Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran: menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) Uswatun Hasanah; Ilham Ilham; Syarifuddin Syarifuddin; Luthfiyah Luthfiyah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6712

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Evaluasi yang berkualitas sangat ditentukan oleh instrumen yang digunakan dalam proses penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran PAI yang valid, reliabel, dan aplikatif sesuai dengan karakteristik dan tujuan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan instrumen, pengembangan draf instrumen, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi instrumen. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen evaluasi PAI yang dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan mampu mengukur ranah kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang. Instrumen yang dikembangkan juga memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas serta dapat diimplementasikan secara efektif dalam proses pembelajaran PAI. Pengembangan instrumen evaluasi ini memberikan implikasi positif terhadap peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran PAI, serta mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara holistik.
Pembinaan Etika Berpakaian di Era Tabarruj: Strategi Pedagogis Guru PAI di SMPN 4 Lambu Uswatun Hasanah; Ahmad Yani; Muslimin Muslimin; Nurlaila Nurlaila
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.675

Abstract

Fenomena tabarruj, yakni kecenderungan siswa menampilkan diri secara berlebihan, menjadi tantangan nyata bagi pembentukan etika berpenampilan di lingkungan SMPN 4 Lambu. Penelitian ini bertujuan menelisik peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kesadaran etis dan religius siswa terkait penampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan informan utama yang terdiri dari 3 guru PAI, 15 siswa, dan 2 pengelola sekolah. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur, kebijakan sekolah, dan kurikulum PAI. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI memegang peran strategis dalam membangun etika berpakaian siswa melalui bimbingan moral, sosialisasi norma, dan refleksi diri. Efektivitasnya dipengaruhi oleh interaksi sosial dan pengaruh media. Kesimpulannya, pembinaan guru PAI mampu menumbuhkan kesadaran religius dan etis terhadap tabarruj, dengan rekomendasi penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial untuk hasil yang lebih berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah penekanan pada pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dalam membentuk etika berpakaian di sekolah menengah, serta memberikan wawasan baru dalam kajian pendidikan Islam di tingkat SMP.
Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Moderasi Beragama Dalam Mencegah Sikap Intoleran Siswa Suci Satriyanti; Ruslan; Uswatun Hasanah
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026 in Press
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v8i1.18142

Abstract

This study analyzes Islamic Religious Education (PAI) learning strategies based on religious moderation in preventing students’ intolerance. Using a qualitative library research approach, data were collected from accredited journals, books, proceedings, and policy documents related to PAI, religious moderation, and intolerance. Data were analyzed through content analysis, including data reduction, display, and conclusion drawing. The findings show that religious moderation in PAI learning is reflected in the values of wasathiyah (moderation), tasamuh (tolerance), i’tidal (justice), and tawazun (balance), integrated into learning objectives, materials, and processes. Effective strategies include dialogic learning, value habituation, and teacher role modeling, which foster tolerant, inclusive, and respectful student attitudes toward diversity. The study concludes that integrating religious moderation into PAI learning can serve as a preventive educational strategy against intolerance and support character education policies. However, this study is limited to literature analysis without empirical field testing, so further research is needed in real educational contexts.
Sinergi Guru dan Penyuluh Agama dan Guru dalam Membina Karakter Siswa Yang Sehat di Sman 1 Wawo M Iqbal; Uswatun Hasanah; Iyayun Amaliah; Jalaluddin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7074

Abstract

Penelitian ini membahas sinergi antara penyuluh agama dan guru dalam membina karakter siswa yang sehat di SMAN 1 Wawo. Pembinaan karakter siswa menjadi salah satu aspek penting dalam proses pendidikan, khususnya dalam membentuk perilaku disiplin, tanggung jawab, religius, dan kepedulian sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kerja sama antara penyuluh agama dan guru serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembinaan karakter siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan penyuluh agama, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan guru dilaksanakan melalui kegiatan pembinaan keagamaan, pembiasaan karakter, pemberian nasihat, keteladanan, serta pengawasan bersama terhadap perilaku siswa di lingkungan sekolah. Kerja sama tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap sosial siswa. Faktor pendukung meliputi komunikasi yang baik antarpendidik, dukungan sekolah, dan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya pengawasan orang tua serta pengaruh lingkungan sosial di luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang efektif antara penyuluh agama dan guru memiliki peran penting dalam memperkuat karakter siswa yang sehat di sekolah.
PERANCANGAN KONTEN DIGITAL DAN PELATIHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI SARANA PROMOSI KOMUNITAS TENUN KELURAHAN KENDO-KOTA BIMA Randitha Missouri; Ditya Fajrianti; Uswatun Hasanah; Salaini Salaini; Rizka Amanda Khatimah; Sunardin Sunardin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.2958

Abstract

Komunitas tenun di Kelurahan Kendo-Kota Bima memiliki potensi besar dalam industri kerajinan tekstil tradisional. Namun, komunitas ini menghadapi tantangan mempromosikan dan memasarkan produk tenun secara efektif di era digital. Artikel ini membahas perancangan konten digital dan pelatihan pemanfaatan marketplace sebagai sarana promosi untuk komunitas tenun tersebut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunitas tenun dalam memanfaatkan platform Shopee untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan meliputi pembuatan konten digital dan pelatihan intensif penggunaan marketplace Shopee. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusias yang signifikan terhadap pemanfaatan marketplace Shopee sebagai media promosi komunitas tenun Kendo-Kota Bima. Tindak lanjut terhadap kegiatan ini adalah pendampingan secara berkala dan pembuatan akun Shopee bagi komunitas tenun Kelurahan Kendo. Proyek ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang terhadap keberlanjutan ekonomi komunitas tenun di Kelurahan Kendo dan dapat menjadi model bagi komunitas serupa di daerah lain