. Program melibatkan 20 peserta dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, lokakarya, demonstrasi penggunaan aplikasi di lapangan, praktik langsung, serta pendampingan. Evaluasi program dilakukan melalui observasi kinerja dan pengukuran pretest-posttest untuk mengetahui perubahan pemahaman pedagogis peserta serta perkembangan kemampuan kelincahan atlet selama proses pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan footwork setelah penerapan pendekatan integratif. Nilai rata-rata kelincahan meningkat dari 4,8 pada tahap awal menjadi 7,6 setelah pelaksanaan program, yang menunjukkan peningkatan sebesar 47%. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa integrasi aplikasi Agile Court dengan metode latihan konvensional mampu memberikan alternatif pendekatan kepelatihan yang lebih sistematis, interaktif, dan terukur. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi olahraga dalam proses kepelatihan dapat mendukung peningkatan kompetensi pelatih dan guru olahraga serta berkontribusi terhadap optimalisasi kemampuan gerak dan performa atlet tenis lapangan