Claim Missing Document
Check
Articles

PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 7 DENPASAR, KOTA DENPASAR, PROVINSI BALI Satwikha Dewi, I Gusti Agung Ayu; Sri Dwijastuti, Ni Made; Senshi Septiasari, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widiantari, Ni Putu; Puniari Eka Putri, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1057-1062

Abstract

Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang bertindak sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh, dan kadar hemoglobin yang optimal adalah kunci untuk memastikan fungsi tubuh yang optimal. Hemoglobin juga berperan mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Pertumbuhan hemoglobin yang sehat pada masa remaja memiliki beberapa dampak penting pada kesehatan dan perkembangan anak-anak dan remaja. Program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bali Internasional mengadakan pemeriksaan kadar hemoglobin secara gratis pada remaja di SMA Negeri 7 Denpasar, Provinsi Bali. Metode yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah seperti kepala sekolah dan guru, melakukan persiapan alat dan bahan pemeriksaan, melakukan pemeriksaan hemoglobin dengan metode Point  Of  Care  Testing (POCT), dan evaluasi kegiatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2023 dan diikuti oleh 42 siswa SMA Negeri 7 Denpasar yang mejadi responden. Kadar hemoglobin siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar sebagian besar berada dalam batas normal sebanyak 21 orang. kegiatan ini diharapkan remaja memahami status kadar hemoglobin serta mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup siswa muda serta meningkatkan potensi akademik dan sosial mereka.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DARAH PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA DARMASABA, ABIANSEMAL, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Arya Sugiantara, I Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.254-259

Abstract

Desa Darmasaba adalah salah satu Kabupaten di Badung Bali yang merupakan salah satu desa penghasil genteng press yang ada di Bali. Proses produksi genteng press terdiri dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan tanah menjadi genteng, pengeringan genteng yang basah, dan penghalusan genteng. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar pengrajin genteng tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat proses produksi genteng berupa pencetakan genteng dengan pelumas Pb dan pembakaran genteng. Untuk mengetahui status kesehatan pengrajin, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui pengabdian masyarakat pemeriksaan kadar logam berat Pb pada 10 orang pengrajin genteng di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung pada sampel darah vena dengan metode destruksi basah dan analisis dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Pb semua pengrajin genteng di desa Dharmasaba adalah normal, dengan kadar terendah adalah 0,27 µg/mL, tertinggi 0, 42 µg/mL dengan rerata 0,353 µg/mL.
PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN, EOSINOPHIL DAN SOIL TRANSMITED HELMINT (STH) PADA PENGRAJIN GERABAH KELOMPOK MERTASARI DI BANJAR BINOH DESA UBUNG KAJA DENPASAR Iriani, Yulidia; Rahayu Artini, Ni Putu; Vidika A, Risky; Saka Laksmita, Ayu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widayanti, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3787-3794

Abstract

Sentral kerajinan gerabah tradisional Denpasar terletak di Banjar Binoh Desa Ubung Kaja. Pengerajin gerabah bergabung pada kelompok Mertasari. Usia mereka rata rata sudah lanjut dan didominasi oleh kaum perempuan, peranan kaum lelaki sebagai tukang bakar dan angkut. Para lansia termotivasi untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi karena kondisi fisik dan psikis masih kuat sehingga masih bisa aktif bekerja selian itu mereka khawatir akan terjadi kemunduran fisik dan psikis jika tidak beraktivitas. Pengrajin gerabah di banjar Binoh sudah turun temurun, tetapi kurang diminati oleh generasi penerusnya, dikarenakan  kesehariannya berkutat dengan tanah liat sehingga terlihat dekil dan kotor. Pengolahan bahan dasar gerabah dilakukan beberapa tahap sehingga sangat riskan terkena penyakit infeksi karena cacing. Kesehatan dan kualitas hidup lansia untuk mempertahankan harapan hidup dipengaruhi banyak faktor diantaranya higienitas diri dan lingkungan Pada pengabdian Masyarakat ini dilakukan pemeriksaan darah dan tinja dengan parameter soil transmited helminth (STH), hemoglobin dan eosinophil juga melakukan edukasi untuk menjaga higienitas dengan cara mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan 20 orang pengerajin yang terbagi empat kelompok umur didapatkan postif larva hookworm tertinggi, terjadi pada kelompok umur 71-80 tahun sebanyak 5 orang (45,5%). Nilai rerata kadar Hemaglobin dan Eosinophil tertinggi terjadi pada kelompok umur 50-60 tahun berturut turut sebesar 16,8±5,3 g/dL, 4,1±4,3%, sedangkan kadar hemoglobin maksimum  sebesar 22,9 g/dL terjadi pada jenis kelamin perempuan dengan umur 60 tahun. Kadar Eosinophil maksimum 13,1% terjadi pada jenis kelamin perempuan berumur 70 tahun
PENGUATAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM UPAYA PENGENDALIAN VEKTOR PENYAKIT DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL Putu Senshi Septiasari, Ni; Wayan Tanjung Aryasa, I; Made Sri Dwijastuti, Ni; Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi, I; Putu Puniari Eka Putri, Ni; Putu Widiantari, Ni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1365-1371

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Program studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis yang bertujuan untuk mengetahui upaya civitas akademika UNBI dalam pengelolaan sampah sebagai upaya pengendalian vektor penyakit di lingkungan Universitas Bali Internasional dan menetahui jenis vektor penyakit apa saja yang terdapat di lingkungan Universitas Bali Internasional. Kegiatan ini melibatkan 6 orang dosen dan 5 orang mahasiswa program studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Universitas Bali Internasional.  Kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi kegiatan penempelan poster “Kantin Sehat” dan “Ayo Pilah Sampahmu” yang ditempel di lingkungan kantin, dekat tempat sampah, mading kampus dan di depan laboratorium Universitas Bali Internasional. Kemudian acara dilanjutkan dengan mengidentifikasi jenis-jenis vektor penyakit yang di ambil di lingkungan Universitas Bali Internasional meliputi gedung, kantin, laboratorium, area parkir dan taman. Hasil identifikasi vektor yang didapat sebanyak 8 jenis vektor yang tersebar di kawasan Universitas Bali Internasional. Hal ini dapat dijadikan acuan untuk dapat memberikan upaya peningkatan pengendalian vektor dan pencegahannya di lingkungan Universitas Bali Internasional.
Evaluasi Penyuluhan Kesehatan tentang DBD dan Hemoglobin pada Siswa SMP di Denpasar Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Aryasa, I Wayan Tanjung; Laksmita W, Ayu Saka; Widayanti, Ni Putu; Artini, Ni Putu Rahayu
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2024): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i2.427

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia, masih merupakan penyakit yang ditakuti. Penurunan daya tahan tubuh adalah salah satu penyebab DBD selain interaksi dengan perantara nyamuk. Penurunan daya tahan tubuh ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah penurunan kadar hemoglobin yang disebabkan oleh anemia, suatu kondisi di mana ada penurunan kadar zat besi (ferit) dalam darah. Diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyuluhan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan hemoglobin dilakukan di SMP Ganesha Denpasar dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai bahaya DBD, gejala, cara pencegahan, serta pentingnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Kegiatan ini melibatkan 60 siswa/i kelas VIII dan dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk pemberian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan pemahaman tentang penyebab, gejala, dan pencegahan DBD meningkat sebesar 22%, serta pengertian mengenai hemoglobin meningkat sebesar 41%. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan siswa dan dapat dijadikan model untuk penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai DBD dan hemoglobin, dan dapat menjadi dasar untuk intervensi lebih lanjut dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah.   Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), especially in tropical countries like Indonesia, is still a feared disease. Decreased immunity is one of the causes of DHF in addition to interaction with mosquitoes. This decreased immunity can be caused by many things, one of which is decreased hemoglobin levels caused by anemia, a condition in which there is a decrease in iron levels (ferrite) in the blood. Continuous efforts are needed to prevent dengue fever (DHF). Counseling on Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) and hemoglobin was conducted at SMP Ganesha Denpasar with the aim of increasing students' knowledge about the dangers of DHF, symptoms, prevention methods, and the importance of hemoglobin levels in the body. This activity involved 60 students in grade VIII and was carried out in several stages, including giving pre-tests and post-tests. The results of the data analysis showed a significant increase in knowledge, with understanding of the causes, symptoms, and prevention of DHF increasing by 22%, and understanding of hemoglobin increasing by 41%. This activity is expected to contribute to increasing health awareness among students and can be used as a model for health counseling in other schools. Thus, this counseling has proven effective in increasing students' knowledge about DHF and hemoglobin, and can be the basis for further interventions in improving public health in the school environment.
PEMERIKSAAN STATUS KESEHATAN BODY MASS INDEX (BMI) DAN KADAR GLUKOSA DARAH DI SMA NEGERI BALI MANDARA Artini, Ni Putu Rahayu; Vidika, Desak Putu Risky; Laksmita, Ayu Saka; Aryasa, I Wayan Tanjung; Widayanti, Ni Putu; L., Yulidia Iriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2828-2833

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mengalami masalah gizi double burden, yaitu underweight dan overweight. Masalah gizi dapat meningkatkan risiko penyakit rendah BMI seperti malnutrisi, hipoglikemia dan hipotensi. Sedangkan penyakit yang dapat disebabkan karena tingginya BMI dapat berupa obesitas, hiperglikemia, hiperkolesterol, hipertensi dan penyakit jantung koroner. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan gratis pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Bali Internasional dengan sasaran pada siswa, staf dan guru di SMA Negeri Bali Mandara. Pemeriksaan ini menggunakan metode point of care testing (POCT). Hasil pemeriksaan kesehatan siswa SMA Negeri Bali Mandara yang memiliki BMI 18,5 dengan persentase 13,34%, BMI 18,5-24,9 sebanyak 80% kategori ideal, 6,66% memiliki BMI berlebih. Sedangkan untuk staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara 1 orang memiliki kriteria BMI kurang ideal dengan persentase 2,38%,  BMI ideal dengan persentase 45,23%,  BMI berlebih dengan persentase 40,47% dan BMI kriteria obesitas dengan persentase 11,92%. Berdasarkan parameter kadar glukosa darah, semua siswa SMA Negeri Bali Mandara memiliki kadar glukosa normal. Sedangkan kadar glukosa staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara hanya 4,77% yang memiliki kadar glukosa tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemeriksaan BMI dan glukosa darah dapat digunakan untuk pengecekan status kesehatan.
SOSIALISASI JUMANTIK MANDIRI DALAM UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN TONJA DENPASAR Senshi Septiasari, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Ayu Satwikha Dewi, I Gusti Agung; Puniari Eka Putri, Ni Putu; Widiantari, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kasus penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk, khususnya Aedes aegypti, masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan seperti Denpasar. Upaya pengendalian vektor nyamuk memerlukan peran aktif masyarakat melalui kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang berkelanjutan. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi Jumantik Mandiri dalam Upaya Pencegarahan Kasus Demam Berdarah di Kelurahan Tonja, Denpasar.” Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan jentik secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi penerapan 3M Plus dan penerapan jumantik mandiri skala rumah tangga sendiri. Hasil kegiatan ditemukan 1 rumah positif jentik, sehingga House Index (HI) sebesar 7,14%. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat infestasi jentik tergolong rendah, potensi perkembangbiakan vektor masih ada dan memerlukan pemantauan rutin. Kegiatan sosialisasi terbukti meningkatkan pemahaman warga mengenai PSN 3M Plus dan pentingnya peran 1 Rumah 1 Jumantik. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan DBD dan menunjukkan perlunya kegiatan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan tetap bebas jentik. 
Green Synthesis of Silver Nanoparticles Using Gempur Batu Leaf Extract (Ruellia napifera) as Antibacterial, Antibiofilm, and Antioxidant I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Rahayu Artini; Putu Yudhistira Budhi Setiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9356

Abstract

Silver Nanoparticles basically focus on the synthesis of nano-sized particles produced through chemical, physical, and biological processes, which contribute significantly to the control of plant and animal diseases and have shown considerable promise in improving the quality of human living conditions and health. The method of making silver nanoparticles, namely Green synthesis, involves the use of plants for the synthesis process of various types of nanoparticles. Green synthesis has the advantages of a simple method, environmentally friendly, non-polluting, antitoxic, and cost-effective. The purpose of this study was to determine the antibacterial and antioxidant activities of AgNPs. In the spectrophotometer absorption spectrum appears at a wavelength of 450 nm. FTIR measurements were used to determine the presence of bioactive molecules that may be responsible for the stabilization that acts as a capping agent. The absorption spikes at 3256, 1552, 1048, and 934 cm−1 were determined for gempur batu leaf extract, while silver nanoparticles showed absorption spikes at 3369, 1576, 1080, and 822 cm−1. The results of XRD analysis of AgNPs showed that they had been successfully synthesized, which can be seen from the formation of narrow peaks indicating the crystalline nature of the formed nanoparticles. The results of TEM analysis of AgNPs in this study are a mixture of spherical, hexagonal, and triangular shapes of silver nanoparticles. The antibacterial activity test of silver nanoparticles with gempur batu leaf extract with variations in AgNO3 solution concentration has been successful, which is indicated by the formation of inhibition zones for Eschericia coli and Staphylococcus aureus bacteria. The results of antioxidant activity in AgNPss show an increasing percentage of inhibition along with increasing concentration of AgNPss increasing from 1 to 15 ppm and ascorbic acid increasing from 1 to 5 ppm. Antibiofilm activity in AgNPs has a good ability to inhibit the formation of biofilm layers in Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria by having a biofilm inhibition percentage of more than 50%.
Analisis Pengetahuan Masyarakat Dan Tindakan Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara Septiasari, Ni Putu Senshi; Aryasa, I Wayan Tanjung; Putri, Ni Putu Puniari Eka; Costav, Sandra Da; Mete, Fransisca Inya Wanda; Dewi, Dewa Ayu Trisna; Kartiningsih, Ni Luh Eka
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.185

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan DBD pada masyarakat Banjar Tegeh Kuri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 39 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang menilai pengetahuan tentang DBD dan tindakan pencegahan berdasarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (94,9%) dan tindakan pencegahan baik (73,3%). Namun, masih ditemukan perilaku berisiko seperti menggantung pakaian bekas di dalam ruangan dan penggunaan tempat sampah tidak tertutup. Hanya 43,6% responden yang mengetahui adanya sosialisasi DBD dari pihak terkait, mengindikasikan perlunya penguatan edukasi kesehatan yang berkelanjutan, khususnya bagi kelompok usia lanjut dan masyarakat dengan keterbatasan akses informasi.
PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL di PSTW WANA SERAYA DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini; Risky Vidika A; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.964-973

Abstract

Permasalahan yang dialami para lanjut usia yang ditampung di PSTW Wana Seraya semakin hari semakin kompleks diantaranya mengenai kesehatan dengan berbagai macam keluhan seperti rheumatik, sakit kepala, dan gatal-gatal. Menyikapi hal tersebut Prodi TLM Universitas Bali Internasional Denpasar mengadakan kegiatan pengabdian masayarakat di panti tersebut dengan melakukan pemeriksaan kimia darah dengan sasaran para lansia dan petugas panti yang bertugas. Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan kolesterol total para lansia dan petugas yang berada di PSTW Wana Seraya. Bahan yang dipergunakan serum diperiksa menggunakan alat semiotomatis Chemistry Analyzer Mindray tipe BA 88A. Metode pemeriksaan asam urat adalah Uricase/Enzymatic sedangkan CHOD PAP untuk kolesterol total. Hasil pemeriksaan dari 36 sampel didapatkan kadar asam urat dengan nilai terendah 2,0 mg/dL, nilai tertinggi 10,7 mg/dL sadangkan kadar kolesterol total minimum 144 mg/dL dan kadar maksimum 354,0 mg/dL Simpulan yang didapat pemeriksaan asam urat para lansia dan petugas PSTW Wana Seraya kadar tertinggi terjadi pada kelompok umur  56-65 tahun 10,7mg/d diikuti kelompok umur 76-85 tahun 9,6 mg/dL dengan jenis kelamin perempuan masing masing satu orang, sedangkan pada laki-laki terjadi pada kelompok umur 66-75 tahun sebanyak satu orang dengan kadar 8,6 mg/dL Kadar kolesterol tertinggi pada kelompok umur 76-85 tahun 354mg/dL dan kelompok umur 46-55 tahun 347 mg/dL masing –masing satu orang dengan jenis kelamin perempuan. Pada jenis kelamin laki laki satu orang dengan kadar kolesterol total tinggi  terjadi pada kelompok umur 66-85 tahun dengan kadar sebesar 222 mg/dL.