Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Problematika Pembelajaran Maharah Qiro’ah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mualim Wijaya; Faiqotul Hikmah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4880

Abstract

Keterampilan membaca (maharah qira’ah) merupakan salah satu keterampilan dalam pembelajaran bahasa Arab setelah keterampilan berbicara. Maharah qira’ah adalah kemampuan membaca teks bahasa Arab dengan fashih sesuai dengan makharijul huruf, harakat, dan kaidah bahasa Arab  serta memahami isi teks tersebut dengan tepat. Namun banyak ditemukan permasalahan yang dihadapi siswa ketika mempelajari bahasa Arab, sebagai bahasa asing di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kesulitan membaca teks berbahasa Arab pada siswa madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan di di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Gunung Geni  dengan sumber data adalah para siswa dan guru pengajar Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan siswa sulit membaca teks bahasa arab. Penyebab internal antara lain kurangnya minat membaca, kurangnya pengetahuan dan pemahaman tata bahasa Arab, khususnya Nahwu dan Shorrof, serta kurangnya penguasaan mufrodat. Ada pun faktor eksternal disebabkan oleh kondisi lingkungan, ketiadaan sumber belajar seperti buku pelajaran, dan pemanfaatan media pembelajaran yang kurang memadai  
Kesalahan Berbicara Bahasa Arab Santri Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Mualim Wijaya; Akhmadani Zulkarnain
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5257

Abstract

Praktek bahasa sering melibatkan kesalahan, yang dapat dikaitkan dengan berbagai masalah dengan penggunaan bahasa pertama dan kedua. Beberapa siswa tidak menyadari banyak kesalahan kosakata yang dibuat. Tidak mungkin memisahkan kesalahan linguistik dari pengajaran bahasa. Hal ini mengingat bahwa siswa akan membuat kesalahan tata bahasa saat belajar bahasa. Jika kesalahan umum yang dibuat oleh pembelajar bahasa diidentifikasi, kesalahan tersebut dapat dikurangi atau bahkan dihindari. Selain itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan strategi analisis deskriptif. Kemudian, ada tiga jenis metode pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi  Strategi analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa empat kesalahan utama yang dilakukan siswa ketika berbicara bahasa Arab adalah masalah fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantic. Juga, penelitian ini dilakukan di pusat pengembangan bahasa asing Pesantren Darul Lughah, di mana banyak siswa masih berbicara dalam bahasa rumah mereka, yang berkontribusi pada kesalahan tata bahasa yang ada dan mendukung penggunaan bahasa ini. Lalu ada studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi kesalahan dan memperbaikinya. Dalam penelitian ini, metodologi kualitatif dan strategi analisis deskriptif digunakan. Kemudian, ada tiga jenis metode pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Strategi analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penyelidikan ini menunjukkan adanya permasalahan fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantik. empat jenis kesalahan utama yang dilakukan siswa saat berbicara bahasa Arab. Dan penyebab kejadian tersebut.
The Relevance and Application of Structuralist Linguistics in Arabic Language Learning Rohiqi Rohman; Mualim Wijaya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5877

Abstract

Structuralist theory is one of the important theories in language learning. This theory raises fundamental questions regarding its relevance to language, especially second language. This study aims to describe the view of structuralist theory and its application in Arabic language learning. This research is a conceptual study using descriptive-qualitative method. The results show that some learning models that can be applied based on structuralist views are; 1) repetitive practice of Arabic utterances that can have an impact on students' habituation in speaking Arabic, 2) changing the type of sentence between isim or fi'il, 3) Expansion of meaning exercises in sentences with different patterns, and 4) linking exercises.