Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS KADAR MERKURI (HG) KRIM PEMUTIH WAJAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DI KOTA BANDA ACEH Samaniyah, Siti; Meilina, Rulia; Fitria, Fitria; Asyura, Syarifah; Mutiawati, Mutiawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4852

Abstract

AbstrakKrim pemutih wajah merupakan salah satu produk kosmetik yang banyak digunakan masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Banda Aceh. Namun, maraknya penggunaan krim pemutih ilegal yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri (Hg) menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan kesehatan pengguna. Pemeriksaan BPOM Aceh pada tahun 2023 menemukan banyak kosmetik mengandung bahan berbahaya. Keberadaan merkuri dalam produk kosmetik dapat menyebabkan kerusakan ginjal, gangguan sistem saraf, hingga kanker kulit dalam penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, pengawasan rutin terhadap produk kosmetik di pasaran sangat diperlukan guna melindungi konsumen dari paparan bahan berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendeteksi kandungan merkuri dalam krim pemutih wajah yang digunakan di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah masih ada krim pemutih wajah yang mengandung merkuri (Hg) dipasaran Kota Banda aceh. Jenis metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan variabel bebas diwakili oleh krim pemutih wajah yang terdapat di pasaran kota Banda Aceh serta. Penelitian meliputi pengumpulan sampel, penyiapan sampel, desktrusi basah, dan analisa kualitatif serta analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada kosmetik di kawasan kota banda aceh yang mengandung merkuri.Kata kunci: Merkuri, Krim Pemutih Wajah, Spektrofotometri Serapan Atom. AbstractThe cosmetic industry in Indonesia has grown rapidly. However, some products, such as facial whitening creams, often contain hazardous chemicals such as mercury which can cause serious health problems. BPOM Aceh's inspection in 2023 found that many cosmetics contained hazardous materials. Therefore, further research is needed to identify and detect mercury content in facial whitening creams used in Banda Aceh City. The purpose of this study was to determine whether there are still facial whitening creams containing mercury (Hg) on the Banda Aceh City market. This type of research method was carried out experimentally with the independent variable represented by facial whitening creams available on the Banda Aceh City market as well. The study included sample collection, sample preparation, wet detrusion, and qualitative and quantitative analysis. The results of this study indicate that there are still cosmetics in the Banda Aceh City area that contain mercury.Keywords: Mercury, Facial Whitening Cream, Atomic Absorption Spectrophotometry.
SOSIALISASI BATAS PENGGUNAAN OBAT (BEYOND USE DATE) KEPADA SISWA SMAN 8 BANDA ACEH Fitria Fitria; Chairanisa Anwar; Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat yang telah melalui proses peracikan, pengenceran, atau pengemasan ulang  yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa produk asli. Evaluasi ini bertujuan untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien, serta mencegah risiko penggunaan obat yang tidak lagi memenuhi standar kualitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan, pemaparan materi, untuk siswa negeri SMAN 8 Banda Aceh yang hadir di acara penyuluhan BUD. Diharapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  siswa dapat mengetahui BUD sehingga membantu siswa memahami batas waktu obat tetap stabil, aman digunakan dan dapat menggunakan obat secara rasional.
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
PEMANFAATAN AMPAS KOPI SEBAGAI BAHAN DASAR KOSMETIK DI SMK FARMASI CUT MEUTIA Fitria Fitria; Siti Samaniyah; M. Deddy Harfiansyah; Rahmat Akbar; Nurhayati Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas kopi merupakan limbah organik yang dihasilkan dalam jumlah besar dari aktivitas konsumsi kopi, khususnya di daerah penghasil kopi seperti Provinsi Aceh. Ampas kopi masih mengandung senyawa bioaktif berupa kafein, polifenol, dan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar kosmetik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Farmasi Cut Meutia Kota Banda Aceh dalam pemanfaatan ampas kopi sebagai bahan kosmetik sederhana yang aman dan ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai potensi bahan alam dalam kosmetik, demonstrasi pembuatan sediaan masker wajah berbasis ampas kopi, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pemanfaatan limbah organik dan kemampuan praktik pembuatan kosmetik sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran vokasional serta mendorong inovasi produk kosmetik berbasis bahan alam lokal.
MENGENAL DAN MENCEGAH PENULARAN TUBERKULOSIS: EDUKASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PUSKESMAS BAITURRAHMAN Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Murnia Suri; Syarifah Yanti Astryna; Syarifah Asyura; Kesumawati Kesumawati; Fauziah Andika; Muhammad Naufal; Ida Mukhlisa; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan TBC menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai TBC melalui edukasi kesehatan di lingkungan Puskesmas Baiturrahman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) beserta Apoteker Banda Aceh dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian media informasi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru serta aktif dalam upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekitarnya. 
PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT TENTANG INTERAKSI OBAT DENGAN HERBAL ‘OBATKU AMAN’ DI DESA RUMPET Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Fauziah Andika; Murnia Suri; Syarifah Asyura; Intan Saumi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan obat herbal di masyarakat semakin meningkat karena dianggap lebih alami dan minim efek samping. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai potensi interaksi antara obat modern (obat kimia) dengan herbal masih rendah, sehingga dapat menimbulkan risiko penurunan efektivitas terapi maupun peningkatan efek toksik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang interaksi obat dengan herbal melalui “Obatku Aman” di Desa Rumpet. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, penyuluhan berbasis audiovisual, dan simulasi kasus interaksi obat-herbal yang sering dijumpai. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2025. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia produktif dan lansia yang sedang atau berpotensi menggunakan obat dan herbal secara bersamaan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test mengenai pemahaman interaksi obat-herbal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat, dari rata-rata 50% sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah pelaksanaan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam berkonsultasi kepada tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat atau herbal secara bersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan penggunaan obat di tingkat masyarakat desa. Kata kunci: Literasi obat, Interaksi obat-herbal, Edukasi masyarakat, Keamanan penggunaan obat, Desa Rumpet. Abstract The use of herbal medicines is increasing in the community because they are considered more natural and have fewer side effects. However, public awareness of the potential interactions between modern (chemical) drugs and herbal medicines remains low, which can lead to a risk of reduced therapeutic effectiveness or increased toxic effects. This community service activity aims to increase public literacy about drug-herbal interactions through "Obatku Aman" in Rumpet Village. The methods used include interactive outreach, audiovisual-based counseling, and simulations of frequently encountered drug-herbal interactions. This activity will be carried out in September 2025. The target group is productive-age and elderly people who are currently or potentially using drugs and herbal medicines simultaneously. Evaluation will be conducted by comparing pre-test and post-test results regarding understanding of drug-herbal interactions. The results of the activity show a significant increase in the level of community knowledge, from an average of 50% before the counseling to 85% after the implementation. In addition, participants showed a change in attitude in consulting with health professionals before using drugs or herbal medicines simultaneously. This activity is expected to become a model for ongoing education to increase awareness and safety of drug use at the village level. Keywords: Drug literacy, drug-herb interactions, public education, drug safety, Rumpet Village.
AKTIVITAS ANTIINFLAMASI NANOGEL EKSTRAKS ETANOL DAUN SUKUN PADA TIKUS PUTIH JANTAN YANG MENGALAMI LUKA BAKAR DERAJAT II Fitria; Astryna, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5195

Abstract

AbstrakDaun sukun (Artocarpus altilis) mengandung metabolit sekunder yang berperan dalam mempercepat penutupan luka bakar. Nanogel merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang meningkatkan absorpsi senyawa aktif melalui kulit. Penelitian ini bertujuan meguji aktivitas antiinflamasi sediaan nanogel dari ekstrak etanol daun sukun pada tikus putih jantan yang mengalami luka bakar derajat II. Pembuatan ekstrak etanol daun sukun diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% dan diuji karakteristik fisik sediaan, stabilitas, aktivitas antibakteri, iritasi dan penyembuhan luka bakar pada kulit tikus. Formulasi nanogel dibuat dalam 3 konsentrasi yaitu F1 (1,5625%), F2 (3,125%) dan F3 (6,25%). Secara histopatologi aktivitas antiinflamasi kelompok tikus yang diberi basis menunjukkan inflamasi yang berat dengan skor 3, F1 menunjukkan tingkat inflamasi yang sedang dengan skor 2, F2 menunjukkan inflamasi yang ringan dengan skor 1, dan F3 menunjukkan inflamasi yang sedang dengan skor 2. F2 menunjukkan persen penurunan diameter luka yang lebih cepat yaitu 92,84% dalam waktu 21 hari dibandingkan kelompok F1 dan F3 dengan persentase penyembuhan 81,14% dan konsentrasi 88,91% dalam waktu 21 hari.