Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PRESENSI DIGITAL BERBASIS QR CODE DAN EFESIENSI TATA KELOLA KELAS DI SEKOLAH DASAR Akbar, Wawan; Tanjung, Rani Adillah; Parapat, Humaidah Fatimah
NIZHAMIYAH Vol 15, No 2 (2025): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v15i2.4932

Abstract

ABSTRAK:  Manajemen tata kelola kelas di Sekolah Dasar merupakan aspek yang sangat krusial dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran. Tata kelola kelas yang efektif dan efisien berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan presensi digital berbasis QR Code terhadap tata kelola kelas, khususnya pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 050664 Lubuk Dalam Stabat, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan presensi digital berbasis QR Code dapat meningkatkan efisiensi manajemen waktu guru dalam pencatatan kehadiran siswa, sehingga tata kelola kelas menjadi lebih optimal. Selain itu, keterhubungan sistem presensi dengan Google Spreadsheet mampu meningkatkan akurasi dan kerapian data kehadiran, serta memudahkan proses rekapitulasi secara otomatis. Implementasi teknologi ini menjadi solusi efektif dalam mendukung guru mengelola kelas secara lebih efisien dan sistematis, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas manajemen absensi siswa. Kata Kunci : Presensi digital, QR Code, Tata Kelola Kelas, Efisiensi Pembelajaran, Sekolah Dasar.
Canva Training For Students: Meningkatkan Daya Saing dan Kreativitas Personal Branding pada Era Revolusi Digital Prabowo, Ari; Adillah, Rani; Tanjung, Yahya; Parhusip, Austin Alexander; Dewi, nanda Fitriani; Maliky, AnggiPutri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10401

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan daya saing dan kreativitas siswa SMK PAB 3 Medan Estate melalui pelatihan penggunaan aplikasi Canva sebagai media pengembangan personal branding di era revolusi digital. Transformasi digital menuntut generasi muda tidak hanya cakap dalam teknologi, tetapi juga mampu menampilkan identitas diri secara kreatif dan profesional di ruang digital. Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam merancang konten visual menarik, seperti portofolio digital, poster promosi, hingga materi presentasi berbasis desain modern. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan judul “Canva Training for Students: Meningkatkan Daya Saing dan Kreativitas Personal Branding di Era Revolusi Digital” akan dilaksanakan di SMK PAB 3 Medan Estate pada Sabtu, 11 Oktober 2025 pukul 09.00–12.00 WIB. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif, praktik langsung, dan pendampingan proyek desain personal branding. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengoperasikan Canva, memahami prinsip desain visual, serta menerapkan kreativitas untuk membangun citra diri positif di media digital. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi digital dan kreativitas sebagai modal utama menghadapi persaingan kerja di era 4.0. Dengan pelatihan ini, siswa SMK PAB 3 Medan Estate diharapkan mampu menjadi generasi kreatif, adaptif, dan kompetitif dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan digital.
Pengaruh Model Role Playing Terhadap Keterampilan Berpuisi Siswa Kelas III SD Laudato Si Susana Ginting; Rani Adillah; Elly Prihasti Wuriyani; Wisman Hadi
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v6i1.835

Abstract

Based on the results of field studies conducted by researchers, the speaking skills of class III students at Laudato Si Elementary School are still less active in terms of poetry, most of them are passive during class, do not want to ask questions, remain silent when the teacher asks to speak, students still stammer, are shy and hesitant. hesitant. By understanding this, it is known that class III students still do not have poetry skills and find it difficult to communicate the information they have obtained. This research aims to find out how role playing models influence the poetry skills of class III students and to find out students' attitudes by applying role playing models to their poetry skills. The method used in this research was a quasi-experimental type of quantitative research conducted on 42 students in class III of Laudato Si Elementary School, consisting of 21 students in class III A and 21 students in class III B. This research uses Nonequivalent Control Group Design. Research results data were obtained from interviews, tests, questionnaires, observation and documentation. The mean posttest score for the control class with conventional learning had a mean of 74.90, while for the experimental class with the role playing model the mean was 80.19 and it was concluded that learning using the role playing model could help students' poetry skills.
Makna Membaca bagi Siswa Sekolah Dasar: Kajian Fenomenologi terhadap Budaya Literasi Sekolah Rani Adillah; Wawan Akbar; Ari Prabowo
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna membaca bagi siswa sekolah dasar dalam konteks budaya literasi sekolah. Membaca merupakan keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun dalam praktiknya sering dipahami sebatas kegiatan rutin tanpa memperhatikan pengalaman dan pemaknaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membaca dimaknai siswa sebagai kegiatan untuk menambah pengetahuan, sarana hiburan, serta kewajiban sekolah. Selain itu, budaya literasi sekolah berperan penting dalam membentuk pengalaman dan sikap siswa terhadap membaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemaknaan membaca siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan membaca, tetapi juga oleh pengalaman belajar dan budaya literasi yang dibangun di lingkungan sekolah.
BUDAYA PEMBELAJARAN DONGENG NUSANTARA SEBAGAI MEDIA INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KAJIAN ETNOGRAFI Rani Adillah; Wawan Akbar
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya pembelajaran dongeng nusantara sebagai media internalisasi nilai-nilai karakter pada siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya minat siswa terhadap sastra lisan tradisional di tengah gempuran budaya digital. Dongeng nusantara memiliki muatan nilai-nilai luhur yang berpotensi besar dalam membentuk kepribadian dan karakter siswa sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam praktik budaya, makna, dan perspektif emik dari para pelaku pendidikan (guru dan siswa) dalam proses pembelajaran dongeng nusantara di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dongeng nusantara telah menjadi bagian dari budaya sekolah yang dilaksanakan secara rutin melalui berbagai strategi, seperti bercerita langsung, penggunaan media visual, dan diskusi reflektif pascabercerita. Nilai-nilai karakter yang terinternalisasi meliputi kejujuran, kerja keras, kepedulian sosial, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap budaya lokal. Proses internalisasi nilai berlangsung melalui tahap pengenalan, pemahaman, peneladanan, hingga pembiasaan dalam interaksi sosial siswa sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan internalisasi nilai sangat dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam mengemas cerita serta iklim budaya sekolah yang mendukung pelestarian sastra lisan.