Claim Missing Document
Check
Articles

PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 7 DENPASAR, KOTA DENPASAR, PROVINSI BALI Satwikha Dewi, I Gusti Agung Ayu; Sri Dwijastuti, Ni Made; Senshi Septiasari, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widiantari, Ni Putu; Puniari Eka Putri, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1057-1062

Abstract

Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang bertindak sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh, dan kadar hemoglobin yang optimal adalah kunci untuk memastikan fungsi tubuh yang optimal. Hemoglobin juga berperan mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Pertumbuhan hemoglobin yang sehat pada masa remaja memiliki beberapa dampak penting pada kesehatan dan perkembangan anak-anak dan remaja. Program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bali Internasional mengadakan pemeriksaan kadar hemoglobin secara gratis pada remaja di SMA Negeri 7 Denpasar, Provinsi Bali. Metode yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah seperti kepala sekolah dan guru, melakukan persiapan alat dan bahan pemeriksaan, melakukan pemeriksaan hemoglobin dengan metode Point  Of  Care  Testing (POCT), dan evaluasi kegiatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2023 dan diikuti oleh 42 siswa SMA Negeri 7 Denpasar yang mejadi responden. Kadar hemoglobin siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar sebagian besar berada dalam batas normal sebanyak 21 orang. kegiatan ini diharapkan remaja memahami status kadar hemoglobin serta mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup siswa muda serta meningkatkan potensi akademik dan sosial mereka.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DARAH PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA DARMASABA, ABIANSEMAL, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Arya Sugiantara, I Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.254-259

Abstract

Desa Darmasaba adalah salah satu Kabupaten di Badung Bali yang merupakan salah satu desa penghasil genteng press yang ada di Bali. Proses produksi genteng press terdiri dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan tanah menjadi genteng, pengeringan genteng yang basah, dan penghalusan genteng. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar pengrajin genteng tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat proses produksi genteng berupa pencetakan genteng dengan pelumas Pb dan pembakaran genteng. Untuk mengetahui status kesehatan pengrajin, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui pengabdian masyarakat pemeriksaan kadar logam berat Pb pada 10 orang pengrajin genteng di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung pada sampel darah vena dengan metode destruksi basah dan analisis dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Pb semua pengrajin genteng di desa Dharmasaba adalah normal, dengan kadar terendah adalah 0,27 µg/mL, tertinggi 0, 42 µg/mL dengan rerata 0,353 µg/mL.
PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN, EOSINOPHIL DAN SOIL TRANSMITED HELMINT (STH) PADA PENGRAJIN GERABAH KELOMPOK MERTASARI DI BANJAR BINOH DESA UBUNG KAJA DENPASAR Iriani, Yulidia; Rahayu Artini, Ni Putu; Vidika A, Risky; Saka Laksmita, Ayu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widayanti, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3787-3794

Abstract

Sentral kerajinan gerabah tradisional Denpasar terletak di Banjar Binoh Desa Ubung Kaja. Pengerajin gerabah bergabung pada kelompok Mertasari. Usia mereka rata rata sudah lanjut dan didominasi oleh kaum perempuan, peranan kaum lelaki sebagai tukang bakar dan angkut. Para lansia termotivasi untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi karena kondisi fisik dan psikis masih kuat sehingga masih bisa aktif bekerja selian itu mereka khawatir akan terjadi kemunduran fisik dan psikis jika tidak beraktivitas. Pengrajin gerabah di banjar Binoh sudah turun temurun, tetapi kurang diminati oleh generasi penerusnya, dikarenakan  kesehariannya berkutat dengan tanah liat sehingga terlihat dekil dan kotor. Pengolahan bahan dasar gerabah dilakukan beberapa tahap sehingga sangat riskan terkena penyakit infeksi karena cacing. Kesehatan dan kualitas hidup lansia untuk mempertahankan harapan hidup dipengaruhi banyak faktor diantaranya higienitas diri dan lingkungan Pada pengabdian Masyarakat ini dilakukan pemeriksaan darah dan tinja dengan parameter soil transmited helminth (STH), hemoglobin dan eosinophil juga melakukan edukasi untuk menjaga higienitas dengan cara mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan 20 orang pengerajin yang terbagi empat kelompok umur didapatkan postif larva hookworm tertinggi, terjadi pada kelompok umur 71-80 tahun sebanyak 5 orang (45,5%). Nilai rerata kadar Hemaglobin dan Eosinophil tertinggi terjadi pada kelompok umur 50-60 tahun berturut turut sebesar 16,8±5,3 g/dL, 4,1±4,3%, sedangkan kadar hemoglobin maksimum  sebesar 22,9 g/dL terjadi pada jenis kelamin perempuan dengan umur 60 tahun. Kadar Eosinophil maksimum 13,1% terjadi pada jenis kelamin perempuan berumur 70 tahun
PENGUATAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM UPAYA PENGENDALIAN VEKTOR PENYAKIT DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL Putu Senshi Septiasari, Ni; Wayan Tanjung Aryasa, I; Made Sri Dwijastuti, Ni; Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi, I; Putu Puniari Eka Putri, Ni; Putu Widiantari, Ni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1365-1371

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Program studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis yang bertujuan untuk mengetahui upaya civitas akademika UNBI dalam pengelolaan sampah sebagai upaya pengendalian vektor penyakit di lingkungan Universitas Bali Internasional dan menetahui jenis vektor penyakit apa saja yang terdapat di lingkungan Universitas Bali Internasional. Kegiatan ini melibatkan 6 orang dosen dan 5 orang mahasiswa program studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Universitas Bali Internasional.  Kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi kegiatan penempelan poster “Kantin Sehat” dan “Ayo Pilah Sampahmu” yang ditempel di lingkungan kantin, dekat tempat sampah, mading kampus dan di depan laboratorium Universitas Bali Internasional. Kemudian acara dilanjutkan dengan mengidentifikasi jenis-jenis vektor penyakit yang di ambil di lingkungan Universitas Bali Internasional meliputi gedung, kantin, laboratorium, area parkir dan taman. Hasil identifikasi vektor yang didapat sebanyak 8 jenis vektor yang tersebar di kawasan Universitas Bali Internasional. Hal ini dapat dijadikan acuan untuk dapat memberikan upaya peningkatan pengendalian vektor dan pencegahannya di lingkungan Universitas Bali Internasional.
Evaluasi Penyuluhan Kesehatan tentang DBD dan Hemoglobin pada Siswa SMP di Denpasar Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Aryasa, I Wayan Tanjung; Laksmita W, Ayu Saka; Widayanti, Ni Putu; Artini, Ni Putu Rahayu
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2024): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i2.427

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia, masih merupakan penyakit yang ditakuti. Penurunan daya tahan tubuh adalah salah satu penyebab DBD selain interaksi dengan perantara nyamuk. Penurunan daya tahan tubuh ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah penurunan kadar hemoglobin yang disebabkan oleh anemia, suatu kondisi di mana ada penurunan kadar zat besi (ferit) dalam darah. Diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyuluhan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan hemoglobin dilakukan di SMP Ganesha Denpasar dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai bahaya DBD, gejala, cara pencegahan, serta pentingnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Kegiatan ini melibatkan 60 siswa/i kelas VIII dan dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk pemberian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan pemahaman tentang penyebab, gejala, dan pencegahan DBD meningkat sebesar 22%, serta pengertian mengenai hemoglobin meningkat sebesar 41%. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan siswa dan dapat dijadikan model untuk penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai DBD dan hemoglobin, dan dapat menjadi dasar untuk intervensi lebih lanjut dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah.   Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), especially in tropical countries like Indonesia, is still a feared disease. Decreased immunity is one of the causes of DHF in addition to interaction with mosquitoes. This decreased immunity can be caused by many things, one of which is decreased hemoglobin levels caused by anemia, a condition in which there is a decrease in iron levels (ferrite) in the blood. Continuous efforts are needed to prevent dengue fever (DHF). Counseling on Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) and hemoglobin was conducted at SMP Ganesha Denpasar with the aim of increasing students' knowledge about the dangers of DHF, symptoms, prevention methods, and the importance of hemoglobin levels in the body. This activity involved 60 students in grade VIII and was carried out in several stages, including giving pre-tests and post-tests. The results of the data analysis showed a significant increase in knowledge, with understanding of the causes, symptoms, and prevention of DHF increasing by 22%, and understanding of hemoglobin increasing by 41%. This activity is expected to contribute to increasing health awareness among students and can be used as a model for health counseling in other schools. Thus, this counseling has proven effective in increasing students' knowledge about DHF and hemoglobin, and can be the basis for further interventions in improving public health in the school environment.
- IN SILICO STUDY OF DERIVATIVE COMPOUNDS OF GALANGAL PLANTS AS ANTI-INFLAMMATORY Aryasa, I Wayan Tanjung; Sugianta, I Kadek Arya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.3042

Abstract

A Inflammation is the basis of pathogenesis of several diseases, both degenerative and non-degenerative diseases. Galangal plants which are commonly found in Indonesia are commonly used as traditional medicines for several diseases and also have secondary metabolite compounds that are useful as anti-inflammatory. In this study, an in silico approach in the form of molecular docking has been applied to 5 compounds derived from the galangal plant to important inflammatory molecular targets such as the cyclooxygenase-2 (COX-2) receptor. Analysis of the biological activity of compounds derived from the galangal plant using the WAY2DRUG PASS prediction server. Prediction results of physicochemical properties of compounds derived from galangal plant using the SWISS-ADME server. This study aims to predict the ability of 5 compounds derived from the galangal plant to inhibit the COX-2 enzyme. Detailed information has been obtained using a molecular docking approach. Docking simulations for 5 compounds derived from the galangal plant have been carried out through the Autodock 4.2 application which is embedded in the MGL Tools 1.5.6 application. The molecular interactions of compounds derived from galangal against COX-2 receptors were visualized using Discovery Studio (Biova) software. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the test compound Galanganal has the best affinity when compared to the compounds Galanganol A, Galanganol B, Galanganol C and Galangin. This can be seen from the bond free energy value of -8.98 kcal/mol and the inhibition constant of 261.59 nM. These results indicate that the Galanganal test compound has potential as an anti-inflammatory agent. However, further research is needed to study more compounds derived from the galangal plant to isolate the best conformation.
Green Synthesis Silver Nanoparticles Using Sembung (Blumea balsamifera) Leaf Extract as an Antibacterial and Antioxidant Aryasa, I Wayan Tanjung; Artini, Ni Putu Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6609

Abstract

Silver Nanoparticles essentially focuses on the synthesis of nano-sized particles produced through chemical, physical and biological processes, which contribute significantly to the control of plant and animal diseases and have shown considerable promise in improving the quality of living conditions and human health. Currently, silver nanoparticles (AgNP) have shown their potential as an alternative antibacterial and antioxidant agent in many studies. The method for making silver nanoparticles, namely Green synthesis, involves the use of plants for the synthesis process of various types of nanoparticles. Green synthesis has the advantages, namely that the method is simple, environmentally friendly, non-polluting, antitoxic and cost-effective. The aim of this research is to determine the antibacterial and antioxidant activity of AgNPs. In this research, the nanoparticle solution was visually determined by the yellow-brown color change. In the spectrophotometer absorption spectrum appears at a wavelength of 425 nm. The results of determining the size distribution of silver nanoparticles using PSA show that the particle size distribution obtained has an average value of 40.5 nm and 59.6 nm for silver nanoparticles for AgNO3 concentrations of 1 mM and 2 mM, respectively. FTIR measurements are used to determine the presence of bioactive molecules that may be responsible for the stabilization that acts as a capping agent. Absorption spiked at 3.280; 2.919; 1.583; 1.379; 1.239 and 1.068 cm−1 were determined for sembung leaf extract, while silver nanoparticles showed an absorption spike at 3.368; 2.850; 1.594; 1.369; 1.244 and 1.108 cm−1. The results of XRD analysis of AgNP show that it has been successfully synthesized which can be seen from the formation of a narrow peak indicating the crystalline nature of the nanoparticles formed. The results of TEM analysis of AgNPs in this study are mixed shapes such as spherical, hexagonal and triangular shapes of silver nanoparticles. The antibacterial activity test of silver nanoparticles with sembung leaf extract with varying concentrations of AgNO3 solution was successful as indicated by the formation of an inhibition zone for Eschericia coli and Staphylococcus aureus bacteria. The results show that the antioxidant activity of AgNPs shows that the percentage of inhibition increases as the concentration of AgNPs increases from 100 to 500 ppm and ascorbic acid increases from 1 to 5 ppm.
Comparison of Serum Glutamic Pyruvic Transaminase and Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase Enzyme Levels between Light and Heavy Drinkers in Renon Village, Denpasar City Artini, Ni Putu Rahayu; Aryasa, I Wayan Tanjung
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6612

Abstract

Arak is a non-electrolyte liquid that easily circulates in the blood circulation and is absorbed in the digestive tract. One disease that can be caused by alcohol consumption is liver function disorders, such as alcoholic hepatitis. So it can increase the serum enzymes glutamate pyruvate transaminase (SGPT) and serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT). This research was conducted on light and heavy drinkers in Renon Village, Denpasar City. This research uses a longitudinal quantitative design. The results obtained were that the average SGPT level of light drinkers was 46.21 ± 0.155 IU/L, while the respondents who were heavy drinkers had SGPT levels with an average of 64.02 ± 0.430 IU/L. for SGOT from light drinkers is 50.20 ± 0.101 IU/L. Respondents who drank heavily had SGPT levels with an average of 74.40 ± 0.048 IU/L. All wine drinkers, both light drinkers and heavy drinkers, had SGPT-SGOT levels that exceeded the reference value.
PEMERIKSAAN STATUS KESEHATAN BODY MASS INDEX (BMI) DAN KADAR GLUKOSA DARAH DI SMA NEGERI BALI MANDARA Artini, Ni Putu Rahayu; Vidika, Desak Putu Risky; Laksmita, Ayu Saka; Aryasa, I Wayan Tanjung; Widayanti, Ni Putu; L., Yulidia Iriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2828-2833

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mengalami masalah gizi double burden, yaitu underweight dan overweight. Masalah gizi dapat meningkatkan risiko penyakit rendah BMI seperti malnutrisi, hipoglikemia dan hipotensi. Sedangkan penyakit yang dapat disebabkan karena tingginya BMI dapat berupa obesitas, hiperglikemia, hiperkolesterol, hipertensi dan penyakit jantung koroner. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan gratis pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Bali Internasional dengan sasaran pada siswa, staf dan guru di SMA Negeri Bali Mandara. Pemeriksaan ini menggunakan metode point of care testing (POCT). Hasil pemeriksaan kesehatan siswa SMA Negeri Bali Mandara yang memiliki BMI 18,5 dengan persentase 13,34%, BMI 18,5-24,9 sebanyak 80% kategori ideal, 6,66% memiliki BMI berlebih. Sedangkan untuk staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara 1 orang memiliki kriteria BMI kurang ideal dengan persentase 2,38%,  BMI ideal dengan persentase 45,23%,  BMI berlebih dengan persentase 40,47% dan BMI kriteria obesitas dengan persentase 11,92%. Berdasarkan parameter kadar glukosa darah, semua siswa SMA Negeri Bali Mandara memiliki kadar glukosa normal. Sedangkan kadar glukosa staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara hanya 4,77% yang memiliki kadar glukosa tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemeriksaan BMI dan glukosa darah dapat digunakan untuk pengecekan status kesehatan.
SOSIALISASI JUMANTIK MANDIRI DALAM UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN TONJA DENPASAR Senshi Septiasari, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Ayu Satwikha Dewi, I Gusti Agung; Puniari Eka Putri, Ni Putu; Widiantari, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kasus penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk, khususnya Aedes aegypti, masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan seperti Denpasar. Upaya pengendalian vektor nyamuk memerlukan peran aktif masyarakat melalui kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang berkelanjutan. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi Jumantik Mandiri dalam Upaya Pencegarahan Kasus Demam Berdarah di Kelurahan Tonja, Denpasar.” Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan jentik secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi penerapan 3M Plus dan penerapan jumantik mandiri skala rumah tangga sendiri. Hasil kegiatan ditemukan 1 rumah positif jentik, sehingga House Index (HI) sebesar 7,14%. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat infestasi jentik tergolong rendah, potensi perkembangbiakan vektor masih ada dan memerlukan pemantauan rutin. Kegiatan sosialisasi terbukti meningkatkan pemahaman warga mengenai PSN 3M Plus dan pentingnya peran 1 Rumah 1 Jumantik. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan DBD dan menunjukkan perlunya kegiatan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan tetap bebas jentik.