Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Evaluation of a Micro CT scan system based on digital image correlation profile Alfieta Rohmaful Aeni; Gede Bayu Suparta
International Journal of Health Science and Technology Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.272 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v3i2.2265

Abstract

The centre of rotation position is a factor that needs to be controlled to avoid artefact in CT scan. A method to evaluate the performance of CT system is needed. The method is developed using x-ray micro-CT system and evaluated based on Digital Image Correlation (DIC). The method of this research is experiment.  The multiple radiographs are obtained from scanning object by simulation and experiment. The results show that the ideal DIC profile value of radiograph image from simulation is a constant straight line for every size variation of the object. However, from the experiment, the result show deviation toward –y for every size variation of the object that indicate the shift of COR position in micro-CT system. The result also similar using centre of mass profile value as comparison. 
PELATIHAN PEMBUATAN HANDSANITIZER BERFORMULASI WHO SERTA EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SDN SUKATANI III KARAWANG Teguh Pambudi; Hilman Imadul Umam; Meka Saima Perdani; Aulia Wahyuningtyas; Alfieta Rohmaful Aeni; Fitri Yuliasari
Share: Journal of Service Learning Vol. 9 No. 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.9.2.109-114

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan handsanitizer serta sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa-siswi khususnya kelas empat sampai kelas enam SDN Sukatani III Kab. Karawang. Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan melalui dua sesi yaitu pelatihan terstruktur dan pelatihan partisipatif. Pelatihan terstruktur dilaksanakan melalui metode penyampaian materi aktif dan interaktif melalui ceramah dan demonstrasi mengenai sosialisasi PHBS dan pengarahan cara mencuci tangan yang baik serta demonstrasi pembuatan handsanitizer yang dilakukan oleh pemateri. Selanjutnya pelatihan partisipatif dilaksanakan dengan melakukan praktek langsung pembuatan handsanitizer sesuai dengan prosedur pembuatan handsanitizer yang dikeluarkan oleh WHO. Kegiatan pelatihan pembuatan handsanitizer dan sosialisasi PHBS menjadi salah satu upaya dalam menghadapi kondisi pasca pandemi Covid-19. Hasil dari kegiatan sosialisasi PHBS di lingkungan sekolah ini mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PHBS yang dapat diterapkan di lingkungan rumah dan sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar di masa adaptasi pasca pandemi Covid-19. Pada kegiatan praktek langsung pembuatan handsanitizer para peserta mampu meningkatkan keterampilan sains, meningkatkan wawasan peserta mengenai profesi sainstis, serta mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai alat dan bahan kimia. Tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini supaya terus dilakukan evaluasi berkala terkait PHBS di lingkungan SDN Sukatani III Kab. Karawang. Untuk mengoptimalkan hasil sosialisasi maka perlu didukung dengan berbagai media seperti poster PHBS yang ditempel di lingkungan sekolah.
Pencegahan Dampak Negatif Paparan Pestisida dari Aktivitas Pertanian Melalui Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Rahmat, Natasya Shafira Putri; Umam, Hilman Imadul; Mahendra, Bhisma; Widianto, Eri; Yuliasari, Fitri; Aeni, Alfieta Rohmaful; Nuraini, Umi; Fauji, Najmudin; Sobur, Susilawati; Wilda, Saniatun; Hasanah, Putri Nur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5280

Abstract

Desa Telukambulu di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, memiliki luas wilayah lahan pertanian sawah sebesar 84%, hal ini menjadi tantangan para petani dalam pengelolaan pestisida. Penggunaan pestisida yang tinggi akan memberikan dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Data menunjukkan bahwa 41,7% petani di Desa Telukambulu tergolong dalam kelompok lanjut usia. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan pemahaman para petani tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penggunaan pestisida. Edukasi K3 serta sosialisasi menggunakan media promosi kesehatan dilakukan untuk mencegah dampak negatif paparan pestisida. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada saat pretest, pemahaman responden terkait penggunaan pestisida hanya mencapai 36%. Namun, setelah dilakukan sosialisasi, terjadi peningkatan signifikan,dengan rata-rata nilai postest mencapai lebih dari 90%. Peningkatan tersebut mencerminkan pemahaman petani yang lebih memperhatikan aspek K3 dalam penggunaan pestisida. Perubahan ini diharapkan dapat menjadikan para petani sebagai agen perubahan yang berperan dalam pengelolaan pestisida yang berkelanjutan dalam pelestarian lingkungan. Pada akhirnya hal ini akan membentuk masyarakat yang lebih peka terhadap dampak pestisida, mendukung praktik pertanian yang lebih aman, serta mengurangi risiko bagi kesehatan.
Bioplastics from Avocado Seed Starch : Effects of Chitosan and PVA on Mechanical Properties, Water Resistance, and Biodegradability Wahyudi, Mohamad Nur; Hartanti, Adelia; Sari, Dessy Agustina; Hakim, Muhammad Fahmi; Aeni, Alfieta Rohmaful
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 10 No. 1 (2025): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jcpe.v10i1.1641

Abstract

A sustainable alternative to traditional petroleum-based plastics, bioplastics produced from avocado seed starch can help alleviate some of the environmental challenges presented by plastic waste. However, these products still need to improve their mechanical properties and water resistance for industrial use. The purpose of this study is to find out how changes in the amounts of chitosan and polyvinyl alcohol (PVA) affect the mechanical strength, water resistance, and biodegradability of bioplastics made from avocado seed starch. The solution-casting method prepared starch-based bioplastics using chitosan (2.5–4.5 g), PVA (2.5–5%) as filler, and glycerol as a plasticizer. This study found that adding more chitosan increased the tensile strength, reaching a maximum value of 30.696±0.106 N/mm2 in the SNI 7188.7:2016, which was higher than the tensile strength value of the N3 sample. The samples N1 and M1 demonstrated the highest elongation at break of 35.700±4.776% and the lowest water uptake of 5.167%, indicating a 94.833% water resistance. The plastics underwent complete biodegradation under soil conditions after 60 days. This led to valuable results, confirming that avocado seed starch-based bioplastics, as engineering materials for food packaging, have enormous potential for application in the industry. This research needs to increase the water resistance or scale it up for industrial production
Characterization of Biodegradable Avocado Seed Starch Films Reinforced with Chitosan and Plasticized with Glycerol Hartanti, Adelia; Nur Wahyudi, Mohamad; Fahmi Hakim, Muhammad; Rohmaful Aeni, Alfieta; Agustina Sari, Dessy
Al-Kimia Vol 13 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Researchers have developed biodegradable bioplastics from renewably sourced natural materials in response to the environmental consequences of synthetic plastics. This study looks at how different amounts of glycerol and chitosan affect the properties of bioplastics made from avocado seed starch. This study evaluated the mechanical, hydrophilic, and degradation properties in terms of tensile strength, elongation at break, thickness, water absorption, and structural stability over time. The results showed that an increase in glycerol content improved flexibility and elongation but impaired tensile strength and water resistance. On the other hand, the increase of chitosan concentration contributes to a significant enhancement of tensile strength, water resistance, and stability. The mixture A3 (1 ml glycerol, 4.5 g chitosan) was thought to have good mechanical stiffness (16.560 ± 3.661 MPa) and water resistance. On the other hand, B1 (2 ml and 2.5 g) had better elasticity (elongation: 32.299 ± 8.910%). Upon performing degradation analysis, B-series samples exhibited a high hydrophilicity, which caused faster breakdown as opposed to A-series samples. Avocado seed starch plasticized by a combination of chitosan and glycerol shows promise as an environmentally friendly plastic, and this study shows a way toward fine-tuning both mechanical and hydrophilic properties to produce biodegradable bioplastics
Pengaruh Variasi Waktu Transesterifikasi dan Konsentrasi Katalis terhadap Karakteristik Sifat Fisik Biodiesel Berbahan Minyak Jelantah Rosidah, Cicih; Nurul Fadhillah, Ghina; Rohmaful Aeni, Alfieta; Yuliasari, Fitri; Pangni Fahriani, Vera
Jurnal Teknik Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a promising alternative fuel, biodiesel is expected  to grow in the future, aligning As part of global initiatives to lessen dependence on fossil fuels. This study focuses on using used cooking oil from frying chicken As a feedstock for biodiesel production through transesterification. The aim is to explore the effects of varying transesterification times and catalyst concentrations on the physical properties of the biodiesel produced, including density, viscosity, and yield. The method involves testing at different time intervals of 30, 40, and 50 minutes, with catalyst concentrations of 1%, 1.5%, and 2% to determine optimal conditions. Additionally, Fourier Transform Infrared (FTIR) tests were conducted to identify functional groups in the compounds.Results indicate that the highest biodiesel yield was achieved after 30 minutes of transesterification with a 1% catalyst concentration. The best viscosity was noted at 40 minutes with a 2% catalyst, while the optimal density was recorded at 30 minutes with a 2% catalyst.
Karakteristikifat Kelistrikan Larutan Elektrolit dari Sari Buah Lemon dan Sari Buah Nanas untuk Aplikasi Biobaterai Syahwa, Syahwa Az Zahra Safitri; Alfieta Rohmaful Aeni; Fitri Yuliasari
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/cra4rb09

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi larutan sari buah nanas (Ananas comosus) dan lemon (Citrus limon) sebagai sumber energi listrik alternatif ramah lingkungan untuk aplikasi biobaterai. Biobaterai merupakan sumber energi terbarukan yang menghasilkan listrik melalui perpindahan elektron pada media elektrolit yang dihubungkan dengan dua elektroda, yaitu anoda dan katoda. Pada penelitian ini digunakan elektroda tembaga (Cu) sebagai katoda dan seng (Zn) sebagai anoda, dengan larutan elektrolit berupa sari buah nanas dan lemon dalam variasi volume 200, 300, dan 400 mL. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan volume larutan berbanding lurus dengan kenaikan tegangan, arus, dan daya. Penelitian juga dilakukan dengan variasi perbandingan komposisi campuran nanas:lemon (0%:100%, 25%:75%, 50%:50%, 75%:25%, dan 100%:0%) pada volume total 400 mL. Komposisi 25% nanas dan 75% lemon menghasilkan performa yang lebih baik, yaitu tegangan maksimum 3,99 V, arus 1,56 mA, dan daya 6,22 mW. Uji beban menggunakan lampu LED merah selama 1 jam serta pengamatan performa elektrolit selama 21 hari menunjukkan penurunan kinerja seiring waktu akibat penurunan konduktivitas, pembentukan endapan, dan berkurangnya gradien potensial. Meskipun demikian, biobaterai tetap mampu menyalakan LED hingga hari ke-21. Hasil ini membuktikan bahwa sari buah nanas dan lemon berpotensi sebagai elektrolit biobaterai ramah lingkungan, yang dapat menjadi sumber energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan untuk aplikasi berdaya rendah. Dengan kemampuannya untuk menghasilkan energi listrik secara berkelanjutan dan terjangkau, teknologi ini memiliki implikasi besar dalam pengembangan sistem energi terbarukan, terutama untuk aplikasi elektronik kecil dan perangkat yang membutuhkan daya rendah.
Karakteristik ZnO Nanorod Berstruktur Seperti Landak Sebagai Fotoanoda Pada Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Yuliasari, Fitri; Aeni, Alfieta Rohmaful; Wahyuningtyas, Aulia; Umam, Hilman Imadul; Perdani, Meka Saima; Pambudi, Teguh; Hidayat, Rahmat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jiif.v8i1.49327

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat sel surya jenis Dye-sensitized solar cell  (DSSC) dengan memanfaatkan ZnO nanorod (ZnO-NR) berstruktur seperti landak sebagai lapisan fotoanoda. Fotoanoda ZnO-NR dibuat dari lapisan penumbuh (seed layer) ZnO nanopartikel (ZnO-NP) diatas substrat ITO menggunakan metode hidrotermal dengan variasi perbandingan konsentrasi larutan penumbuh (growth solution) hexamethylenetetramine (HMTA):Zn(NO3)2·6H2O adalah 0,1 : 0,1 M dan 0,25 : 0,05 M. Morfologi ZnO nanorod dipelajari melalui karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM) yang menunjukan bahwa penambahan ZnO-NP pada lapisan penumbuh akan menghasilkan ZnO-NR berstruktur seperti landak. Karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa ZnO-NR menghasilkan pola puncak difraksi yang sesuai dengan bidang ZnO dan berbentuk hexagonal wurzite. Hasil pengukuran Spektroskopi UV-Vis menunjukkan penyerapan dye oleh ZnO-NR pada rentang UV hingga cahaya tampak. Pada penelitian ini pembuatan DSSC difabrikasi dengan struktur ITO/ZnO-NR/D358-dye/mosalyte/Platina/FTO. Parameter-parameter DSSC kemudian dipelajari melalui pengukuran arus-tegangan (I-V) sementara itu rekombinasi muatan yang terjadi, dipelajari melalui karakterisasi Intensity Modulated Photovoltage Spectroscopy (IMVS). Efisiensi yang dihasilkan mencapai 1,65% dari fotoanoda ZnO-NR dengan konsentrasi larutan penumbuh 0,25:0,05 M yang menghasilkan diameter ZnO-NR berukuran lebih kecil sehingga berpotensi meningkatkan penyerapan dye dan memberikan performa DSSC yang lebih baik.
ANALISIS KANDUNGAN SAPONIN DALAM EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) UNTUK POTENSI BIOSURFAKTAN Hayunanda, Vania; Hasannah, Cintya Septa; Aeni, Alfieta Rohmaful
Jurnal Ilmiah Giga Vol. 28 No. 1 (2025): Volume 28 Edisi 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jig.v28i1.4093

Abstract

Limbah domestik, terutama yang berasal dari penggunaan deterjen sintetis, merupakan penyebab pencemaran lingkungan yang sangat serius karena mengandung bahan kimia yang sulit terurai dan berpotensi merusak ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan saponin dalam ekstrak daun Annona muricata L dan mengevaluasi potensinya sebagai biosurfaktan dalam aplikasi deterjen ramah lingkungan. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan variasi rasio sampel : solven (1:4, 1:6, 1:8, 1:10, dan 1:12) menggunakan etanol 96%. Analisis kandungan saponin dilakukan menggunakan Thin Layer Chromatography (TLC), sementara karakterisasi biosurfaktan diuji melalui tinggi busa, kestabilan busa, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan saponin tertinggi diperoleh pada rasio 1:10 dengan kadar 2,79%. Uji tinggi busa menunjukkan variasi yang tidak konsisten, dengan nilai tertinggi pada rasio 1:6 dan 1:12 sebesar 44 mm. Kestabilan busa tertinggi diperoleh pada rasio 1:4 sebesar 4,2%. Seluruh sampel memiliki pH dalam rentang 5,95 –6,79, yang memenuhi standar SNI 4075-1:2017 untuk deterjen cair (pH 5 – 10). Berdasarkan hasil ini, ekstrak daun sirsak memiliki potensi sebagai biosurfaktan alami untuk formulasi deterjen ramah lingkungan.
PENGARUH VARIASI SUHU DAN KONSENTRASI KATALIS TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT FISIK BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH Fadhillah, Ghina Nurul; Rosidah, Cicih; Aeni, Alfieta Rohmaful; Yuliasari, Fitri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24108

Abstract

Berkurangnya cadangan minyak bumi dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh pembuangan minyak jelantah menjadi latar belakang perlunya pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel menjadi salah satu opsi yang menjanjikan karena bersifat terbarukan, mudah terdegradasi secara hayati, dan memiliki sifat fisik yang serupa dengan solar. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan konsentrasi katalis natrium metoksida terhadap sifat fisik biodiesel berbasis minyak jelantah, serta mengidentifikasi gugus fungsi yang terbentuk menggunakan analisis FTIR. Proses pembuatan biodiesel dilakukan dengan metode transesterifikasi menggunakan variasi suhu 40°C, 50°C, dan 60°C, serta konsentrasi katalis 1%, 1,5%, dan 2%. Parameter yang diuji meliputi yield, densitas, dan viskositas sesuai acuan SNI, disertai karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR. Hasil menunjukkan kondisi optimal diperoleh pada suhu 50°C dan konsentrasi katalis 1,5%, dengan yield 48%, densitas 1022 kg/m³, dan viskositas 3,8 cSt. Spektrum FTIR menampilkan serapan khas gugus ester (C=O) pada sekitar 1700 cm⁻¹ dan gugus metil (C-H) pada sekitar 2900 cm⁻¹, menandakan reaksi transesterifikasi berlangsung baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaturan suhu dan konsentrasi katalis untuk memaksimalkan kualitas biodiesel, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan limbah minyak jelantah yang mencemari lingkungan.