Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan pengetahuan tentang gangguan jiwa terhadap sikap masyarakat pada penderita gangguan jiwa admin LP2M; Abdullah Abdullah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 11: Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.653 KB)

Abstract

Gangguan jiwa merupakan manifestasi dari bentuk penyimpangan perilaku akibat adanya distrorsi emosi sehingga ditemukan ketikwajaran dalam bertingkah laku. Penderita gangguan jiwa sering mendapat stikma dan diskriminasi yang lebih besar dari masyarakat disekitarnya dibandingkan individu yang menderita penyakit medis lainnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2018. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengn menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Samata sebanyak 100 orang purposive sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar kusioner. Pengujian hipotesis dengan uji Kendals tau dengan menggunakan program SPSS versi 23. Dari uji analisis data dapat diperoleh hasil dimana hasil dimana ada pengaruh pengetahuan terhadap sikap masyarakat pada penderita koefisien korelasi 0,740 dengan nilai signifikan (p-value =0,000) dimana lebih kecil dari nilai alfa (α) 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuantentang gangguan jiwa terhadap sikap masyarakat pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Samata. Semakin baik pengetahuan masyarakat maka semakin positif juga sikap masyarakat.
Faktor yang memengaruhi perawat dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien isolasi sosial Anas Budi; Abdullah Abdullah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 12: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.106 KB)

Abstract

Kesehatan jiwa adalah kondisi di mana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang Memengaruhi perawat pelaksana dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien isolasi sosial di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan populasi yaitu perawat pelaksana yang bekerja di rumah sakit. Pemilihan jumlah sampel dilakukan dengan cara berdasarkan teori “rule of thumb” dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Dari hasil penelitian yang di lakukan pada keseluruhan indikator yang berhubungan dengan faktor yang Memengaruhi perawat dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien isolasi sosial di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan memiliki pengaruh perawat semakin banyaknya pendidikan yang tinggi semakin baik pula penerapan asuhannya, sedangkan lama kerja juga Memengaruhi pengalaman dalam menangani pasien isolasi sosial, dan pengetahuan yang kurang akan sangat berpengaruh.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI KLINIK KESEHATAN MENTAL AVICENA MAKASSAR Abdullah Abdullah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.096 KB) | DOI: 10.58294/jbk.v14i2.61

Abstract

Desain penelitian ini mengunakan dengan jenis penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional yaitu teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara, penelitian ini melibatkan keluarga pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada hubungan antara dukungan emosional dengan kekambuhan skizofrenia di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar, dengan uji Chi-Square diperoleh nilai P=0,007 lebih kecil dari α (0,05), ada hubungan antara dukungan appraisal dengan kekambuhan skizofrenia di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar, dengan uji Chi-Square diperoleh nilai P=0,007 lebih kecil dari α (0,05), ada hubungan antara dukungan informasional dengan kekambuhan skizofrenia di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar, dengan uji Chi-Square diperoleh nilai P=0,000 lebih kecil dari α (0,05) Kesimpulan dari penelitian ini dukungan emosional, dukungan appraisal, dan dukungan informasional berhubungan dengan kekambuhan skizofrenia  di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar.  
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PENURUNAN NEUROPATIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Dg Mangemba; abdullah abdullah; Alfrida Samuel Ra'bung; Yuli Admasari
Jurnal Berita Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v15i1.77

Abstract

Banyak penderita DM yang tidak memahami pelaksanaan perawatan kaki (foot self care) atau senam kaki dengan rutin, mengakibatkan peningkatan kasus amputasi pada penderita DM yang mengalami kaki diabetes dan Neuropatik. Tujuan penelirian ini adalah mengalisis pengaruh senam kaki terhadap neuropatik pada penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang baji Makassar. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental one group pre and post test design. Populasi penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang Baji Makassar sejumlah 59 responden dengan pruposive sampling ditetapkan 32 responden sebagai sampel. Variabel independent adalah senam kaki dan variaber dependen adalah neuropatik. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi MNSI dan MDNS. Analisis menggunakan uji Fishte Exact sign dr test. Hasil penelitian sebelum dilakukan senam kaki sebagian besar mengalami masalah neuropatik sedang dan sebagian kecil dan sebagian kecil mengalami neuropatik berat, setelah dilakukan senam kaki sebagian besar menjadi neuropatik ringan yaitu 11 responden (34,3 %) sebagian kecil menjadi neuoropatik sedang yaitu 13 responden (40,6%) dan sebagian kecil yaitu 8 responden (25,0 %), tidak mengalami perubahan neuropatik berat uji Fishte Exact sign r testp (0,003) <0,05 maka Ha diterima. Adapun kesimpulannya yaitu ada pengaruh senam kaki terhadap neuropatik pada penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang Baji Makassar.
Analysis of the Physical and Mental Workload of Nurses with the Implementation of Patient Safety During the Covid-19 Pandemic Abubakar Betan; Zaenal; Hamzah; Abdullah; Hilmiah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.3655

Abstract

The workload of nurses in hospitals encompasses both physical and mental aspects. Physical tasks include tasks such as lifting patients, administering infusions, monitoring vital signs, and administering oxygen, among others. Meanwhile, mental workload involves dealing with job complexity, providing mental and emotional support to patients and their families, especially those undergoing operations or in critical condition, employing specialized skills in patient care, and establishing effective communication with patients and their families. This study aims to examine the physical and mental workload of nurses in relation to the implementation of patient safety during the COVID-19 pandemic at Labuan Baji Hospital in Makassar. The research design employed a quantitative approach with a cross-sectional design, and the study sample consisted of 36 respondents. The objective of this study is to explore the relationship between the independent variables (mental workload and physical workload) and the dependent variable (implementation of patient safety). The study findings reveal a p-value of 0.409 for the relationship between physical workload and the implementation of patient safety, and a p-value of 0.069 for the relationship between mental workload and the implementation of patient safety. In conclusion, this study does not find a significant relationship between physical workload and the application of patient safety in the inpatient ward of Labuan Baji General Hospital in Makassar. Additionally, no significant relationship is observed between mental workload and the implementation of patient safety in the same setting. The results of this study contribute to enhancing understanding of patient safety within hospitals and its association with the workload of nurses.
Factors Influencing the Independence of the Elderly in the Work Area of ​​the Samata Health Center, Gowa Regency: Faktor yang Memengaruhi Kemandirian Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa Abdullah, Abdullah; Mangemba, Dg; Aminuddin, Aminuddin; Pangaribuan, Helena
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.1351

Abstract

ABSTRAK Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada lanjut usia mencakup perubahan-perubahan fisik, mental, psikososial, dan perkembangan spiritual yang juga berdampak pada tingkat kemandirian lansia. Berdasarkan hasil Sensus tahun 2014, jumlah Lansia di Indonesia mencapai 20,24 juta orang atau sekitar 8,03% dari seluruh penduduk Indonesia. Data tersebut menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 yaitu 18,1 juta orang atau 7,6% dari total jumlah penduduk Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata Kabupaten Gowa. Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 61 responden dan sampel berjumlah 37 responden dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi- square test dengan derajat kemaknan α= 0,05. Hasil penelitian menujukan terdapat pengaruh signifikan dari usia (p value=0,000), kondisi kesehatan (p value=0,012), kondisi sosial (p value=0,000) dan kondisi ekonomi (p value=0,001) terhadap kemandirian lansia (p<0,05;α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh usia, kondisi kesehatan, kondisi sosial, dan kondisi ekonomi terhadap kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa. Saran dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan ataupun pedoman bagi kepala puskemas dan perawat di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa dalam meningkatkan kerja sama dalam mengembangkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh khususnya kepada lansia.
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Rawat Inap Dewasa Di RSP Nawacita Datah Dave Abdullah, Abdullah; Nurnaeni, Nurnaeni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 16 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v16i2.136

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan kunci untuk perawat kesehatan berkualitas. beberapa upaya yang dilakukan rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik antara lain dengan menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang lengakap dan memadai yang dijalankan oleh tenaga medis yang terampil. tenaga kesehatan professional harus memiliki sikap ramah, sopan, penuh simpatik dan caring (ernawati,2020). diketahuinya hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional study. jumlah sampel sebanyak 46 orang, dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. hasil penelitian menunjukkan caring perawat terbanyak dengan kategori sedang 24 (52,2%), ringan sebanyak 19 (41,3%) dan paling sedikit pada kategori rendah sebanyak 3 (6,5%). kecemasan terbanyak kategori sedang sebanyak 26 (56,5%), ringan sebanyak 16 orang (34,8%) dan paling sedikit dengan kecemasan berat sebanyak 4 (8,7%). dan hasil uji crosstab gamma di dapatkan nilai p value pada penelitian ini 0.045 <0.05 (p<0.05). ada hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave. caring perawat terbanyak dengan kategori sedang, dengan kecemasan terbanyak kategori sedang. maka ada hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave.
Penyuluhan Kesehatan dan Promosi Metode Cuci Tangan yang Benar di SD Negeri 6 Tamalanrea Kota Makassar Nurambiya, Nurambiya; Nashrulloh, Dewi; Treasa, Adisty Dwi; Ilham, Radiah; Badaruddin, Badaruddin; Usviany, Veny; Abdullah, Abdullah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i4.419

Abstract

Washing your hands with soap is a sanitation action where humans clean their hands and fingers using water and soap to make them clean and break the chain of germs. This is done because hands are often agents that carry germs and cause pathogens to move from one person to another, either by direct or indirect contact. Health Education and Promotion of Hand Washing Methods Hand Washing with Soap aims to provide knowledge about how to wash hands properly and correctly using soap. The target of the counseling is students in Classes I, II and III of Tamalanrea State Elementary School 6. It is hoped that students will have the knowledge and practice as early as possible how to wash their hands correctly. This PkM method is health education and promotion of the correct way to wash hands by explaining what washing hands is, what is needed to wash hands, when to wash hands, the benefits of washing hands, and how to wash hands correctly. The results showed that after carrying out the PkM activities, the children at Tamalanrea State Primary School 6 were able to say, although not in detail, about washing their hands, what tools were used to wash their hands, and how to wash their hands correctly. The conclusion is that the outreach activities for the Clean and Healthy Living Behavior Program, especially Washing Your Hands with Soap, which were carried out for students at Tamalanrea State Elementary School 6, were quite successful because they were able to increase students' knowledge regarding Washing Your Hands with Soap before and after the Health Education and Promotion.
The Incident of Depression In Post Stroke Patients In the Nervous Polyclinic Room of Daya General Hospital Makassar City, South Sulawesi Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu; Betan, Abu Bakar; Abdullah, Abdullah; Aisyah, Siti; Ayu, Nur Meity Sulistia; Noviar, Rizki Andita; Mulia, Madepan; Latif, Sarifudin Andi
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i3.436

Abstract

Stroke is a disorder of blood circulation in the brain, either due to ischemic (non-hemorrhagic stroke) or hemorrhagic (hemorrhagic stroke), which causes a lack of blood supply to the brain. Depression is an emotional disorder experienced by a person that can make him feel sad and helpless. The prevalence of stroke in Indonesia is 12.1 ‰, the highest in the province of South Sulawesi (17.9‰) and the lowest in the provinces of West Papua, Lampung and Jambi (5.3‰). The aim of this study was to determine the description of the incidence of depression in post-stroke patients in the Neurology Clinic at Makassar Hospital. The type of research used in this research is descriptive survey research. The instrument in this research uses a questionnaire. The sample in this study was 38 post-stroke patients taken using accidental sampling technique. The results of this study showed that of the 38 respondents (100.0%), 33 respondents (86.8%) were Ischemic (Non-Hemorrhagic Stroke) and 5 respondents (13.2%) were Hemorrhagic (Hemorrhagic Stroke). For the incidence of depression, from 38 respondents (100.0 %), the highest incidence of depression was mild depression, 9 respondents (23.7%) and the lowest was 6 respondents who were not depressed (15.8%). The conclusion of this research is that the incidence of depression in post-stroke patients at the Makassar Hospital Neurology Clinic is that the majority experienced non-hemorrhagic strokes and the majority had mild depression. Patients are advised to reduce or prevent atherosclerosis and Obstructive Sleep Apnea while sleeping by maintaining a lifestyle such as exercising frequently, maintaining body weight, and having regular health check-ups at health facilities. This is useful for avoiding ischemic strokes or Non-Hemorrhagic Strokes. and it is recommended that respondents always view the stressors they experience positively.
Nursing Care For Mental Health With Sensory Perception Disorders: Hallucinations In Schizophrenia Patients Ariyanti, Sri; Abdullah, Abdullah; Wahyuni, Ria; Halmar, Halbina Famung; Ramadhani, Safrina; Nursinah, A.; Hoda, Ferdinandus Suban; Jabir, M. Agus; Sapnita, Sapnita; Saodah, Siti
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v3i1.593

Abstract

Hallucinations are a symptom of mental disorders. Patients experience changes in sensory perception, experiencing false sensations of sound, sight, taste, touch or smell. Patients feel stimuli that are not actually there. The purpose of this study was to provide psychiatric nursing care to patients with sensory perception disorders Hallucinations. The research method is a case study by studying patient cases directly using the nursing process approach. Continued with data collection techniques. The results state that the nursing problems found, in cases of auditory hallucination patients based on theory there are three nursing diagnoses , namely: Risk of harming oneself, others, and the environment related to auditory hallucinations that Changes in sensory perception: auditory hallucinations related to withdrawal; Impaired social interaction: Withdrawal related to Low self-esteem. The conclusion obtained is that there is an increase in the patient's ability to control the hallucinations experienced and the impact on reducing the symptoms of auditory hallucinations experienced.