Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Deep Learning Bahasa Inggris Berbasis Gender Menggunakan Artificial Intelligence untuk Pendidikan Inklusif di Sekolah Menengah Muhalim Muhalim; Fauzan Hari Sudding; Kurnia Wahyu Prima
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2540

Abstract

Kesenjangan gender dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah menengah di Indonesia masih tampak pada perbedaan partisipasi kelas dan stereotip dalam materi pembelajaran. Sementara itu, perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan pendekatan deep learning menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk aspek keadilan gender dan personalisasi pembelajaran. Namun, keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan kebijakan lokal menjadi hambatan utama. Pengabdian ini bertujuan: (1) meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan AI dan deep learning dalam pembelajaran bahasa Inggris yang responsif gender; (2) mengembangkan modul pembelajaran yang sensitif gender; dan (3) menerapkan teknologi AI dalam pembelajaran di sekolah menengah. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi guru, partisipasi siswa, dan literasi digital sekolah mitra.
Peningkatan Literasi dan Keterampilan Media Digital melalui Pelatihan Multimedia, Videografi, dan Fotografi di SMK Telkom Makassar Muh. Ihsan Zulfikar; Zainuddin Zainuddin; Muhammad Riska; Ayu Lestari; Kurnia Wahyu Prima
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v6i1.86126

Abstract

Abstract. The rapid advancement of digital technology demands that vocational high school students possess adequate digital media literacy and practical skills in multimedia production, videography, and photography. This community service activity aimed to improve the digital literacy and digital media skills of students at SMK Telkom Makassar through structured training covering three main areas: multimedia production, basic videography, and photography techniques. The training was conducted over two days with 35 student participants from the Multimedia program. The method applied was participatory training consisting of lectures, hands-on practice, guided workshops, and mentoring sessions using accessible digital tools including CapCut, Adobe Lightroom Mobile, and basic DSLR/smartphone cameras. Assessment was carried out through pre-test and post-test instruments covering five competency aspects. Results showed that the average score increased from 44.7% (pre-test) to 78.1% (post-test), representing an overall improvement of 33.4 percentage points. The greatest improvement was observed in videography skills (38.2% increased skills in Videography) and digital content production (35.8% increased skills in Digital Content Production). Participants demonstrated increased confidence and practical capability in producing digital media content independently. These findings suggest that structured, practice-based training in digital media skills is effective in building vocational students' readiness for the creative industry. Keywords: digital literacy, photography, videography, multimedia, SMK, community service
Pelatihan Penggunaan Generative AI Gemini untuk Pembuatan Bahan Ajar Bagi Guru SMK Negeri 5 Barru Andi Baso Kaswar; Dyah Darma Andayani; Kurnia Wahyu Prima; Nurjannah; Ridwansyah
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan peluang besar dalam pendidikan, terutama untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas guru dalam pembuatan bahan ajar digital. Salah satu inovasi terkini adalah pemanfaatan Generative AI, yaitu teknologi yang mampu menghasilkan teks, gambar, maupun media pembelajaran secara otomatis berdasarkan perintah pengguna. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SMK Negeri 5 Barru dalam menggunakan Generative AI Gemini sebagai alat bantu inovatif dalam pengembangan bahan ajar digital. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat mengoptimalkan potensi Gemini untuk merancang materi ajar, lembar kerja siswa (LKS), serta perangkat pembelajaran yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Kegiatan dilaksanakan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi-tindak lanjut. Metode pelatihan menggunakan pendekatan hands-on workshop dan project-based learning yang memungkinkan peserta berlatih langsung membuat produk pembelajaran berbasis AI. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru dalam menggunakan Gemini untuk menghasilkan bahan ajar digital, RPP, dan LKS interaktif. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, literasi digital, serta kesadaran etika penggunaan AI di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan Generative AI seperti Gemini dapat menjadi solusi efektif dalam pengembangan kompetensi profesional guru serta mendukung transformasi pembelajaran digital di era kecerdasan buatan
Development of Android-Based Smart Learning Media for the Operating Systems Course Using the ADDIE Model Kurnia Wahyu Prima; Hariyadi; Ayu Hasnining
Journal of Deep Learning, Computer Vision, and Digital Image Processing Volume 4 Issue 2 June 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/decoding.v4i2.1279

Abstract

Purpose – The rapid advancement of digital technology has encouraged higher education institutions to integrate innovative learning media to enhance the quality of the teaching and learning process. However, learning activities in Operating Systems courses are still predominantly conducted using conventional methods, causing students to experience difficulties in understanding abstract concepts such as process management, memory management, CPU scheduling, and file systems. This study aims to develop Android-Based Smart Learning media for the Operating Systems course and to determine the feasibility level of the developed media as an interactive learning tool.Method – This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The developed product was validated by subject-matter experts and media experts before being implemented with students of the Informatics and Computer Engineering Education Program who were enrolled in the Operating Systems course. Data were collected through validation sheets and student response questionnaires using a five-point Likert scale and were analyzed using descriptive quantitative methods.Results – The findings indicate that the Android-Based Smart Learning media was successfully developed by integrating learning materials, instructional videos, interactive quizzes, and automated feedback features into a single Android application. The material expert validation yielded a score of 89.00%, while the media expert validation achieved a score of 90.00%, both categorized as highly feasible. Furthermore, student responses obtained an average percentage of 90.27%, classified as very good. Therefore, the developed media was considered suitable for supporting the learning process in the Operating Systems course.Research Implications – This study was limited to a single study program and Android devices; therefore, the generalizability of the findings remains limited.Originality – This research integrates the concepts of mobile learning and smart learning into a single interactive learning medium specifically designed to support Operating Systems education in higher education institutions.
Transformasi Keterampilan Visual Siswa SMK melalui Pelatihan Napkin AI dan Gamma AI Ayu Hasnining; Nur Azizah Eka Budiarti; Kurnia Wahyu Prima; Haekal Febriansyah Ramadhan; Mushaf Mushaf
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 2: March 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Kemampuan menyajikan informasi secara visual menjadi keterampilan penting di era digital, namun siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Makassar belum memanfaatkan kecerdasan buatan secara optimal untuk kebutuhan tersebut. Sebagian besar siswa terbiasa menggunakan teknologi hanya untuk hiburan dan komunikasi, sehingga karya visual yang dihasilkan untuk tugas maupun presentasi cenderung monoton dan padat teks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melatih keterampilan visual siswa melalui pemanfaatan generative artificial intelligence, khususnya Napkin AI untuk mengubah teks menjadi infografis dan diagram, serta Gamma AI untuk menyusun presentasi secara otomatis. Pelatihan dilaksanakan dengan memadukan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, serta menggunakan rancangan one-group pretest–posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh butir materi, dengan rata-rata jawaban benar naik dari sekitar 70,7% pada pre-test menjadi sekitar 91,2% pada post-test, atau meningkat rata-rata sekitar 20,6 poin. Nilai Normalized Gain yang diperoleh sekitar 0,70 dan tergolong kategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan memanfaatkan Napkin AI dan Gamma AI efektif menutup celah pengetahuan sekaligus membekali siswa keterampilan visual yang relevan dengan tuntutan dunia kerja dan pembelajaran berbasis e-learning.
Meningkatkan Keterampilan Media Pembelajaran Guru SD Kabupaten Bone Untuk Mata Pelajaran Koding melalui Metode Plugged dan Unplugged Nur Azizah Eka Budiarti; Haerul Haerul; Ummiati Rahmah; Ayu Hasnining; Kurnia Wahyu Prima
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 2, Issue 1, 2026
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v2i1.117

Abstract

Penetapan Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai muatan pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 menuntut kesiapan guru sekolah dasar, termasuk di Kabupaten Bone, padahal sebagian besar guru belum memperoleh pembekalan yang memadai untuk membelajarkan koding. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD di Kabupaten Bone dalam membelajarkan koding melalui dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu metode unplugged (tanpa perangkat) dan plugged (berbantuan komputer). Pelatihan dilaksanakan dengan memadukan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, serta menggunakan rancangan one-group pretest–posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh butir materi, dengan rata-rata jawaban benar naik dari sekitar 63,9% pada pre-test menjadi sekitar 90,2% pada post-test, atau meningkat rata-rata sekitar 26,3 poin. Nilai Normalized Gain yang diperoleh sekitar 0,73 dan tergolong kategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan memadukan metode unplugged dan plugged efektif membekali guru SD keterampilan dasar membelajarkan koding dan berpikir komputasional yang relevan dengan tuntutan kurikulum serta kesiapan menghadapi era digital